cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
sabda.wahab@q2lii.id
Phone
+6282290280383
Journal Mail Official
sabda.wahab@q2lii.id
Editorial Address
Komp. OPI Cempaka Blok E No. 5 RT/ RW: 65/ 11 Kel, 15 Ulu, Kec. Jakabaring, Palembang City, South Sumatra 30967
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Penamaan Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat memiliki makna simbolis yang kuat, di mana kata "lentera" melambangkan cahaya, pencerahan, dan petunjuk dalam kegelapan. Sebagaimana lentera memberikan penerangan di tengah gelap, jurnal ini diharapkan menjadi sumber pencerahan bagi masyarakat melalui publikasi hasil-hasil pengabdian yang bersifat ilmiah dan aplikatif. Nama ini mencerminkan peran jurnal sebagai media yang menyinari jalan perubahan sosial, menyebarkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, serta memberikan harapan dan solusi atas berbagai permasalahan masyarakat. Dengan demikian, "lentera" bukan sekadar nama, tetapi juga representasi dari semangat untuk menerangi dan memberdayakan masyarakat melalui kontribusi nyata dunia akademik. Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM) adalah jurnal yang diterbitkan oleh CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut. Jurnal ini berfokus pada publikasi artikel ilmiah dari hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, mencakup berbagai topik dan inisiatif yang berkaitan dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun, yaitu pada periode April, Agustus dan Desember. Jurnal Lantera Ilmiah Pengabdian Masyarakat menerima berbagai jenis artikel yang berhubungan dengan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil pengabdian yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, jurnal ini juga bertujuan untuk menjadi wadah bagi para peneliti dan praktisi untuk berbagi pengalaman dan hasil dari berbagai program pengabdian masyarakat. Artikel yang diterima akan melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) untuk memastikan kualitas dan kredibilitas dari hasil pengabdian yang dipublikasikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Pemanfaatan Jus Buah Pepaya Dan Pisang Mas Terhadap Wanita Menopause Dengan Hipertensi Sherly Widianti
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.106

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering terjadi pada wanita menopause akibat perubahan hormonal yang meningkatkan tekanan darah. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan adalah konsumsi buah kaya kalium, seperti pepaya dan pisang mas. Tujuan dari PkM ini adalah pemanfaatan jus pepaya dan pisang mas terhadap tekanan darah wanita menopause dengan hipertensi. Terapi ini coba dimanfaatkan bagi lansia wanita menopause yang berada di Puskesmas Sematang Borang Palembang. Kegiatan ini dilakukan dengan pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan tentang tekanan darah tinggi, dan pemberian terapi komplementer jus pepaya dan pisang mas diberikan setiap hari selama 7 hari. Kemudian melaksanakan evaluasi hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dengan melakukan pengukuran tekanan darah kembali. Adapun media promosi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan menggunakan leaflet. Hasil kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dapat terlaksana dengan baik atas keterlibatan dan kerjasama dari panitia, puskesmas dan dosen STIKES Mitra Adiguna. Hasil pemeriksaan tekanan darah pada lansia wanita menopause mengalami penurunan tekanan darah rata-rata menjadi 136 mmHg.
Kombinasi Slow Deep Breathing Relaxation Dan Terapi Musik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palemabng Yora Nopriani; Meyra Annisa Putri
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.105

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang bersifat kronis, prevalensinya tinggi, serta berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular serius, sehingga memerlukan strategi pengendalian yang efektif dan aman melalui pendekatan nonfarmakologis. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia, sehingga mereka dapat mencegah hipertensi dan menjaga kesehatan. Metode pelaksanaan PKM ini dilakukan berdasarkan metode sosialisasi tentang hipertensi, pengecekan tekanan darah sistolik & diastolik dan pemberian Terapi slow deep breathing relaxation dan terapi musik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Setelah lansia/ Masyarakat diberikan terapi slow deep breathing relaxation dan terapi musik terhadap penurunan tekanan darah dengan perbedaan tekanan darah sebelum diberikan dan sesudah diberikan slow deep breathing relaxation dan terapi musik, dimana mean (rata-rata) tekanan darah sistolik sebelum 62.5% dan sesudah 62.5% serta mean (rata-rata) tekanan darah diastolik sebelum 87.5% dan sesudah 62.5% Hal ini menunjukkan bahwa pemberian terapi slow deep breathing relaxation dan terapi musik dapat menjadi salah satu cara alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi.
Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Infusa Herbal Temulawak, Jeruk Nipis dan Madu Sebagai Minuman Antioksidan pada Masyarakat RT 01 Tobekgodang Amelia Soyata; Putri Sartika; Yovi Pranata
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.107

Abstract

Di era modern ini, meningkatnya paparan polusi, stres, dan gaya hidup tidak sehat turut meningkatkan kebutuhan masyarakat akan konsumsi bahan alami yang kaya akan senyawa antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan dapat bersumber dari bahan alami seperti temulawak, jeruk nipis, dan madu yang dapat dibuat menjadi sediaan infusa herbal untuk memudahkan penggunaannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui pengetahuan masyarakat RT 01 Tobekgodang terkait sediaan infusa herbal yang mengandung bahan antioksidan alami dan cara pembuatan infusa herbal. Kegiatan dilaksanakan dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest terhadap 14 peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah/penyuluhan edukatif dan demonstratif mengenai pembuatan infusa herbal. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pilihan ganda sebanyak 10 soal yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penyuluhan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata persentase jawaban benar. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata persentase pengetahuan meningkat dari 70% pada pre-test menjadi 90,7% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 20,7%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan demonstrasi pembuatan infusa herbal efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat
Pendidikan Kesehatan Kegawatdaruratan Hipertensi dan Penerapan Brain Gym dalam Upaya Pengendalian Tekanan Darah pada Lansia Oscar Ari Wiryansyah; Armila; Melda Pratiwi; Anggi Anggriani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.104

Abstract

ansia rentan mengalami berbagai masalah kesehatan akibat penuaan, seperti penurunan fungsi organ, berkurangnya elastisitas pembuluh darah, dan menurunnya kemampuan adaptasi tubuh, sehingga risiko hipertensi meningkat dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Pengendalian tekanan darah pada lansia tidak hanya melalui obat, tetapi juga melalui intervensi nonfarmakologis, salah satunya brain gym. Brain gym adalah rangkaian gerakan sederhana yang meningkatkan koordinasi tubuh, fungsi otak, dan relaksasi, membantu menurunkan stres, memperbaiki sirkulasi, dan menyeimbangkan sistem saraf, sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah secara bertahap. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia dalam pencegahan risiko hipertensi serta pemeliharaan kesehatan melalui terapi kognitif brain gym di wilayah RT.08 Kelurahan Lebung Gajah Palembang. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan penelitian berbasis komunitas dengan melibatkan lansia secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif lansia terhadap pencegahan hipertensi. Penyampaian materi yang relevan, menarik, dan sistematis berhasil meningkatkan partisipasi serta antusiasme peserta, sehingga program dapat berjalan lebih optimal dan berdampak positif bagi kesehatan lansia.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Perempuan di Pabrik Beras Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan Lela Handayani; Ferly Oktriyedi; Rifka Zalila; Sari Octarina Piko
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.109

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas hidup, produktivitas kerja, dan kesejahteraan keluarga. Pekerja perempuan di pabrik beras berisiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi akibat beban kerja fisik, jam kerja panjang, dan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan praktis peserta terkait kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, media edukasi, praktik demonstrasi, dan konsultasi individu. Peserta berjumlah ±50 orang, berpartisipasi aktif selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sekitar 40% berdasarkan evaluasi kuisioner, serta antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab dan konsultasi individu. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran pekerja perempuan, mengurangi risiko gangguan kesehatan reproduksi, serta mendorong pembentukan budaya perusahaan yang peduli kesehatan. Penyuluhan ini menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif untuk memberdayakan pekerja perempuan melalui edukasi kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi Tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan Ferly Oktriyedi; Lela Handayani; Rendita Dwibarto
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.108

Abstract

Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga HSE dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan prosedur keselamatan, dan mengawasi kesehatan serta keselamatan pekerja di lingkungan proyek. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan teoritis berupa penyampaian materi mengenai prinsip dasar K3, identifikasi risiko, pengelolaan limbah konstruksi, serta penggunaan alat pelindung diri (APD), dan pendekatan praktis melalui simulasi evakuasi darurat, demonstrasi APD, serta studi kasus kecelakaan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip keselamatan kerja, meskipun beberapa peserta masih memerlukan bimbingan tambahan terkait pengelolaan limbah berbahaya dan koordinasi tim dalam situasi darurat. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin untuk memperkuat kompetensi praktis tenaga HSE, sekaligus membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan proyek.
Pendampingan Keluarga pada 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Pencegahan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Konaweha Nur Afni; Elma Elmika; Sitti Nurfaidah
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.101

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga diperlukan upaya pencegahan sejak periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam pencegahan stunting melalui edukasi, monitoring gizi, dan pemanfaatan pangan lokal di Desa Konaweha. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, keluarga balita, dan kader kesehatan. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, monitoring status gizi balita, pendampingan keluarga, serta demonstrasi pengolahan pangan lokal bergizi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 32% menjadi 82%. Selain itu, jumlah balita berisiko stunting mengalami penurunan setelah dilakukan pendampingan dan monitoring gizi. Masyarakat juga mulai memanfaatkan pangan lokal seperti ikan, daun kelor, jagung, dan umbi-umbian sebagai sumber nutrisi keluarga. Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan keluarga terhadap pencegahan stunting. Pendekatan berbasis keluarga dan pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung optimalisasi 1000 HPK dan percepatan penurunan stunting di masyarakat.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Mutu Pelayanan Kesehatan Mata melalui Edukasi Berbasis Prinsip Keselamatan Pasien di Mitra Optik Palembang Leni Noviyanti; Nabila Farisya; Putri Dewi
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.102

Abstract

Kesehatan mata merupakan bagian penting dalam menunjang kualitas hidup, namun kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin masih tergolong rendah. Di sisi lain, mutu pelayanan di fasilitas optik belum sepenuhnya menerapkan prinsip keselamatan pasien dan mutu pelayanan yang diadaptasi dari prinsip akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada Januari–Maret 2025 di Mitra Optik Palembang dan diikuti oleh 50 responden, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat serta mutu pelayanan kesehatan mata. Metode kegiatan meliputi observasi awal, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan pendampingan tenaga pelayanan berbasis prinsip keselamatan pasien, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif melalui persentase dan rerata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 60 menjadi 86, disertai perubahan sikap masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan mata rutin serta peningkatan kepuasan terhadap pelayanan. Sebanyak 90% responden menunjukkan peningkatan kesadaran dan penilaian positif terhadap pelayanan mitra optik. Dari sisi mitra, terjadi perbaikan pada aspek komunikasi, pemberian edukasi, dan penerapan prinsip keselamatan pasien. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan berbasis prinsip mutu pelayanan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan kualitas pelayanan, sehingga penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.
Edukasi Dan Pelatihan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kepatuhan Petugas Radiologi Di Instalasi Radiologi Rs Bhayangkara Palembang Tahun 2026 Harry Wahyudhy Utama; Yopania Angela
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.103

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam pelayanan radiologi karena petugas memiliki risiko tinggi terhadap paparan radiasi pengion. Rendahnya kepatuhan petugas radiologi terhadap penerapan K3 dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja, gangguan kesehatan, serta menurunkan mutu pelayanan radiologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepatuhan petugas radiologi terhadap penerapan K3 melalui edukasi dan pelatihan berbasis praktik di Instalasi Radiologi RS Bhayangkara Palembang Tahun 2026. Kegiatan menggunakan desain evaluasi one-group pretest-posttest, melibatkan 30 petugas radiologi, dan dilaksanakan melalui ceramah edukatif, diskusi interaktif, simulasi penggunaan alat pelindung diri (APD), serta pelatihan praktik prosedur keselamatan kerja. Data pengetahuan dan kepatuhan dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rerata skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dan kepatuhan dari 62 menjadi 88 (peningkatan 26 poin atau 41,9%), dengan 92% peserta mengalami peningkatan kepatuhan dalam penggunaan APD, penerapan SOP keselamatan kerja, serta kesadaran terhadap risiko radiasi. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi yang dipadukan dengan simulasi dan praktik langsung lebih efektif dibandingkan penyuluhan berbasis ceramah semata, karena turut membentuk perubahan perilaku, tidak hanya pengetahuan. Program ini merupakan salah satu upaya integrasi edukasi berbasis praktik yang masih jarang diterapkan secara khusus pada petugas radiologi di rumah sakit daerah, dan diharapkan dapat mendukung terbentuknya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan radiologi rumah sakit.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Homecare Berbasis Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Perawatan Luka Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Ujan Mas Kabupaten Muara Enim Ria wulandari; Raden Ayu Adibah; Kesya Ales Sayinka
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.104

Abstract

Luka rumah tangga ringan seperti lecet, memar, dan luka iris merupakan kejadian yang umum dialami keluarga, namun sering ditangani tanpa prinsip perawatan luka yang tepat sehingga berisiko menimbulkan infeksi. Data nasional menunjukkan luka lecet, lebam, dan memar mendominasi hampir dua pertiga kejadian cedera rumah tangga di Indonesia, sementara transformasi kesehatan digital belum banyak dimanfaatkan untuk edukasi perawatan luka berkelanjutan di tingkat keluarga, khususnya di wilayah perdesaan. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam perawatan luka, kebiasaan penggunaan bahan nonmedis tanpa indikasi jelas, serta minimnya pemanfaatan media digital untuk konsultasi kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian keluarga dalam melakukan perawatan luka ringan di rumah melalui program Homecare Berbasis Digital. Metode: kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan digital via WhatsApp Group selama empat minggu, dengan evaluasi pretest-posttest dan checklist keterampilan pada peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan caregiver keluarga. Hasil: ditemukan peningkatan skor pengetahuan dan keterampilan peserta yang bermakna setelah intervensi, disertai peningkatan pemanfaatan media digital untuk edukasi dan konsultasi kesehatan mandiri. Kesimpulan: program Homecare Berbasis Digital efektif meningkatkan kapasitas keluarga dalam perawatan luka rumah tangga dan berpotensi direplikasi di wilayah kerja Puskesmas lain dengan karakteristik serupa.