cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Pengaruh Dividen dan Leverage terhadap Profitabilitas Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020–2024 Rina Agna Nurmaliah; Dheri Febiyani Lestari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2056

Abstract

Profitabilitas merupakan indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan perbankan, yang dapat dipengaruhi oleh kebijakan dividen dan leverage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dividen dan leverage terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan tahunan, dengan variabel dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR), leverage menggunakan Loan to Deposit Ratio (LDR), dan profitabilitas menggunakan Return on Assets (ROA). Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, DPR berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan LDR tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, dengan kemampuan menjelaskan variasi ROA sebesar 28,8%. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu manajemen keuangan serta menjadi referensi bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan keuangan.
Gambaran Keluhan Muskuloskeletal Pada Petugas Kebersihan FKM UNSRAT Anathasya Maria Brigita K. Lensang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2059

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan keluhan pada otot, sendi, tendon, ligamen, dan jaringan penunjang lainnya yang dapat timbul akibat aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang, postur kerja yang kurang ergonomis, serta durasi kerja yang panjang. Petugas kebersihan merupakan salah satu kelompok pekerja yang memiliki risiko mengalami keluhan muskuloskeletal karena aktivitas kerjanya melibatkan gerakan berulang, membungkuk, mengangkat, mendorong, menarik, serta berdiri dalam waktu yang lama. Keluhan yang terjadi dapat memengaruhi kenyamanan kerja, menurunkan produktivitas, serta berpotensi berkembang menjadi gangguan muskuloskeletal apabila tidak dilakukan upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan muskuloskeletal pada petugas kebersihan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi menggunakan metode Ovako Working Analysis System (OWAS), dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan tersebut digunakan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai aktivitas kerja, postur kerja, dan keluhan yang dirasakan oleh informan selama bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas kebersihan mengalami keluhan muskuloskeletal pada beberapa bagian tubuh yang berkaitan dengan aktivitas kerja sehari-hari. Keluhan yang paling sering disampaikan berupa nyeri, pegal, dan rasa tidak nyaman setelah bekerja, yang dipengaruhi oleh gerakan kerja berulang, postur kerja yang kurang ergonomis, serta durasi kerja. Hasil observasi juga menunjukkan adanya beberapa postur kerja yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas kerja petugas kebersihan berkontribusi terhadap munculnya keluhan muskuloskeletal sehingga diperlukan penerapan prinsip ergonomi, perbaikan postur kerja, dan peregangan secara berkala untuk mengurangi risiko keluhan muskuloskeletal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi dan bahan pertimbangan bagi institusi dalam meningkatkan upaya pencegahan gangguan muskulo.
Pengaruh Digital Marketing, Cita Rasa, dan Inovasi Produk terhadap Keputusan Pembelian Ledre Laweyan: Survei pada Konsumen di Kota Surakarta Vega Ayunda Aditama; Sumaryanto Sumaryanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing, cita rasa, dan inovasi produk terhadap keputusan pembelian Ledre Laweyan pada konsumen di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Ledre Laweyan, sedangkan sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan IBM SPSS melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel serta model regresi telah memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,450; p = 0,000), cita rasa berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,494; p = 0,000), dan inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,412; p = 0,000). Secara simultan, ketiga variabel juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F sebesar 49,604 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R² sebesar 0,596 menunjukkan bahwa digital marketing, cita rasa, dan inovasi produk mampu menjelaskan 59,6% variasi keputusan pembelian, sedangkan 40,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Cita rasa merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian. Oleh karena itu, Ledre Laweyan perlu mengoptimalkan strategi pemasaran digital, menjaga konsistensi cita rasa, serta mengembangkan inovasi produk tanpa mengurangi kualitas agar keputusan pembelian konsumen terus meningkat.
Integrasi Manajemen Strategis dan Transformasi Digital dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Rumah Sakit: Narrative Review Oktavianus Harry Ebrian; Yudi Agustinus Allositandi; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2061

Abstract

Transformasi digital mendorong rumah sakit untuk mengubah proses pelayanan, tata kelola informasi, pengelolaan sumber daya, dan pengambilan keputusan. Namun, penerapan teknologi tidak selalu menghasilkan peningkatan kinerja apabila tidak terintegrasi dengan arah strategis organisasi. Kajian ini bertujuan menganalisis hubungan antara manajemen strategis, transformasi digital, dan kinerja organisasi rumah sakit serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan metode kajian literatur naratif terhadap artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang membahas manajemen strategis, sistem informasi rumah sakit, rekam medis elektronik, telemedicine, Picture Archiving and Communication System, big data analytics, dan artificial intelligence. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik berdasarkan proses manajemen strategis, bentuk transformasi digital, dampak organisasi, tantangan implementasi, dan arah pengembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi strategi dan teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi operasional, mutu dan keselamatan pelayanan, pengalaman pasien, produktivitas tenaga kerja, serta kualitas pengambilan keputusan manajerial. Namun, manfaat tersebut dipengaruhi oleh kesesuaian teknologi dengan kebutuhan organisasi, kesiapan sumber daya manusia, interoperabilitas sistem, tata kelola dan keamanan data, kemampuan pembiayaan, serta kepemimpinan. Rumah sakit perlu menerapkan transformasi digital secara bertahap, terukur, dan berbasis kebutuhan strategis. Evaluasi juga perlu mencakup dampak terhadap proses, pengguna, pasien, mutu pelayanan, dan keberlanjutan organisasi.
Evaluasi Tebal Perkerasan Kaku Berdasarkan Mdp 2024 Dan Kenpave Pada Ruas Jalan Semarang-Boja Dan Ungaran-Cangkiran Farhan Hakim; Untoro Nugroho
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2062

Abstract

Perkerasan kaku banyak digunakan pada ruas jalan dengan volume kendaraan berat karena memiliki kekuatan struktural tinggi dan umur layan panjang, sehingga ketepatan desain tebal pelat menjadi kunci agar perkerasan mampu menahan beban lalu lintas selama umur rencana. Penelitian ini bertujuan memperoleh desain tebal perkerasan kaku pada Ruas Jalan Semarang-Boja dan Ruas Jalan Ungaran-Cangkiran menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) 2024, mengevaluasi respons mekanis strukturnya dengan software KENPAVE-KENSLABS, serta membandingkan hasil kedua pendekatan tersebut. Data primer berupa nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar hasil uji DCP dan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) hasil survei selama 42 jam digunakan bersama data sekunder identitas jalan dan peta lokasi. Analisis tebal perkerasan mengikuti prosedur MDP 2024, sedangkan evaluasi struktur menggunakan KENPAVE-KENSLABS untuk memperoleh tegangan maksimum, lendutan maksimum, dan indeks retak. Hasil penelitian menunjukkan kedua ruas jalan menghasilkan struktur Jointed Plain Concrete Pavement (JPCP) dengan tebal pelat masing-masing 235 mm pada Semarang-Boja dan 230 mm pada Ungaran-Cangkiran. Nilai fatigue pada kedua ruas sebesar 0,00%, sedangkan nilai erosi sebesar 94,10% pada Semarang-Boja dan 89,77% pada Ungaran-Cangkiran, keduanya masih di bawah batas 100% yang disyaratkan MDP 2024. Evaluasi KENPAVE-KENSLABS memperlihatkan tegangan dan lendutan pelat masih berada pada batas aman dengan indeks retak 0,00% untuk umur rencana lebih dari 40 tahun. Meskipun karakteristik lalu lintas dan kondisi tanah dasar kedua ruas berbeda, keduanya menghasilkan desain yang mampu memberikan kinerja struktural yang baik, dan kombinasi metode MDP 2024 dengan KENPAVE terbukti memberikan evaluasi yang lebih komprehensif karena menggabungkan pendekatan mekanistik-empiris dengan analisis respons mekanis struktur perkerasan.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Kinerja Pegawai Pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Enrekang Muh. Purwandi Dedy; Zalkha Soraya; Nasrullah Nasrullah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kinerja pegawai pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Enrekang. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai kendala dalam pelaksanaan tugas pegawai, seperti rendahnya pemahaman terhadap tugas dan fungsi, belum optimalnya motivasi dari pimpinan, serta masih adanya permasalahan kedisiplinan yang berdampak pada kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala bidang dan pegawai pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Enrekang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor utama yang mempengaruhi kualitas kinerja pegawai, yaitu faktor personal, faktor kepemimpinan, faktor kerja sama tim, faktor sistem, dan faktor kontekstual (situasional). Faktor personal belum optimal karena masih terdapat pegawai yang belum memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh serta belum sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Faktor kepemimpinan juga belum optimal, terutama dalam pemberian motivasi, arahan, dan pengawasan. Sebaliknya, faktor kerja sama tim telah berjalan dengan baik melalui koordinasi dan kekompakan antarsesama pegawai. Faktor sistem dinilai cukup memadai karena didukung oleh sarana dan prasarana kerja yang memadai. Sementara itu, faktor kontekstual masih memerlukan peningkatan, khususnya dalam aspek disiplin kerja dan pengawasan selama jam kerja. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan, dan disiplin kerja perlu menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas kinerja pegawai
Pengaruh Pengalaman Investasi, Overconfidence, Dan Risk Tolerance Terhadap Keputusan Investasi (Survei Pada Gen Z Di Kota Surakarta) Vika Anggraini; Naili Amalia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh pengalaman investasi, overconfidence, dan risk tolerance terhadap keputusan investasi pada Generasi Z di Kota Surakarta. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dengan sumber data primer. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert. Uji instrumen penelitian menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji asumsi klasik meliputi uji autokorelasi, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan normalitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh pernyataan instrumen dinyatakan valid (p - value< 0,05) dan reliabel (Cronbach’s alpha > 0,60). Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa seluruh variabel telah memenuhi syarat tanpa adanya pelanggaran asumsi. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 2,354 + 0,221X1 + 0,263X2 + 0,427X3 + e. Hasil uji t menunjukkan bahwa pengalaman investasi, overconfidence, dan risk tolerance secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan sudah tepat dan layak (fit). Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,645, yang berarti 64,5% variasi keputusan investasi dipengaruhi oleh pengalaman investasi, overconfidence, dan risk tolerance, sedangkan sisanya 35,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.
Hubungan Antara Trauma Dengan Sikap Posesif Dalam Berpacaran Pada Dewasa Awal Yang Memiliki Keluarga Broken Home Cecilia Jocelyn Lesmana; Amherstia Pasca Rina; Ricky Alejandro Martin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2066

Abstract

Fenomena sikap posesif dalam hubungan berpacaran pada dewasa awal diduga berkaitan dengan pengalaman trauma yang dialami individu, khususnya akibat kondisi keluarga broken home. Trauma tersebut dapat memengaruhi rasa aman, kepercayaan, dan pola hubungan interpersonal sehingga berpotensi meningkatkan kecenderungan sikap posesif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara trauma dengan sikap posesif dalam berpacaran pada dewasa awal yang memiliki keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap 278 responden berusia 20–24 tahun yang berasal dari keluarga broken home dan pernah atau sedang menjalin hubungan berpacaran. Data dikumpulkan menggunakan skala trauma keluarga broken home dan skala sikap posesif, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank (Spearman's rho). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara trauma dengan sikap posesif dalam berpacaran, dengan nilai Spearman's rho sebesar 0,988 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat trauma yang dialami individu akibat keluarga broken home, semakin tinggi pula kecenderungan individu menunjukkan sikap posesif dalam hubungan berpacaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara trauma dengan sikap posesif dalam berpacaran pada dewasa awal yang memiliki keluarga broken home. Namun, karena penelitian ini menggunakan desain korelasional, hasil penelitian tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Antihyperuricemic Potential of Syzygium polyanthum: A Systematic Review Feby Anastasya Sirait; Nasywa Zahirah Yustin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2067

Abstract

Hyperuricemia is a common metabolic disorder that increases the risk of gout and other chronic diseases. Syzygium polyanthum has long been used in traditional medicine to reduce uric acid levels, but the available evidence has not been systematically reviewed. This study aimed to summarize the current evidence on the antihyperuricemic activity of S. polyanthum. A systematic literature search was conducted in ScienceDirect, Google Scholar, Garuda, and the Directory of Open Access Journals (DOAJ) for articles published between 2010 and July 2026. Study selection followed the PRISMA 2020 guidelines. Fifteen studies met the inclusion criteria, consisting of eight in vivo studies, four clinical studies, two in vitro studies, and one in silico study. Most studies reported that S. polyanthum significantly reduced serum uric acid levels, and several experimental studies showed activity comparable to allopurinol. The in vitro studies also demonstrated xanthine oxidase inhibitory activity, suggesting that this enzyme is one of the main therapeutic targets. The antihyperuricemic effect was mainly associated with flavonoids and phenolic compounds present in the leaves. However, differences in extraction methods, dosages, and study design limited direct comparison between studies. Overall, the available evidence suggested that S. polyanthum may serve as a potential natural antihyperuricemic agent, although further well-designed clinical studies are still needed.
Molecular Basis for the Adjuvant Potential of Nigella sativa–Derived Bioactive Constituents in Overcoming Resistance to Cancer Therapy Nasywa Zahirah Yustin; Ghani Phalosa; Feby Anastasya Sirait
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2068

Abstract

Resistance to cancer therapy remains a major cause of treatment failure, tumor recurrence, and disease progression because malignant cells can adapt through interconnected mechanisms involving prosurvival signaling, apoptosis suppression, drug efflux, epithelial–mesenchymal plasticity, cancer stemness, and the tumor microenvironment. This narrative review evaluates the molecular basis and adjuvant potential of Nigella sativa–derived bioactive constituents in overcoming resistance to conventional cancer therapies. Relevant literature was identified from Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, and Google Scholar, with emphasis on resistance-related mechanisms, treatment sensitization, and combination-therapy studies. Among the identified constituents, thymoquinone has the strongest preclinical evidence. It modulates PI3K/Akt/mTOR, JAK/STAT, NF-κB, and Wnt/β-catenin signaling; enhances mitochondrial apoptosis; regulates ABC drug transporters; and influences autophagy, epithelial–mesenchymal transition, and cancer stem-cell properties. Thymoquinone has also enhanced the effects of chemotherapy, radiotherapy, and selected targeted agents in several experimental models, although treatment responses vary according to cancer type, dose, formulation, therapeutic combination, and microenvironmental conditions. Evidence for α-hederin, thymohydroquinone, dithymoquinone, thymol, and carvacrol remains comparatively limited, particularly in validated models of established treatment resistance. Clinical translation is further constrained by poor thymoquinone solubility and bioavailability, chemical instability, phytochemical variability, limited pharmacokinetic data, and insufficient evaluation of long-term safety and drug interactions. Overall, N. sativa-derived constituents, particularly thymoquinone, represent promising multi-target adjuvant candidates rather than alternatives to established cancer treatments. Future research should prioritize chemically standardized preparations, resistant cancer models, quantitative combination analyses, clinically relevant dosing, and well-designed pharmacokinetic, toxicological, and early-phase clinical studies.