cover
Contact Name
zainuddin
Contact Email
zainuddin@iaiaqi.ac.id
Phone
+6282281538984
Journal Mail Official
zainuddin@iaiqi.ac.id
Editorial Address
Jln. Lintas Timur KM. 36 Indralaya, Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 27747352     DOI : https://doi.org/10.53649/al-iqtishad.v6i02
Core Subject : Economy,
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Focuses on various topics covering Islamic economics, Islamic finance, Islamic banking, Islamic insurance (takaful), Islamic capital markets, zakat, waqf, and sharia-based economic development that have regional and global relevance.
Articles 65 Documents
THE PROMINENT ISSUES OF SECOND LANGUAGE ACQUISITION OF STUDENTS IN ISLAMIC BOARDING SCHOOL AL-ITTIFAQIAH Retno Indri Yustika
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i1.307

Abstract

The importance of studying the language leads many people, especially students to become masters in understanding the language which demands an advanced second language which is very prevalent today. Second language acquisition is the realm in which students not only understand their first language, but they also must be proficient in their second language (English and Arabic). SLA coverage in this case is its implementation in Islamic boarding school Al-IttiaqiyahIndralaya, where the issues are so prominent in the implementation of the second language (English and Arabic) that is related to the theory, the types of approach and crucial factor affecting the success of students in the second language acquisition itself.
AKAD PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI DI PERBANKAN SYARI’AH (BANK SUMSELBABEL CABANG SYARI’AH PALEMBANG) Witry Octasari Aritonang
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i1.308

Abstract

Mekanisme akad pembiayaan dana talangan haji di bank sumselbabel cabang syari’ah Palembang yaitu dengan menggunakan akad Qarddan akad Ijarah. Dimana akad qard digunakan karena didalam akad Qard tidak diperbolehkan mengambil jaminan dari nasabah, pihak bank tidak mengambil jaminan apapun dari nasabah.Mengenai akad Ijarahdigunakan karena terdapat biaya sewa yaitu biaya Ujrah atas jasa yang diberikan pihak bank kepada nasabah karena telah menggunakan jasa bank dalam menutupi biaya administrasi untuk mendapatkan nomor porsi.
ANALISIS TEKNIK PERHITUNGAN BAGI HASIL PADA BMT MITRA KHAZANAH PALEMBANG Eva Susanti
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah teknik perhitungan Bagi Hasil Tabungan Perencanaan dan Tabungan Pendidikan. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Maka dari penelitian ini dihasilkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa teknik bagi hasil Tabungan Perencanaan merupakan tabungan yang digunakan untuk rencana pernikahan, setoran secara berkala baik mingguan atau bulanan dengan nominal tertentu, penarikan hanya dapat dilakukan untuk keperluan walimah/menikah dan Tabungan Pendidikan merupakan tabungan yang digunakan untuk pendidikan yang diperuntukan bagi orang tua, atau mahasiswa yang ingin menyekolahkan anak atau melanjutkan studinya, setoran secara berkala baik mingguan atau bulanan dengan nominal tertentu, penarikan hanya dapat dilakukan untuk keperluan melanjutkan sekolah. Kedua tabungan tersebut menggunakan akad mudharabah dengan bagi hasil 10% dari pendapatan BMT yang telah ditetapkan oleh BMT Mitra Khazanah Palembang dengan metode perhitungan saldo akhir tabungan nasabah dengan pembagian nisbah bagi hasil 10% untuk nasabah dan 90% untuk BMT. Besaran bagi hasil yang akan diterima nasabah berdasarkan pada besar kecilnya pendapatan bank.
ANALISA PENGKABURAN RIBA DALAM SISTEM PERBANKAN SYARIAH Fatmawati Sungkawaningrum; Amin Nashrullah
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.310

Abstract

Islam adalah sistem kehidupan, dimana islam telah menyediakan berbagai perangkat aturan yang lengkap bagi kehidupan manusia, termasuk dalam bidang ekonomi. Penggunaan agama sebagai dasar ilmu pengetahuan menimbulkan perdebatan, meskipun sejarah telah membuktikan kebesaran islam dan kesejahteraan umat manusia. Islam bukan hanya spiritualitas dan ritualitas namun agama merupakan serangkaian keyakinan, peraturan dan tuntunan moral bagi setiap aspek kehidupan manusia. Ada tiga aspek dalam islam yaitu aspek akidah, aspek syariah dan aspek akhlak. Dalam islam agama sebagai suatu jalan hidup yang melekat pada aktifitas kehidupan, baik ketika manusia melakukan hubungan dengan Tuhannya maupun manusia berhubungan dengan sesama manusia dan alam semesta. Dalam kontek ekonomi syariah memakan riba termasuk salah satu dosa besar. Namun dalam prakteknya masih banyak masyarakat yang bingung dengan praktek riba tersebut dalam kehidupan sehari-hari khususnya yang terkait dengan transaksi perbankan. Riba secara bahasa bermakna tambahan atau meminta kelebihan uang dari nilai awal. Bunga ini adalah bonus yang diberikan oleh pihak bank pada simpanan dari nasabah, yang aslinya diambil dari keuntungan dari utang piutang yang dilakukan pihak bank. Hakekatnya walaupun pihak bank syariah menamakan hal itu qord (utang piutang), namun senyatanya bukan qord. Karena qord (utang piutang) dimaksudkan untuk tolong menolong dan berbuat baik. Bunga bank itu sendiri adalah keuntungan dari transaksi pinjam meminjam. Oleh karena itu yang namanya bunga bank yang diambil dari pinjam memimjam atau simpanan itu adalah riba.
PERAN KOPERASI SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN UKM SEBAGAI LAYANAN PEMBERI MODAL KEGIATAN USAHA Lita Ayudha Ningsih
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.311

Abstract

Tujuan di lakukannya penelitin ini adalah guna mengetahui seberapa besar peran koperasi syariah dalam memberikan pembiayaan bagi para pelaku usaha kecil. Melihat saat ini sudah cukup banyak masyarakat yang mulai hidup mandiri, dengan memulai usaha kecil. Guna memulai suatu usaha, dibutuhkannya modal berupa biaya dengan itu disinilah fungsi dan peran koperasi syariah itu perlu di tingkatkan. Guna mengetahui seberapa besar pembiayaan yang di berikan serta hasil yang di dapat atas pembiayaan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara mencari data langsung di lapangan. Pada prakteknya koperasi syariah sebagai lembaga keuangan mikro islam yang di operasikan dengan prinsip bagi hasil, menumbuh kembangkan binis usaha mikro dan kecil yang dalam hal ini bertujuan untuk mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum miskin. Sebagaimana dalam teori Smith mengatakan bahwa, petani, produsen, pengusaha merupakan suatu agen perubahan. Kemudian dalam teori lain Asley and Carney dalam teorinya Suistainble Livelihood yang menyatakan bahwa kemiskinan timbuh karena lemahnya akses seseorang terhadap lima modal dasar. Yakni, modal sdm, modal fisik, modal sosial, modal fianansial dan modal alam Dalam hal ini, Koperasi syariah hadir sebagai pendukung dari tiga kategori agen perubahan tersebut. Penggabungan dua teori tersebut menghadirkan fungsi sesunguhnya dari koperasi syariah yang benar membela kepentingan kaum fakir miskin.
PERBANDINGAN PERTUMBUHAN SAHAM SYARIAH DAN KONVENSIONAL SEBELUM DAN SAAT TERJADI PANDEMI CORONA DI INDONESIA Novitasari
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.312

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan pertumbuhan saham syariah dan konvensional sebelum dan saat teradi pandemi corona di Indonesia. Data yang digunakan untuk mewakili saham syariah adalah Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan data untuk mewakili saham konvensional adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Data yang mewakili sebelum terjadi corona itu pada Januari-Desember 2019, sedangkan saat terjadi corona itu pada Januari-Maret 2020. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua saham baik syariah maupun konvensional sebelum dan saat terjadi corona memperlihatkan pergerakan yang cukup sama, artinya tidak ada yang lebih unggul dari keduanya terlebih lagi dalam mengahadapi pandemic corona yang sedang berlangsung saat ini. Hal ini juga dikarenakan komposisi indeks syariah juga berasal dari IHSG. Maka jika IHSG tertekan, indeks syariah juga ikut terseret.
EFEKTIVITAS DISTRIBUSI ZAKAT BAZNAS SUMSEL DALAM MENINGKATKAN KESEJATERAAN MUSTAHIK DI PASAR KUTO PERIODE 2011-2013 Uswatun Hasanah
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.313

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan zakat BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan dan dampak distribusi zakat terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik di pasar Kuto. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan riset lapangan (field research) dan riset kepustakaan (library risearch). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan melakukan pengelolaan penghimpunan dengan tiga cara yaitu sosialisasi, kerja sama, dan pemanfaatan rekening bank. Pengelolaan pendistribusian zakat melalui lima program yaituSumsel Peduli, Sumsel Sehat, Sumsel Makmur, Sumsel Taqwa, dan Sumsel Cerdas. Sedangkan pengeloaan pendayagunaan zakat dilakukan dengan cara pemberian pinjaman modal usaha dangan pola qardhul hasan. Adapun dana zakat yang telah didistribusikan BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan berdampak pada peningkatan kesejahteraan mustahik di pasar Kuto.
PERLINDUNGAN KONSUMEN DI PASAR DARI PRAKTIK PENIPUAN KOMERSIAL DALAM EKONOMI ISLAM Witry Octasari Aritonang
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.314

Abstract

Penipuan komersial dalam perspektif ekonomi islam di pasar yang paling mendominasi adalah penipuan dalam bentuk gharar. Gharar dari segi berat keseimbangan pada timbangan dan gharar dari segi kualitas barang dagangan dengan menggunakan bahan makanan berformalin. Ekonomi islam memberikan solusi untuk melindungi konsumen yang dirugikan atas tindakan curang pedagang di pasar yaitu memanfaatkan lembaga bewenang yang dibentuk oleh pemerintah untuk mengawasi dan mengontrol langsung pasar, Pemerintah memerikasa secara rutin alat timbangan para pedagang, serta memberikan sanksi tegas berupa penyitaan barang dagangan milik penjual, hukuman penjara atau ganti rugi kepada konsumen dirugikan agar memberikan efek jera bagi pelaku dangang yang curang.
PEREMPUAN DAN PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR SUNGSANG BANYUASIN II Zainuddin
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v1i2.315

Abstract

Penelitian terkait perempuan tentu selalu menarik untuk terus dilakukan, bukan hanya karena pesona yang melekat padanya akan tetapi perempuan selalu diibaratkan sebagai kaum inferior yang memiliki posisi di bawah laki-laki. Perempuan seringkali tersubordinasi oleh laki-laki, manakala dihubungkan dengan peran sosial mereka terutama dalam hal pembagian kerja. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk memudahkan dalam mendeskripsikan hasila penelitian. Adapun metode yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Maka dari itu hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan-perempuan pada masyarakat Sungsang yang notabene merupakan istri-istri nelayan, mampu membangun ketahanan ekonomi mereka dengan mengolah hasil tangkapan laut untuk dijadikan sentra industri rumahan, terutama pada produksi kelempang, terasi dan hasil pengolahan laut lainnya yang menjadikan mereka memiliki otoritas dalam pembangunan ekonomi yang ada. Peningkatan ekonomi masyarakat Sungsang, melalui produksi-produksi rumahan yang mereka geluti, menjadikan perempuan-perempuan Sungsang memiliki “status sosial” yang cukup tinggi pada komunitasnya. Salah satunya terlihat pada tradisi pernikahan masyarakatnya yang menjadikan perempuan Sungsang memiliki otoritas permintaan (mahar) yang harus dipenuhi, dalam istilah adat Sungsang dinamakan “Mabat Larung”.
PERANAN EKONOMI SYARIAH SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF RESESI EKONOMI GLOBAL 2020 HAIRUNNISA
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v2i1.316

Abstract

Resesi ekonomi terjadi secara global, diantara negara-negara yang mengalami adalah Amerika Serikat sebesar -9,5 persen, hongkong sebesar – persen, Korea Selatan -2,9 persen, dan Jepang -1,7 persen. Hal tersebut dampak dari pandemi virus covid 19 yang dipengaruhi oleh upaya dunia menanggulangi penyebaran virus seperti social atau physical distancing. Indonesia mengalami resesi kembali pada kuartal ke III sebesar minus 3,4 persen setelah dua kali sebelumnya mengalami penurunan PDB. Indikator yang menjadi tolak ukur resesi ekonomi bukan hanya sebatas diukur dengan PDB melainkan dapat diukur dengan indikator pendapatan, tingkat pengangguran, produksi industri, juga penjualan ritel (wholesale). Selain stimulus dan upaya pemerintah setiap negara, konsep ekonomi islam tentunya juga dapat menjadi alternatif penanggulangan gejolak ekonomi global. Penelitian ini mengangkat masalah mengenai, “Bagaimana Peran Ekonomi Syariah sebagai Solusi Alternatif Resesi Global 2020. Sesuai dengan perumusahan masalah dalam penelitian ini maka tujuan dari penelitian ini ialah, untuk mengetahui peran Ekonomi Syariah sebagai solusi alternatif resesi global 2020. Metode Penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif, yaitu menganalisis resesi ekonomi global akibat pandemi sekaligus mengaitkan dengan peran ekonomi syariah. Solusi yang ditawarkan dalam sistem ekonomi syariah berupa diantaranya: pertama, menyalurkan bantuan langsung tunai yang berasal dari zakat, infaq, dan sedekah. Kemudian kedua, peningkatan terhadap wakaf uang dengan skema wakaf tunai, produktif maupun waqf linked sukuk. Ketiga, pemberian bantuan modal usaha unggulan kepada sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM). Sementara keempat, pemberian modal usaha dengan pinjaman yang tidak mengambil manfaat (keuntungan) apapun namun tetap diharuskan untuk dikembalikan.