cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2963069X     DOI : https://doi.org/10.71456/jik
Core Subject : Health,
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya.
Articles 131 Documents
Literature Review: Sinergi Organisasi Profesi, Kepolisian, dan Kejaksaan dalam Penegakan Hukum pada Kasus Pelayanan Kesehatan di Indonesia Rahmadani, Nur Suci; Ratmini; Siddik, Norma Ilham; Permatasari, Praja Erwyanti; Saputra, Riflan Agrapana; Nurfadila; Restiani
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1603

Abstract

Penegakan hukum dalam kasus pelayanan kesehatan di Indonesia membutuhkan sinergi yang kuat antara organisasi profesi, kepolisian, dan kejaksaan. Artikel ini membahas bagaimana ketiga pihak bekerja sama dalam menangani dugaan pelanggaran medis serta kendala yang sering muncul, seperti perbedaan pemahaman standar profesi, tumpang tindih kewenangan, dan kurangnya koordinasi. Melalui kajian literatur, ditemukan bahwa kolaborasi yang baik dapat meningkatkan objektivitas proses hukum, melindungi hak pasien, dan memberikan kepastian bagi tenaga kesehatan. Upaya penguatan regulasi dan peningkatan kualitas komunikasi antarinstansi menjadi kunci untuk memperbaiki efektivitas penegakan hukum di bidang pelayanan kesehatan.
Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah dan Riwayat Infeksi Saluran Pernapasan Akut terhadap Kejadian Balita Underweight Efriyani; Dewi, Zulfiana; Hariati, Niken Widyastuti; Andrestian, Meilla Dwi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1613

Abstract

Underweight masih menjadi masalah gizi pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan dan kesehatan jangka panjang. Prevalensi underweight di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 3 tahun 2024 sebesar 12,5% dan diduga berkaitan dengan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BBLR dan riwayat ISPA terhadap kejadian balita underweight. Penelitian menggunakan desain case control dengan 160 responden, terdiri atas 40 balita underweight sebagai kelompok kasus dan 120 balita dengan status gizi normal sebagai kelompok kontrol usia 24–59 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara ibu dan penelusuran buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara BBLR (p = 0,001; OR = 1,779) dan riwayat ISPA (p = 0,006; OR = 1,103) terhadap kejadian underweight. Diperlukan pemantauan tumbuh kembang balita dengan riwayat BBLR serta pencegahan ISPA melalui edukasi PHBS dan perbaikan lingkungan.
Perspektif Fiqih terhadap Kehalalan Vaksin dan Peran Tokoh Agama dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Al Hakim, Muhammad Baker; Muzakki, Muhammad Faiz; Shafira, Nayla; Litha, Sainya Fiar; Zali, Muhammad
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1623

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Namun, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keraguan masyarakat terkait kehalalan vaksin dari perspektif Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perspektif fiqih terhadap kehalalan vaksin serta mengidentifikasi peran strategis tokoh agama dalam meningkatkan cakupan IDL melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Pencarian literatur dilakukan pada database Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda dengan kata kunci terkait vaksin halal, fiqih kesehatan, imunisasi dalam Islam, dan peran ulama. Sebanyak 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama dan lembaga fatwa Islam di Indonesia maupun internasional menyatakan bahwa vaksin pada prinsipnya halal dan bahkan wajib berdasarkan konsep maslahah, darurat, dan menjaga jiwa (hifzh al-nafs). Meskipun beberapa vaksin mengandung bahan yang secara fiqih problematik, konsep istihalah (transformasi substansi) dan darurat menjadi landasan hukum kebolehannya. Tokoh agama memiliki peran sentral dalam meningkatkan literasi kesehatan umat, menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi strategis antara tenaga kesehatan dan tokoh agama terbukti efektif meningkatkan cakupan IDL di berbagai wilayah. Disarankan agar integrasi pendekatan fiqih dalam program promosi kesehatan diperkuat, dan pelatihan bagi tokoh agama tentang isu kesehatan masyarakat ditingkatkan untuk mencapai target cakupan imunisasi nasional.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang dengan Status Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Nita, Vio
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1624

Abstract

Indonesia mengalami masalah gizi ganda yang artinya sementara masalah gizi kurang belum dapat diatasi secara menyeluruh, sudah muncul masalah baru, yaitu berupa gizi lebih.Masalah gizi remaja perlu mendapatkan perhatian khusus karena pengaruhnya yang sangat besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan serta dampaknya pada masalah gizi saat dewasa. Berdasarkan studi pendahuluan dari 10 mahasiswa yang diwawancarai, 7 diantaranya mampu menjelaskan tentang gizi seimbang dan 3 orang mahasiswa lainnya mengatakan lupa tentang gizi seimbang, serta 8 mahasiswa memiliki status gizi normal dan 2 mahasiswa lainnya dengan status gizi kurus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi mahasiswa jurusan gizi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif Analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang dengan Proportional Simple Random Sampling. Hasil: Karakteristik responden mayoritas remaja akhir (>18 tahun) (95,8%), mayoritas memiliki jenis kelamin perempuan (80,6%), mayoritas memiliki tingkat pengetahuan baik (86,1%), mayoritas status gizi Mahasiswa pada kategori normal (76,4%), mayoritas Mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan baik berdasarkan status gizi normal (68,1%), serta hasil uji korelasi P Value(0,001)<α(0,05) berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi mahasiswa jurusan gizi.
A Premature Rupture of Membranes in Pregnancies with Abnormal Fetal Presentation Putri, Alya Fatma; Amani, Patwa
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1626

Abstract

Premature rupture of membranes (PROM) is a significant obstetric complication that can lead to increased maternal and neonatal morbidity. This study aimed to determine the relationship between fetal malpresentation and PROM. Using an observational analytic method with a cross-sectional design, data were collected from medical records of 63 mothers who delivered at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek in 2024. The results showed that 39.7% of respondents experienced fetal malpresentation and 47.6% had PROM. Among those with malpresentation, 64,0% experienced PROM. Statistical analysis using the Chi-square test revealed a significant association (p = 0.035) between fetal malpresentation and PROM. These findings suggest that malpresentation increases the risk of PROM. The study highlights the importance of early detection and management of fetal malpresentation to reduce PROM-related complications.
Literature Review: Pemanfaatan Edamame sebagai Bahan Dasar Kue Lumpur Tinggi Protein untuk Meningkatkan Produksi ASI Nisa', Ariqah Hidayatun; Ulilalbab, Arya
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1507

Abstract

Masalah gizi di Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya terkait rendahnya angka pemberian ASI eksklusif pada bayi. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi ASI adalah kurangnya asupan protein pada ibu menyusui. Edamame (Glycine max L.) dikenal sebagai sumber protein nabati tinggi yang kaya akan asam amino esensial, serat, serta vitamin dan mineral penting yang berperan dalam pembentukan hormon prolaktin untuk merangsang produksi ASI. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis potensi kue lumpur edamame sebagai alternatif cemilan tinggi protein yang dapat mendukung peningkatan produksi ASI. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dari berbagai penelitian nasional dan internasional yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengolahan edamame menjadi kue lumpur tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga mempertahankan cita rasa dan tekstur yang disukai konsumen berdasarkan uji organoleptik dan daya terima. Dengan demikian, kue lumpur edamame berpotensi menjadi inovasi pangan lokal bergizi tinggi yang praktis dan disukai, serta dapat membantu memenuhi kebutuhan protein ibu menyusui untuk mendukung kelancaran produksi ASI.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Remaja di Sekolah SMA Al Kamal Jakarta Barat Tahun 2025 Nabilah, Husnun; Musniati, Nia
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1533

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan manusia. Pada periode ini, individu mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Penilaian status gizi remaja dilakukan menggunakan indeks IMT/U yang dibagi menjadi empat kategori, yaitu gizi kurang, gizi baik, gizi lebih, dan obesitas. Prevalensi status gizi remaja bedasarkan (IMT/U) di SMA Al-Kamal Jakarta didapatkan bahwa remaja mengalami gizi kurang 17,6 %, normal 52,8 %, gizi lebih 8%, dan obesitas 21,6%. Perubahan pola konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, serta rendahnya aktivitas fisik berkontribusi terhadap peningkatan kasus gizi lebih di kalangan remaja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan status gizi pada remaja di SMA Al-Kamal Jakarta Barat tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 125 sampel melalui metode teknik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kusioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Hasil menunjukkan 52,8% remaja memiliki status gizi normal, sedangkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel teman sebaya terdapat hubungan dengan status gizi remaja (p < 0,05). Sedangkan variabel pengetahuan, sikap, pendidikan, dan pendapatan tidak terdapat hubungan dengan status gizi remaja (p > 0,05). Oleh karna itu, bedasarkan hasil tersebut penulis memberikan saran diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi melalui sekolah, peran aktif orang tua, serta kesadaran diri remaja dalam menjaga pola makan dan aktivitas fisik.
Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu, Penyakit Infeksi, dan Pemberian Makanan Pendamping ASI dengan Kenaikan Berat Badan Balita Usia 6–24 Bulan Nursyahadah, Fitriati; Farhat, Yasir; Rahmani; Fathurrahman
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1629

Abstract

Kenaikan berat badan merupakan indikator penting pertumbuhan balita dan mencerminkan kecukupan gizi serta kondisi kesehatan anak. Usia 6–24 bulan merupakan periode rentan terhadap gangguan pertumbuhan akibat meningkatnya kebutuhan gizi, praktik pemberian MP-ASI yang kurang tepat, penyakit infeksi, serta keterbatasan pengetahuan gizi ibu.Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan gizi ibu, penyakit infeksi, dan pemberian MP-ASI dengan kenaikan berat badan balita usia 6–24 bulan. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang ini melibatkan 96 balita usia 6–24 bulan yang dipilih secara simple random sampling dari 619 populasi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner tervalidasi dan penilaian Kartu Menuju Sehat (KMS). Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Didapatkan hasil balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan sebesar 56,3%. Sebagian besar balita tidak sering mengalami penyakit infeksi (77,1%) dan 41,7% menerima MP-ASI dengan kategori baik. Terdapat hubungan bermakna antara pemberian MP-ASI dan penyakit infeksi dengan kenaikan berat badan balita (p = 0,001). Pengetahuan gizi ibu menunjukkan hubungan yang lemah (p = 0,077).
Efektivitas Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dan Daily Log dalam Menganalisis Beban Kerja di Penyelenggaraan Makanan Instalasi Gizi RSUD dr. H. Moch. Ansari saleh Banjarmasin Nuzulurrohmana, Yunda; Dewi, Zulfiana; Magdalena; Hariati, Niken Widyastuti
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1658

Abstract

Ketidakseimbangan beban kerja tenaga gizi berdampak pada mutu pelayanan. Instalasi Gizi RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin menggunakan dua perhitungan yang berbeda sehingga gambaran kebutuhan beban kerja belum menyeluruh. Penelitian ini menganalisis efektivitas metode WISN dan Daily Log dalam menganalisis beban kerja di penyelenggaraan makanan dengan Time Motion Study sebagai gold standard. Jenis penelitian ini adalah analitik komparatif cross-sectional terhadap 45 tenaga menggunakan triangulasi data. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan ICC. WISN menunjukkan kebutuhan 51 tenaga, tiga jabatan manajerial tepat (rasio=1,0), Pengawas Pengolah Makanan berlebih (rasio=0,77), Pranata Jamuan dan Pramubakti kekurangan (rasio 1,25 dan 1,42). Daily Log menghasilkan 66 tenaga (29% lebih tinggi), seluruh kategori kekurangan. Time Motion menunjukkan kebutuhan 45 tenaga dengan pola serupa WISN. WISN tidak berbeda signifikan dengan Time Motion, Daily Log berbeda signifikan. Metode WISN lebih efektif karena menghasilkan estimasi akurat dan konsisten. Diperlukan evaluasi untuk mengatasi ketidakseimbangan beban kerja.
Peningkatan Kesadaran Gizi Melalui Pemanfaatan Daun Kelor dalam Olahan Puding pada Kegiatan Workshop Cooking Class Siswa SMA Al Karimi Tebuwung Muzaki, Moch. Wildan; Khaq, Aldin Arinal; Muzamil, Ahmad
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1661

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan gizi dan rendahnya pemanfaatan pangan lokal bernutrisi seperti daun kelor (Moringa oleifera) di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas workshop cooking class dalam meningkatkan pengetahuan gizi dan keterampilan siswa melalui inovasi olahan puding daun kelor di SMA Al Karimi Tebuwung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% peserta menyatakan puas terhadap kegiatan workshop. Terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai kandungan gizi dan manfaat daun kelor setelah mengikuti sesi edukasi dan praktik langsung. Inovasi pengolahan daun kelor menjadi puding terbukti mampu mengatasi hambatan sensoris seperti aroma khas dan rasa pahit, sehingga meningkatkan penerimaan dan minat konsumsi siswa terhadap pangan lokal bernutrisi. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) efektif dalam membentuk keterampilan, meningkatkan kesadaran gizi, serta mendorong perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi gizi dengan praktik pengolahan pangan lokal dapat menjadi model pembelajaran interaktif yang relevan bagi remaja serta berpotensi dikembangkan sebagai peluang kewirausahaan berbasis sumber daya local.