cover
Contact Name
Muh Ilham Nur Haslin
Contact Email
ilham@stai-barru.ac.id
Phone
+6282339949991
Journal Mail Official
muhaemin@stai-barru.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Hasanudin No 65, Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan 90711
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal
ISSN : 23553413     EISSN : 30475201     DOI : https://doi.org/10.20241/5ecney53
This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics (Journal Scope): Quranic exegesis, living sunnah, Islamic law, Islamic philosophy, Islamic mysticism, theology, education, and scientific disciplines
Articles 28 Documents
Peran Pemuda dalam Peradaban Islam: Analisis Tematik Hadis tentang Syāb dan Syabāb Idris, Muhammad; Zulfahmi Alwi; Arifuddin Ahmad
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 1 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/gze4zw79

Abstract

Tulisan ini membahas tentang istilah yang digunakan dalam  hadis terkait dengan pemuda. Masalah pemuda memang menarik untuk dikaji karena mereka memiliki peran penting dalam membangun masyarakat, negara, dan peradaban. Peran pemuda sangat diharapkan untuk generasi sekarang dan generasi mendatang, tidak ada yang mengingkari hal ini karena sudah jelas. Tulisan ini tidak membahas masalah pemuda secara umum, tetapi hanya terfokus pada kata yang terkait dengannya. Dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW, dua kata yang digunakan, yaitu  syāb dan syabāb. Konteks penggunaan kedua kata ini berbeda-beda, termasuk juga dalam kajian alam akhirat, seperti pemuda yang akan dinaungi pada hari akhirat kelak. Begitupula dengan hadits anjuran menikah nikah memang bukan terkait halal-haram tetapi karena hadis itu berasal dari Nabi maka perlu diteliti. Kritik sanad dan matan hadis memang hal yang urgen dalam kajian hadis, baik dari masa lalu ataupun masa sekarang
Reflective Practice on Students' Experiences with the Use of Video Tutorial Procedure Text Shelvia Ariesta Nabila; Koesomo Ratih
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/n8vkq423

Abstract

Reflective practice by involving students' experience in learning English using video tutorials with procedure text material helps teachers implement technology-based learning. Through reflective practice analysis, this article aims to explore and analyze students' reflective experiences when using video tutorials as learning media in writing procedure texts. In addition, this article will also discuss the effectiveness and engagement of students when learning using technology through video tutorials compared to conventional methods. As well as discussing the challenges faced and solutions when technology-based learning. This research uses a qualitative approach to understand students' experiences in using video tutorials to learn how to write procedure texts. The data used came from classroom observations, student interviews, and filling in google form. Student interviews were taken using voice recordings from cell phones. The analysis method consists of two main steps. First, analyze the completeness of the procedure test structure such as goals, ingredients/tools, and steps. The analysis was carried out using a score table to determine the value of each student who was complete and who was not. Second, the analysis of students' experience was carried out by taking a sample of student voices using the technique through filling out the gform, then the link was given to the teacher and distributed in the class grub through the English subject teacher. Then students fill out the gform questionnaire individually.
Analisis Semantik dan Semiotik terhadap Simbol Angka dan Warna dalam Al-Qur’an Izza Isriyati
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/4gvx3k32

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis simbol angka dan warna dalam Al-Qur’an untuk mengetahui apakah keduanya mengandung makna denotatif atau konotatif serta menguraikan relevansi makna tersebut bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya kajian linguistik Al-Qur’an, memberikan wawasan baru mengenai pesan-pesan simbolik yang terkandung dalam ayat-ayat suci, serta menjadi referensi dalam pengembangan karya ilmiah dan sastra bernuansa keislaman. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah literatur tafsir klasik, tafsir kontemporer, serta karya ilmiah yang membahas semiotika angka dan warna. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengklasifikasikan kosakata yang memuat unsur angka dan warna, kemudian diinterpretasikan sesuai konteks ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka-angka dalam Al-Qur’an, seperti angka tujuh, tidak hanya menyatakan jumlah secara denotatif tetapi juga melambangkan kesempurnaan dan kelengkapan secara konotatif. Hal serupa ditemukan pada simbol warna, di mana kata "بيضاء" (putih) pada Surah Al-A’raf ayat 108 merepresentasikan mukjizat, sedangkan pada Surah Yusuf ayat 84 melambangkan ungkapan emosional. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa makna denotatif dan konotatif angka serta warna dalam Al-Qur’an memperkaya pemahaman terhadap pesan ilahi dan dapat memengaruhi penggunaan bahasa dalam komunikasi keagamaan maupun karya sastra.
Keselamatan Iman dan Amal: Analisis Intertekstual  Al-Qur’an dan Bibel Muhammad Zainul Arifin Fahmi; Muhammad Zainul Arifin
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/x3zmnz35

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep keselamatan iman dan amal dalam Islam dan Kristen melalui pendekatan intertekstual terhadap Al-Qur’an dan Bibel. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman keselamatan sebagai tujuan akhir manusia yang mencakup kebahagiaan dunia dan akhirat, sekaligus mengeksplorasi titik temu dan perbedaan mendasar antara kedua tradisi agama. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana akademik mengenai dialog antaragama serta memperluas pemahaman teologis umat beragama mengenai jalan keselamatan yang bersifat inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik kajian pustaka, mencakup analisis teks Al-Qur’an, Hadis, Alkitab, serta literatur teologis dari kedua tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam, keselamatan dipandang sebagai hasil dari iman, tauhid, dan amal saleh, sedangkan dalam Kristen dipahami sebagai anugerah Allah yang diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus. Meskipun terdapat perbedaan jalur soteriologis, kedua tradisi menekankan pentingnya hubungan yang benar antara manusia dengan Tuhan dan praktik kebajikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa konsep keselamatan dalam Islam dan Kristen memiliki dimensi spiritual dan etis yang dapat menjadi basis dialog lintas agama, mengurangi eksklusivisme teologis, serta mendorong terciptanya perdamaian dan harmoni sosial
Relevansi Konsep Pemikiran Tafsir Kontemporer Muhammad Abduh dengan Kurikulum Merdeka Nurul Azizah; Muhammad Zuhud Pramono; Putri Nadya Nurkholiyah
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/g1vn1h25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Muhammad Abduh dengan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis tokoh melalui aspek biografi, bibliografis, dan hermeneutika. Data diperoleh dari jurnal, artikel, buku, dan karya ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Abduh yang menekankan fleksibilitas, kemandirian, integrasi ilmu agama dan ilmu modern, serta pengembangan moral dan akhlak, selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada kebebasan belajar, diferensiasi, dan penguatan karakter. Konsep pembelajaran Abduh yang mengutamakan rasionalitas, metode diskusi, dan pemahaman kritis juga sejalan dengan pendekatan Kurikulum Merdeka. Integrasi pemikiran Abduh dalam Kurikulum Merdeka diharapkan dapat memperkuat sistem pendidikan Indonesia agar lebih adaptif, inklusif, serta berbasis nilai-nilai keislaman, sehingga mampu mencetak peserta didik yang unggul secara akademik dan berkarakter kuat dalam menghadapi tantangan global
Metode Riset Digital Sebagai Inovasi Penelitian Pendidikan di Era Digitalisasi Aisyah Ramadhani Anshory
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/qnk5p290

Abstract

Penelitian ini membahas Metode Riset Digital (MRD) sebagai inovasi penelitian pendidikan di era digitalisasi. MRD hadir sebagai solusi atas keterbatasan metode penelitian tradisional yang memerlukan waktu, biaya, dan keterlibatan lapangan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur, laporan penelitian, dan data statistik terkini mengenai penerapan MRD dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa MRD mampu mempercepat proses pengumpulan dan analisis data, memperluas jangkauan responden, mendukung penerapan metode campuran (mixed methods), serta mendorong pengambilan keputusan berbasis data untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa validitas data daring, kesenjangan akses internet, keterbatasan literasi digital, serta isu etika dan keamanan data pribadi. Temuan ini menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur, penguatan literasi digital, dan kepatuhan terhadap etika penelitian agar MRD dapat diimplementasikan secara optimal dalam penelitian pendidikan.
Divine Justice and Social Inequality: A Theological Response from Islamic Tradition Marah, Thomas Sheku
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/agzdqw56

Abstract

This article examines the fundamental concept of divine justice (‘Adl) through Islamic theological perspectives and its  relevance for addressing current social inequalities. Modern societies encounter major economic disparities and systemic social neglect and injustice which  demands new theological solutions to these crises. The research uses qualitative literature review methods to analyze classical and modern  divine justice interpretations from Al-Ghazālī, Ibn Taymiyyah, Sayyid  Qutb, Kamali, Esack, and Ramadan. The Findings shows divine justice functions beyond theoretical  abstraction to establish normative guidelines which affect policy decisions, ethical principles, governance systems and human development programs. specifically, it reveals that  Islamic theology provides a unified ethical system which addresses poverty reduction alongside gender equality and social justice promotion. The practical implication of this study is that Islamic  theology serves as a transformative tool for ethical progress and societal change in modern times through its critical reinterpretation.
Estetika Kerinduan: Kajian Stilistika pada Syair “Syibām al-Hubb” Hutama, Lanang
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 2 No 2 (2025): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20241/srxh2x95

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian stilistika yang terkandung dalam syair Syibam al-Hubb karya Abu Sa’ad An-Nasywandali. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat dalam syair tersebut. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gaya bahasa yang diutarakan oleh penulis dalam syair Syibam al-Hubb. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif-deskriptif yang bersifat metode analisis isi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa puisi Syibam al-Hubb memiliki beragam gaya bahasa dalam menyampaikan rasa rindunya terhadap Hadramaut. Dari penelitian ini, berbagai teknik stilistika yang ditemukan dalam syair ini antara lain pemilihan kata yang sangat spesifik dan bermakna mendalam, penggunaan judul yang mencerminkan salah satu kota wisata di Hadramaut sebagai representasi dari kerinduan penulis, serta pemanfaatan metafora yang menyimbolkan perasaan rindu yang mendalam. Selain itu, struktur kalimat yang digunakan dalam syair ini turut memperkaya pesan yang ingin disampaikan. Dengan demikian, penelitian ini mengungkapkan bahwa gaya bahasa dalam Syibam al-Hubb sangat efektif dalam menggambarkan perasaan rindu terhadap tanah kelahiran dan keindahan Hadramaut

Page 3 of 3 | Total Record : 28