cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 29853656     DOI : https://doi.org/10.71456/sultan
Core Subject : Social,
Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial adalah Jurnal yang memuat kajian-kajian di bidang ilmu hukum baik secara teoritik maupun empirik. Fokus jurnal ini tentang kajian-kajian hukum perdata, hukum pidana, hukum tata negara, hukum internasional, hukum acara dan hukum adat, politik dan ilmu sosial.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 143 Documents
ANALISIS KEEKONOMIAN PENGHAPUSAN PIUTANG MACET UMKM MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 47 TAHUN 2024 TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI DAN TUJUAN NEGARA Sugiyarto; Malau, Parningotan
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1769

Abstract

Penelitian ini menganalisis Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari perspektif pembangunan ekonomi nasional. UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi permasalahan kredit macet yang berdampak pada keberlanjutan usaha, stabilitas perbankan, dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas, efisiensi, responsivitas, serta dampak dan kesesuaian kebijakan penghapusan piutang macet UMKM terhadap tujuan pembangunan ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah keterkaitan antara regulasi, kondisi empiris UMKM, dan prinsip demokrasi ekonomi dalam Pasal 33 ayat (4) UUD 1945. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP No. 47 Tahun 2024 bersifat responsif dan berorientasi pada penguatan UMKM melalui pengurangan beban utang dan peningkatan akses pembiayaan. Namun demikian, efektivitas dan efisiensinya masih terbatas oleh ketentuan Pasal 4 yang tidak menghapus hak tagih secara final serta Pasal 12 yang membatasi nilai penghapusan piutang. Kebijakan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan likuiditas UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan dorongan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan moral hazard dan ketidaktepatan sasaran. Secara keseluruhan, kebijakan ini sejalan dengan prinsip demokrasi ekonomi dan tujuan negara, meskipun memerlukan pengawasan implementasi yang ketat.
GERAKAN FEMINISME ISLAM: PEMIKIRAN TOKOH-TOKOH GENDER ISLAM KONTEMPORER Haisusyi; Normuslim; Hamdanah
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1770

Abstract

Perkembangan wacana gender dalam dunia Islam telah melahirkan berbagai pemikiran kritis yang berupaya menafsirkan kembali ajaran Islam secara lebih adil terhadap perempuan. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah munculnya gerakan feminisme Islam yang berusaha memperjuangkan kesetaraan gender dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran tokoh-tokoh feminisme Islam kontemporer, khususnya Qasim Amin dari Mesir dan Fatima Mernissi dari Maroko. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang mengkaji berbagai literatur akademik yang berkaitan dengan pemikiran kedua tokoh tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qasim Amin menekankan pentingnya pendidikan dan reformasi sosial sebagai sarana untuk meningkatkan posisi perempuan dalam masyarakat Muslim. Ia mengkritik berbagai praktik sosial yang dianggap membatasi peran perempuan, seperti pembatasan akses pendidikan dan praktik pemingitan perempuan. Sementara itu, Fatima Mernissi lebih menekankan pada kritik terhadap interpretasi patriarkal terhadap teks-teks keagamaan yang selama ini mendominasi pemikiran Islam. Mernissi menggunakan pendekatan historis dan sosiologis untuk menunjukkan bahwa banyak interpretasi yang membatasi perempuan sebenarnya merupakan konstruksi sosial yang berkembang dalam masyarakat patriarkal. Pemikiran kedua tokoh ini memberikan kontribusi penting dalam perkembangan feminisme Islam serta membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai kesetaraan gender dalam perspektif Islam.
INTERNALISASI NILAI-NILAI HADIS DALAM ADAB SEHARI-HARI: PERSPEKTIF LIVING HADIS Tamjidnor
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1784

Abstract

Kajian hadis tidak lagi terbatas pada pendekatan tekstual, tetapi berkembang melalui perspektif living hadis yang melihat hadis sebagai praktik sosial dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai hadis dalam adab sehari-hari melalui perspektif living hadis. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai hadis berlangsung melalui tiga mekanisme utama, yaitu pembiasaan, tradisi sosial, dan interaksi sehari-hari yang berlangsung secara berkelanjutan. Nilai-nilai seperti kejujuran, sopan santun, empati, dan tolong-menolong tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi terwujud dalam bentuk adab konkret dalam kehidupan masyarakat. Dalam perspektif living hadis, nilai-nilai tersebut bertransformasi dari teks normatif menjadi praktik sosial yang hidup dan mengakar. Penelitian ini menegaskan bahwa living hadis berperan sebagai jembatan antara teks hadis dan realitas sosial, serta memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter dan etika sosial di era modern. Temuan ini memperkaya kajian hadis dengan menekankan pentingnya dimensi internalisasi nilai dalam praktik adab sehari-hari.