cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2963069X     DOI : https://doi.org/10.71456/jik
Core Subject : Health,
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya.
Articles 132 Documents
Hubungan Sumber dan Kualitas Air Minum dengan Diare di Puskesmas Pulang Pisau Camelia, Nor; Khair, Abdul; Noraida
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1663

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama pada balita dan erat kaitannya dengan faktor lingkungan, khususnya kualitas air minum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sumber dan kualitas mikrobiologi air minum dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Sampel terdiri dari 28 balita (14 kasus dan 14 kontrol) yang dipilih dengan rasio 1:1 dan dilakukan matching berdasarkan umur, jenis kelamin, dan pendidikan orang tua. Data kejadian diare diperoleh dari register Puskesmas dan diverifikasi melalui wawancara. Sumber air minum diidentifikasi melalui observasi langsung, sedangkan kualitas mikrobiologi diperiksa menggunakan sanitarian kit untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05 serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sumber air non-PDAM berhubungan signifikan dengan kejadian diare (OR = 6,25; p < 0,05). Selain itu, air minum yang terkontaminasi E. coli juga berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko diare (OR = 6,60; p < 0,05). Disimpulkan bahwa sumber dan kualitas mikrobiologi air minum merupakan faktor risiko penting terhadap kejadian diare pada balita. Peningkatan pengawasan kualitas air minum dan edukasi pengolahan air sebelum konsumsi diperlukan sebagai upaya pencegahan.
Intervensi Perbaikan Sanitasi untuk Mencegah Diare pada Balita Sintorini, Margareta Maria; Souisa, Gracia Victoria; Fika, Elfira Christin
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1669

Abstract

Dampak pembangunan terhadap keberadaan dan fungsi daerah resapan sangat besar, karena mempengaruhi pula ketersediaan sumber air bersih yang dikonsumsi warga terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses ekonomi. Akses terhadap air bersih dan sanitasi diakui sebagai hak asasi manusia mendasar dan merupakan inti dari tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6, yaitu memastikan akses universal dan adil pada tahun 2030. Penyakit Diare di Indonesia masih menjadi penyebab utama kematian dan penyakit perut terutama pada anak-anak di wilayah berpenghasilan rendah. Di wilayah dengan karakteristik seperti ini, peningkatan kualitas air berbasis sumber mencakup penyediaan air tanah terlindungi meliputi mata air, sumur, dan lubang bor, air hujan yang dipanen sebagai alternatif sumber air permukaan selain sungai dan danau. Tujuan studi ini adalah mengetahui adanya hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita usia 12 – 36 bulan di Desa Gebang Harjo Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Metode menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi studi di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri Propinsi Jawa Tengah.  Pengambilan data dilakukan pada Maret – April 2025, dilanjutkan dengan analisis data. Hasil pengamatan menunjukkan jika kondisi jamban buruk, kondisi air bersih tidak sehat, pengelolaan sampah buruk dan pengelolaan air limbah buruk maka kemungkinan anak-anak terkena diare lebih dari 70 %.