cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Pengorganisasian Kolaboratif antara Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Membangun Budaya Sekolah Berkualitas Mohammad Fikri Fadilah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1309

Abstract

Pengorganisasian merupakan salah satu fungsi penting dalam manajemen pendidikan yang berperan dalam mengatur pembagian tugas, tanggung jawab, dan koordinasi antarwarga sekolah. Melalui pengorganisasian yang baik, seluruh sumber daya yang dimiliki sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan pendidikan. Artikel ini membahas konsep pengorganisasian dalam manajemen pendidikan, peran guru dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan program sekolah, serta penerapan pengorganisasian kolaboratif dalam membangun budaya sekolah yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengorganisasian yang efektif mampu menciptakan pembagian kerja yang jelas, memperkuat komunikasi, meningkatkan kerja sama, dan mendorong partisipasi seluruh warga sekolah. Selain itu, kolaborasi antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan masyarakat berkontribusi dalam menciptakan budaya sekolah yang positif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, pengorganisasian kolaboratif perlu terus dikembangkan sebagai upaya membangun sekolah yang unggul dan mampu menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa depan.
A Princess’s Defiance In Brave Movie Fransiska Nur Ariani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1310

Abstract

This study examines the construction and function of female masculinity in the animated film Brave (2012), focusing on how the protagonist, Merida, negotiates her non-traditional identity within a patriarchal familial structure. Using Judith Butler’s Gender Performativity Theory and R.W. Connell’s framework of masculinity as a social construct, this paper analyzes how Merida’s expressions of physical prowess, independence, and defiance are not merely isolated traits but are dynamically shaped by her interactions with her parents, Queen Elinor and King Fergus. While Elinor represents the rigid enforcement of traditional domesticity, Fergus acts as an unwitting cultural archetype of hegemonic masculinity that Merida emulates. Through qualitative textual and dialogue analysis of the film’s screenplay, the findings reveal that Merida’s masculine performance serves a dual purpose: it acts as a mechanism for personal identity formation and operates as a catalyst for systemic cultural change within her kingdom, redefining the boundaries of female agency in contemporary media.
Analisis Operasional Repair Container Menggunakan Fishbone Diagram dalam Mengoptimalkan Penanganan Kerusakan Container di Depo Pelni Logistics Surabaya Ahmad Afifudin; Kholidin Kholidin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1311

Abstract

Tingginya pergerakan peti kemas menuntut ketersediaan unit yang laik pakai agar kegiatan logistik dapat berlangsung secara aman, cepat, dan konsisten. Di Depo Pelni Logistics Cabang Surabaya, data Juli-Desember 2025 menunjukkan bahwa 154 dari 826 peti kemas masuk mengalami kerusakan atau sekitar 19%, dengan persentase bulanan berfluktuasi antara 7% dan 28%. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses operasional repair container serta mengidentifikasi akar masalah yang menghambat optimalisasi penanganan kerusakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Fishbone Diagram berdasarkan kerangka 5M+1E yang meliputi Man, Method, Machine, Material, Measurement, dan Environment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses gate-in, pencatatan kerusakan, pelaksanaan perbaikan, dan pemeriksaan akhir belum sepenuhnya terstandar. Faktor utama yang memerlukan penguatan mencakup belum optimalnya validasi independen oleh surveyor atau Quality Control, belum tersedianya SOP repair tertulis, pengadaan material yang masih reaktif tanpa safety stock, parameter inspeksi yang belum baku, serta area bengkel terbuka yang rentan terhadap gangguan cuaca. Sementara itu, faktor mesin dinilai telah mendukung operasional dan bukan penyebab dominan. Penelitian menghasilkan rancangan perbaikan berupa draf SOP Repair Peti Kemas, alur kerja usulan, dokumen Estimate of Repair, serta ceklis inspeksi pasca-perbaikan berdasarkan Grade A, B, dan C. Implementasi instrumen tersebut diharapkan meningkatkan konsistensi mutu, memperpendek waktu tunggu, mengurangi rework, dan memperkuat pengendalian operasional depo.  
Peran Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Respon Siswa SD Nur Aisyah Syarif; Wahyullah Alannasir; Fika Nurfadilah; Mantasiah Mantasiah; Nur Syamsi; Herul Herul
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1313

Abstract

Kualitas respon siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembelajaran. Namun, masih banyak siswa yang menunjukkan respon yang kurang optimal, seperti rendahnya partisipasi dalam diskusi, kurangnya keberanian untuk bertanya, serta minimnya keterlibatan dalam kegiatan belajar. Kondisi ini menunjukkan bahwa diperlukan peran guru yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan kualitas respon siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka, seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel penelitian yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan cara mengelompokkan dan menginterpretasikan informasi berdasarkan tema penelitian. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat berpengaruh dalam meningkatkan kualitas respon siswa. Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pengelola kelas yang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan interaktif. Selain itu, kualitas respon siswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi dan minat belajar, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran, media pembelajaran, dan lingkungan belajar. Strategi yang efektif untuk meningkatkan respon siswa meliputi penggunaan metode pembelajaran aktif, pemberian motivasi, serta pemanfaatan media pembelajaran yang menarik. Dengan demikian, peran guru yang optimal dapat meningkatkan keaktifan dan kualitas respon siswa dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Hubungan Infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) dengan Status Gizi Anak: Narrative Review Ambarwati Ambarwati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1314

Abstract

Tinjauan ini bertujuan untuk merangkum bukti terbaru mengenai hubungan antara infeksi STH dengan status gizi anak, khususnya pada tiga indikator utama yaitu stunting, underweight, dan wasting, berdasarkan literatur yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap berbagai studi observasional, tinjauan sistematis, dan meta-analisis yang relevan dari Indonesia maupun negara lain seperti Ethiopia dan Nigeria. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa hubungan antara STH dengan stunting cenderung menunjukkan arah positif, dengan beberapa penelitian melaporkan peningkatan risiko stunting yang signifikan pada anak terinfeksi, meskipun kekuatan asosiasinya bervariasi cukup luas antar wilayah dan populasi. Sebaliknya, hubungan STH dengan underweight pada umumnya tidak menunjukkan signifikansi statistik pada berbagai studi yang ditelaah, sementara hubungan dengan wasting menunjukkan hasil yang paling tidak konsisten, di mana sebagian studi melaporkan asosiasi yang kuat dan sebagian lain tidak menemukan hubungan sama sekali. Inkonsistensi temuan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain perbedaan desain penelitian yang sebagian besar bersifat cross-sectional, intensitas infeksi yang tidak selalu diukur secara rinci, keberadaan program deworming massal yang telah berjalan di berbagai wilayah, serta peran faktor perancu seperti kondisi sosial ekonomi, sanitasi, dan pola asuh keluarga. Upaya pencegahan dan pengendalian yang terintegrasi, meliputi pemberian obat cacing berkala, perbaikan sanitasi dan higiene, serta edukasi dan intervensi gizi, tetap diperlukan sebagai strategi komprehensif untuk mendukung perbaikan status gizi anak di wilayah endemis STH. Tinjauan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh bagi tenaga kesehatan, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam merancang program intervensi gizi dan kesehatan anak yang lebih tepat sasaran.
Implikasi Rekayasa Hasil Pemeriksaan Pajak terhadap Kerugian Keuangan Negara Jellian Malisa Evikayati Djonga Tari; Siti Adenyn Nurhalizah Aulia Mile; Syafa Thurfa Isriza Laydi; Annisa Nurul Ramadhani; Zul Fadly Ikram Basri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1315

Abstract

Sistem self-assessment memicu risiko ketidakpatuhan yang diawasi melalui pemeriksaan pajak, namun pelaksanaannya rentan terhadap permufakatan jahat berupa rekayasa hasil pemeriksaan yang merugikan kas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum rekayasa hasil pemeriksaan pajak terhadap kerugian keuangan negara serta mengevaluasi efektivitas sanksi administratif dan sanksi pidana korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif menggunakan penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekayasa pajak menimbulkan kerugian keuangan negara secara langsung (actual loss) dan secara sah memenuhi unsur perbuatan melawan hukum pada tindak pidana korupsi berdasarkan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sanksi administratif terbukti tidak efektif memitigasi kejahatan kolusif aparatur pajak, sehingga penegakan hukum harus menggunakan instrumen pidana yang mengesampingkan hukum administrasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pergeseran paradigma yang menempatkan ketetapan pajak hasil rekayasa bukan sekadar cacat hukum administrasi, melainkan sebagai locus delicti tindak pidana korupsi. Implikasi penelitian ini menuntut harmonisasi penegakan hukum lintas lembaga (DJP, Polri, Kejaksaan, dan KPK) serta pembenahan sistem pengawasan internal perpajakan yang terdigitalisasi.  
Kompetensi Pegawai Di Kantor Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya Nuraini Nuri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kompetensi pegawai di Kantor Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Kompetensi pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil observasi awal, masih ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi pegawai, seperti kurangnya responsivitas sebagian pegawai dalam melaksanakan tugas serta keterbatasan kemampuan dalam mengoperasikan komputer yang berdampak pada keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan kesalahan dalam pengolahan data administrasi. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki pegawai dengan tuntutan pekerjaan yang harus dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan teori kompetensi yang dikemukakan oleh Spencer yang terdiri atas lima komponen, yaitu motives, traits, self concept, knowledge, dan skill. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai di Kantor Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya secara umum telah memenuhi standar yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, terutama pada aspek keterampilan teknis dalam penggunaan teknologi informasi dan pengoperasian komputer yang belum merata di kalangan pegawai. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kinerja pegawai.
Pembelajaran Nahwu Tingkat Lanjut: Analisis Konsep Al-Jumlah Dan Al-Syibhu Al-Jumlah Dalam Teks Bahasa Arab Hadhrah Hadhrah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep al-jumlah (kalimat) dan al-syibhu al-jumlah (menyerupai kalimat) dalam ilmu nahwu, khususnya pada level Nahwu 4 yang diajarkan di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAI DDI Mangkoso semester 4. Metode yang digunakan adalah library research (penelitian kepustakaan) dengan mengkaji berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan dari kitab-kitab nahwu klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-jumlah dalam bahasa Arab terbagi menjadi jumlah ismiyyah dan jumlah fi’iliyyah, masing-masing memiliki unsur pembentuk, hukum i'rab, dan fungsi sintaksis yang berbeda. Sementara itu, al-syibhu al-jumlah mencakup syibhu al-jumlah min al-zharaf dan syibhu al-jumlah min al-jar wa al-majrur yang keduanya memiliki peran penting dalam struktur kalimat bahasa Arab. Pemahaman yang komprehensif terhadap kedua konsep ini sangat fundamental bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dalam menguasai tata bahasa Arab secara keseluruhan.
Praktik Hegemoni Dalam Cerpen Mata Celurit Karya Muna Masyari: Tinjauan Teori Antonio Gramsci Fatimah Azzahra; Abdul Malik; Abdiyatussolehah Abdiyatussolehah; Warda Maulidiya; Anisa Fajriana Oktasari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1319

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik hegemoni dalam cerpen Mata Celurit karya Muna Masyari dengan menggunakan kerangka teori Antonio Gramsci. Cerpen ini mengangkat realitas politik lokal masyarakat Madura melalui kisah perebutan kekuasaan dalam pemilihan kepala desa (kalebun), di mana kecurangan, intimidasi, dan konflik kepentingan mewarnai dinamika komunal yang kompleks. Analisis difokuskan pada tiga dimensi utama: bentuk-bentuk hegemoni yang hadir dalam teks, mekanisme kekuasaan yang beroperasi melalui tradisi, relasi patronase, dan simbolisme budaya, serta dampaknya terhadap tokoh-tokoh cerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-interpretatif dengan teknik analisis tekstual dan hermeneutis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hegemoni dalam cerpen ini bersifat berlapis: mencakup hegemoni politik lokal yang memanfaatkan simbol celurit sebagai alat legitimasi kekuasaan, hegemoni patriarki yang mengaitkan maskulinitas dengan dominasi dalam ruang publik desa, serta hegemoni nilai kehormatan komunal yang berfungsi sebagai sistem kontrol sosial. Kekuasaan dalam cerpen ini tidak bekerja semata melalui paksaan fisik, melainkan justru lebih dominan melalui persetujuan yang dikonstruksi secara kultural, melalui internalisasi nilai, tekanan komunitas, dan relasi patronase yang membuat dominasi tampak sah dan alamiah. Dampaknya pada tokoh-tokoh adalah kepatuhan yang ambivalen, konflik batin yang tersembunyi, serta benih-benih counter-hegemony yang mulai berkecambah namun belum cukup kuat untuk menggeser tatanan yang ada. Penelitian ini menegaskan bahwa sastra lokal Madura adalah arena pertarungan ideologis yang kaya dan layak dikaji secara kritis melalui pendekatan teori sosial.
Pengaruh Biaya Operasional dan Pendapatan Terhadap Profitabilitas Pada CV.Typo Group Management Cellin Aulia; Anita Kartika; Abdul Hamid
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya operasional dan pendapatan terhadap profitabilitas pada Perusahaan Jasa Properti CV Typo Group Management. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan bulanan periode 2023–2025 dengan jumlah sampel sebanyak 36 observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi 0,000. Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan biaya operasional dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai F hitung sebesar 121,511 dan signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,880 menunjukkan bahwa 88,0% variasi profitabilitas dapat dijelaskan oleh biaya operasional dan pendapatan, sedangkan sisanya sebesar 12,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian biaya operasional yang efektif serta peningkatan pendapatan dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.  

Page 87 of 147 | Total Record : 1464