cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Eksploitasi SDA Dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Jangka Panjang Yola Aprienty; Putri Lutfia Wardani; Zahwa Linata Arofah; Nurus Sobakh
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1085

Abstract

Eksploitasi sumber daya alam menjadi elemen krusial yang memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada tingkat daerah maupun nasional. Indonesia, sebagai negara yang melimpah dengan sumber daya alam, memanfaatkan sektor-sektor seperti tambang, hutan, dan kelautan untuk meningkatkan arus investasi, membuka kesempatan kerja, dan mendorong kemajuan infrastruktur. Namun, praktik penggunaan SDA yang berlebihan dapat mengakibatkan efek negatif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak eksploitasi sumber daya alam terhadap kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan, dengan fokus pada studi kasus di Morowali, Sulawesi Tenggara, dan Raja Ampat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber data sekunder, seperti publikasi dari Badan Pusat Statistik, jurnal penelitian, laporan dari pemerintah, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil dari studi menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam dapat mendukung perkembangan ekonomi melalui peningkatan investasi, kemajuan sektor industri, pembangunan sarana dan prasarana, serta penciptaan lapangan kerja. Di Sulawesi Tenggara, contohnya, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,40 persen pada tahun 2024 yang dipicu oleh meningkatnya kegiatan industri pengolahan dan hilirisasi nikel. Namun, keuntungan ekonomi yang diperoleh belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh komunitas lokal. Di samping itu, kegiatan eksploitasi yang intensif juga menimbulkan sejumlah masalah lingkungan, seperti kerusakan hutan, pencemaran air, penurunan kualitas ekosistem, serta gangguan pada sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Hasil studi menekankan bahwa laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat jika tidak dilengkapi dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Maka dari itu, diperlukan kebijakan yang dapat menyelaraskan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan agar pemanfaatan sumber daya alam dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Berbasis Teknologi Di SDN 060926 Medan Al Hilal Hamdi Rambe; Winara Winara; Wildansyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1087

Abstract

Gaya kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor penentu dalam membentuk budaya kerja guru, termasuk dalam adopsi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru berbasis teknologi di SD Negeri 060926 Medan, dengan fokus pada penguatan kompetensi digital, penggunaan platform teknologi pembelajaran, administrasi digital sekolah, dan pengembangan profesionalisme guru. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, satu guru senior, dan satu guru muda yang dipilih secara purposif. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SD Negeri 060926 Medan dominan menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang ditandai dengan motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, pertimbangan individual, dan pengaruh ideal. Strategi konkret yang dilaksanakan meliputi pelatihan digital terjadwal menggunakan Platform Merdeka Mengajar, pemanfaatan Canva Education dan Google Workspace for Education, digitalisasi administrasi pembelajaran, serta supervisi akademik berbasis teknologi. Upaya tersebut terbukti meningkatkan kompetensi digital guru, kualitas perangkat ajar digital, dan inovasi pembelajaran secara keseluruhan. Meskipun menghadapi kendala infrastruktur dan literasi digital yang tidak merata, pendekatan fasilitatif dan kolaboratif kepala sekolah yang konsisten telah mendorong transformasi budaya digital sekolah secara bertahap namun berkelanjutan.
Pengaruh Pemahaman Pajak Penghasilan, Teknologi Informasi Dan Sistem Perpajakan Terhadap Penggelapan Pajak Devi Nurhayati; Harry Barli
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu Pengaruh Pemahaman Pajak Penghasilan, Teknologi Informasi, Sistem Perpajakan terhadap Penggelapan Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Aren, Tangerang Selatan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Aren, Tangerang Selatan. Sampel diambil mengunakan Teknik convenience sampling yang digunakan dalam penelitian didapat dari perhitungan mengguanakan rumus Slovin dimana dari populasi 468.424 orang didapat 100 sampel data penelitian. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer dengan cara mengumpulkan data dengan teknik kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan terhadap pengaruh Pemahaman Pajak Penghasilan, Teknologi Informasi, Sistem Perpajakan terhadap Penggelapan Pajak. Secara parsia, menunjukan bahwa Pemahaman Pajak Penghasilan dan Teknologi Informasi tidak berpengaruh terhadap Penggelapan Pajak. Sedangkan Sistem Perpajakan secara parsial berpengaruh terhadap Penggelapan Pajak.  
Analisis Efektivitas Pada Mesin Boiler Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (Oee) Di PT. XYZ Silvia Silvia; Friska Salsabila; Tengku Nur Ainun; Dewi Diniati; Misra Hartati; Nofriza Nofriza
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1089

Abstract

PT.XYZ mengoperasikan mesin boiler berkapasitas 20 ton/jam secara kontinu selama 24 jam untuk mendukung proses produksi. Pengoperasian terus-menerus ini menimbulkan risiko penurunan performa mesin, yang tercermin dari total downtime sebesar 8.160 menit (sekitar 136 jam) sepanjang periode Januari–Desember 2025, atau setara 2,17% dari total waktu operasi. Kondisi ini mendorong perlunya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas sistem perawatan yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efektivitas mesin berdasarkan tiga komponen utama, yaitu availability ratio, performance ratio, dan quality ratio. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan operator terkait jam operasi, downtime, dan output produksi. Diagram fishbone digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab penurunan kinerja mesin. Hasil perhitungan menunjukkan nilai availability ratio sebesar 97,44%, melampaui standar nasional 90%. Nilai quality ratio mencapai 100% karena tidak terdapat produk cacat sepanjang tahun. Namun, nilai performance ratio hanya sebesar 86,90%, di bawah standar nasional 95%, sehingga menjadi faktor utama yang menyebabkan nilai OEE secara keseluruhan hanya mencapai 84,69%, sedikit di bawah standar nasional 85%. Analisis fishbone mengidentifikasi empat faktor penyebab, yaitu faktor mesin (keausan akibat operasi 24 jam), manusia (kurangnya ketelitian operator), metode (belum adanya jadwal maintenance terstruktur), dan lingkungan (suhu kerja tinggi yang memicu overheat). Perbaikan melalui preventive maintenance terjadwal, pelatihan operator, penerapan SOP, serta pengendalian suhu lingkungan diharapkan dapat meningkatkan nilai OEE hingga memenuhi standar nasional secara konsisten.
Analisis Yuridis Terhadap Kekerasan Seksual Dalam Keluarga Di Wilayah Hukum Polres Bengkulu Berdasarkan KUHP & KUHAP Baru Tentang Korban Kejahatan Seksual Lydia Amanda Ghiriani; Fitri Anita; Addy Candra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1091

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis yuridis terhadap tindak pidana kekerasan seksual dalam keluarga di wilayah hukum Polres Bengkulu berdasarkan KUHP Baru (UU No. 1 Tahun 2023) dan KUHAP Baru (UU No. 20 Tahun 2025) tentang korban kejahatan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi yuridis normatif dan yuridis empiris. Pendekatan normatif dilakukan melalui telaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum pidana, dan teori viktimologi, sedangkan pendekatan empiris dilakukan melalui wawancara mendalam dengan aparat penegak hukum di Polresta Bengkulu, Kejaksaan Negeri Bengkulu, dan Pengadilan Negeri Bengkulu, serta analisis dokumen perkara Nomor 250/Pid.Sus/2025/PN Bgl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan perkara menggunakan Pasal 82 Ayat (2) jo Pasal 76E UU No. 17 Tahun 2016 jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP berdasarkan asas legalitas, dengan JPU menuntut 13 tahun dan hakim memutus 9 tahun. KUHP Baru melalui Pasal 418 Ayat (1) dan Pasal 457 memberikan perlindungan normatif yang lebih kuat, sementara KUHAP Baru melalui Pasal 144 dan Pasal 202 Ayat (2) memperkuat hak prosedural korban. Penanggulangan dilakukan secara represif, preventif, dan rehabilitatif, namun aspek rehabilitasi korban dan pemenuhan hak restitusi masih perlu diperkuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi penuh KUHP Baru dan KUHAP Baru disertai penguatan koordinasi antarlembaga merupakan kunci perlindungan optimal bagi korban kekerasan seksual dalam keluarga.
Pengaruh Komunikasi Vertikal Terhadap Displin Kerja Aparatur Sipil Negara di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Mutiara Rahmatunnisa; Basuki Rakhmat; Dian Herlina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi vertikal terhadap disiplin kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya tingkat disiplin kerja pegawai yang belum optimal, sehingga diperlukan komunikasi yang efektif antara pimpinan dan bawahan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik sampling berdasarkan perhitungan Slovin, sehingga diperoleh 56 orang responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh komunikasi vertikal terhadap disiplin kerja.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya. Semakin baik komunikasi yang terjalin antara pimpinan dan bawahan, semakin tinggi pula tingkat disiplin kerja pegawai. Selain itu, hasil analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara komunikasi vertikal dengan disiplin kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi vertikal berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pegawai terhadap peraturan, ketepatan waktu, serta pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, peningkatan kualitas komunikasi melalui penyampaian informasi yang jelas, koordinasi yang efektif, keterbukaan komunikasi dua arah, dan pemberian umpan balik yang konstruktif perlu terus dilakukan untuk mendukung peningkatan disiplin kerja pegawai.
Evaluasi Implementasi Contractor Safety Management System Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Nomor 185.K/37.04/DJB/2019 Muhammad Faiqul Azmi; Dewi Kurniasih; Muhammad Iqbal Firdaus
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1093

Abstract

Operasi pertambangan merupakan kegiatan berisiko tinggi dan melibatkan kontraktor secara intensif, sehingga pengelolaan keselamatan kontraktor menjadi bagian penting dalam tata kelola keselamatan pertambangan. Pada salah satu perusahaan tambang emas di Sumatra Utara, jumlah kontraktor meningkat dari 37 perusahaan pada tahun 2022 menjadi 64 perusahaan pada tahun 2024, sementara jumlah insiden kontraktor masih tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Nomor 185.K/37.04/DJB/2019. Penelitian menggunakan desain deskriptif evaluatif dengan pendekatan gap analysis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan personel yang bertanggung jawab terhadap CSMS, telaah dokumen prosedur dan dokumen perbaikan perusahaan, serta expert judgment. Instrumen penilaian terdiri atas 29 indikator operasional yang dikelompokkan ke dalam sembilan klausul. Setiap indikator dinilai menggunakan skala implementasi lima tingkat dan dikonversi ke dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai implementasi CSMS secara keseluruhan mencapai 91,72%, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar persyaratan telah tersedia dan dijalankan. Meskipun demikian, masih terdapat empat indikator dengan nilai di bawah batas 75%, yaitu review Contractor Scope of Work sebesar 60%, pelaporan kinerja keselamatan bulanan kontraktor sebesar 60%, pelaporan temuan lapangan oleh Safety Watcher sebesar 60%, serta tindak lanjut perbaikan berdasarkan hasil evaluasi keselamatan sebesar 40%. Temuan ini menunjukkan bahwa kesenjangan utama bukan terletak pada ketiadaan prosedur, melainkan pada konsistensi pelaksanaan, pengolahan data, evaluasi berkala, dan tindak lanjut hasil evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi CSMS di perusahaan secara umum telah berjalan baik, namun masih memerlukan perbaikan terarah melalui penguatan koordinasi dalam review CSoW, pengembangan basis data Safety Watcher yang terintegrasi, penyesuaian indikator HSE bulanan kontraktor, dan pelaksanaan rapat HSE kontraktor secara rutin.
Implementasi Peraturan Gubernur Provinsi Bengkulu Nomor 38 Tahun 2023 Tentang Tata Kelola Kawasan Wisata Pantai Panjang Di Kota Bengkulu Dewi Ramadhanti; Heru Purnawan; Harmiati Harmiati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1095

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Peraturan Gubernur Bengkulu Nomor 38 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Kawasan Wisata Pantai Panjang di Kota Bengkulu, dengan fokus pada tiga aspek utama: perizinan, kebersihan lingkungan, serta keamanan dan ketertiban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle yang mencakup dimensi isi kebijakan (policy content) dan konteks implementasi (context of implementation). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan dari berbagai instansi (Dinas Pariwisata, DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Perhubungan), pelaku usaha, dan masyarakat sekitar, dilengkapi dengan observasi lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pergub tersebut belum berjalan secara optimal pada ketiga aspek yang dikaji. Pada aspek perizinan, masih ditemukan pelaku usaha yang beroperasi tanpa izin resmi dan rendahnya kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Pada aspek kebersihan lingkungan, permasalahan sampah, keterbatasan kapasitas armada pengangkutan, dan kondisi tempat pembuangan sementara (TPS) yang belum memadai masih menjadi kendala utama. Pada aspek keamanan dan ketertiban, fragmentasi koordinasi lintas instansi, keterbatasan personel Satpol PP, serta pendekatan penertiban yang bersifat reaktif dan periodik menjadi hambatan utama. Faktor penghambat utama yang teridentifikasi adalah keterbatasan sumber daya, rendahnya kepatuhan kelompok sasaran, serta belum optimalnya koordinasi antaraktor. Penelitian ini juga mencatat bahwa peralihan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) kepada Pemerintah Kota Bengkulu pada April 2025 menciptakan kebutuhan mendesak akan regulasi turunan di level kota.
Implementasi Zona Integritas Kantor Pengadilan Negeri Bengkulu Agung Putra Wijaya; Hernowo Noviyanto; Rahiman Dani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1096

Abstract

Pembangunan Zona Integritas (ZI) merupakan strategi reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan menganalisis implementasi komitmen organisasi dalam pembangunan ZI di Pengadilan Negeri Bengkulu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (hakim hingga PPNPN), observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III yang mencakup empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparatur memiliki pemahaman mendalam tentang ZI yang melampaui formalitas. Kepemimpinan transformasional menjadi katalis utama melalui keteladanan, pengawasan di PTSP, dan evaluasi berkala. Komitmen pegawai bergeser dari kepatuhan formal menjadi kesadaran sukarela (Organizational Citizenship Behavior), diperkuat oleh budaya kerja digital (e-Court dan e-Berpadu) serta kontrol sosial antarkaryawan. Tantangan berupa resistensi awal digitalisasi dari aparatur senior berhasil dimitigasi melalui pelatihan persuasif. Secara keseluruhan, implementasi komitmen organisasi berjalan sangat efektif dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas pelayanan serta transparansi peradilan.
Prediksi Bobot Hidup Domba Garut Berdasarkan Pengukuran Morfometrik Tubuh pada Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Karenina Dwi Yulianti; Kartini Tika Syakirina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1099

Abstract

Pendugaan bobot hidup domba penting dilakukan untuk mendukung penentuan kebutuhan pakan, dosis obat, seleksi ternak, serta transaksi jual beli. Penimbangan langsung memberikan hasil paling akurat, tetapi tidak selalu tersedia di tingkat peternak rakyat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendugaan bobot hidup domba Garut menggunakan ukuran linier tubuh, yaitu tinggi pundak, panjang badan, dan lingkar dada. Penelitian menggunakan 78 ekor domba Garut yang terdiri atas 34 ekor jantan dan 44 ekor betina. Data dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan umur, yaitu muda (I0) dan dewasa (I1-I3). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji keakuratan model. Hasil menunjukkan bahwa semua ukuran linier tubuh memiliki hubungan positif dengan bobot hidup. Lingkar dada menjadi peubah terbaik dengan R2 sebesar 85,08% pada jantan muda, 80,37% pada jantan dewasa, 75,31% pada betina muda, dan 71,52% pada betina dewasa. Nilai keakuratan model berbasis lingkar dada berkisar antara 88,15% sampai 92,24%. Dengan demikian, lingkar dada dapat diprioritaskan sebagai ukuran praktis untuk memperkirakan bobot hidup domba Garut, terutama ketika timbangan ternak tidak tersedia.

Page 71 of 147 | Total Record : 1464