cover
Contact Name
Masri Ridwan
Contact Email
masriridwan010@gmail.com
Phone
+6285242117926
Journal Mail Official
padaidijurnal@poltekparmakassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Rinjani No. 1, Kota Mandiri Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Indoensia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Padaidi: Journal of Tourism Dedication
ISSN : 30481821     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.33649/padaidi.v1i2.
Padaidi: Journal of Tourism Dedication adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu bidang Pariwisata. Padaidi: Journal of Tourism Dedication terbit dua kali setiap tahun, Januari-Juni dan Juli-Desember PADAIDI adalah jurnal menyebarkan hasil penelitian melalui keterlibatan kampus-masyarakat bidang pariwisata. Jurnal ini memuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti pelatihan, pemberdayaan masyarakat, bimbingan teknis, UKM, dan komunitas lokal. Juga mencakup pemberdayaan 17 subsektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Akses Sosial, kegiatan mahasiswa, desa wisata, dan teknologi tepat guna
Articles 59 Documents
Pelatihan Hospitality dan Pengelolaan Usaha Akomodasi sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Bonto Somba Kabupaten Maros Andi Ade Zulkifli; Ernawati AB; Faradillah Saputri; Ismail
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat memerlukan dukungan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman mengenai hospitality dan pengelolaan usaha akomodasi. Namun, hasil identifikasi kebutuhan di Desa Wisata Bonto Somba, Kabupaten Maros, menunjukkan bahwa masyarakat, pemuda desa, dan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) masih memiliki keterbatasan pengetahuan terkait pelayanan wisata dan pengelolaan usaha akomodasi berbasis potensi lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prinsip-prinsip hospitality, pelayanan prima, pengelolaan kamar (housekeeping), serta pengembangan usaha akomodasi dalam mendukung desa wisata. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13–14 Juni 2025 dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas masyarakat desa, pemuda lokal, dan anggota Pokdarwis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi layanan kamar, dan edukasi pemanfaatan potensi lokal melalui camping ground. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengalaman belajar yang positif serta memahami pentingnya pelayanan tamu, etika hospitality, pengelolaan homestay, dan pengembangan produk wisata berbasis komunitas. Temuan wawancara menunjukkan bahwa peserta memandang pelatihan sebagai sarana untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam berperan sebagai penyedia layanan wisata dan pengelola usaha akomodasi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan hospitality dan pengelolaan usaha akomodasi dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang relevan dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Penguatan Kapasitas Aparatur dalam Pengelolaan Event Wisata sebagai Strategi Peningkatan Promosi Pariwisata Daerah di Kabupaten Takalar Andi Abriani; Intan Fauzia Amalia; Yardi; Handi Wiranto; Nurul Safitri; Irdayana; Nurkholil Baqir Majid; Renold Renold
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Pengelolaan event wisata merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendukung promosi destinasi dan meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Namun, efektivitas penyelenggaraan event sangat ditentukan oleh kapasitas sumber daya manusia yang bertanggung jawab dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar dalam mengelola event wisata secara profesional, terencana, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24–26 Mei 2026 melalui metode pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi pengelolaan event. Materi yang diberikan mencakup perencanaan event, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, manajemen risiko, serta strategi promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai siklus pengelolaan event wisata yang sistematis, pentingnya evaluasi pascaevent, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi destinasi. Selain itu, peserta mampu menyusun kerangka perencanaan event, mengidentifikasi target audiens, merancang strategi promosi, dan merumuskan indikator evaluasi kegiatan. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dalam pengelolaan event wisata dan mendukung upaya peningkatan promosi pariwisata Kabupaten Takalar secara berkelanjutan
Membawa Kelas ke Dunia Nyata: Pelatihan Perancangan Eduwisata Berbasis P5 bagi Guru Sekolah Dasar Noer Intan Novitasari; Unga Utami; Syamsuryani Eka Putri Adjo; Nurhaedah Nurhaedah; Awaluddin Bahar
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar di Gugus 5 Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dalam merancang kegiatan eduwisata yang terintegrasi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah terbatasnya pengalaman guru dalam merancang kunjungan lapangan yang secara eksplisit dikaitkan dengan tema P5 serta kurangnya pemahaman tentang perancangan asesmen autentik dalam pembelajaran di luar kelas. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyampaian materi interaktif, praktik merancang secara berkelompok, dan refleksi terbimbing, dengan melibatkan 15 guru dari 8 sekolah dasar yang memiliki latar belakang mutu beragam. Materi pelatihan memanfaatkan destinasi lokal Kota Malang sebagai sumber belajar kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kompetensi peserta dalam merancang eduwisata berbasis P5. Peserta berhasil menghasilkan produk rancangan dengan tujuan pembelajaran yang terumuskan, aktivitas siswa yang bermakna, dan instrumen asesmen sederhana, disertai meningkatnya kepercayaan diri untuk mengimplementasikan eduwisata di sekolah masing-masing.
Pemberdayaan UMKM Pariwisata melalui Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Inovasi Produk Kuliner Berbasis Potensi Lokal di Desa Wisata Darubiah Kabupaten Bulukumba Abdu Rahman; Nurjannah; Risman Jaya
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Desa Wisata Darubiah di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang dapat dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan usaha pariwisata, khususnya homestay dan UMKM kuliner, masih menghadapi berbagai kendala berupa keterbatasan pengetahuan mengenai standar pelayanan, higiene dan sanitasi, serta inovasi produk berbasis potensi lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan homestay dan pengembangan produk kuliner berbasis bahan baku lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Wisata Darubiah, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas pengelola homestay, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan homestay, pelayanan prima (hospitality), higiene dan sanitasi, pemasaran digital, serta inovasi produk Banana Bread berbahan baku pisang lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan usaha pariwisata dan UMKM. Selain itu, peserta mampu memahami pentingnya standar pelayanan, kebersihan, dan inovasi produk sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha. Umpan balik peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan. Program ini memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat dan mendukung pengembangan Desa Wisata Darubiah sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Penguatan Tata Kelola Desa Wisata melalui Pemetaan Potensi dan Pemasangan Peta Wisata Desa di Kabupaten Sinjai Murdiani Sukarana; Muh Kasim; Sudarmi; Muh Anas
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Ketersediaan informasi destinasi yang mudah diakses merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pengelolaan desa wisata dan meningkatkan pengalaman wisatawan. Desa Wisata Pasimarannu, Kabupaten Sinjai, memiliki berbagai potensi wisata alam, budaya, dan usaha masyarakat yang belum terdokumentasikan secara optimal dalam media informasi destinasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya informasi destinasi sekaligus menyusun dan memasang peta wisata desa sebagai media informasi bagi wisatawan dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi dan pemetaan fasilitas wisata, diskusi partisipatif dengan masyarakat, penyusunan desain peta wisata, serta pemasangan peta pada lokasi strategis di kawasan desa wisata. Kegiatan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, pengelola desa wisata, dan masyarakat Desa Wisata Pasimarannu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan informasi destinasi dan pentingnya pemetaan fasilitas wisata. Selain itu, tersusunnya dan terpasangnya peta wisata desa memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam mengenali daya tarik wisata, fasilitas pendukung, aksesibilitas, serta layanan yang tersedia di kawasan desa wisata. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung tata kelola destinasi yang lebih informatif, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat pengembangan Desa Wisata Pasimarannu secara berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Kebersihan Risman Jaya; Daniel Adolf Ohyver; Ali Muhtasom; Ahmad AB
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.111

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wisata Andalan Lembanna bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengelola homestay, menjaga kebersihan destinasi wisata, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kegiatan ini melibatkan persiapan yang matang, observasi lapangan, dan pelaksanaan yang melibatkan ceramah, diskusi, serta praktik langsung di homestay. Materi pelatihan mencakup pengelolaan homestay, pelayanan tamu, praktik kebersihan, pengolahan sampah, dan pemasaran homestay secara digital. Evaluasi proses pelatihan menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai relevan, metode pelatihan efektif, dan partisipasi peserta baik. Kesimpulannya, kegiatan tersebut dianggap berhasil dan diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal di desa wisata lainnya
Bimbingan Teknis Kriteria ADWI: Pemetaan Desa Wisata Baloli, Luwu Utara Anda Prasetyo Ery; Darmayasa Darmayasa; Yenny Susanto; Abdul Latif
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.112

Abstract

Kompetensi SDM unggul di desa wisata masih rendah, infrastruktur dan fasilitas pendukung yang masih minim, kesiapan konten dan promosi yang masih konvensional. Adapun tujuan di selenggarakannya bimbingan teknis kepariwisataan adalah memberikan pendampingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pengelola desa wisata dengan cara mendorong SDM pengelola desa wisata untuk mengembanmgkan diri dengan menambah pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan desa wisata. Metode dalam pelaksanan bimtek adalah terdiri dari tahap awal, tahap implementasi, dan tahap akhir. Data diperoleh dari hasil pemetaan yang dilakukan oleh peserta bimtek. Kesimpulan yang didapatkan adalah pentingnya bimbingan teknis di setiap desa wisata untuk meningkatkan serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan desa wisata, melalui bimbingan teknis ini para pengelola desa wisata dapat menggali potensi yang ada di desa wisata, Dari hasil bimbingan teknis ini diharapkan desa wisata di Luwu Utara dapat memenuhi kriteria dalam ADWI 2023.
Pelatihan Pengelolaan Produk Perjalanan Wisata di Desa Wisata Kabupaten Enrekang Windra Aini; Amirullah Amirullah; Mukarramah Machmud; Muh Rusdi; Ruth Rinda; Atriana Djabbar; Sri Maryati
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.114

Abstract

Kabupaten Enrekang memiliki 25 desa wisata yang tersebar di seluruh daerah kecamatan. Kehadiran desa wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi desa melalui kepariwisataan. Salah satu komponen penting dari kehadiran desa wisata adalah membuat paket wisata. Penyusunan paket wisasta menjadi hal yang penting karena mampu mensinergikan potensi desa secara merata. Berdasarkan hal tersebut, maka kegiatan pengabdian masyarakat program studi Usaha Perjalanan Wisata – Politeknik Pariwisata Makassar membuat pelatihan/bimbingan teknik pengembangan produk paket wisata. Metode yang digunakan adalah ceramah dan simulasi. Hasil pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap peran penting produk paket wisata dan peserta telah dapat menyusun paket wisata desanya sendiri.
Bimbingan Teknis Pemanduan dan Penyusunan Paket Wisata Bahari Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan Margaretha Wadid Rante; Renold Renold; Andri Machmury; Mia Rahayu; Indra Gunawan; Hiro Rifqoh
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.113

Abstract

Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, memiliki potensi pariwisata yang signifikan yang meliputi alam, budaya, sejarah, bahari, dan buatan. Pengembangan pariwisata di wilayah ini berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah. Namun, seperti dilaporkan oleh penelitian sebelumnya, terdapat dampak positif dan negatif yang perlu diperhatikan. Pengembangan pariwisata juga memerlukan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat setempat. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Politeknik Pariwisata Makassar bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam bidang pariwisata, khususnya dalam teknik pemanduan wisata dan penyusunan paket wisata. Melalui program ini, masyarakat setempat dapat lebih memahami dampak dari keterlibatan mereka dalam pengembangan sektor pariwisata. Metode penyampaian materi yang interaktif dan memperhatikan kebutuhan peserta menjadi kunci keberhasilan program ini. Penyusunan paket wisata juga menjadi aspek penting dalam pengembangan pariwisata, di mana para peserta kegiatan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Kesimpulannya, melalui kolaborasi antara berbagai pihak dan penerapan metode yang efektif, potensi pariwisata di Kabupaten Barru dapat dimaksimalkan untuk memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kabupaten Enrekang: Pendekatan Naskah Akademik Febrianto Syam; Aspin Nur Rivai; Novayanti Sopia Rukmana; Barik ramadhani Pababari; Rahman Syamsuddin
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.115

Abstract

Penyusunan rancangan peraturan daerah yang berkualitas memerlukan proses sistematis dan komprehensif. Penelitian ini mengkaji upaya LAB Acihr UIN Alauddin Makassar dalam menyusun rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi di Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh bulan dengan melibatkan observasi lapangan, analisis data, dan penyusunan naskah akademik. Observasi lapangan dilakukan untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat terkait investasi, sedangkan analisis data melibatkan studi literatur yang relevan. Hasil observasi dituangkan dalam naskah akademik yang mengkaji secara akademis materi-materi penting seperti perumusan masalah, dasar hukum, landasan filosofis, sosiologis, yuridis, serta sasaran, ruang lingkup, dan arah pengaturan. Naskah akademik berfungsi sebagai acuan bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam merumuskan materi muatan rancangan peraturan daerah, dan memberikan masukan tentang urgensi serta substansi peraturan. Berdasarkan naskah akademik, tim menghasilkan rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi yang berfungsi sebagai payung hukum dalam upaya menarik investasi. Rancangan ini kemudian dikaji lebih mendalam bersama DPRD dan Dinas terkait untuk memastikan kesesuaian dengan asas, manfaat, dan tujuan yang diharapkan serta dapat diterapkan secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan rancangan peraturan daerah membutuhkan upaya sistematis dan komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak untuk menghasilkan peraturan yang berkualitas dan mendukung iklim investasi di daerah.