cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Ilmu Badi’ Berbasis Analisis Kontrastif dan Penerepannya di Prodi BSA STAIN Mandailing Natal Irmasani Daulay
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/d9djgj90

Abstract

Mahasiswa mempelajari Ilmu Badi’ di Prodi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Mandailing Natal agar mereka dapat memahami keindahan dan keagungan ayat- ayat Al-Qur’an, memahami gaya bahasa, ungkapan-ungkapan orang arab, dan dapat membuat kalimat dengan fasih dan benar. Akan tetapi pembelajaran Ilmu Badi’ pada kenyataannya tidak memenuhi kriteria ini. Ada beberapa masalah, diantaranya: mahasiswa kesulitan mengingat kaidah-kaidah yang ada dalam Ilmu Badi’ dan mencoba membanding-bandingkan pembahasan dalam Ilmu Badi’ dengan pembahasan yang ada di dalam Bahasa Indonesia. Kitab yang diajarkan menggunakan Bahasa Arab tanpa ada terjemahan dan kitab didominasi oleh syair-syair Arab yang sulit difahami. Berdasarkan data tersebut, maka peneliti mengembangkan buku ajar berbasis analisis kontrastif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode penelitian R & D dan pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah 1. Analisis kontrastif antara gaya bahasa Ilmu Badi’ dengan gaya bahasa Indonesia 2. produk, yaitu buku ajar Ilmu Badi’ untuk mahasiswa. Adapun langkah-langkah penyusunannya, diantaranya: analisis kebutuhan, pengumpulan data, mendesain produk, memvalidasi produk, merevisi produk, uji coba kelayakan produk, merevisi uji coba kelayakan produk, uji coba efektifitas produk, merevisi produk. 3. Bahan ajar yang disusun oleh peneliti efektif dalam pembelajaran Ilmu Badi’, diketahui dengan membandingkan hasil postest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, yaitu jumlah T hitung (4,36) lebih besar dari T tabel (1,71) dan T tabel (2,48)
Kewenangan Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah dalam Menetapkan Faktor Penyesuai Sewa Barang Milik Daerah Berkaitan dengan Berlakunya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 Yuyun Istianah; Rusdianto Sesung
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qywbmx38

Abstract

This study aims to analyze the authority of the Minister of Home Affairs and Regional Governments in determining the rental adjustment factor and its implications for the management of Regional Government Property. The study is motivated by the enactment of Regulation of the Minister of Home Affairs Number 7 of 2024, which regulates the rental adjustment factor for the placement of telecommunications infrastructure and relates to the need for Regional Governments to optimize regional revenue from asset utilization amid changing economic conditions and property values, while still considering the principles of public service and fairness. This research employs a normative juri dical method with statutory and conceptual approaches. Primary data were obtained through interviews with relevant stakeholders, while secondary data were derived from legislation, policy documents, and legal literature concerning regional asset management. The findings indicate that Regional Governments have the authority to manage Regional Government Property, including determining the rental adjustment factor, based on Law on Regional Government (Indonesia) and other regulations concerning the management of regional assets. Such authority must be implemented in a transparent and accountable manner by considering the economic value of assets and the public interest. Effective tariff adjustments can significantly contribute to increasing Regional Original Revenue and support urban development financing; however, the determination of the rental adjustment factor by the Minister of Home Affairs creates implications for the implementation of regional asset management by Regional Governments. Therefore, this study recommends a review of Regulation of the Minister of Home Affairs Number 7 of 2024 concerning Guidelines for the Management of Regional Government Property.
Analisis Spasial Perubahan Pola Aliran Permukaan di Kawasan Tambang Emas PT J Resources Bolaang Mongondow Mohamad Alfarezy Mokodompit; Nurfaika; Rusiyah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tsgpn811

Abstract

Abstrak Mohamad Alfarezy Mokodompit, 2026. Analisis Spasial Perubahan Pola Aliran Air Permukaan di Kawasan Pertambangan Emas PT J Resources Bolaang Mongondow. Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Ilmu Bumi dan Teknologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing Utama: Dr. Nurfaika, S.Si, M.Sc. dan Pembimbing Pendamping: Rusiyah, S.Pd., M.Sc. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara spasial dinamika perubahan pola aliran air permukaan yang dipicu oleh perubahan topografi akibat kegiatan pertambangan di PT J Resources Bolaang Mongondow (PT JRBM). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis spasial terpadu menggunakan perangkat lunak Surpac, Global Mapper, MapInfo, dan AutoCAD. Data penelitian mencakup data topografi temporal untuk periode Januari, Maret, Juni, dan September 2025, yang dilengkapi dengan pengamatan lapangan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan pertambangan secara langsung mengubah morfologi lahan, yang menyebabkan pergeseran batas hidrologis (daerah tangkapan air), yang kemudian berdampak pada transisi pola aliran permukaan dari pola aliran alami (dendritik) menjadi pola aliran buatan yang sepenuhnya dikendalikan oleh rekayasa operasional. (2) Dinamika arah aliran di kawasan pertambangan aktif tidak hanya dipengaruhi oleh kemiringan lereng makro, tetapi secara khusus ditentukan oleh fitur-fitur teknis buatan seperti parit jalan, tanggul pengaman, dan kemiringan jalan angkut. (3) Perubahan topografi mengakibatkan fluktuasi ukuran daerah tangkapan air kolam sedimentasi, di mana terjadi pengurangan yang     signifikan sebesar 19,1 Ha di CP-7 karena aliran terhalang ke Pit Sump 03, dan pengurangan sebesar 8,3 Ha di CP-6 karena rekayasa tumpukan di area Static Heap Leach Pad (SHLP). (4) Penggunaan perangkat lunak analisis kontur geospasial harus diintegrasikan dengan validasi kondisi faktual di lapangan, karena modifikasi mikrotopografi buatan manusia merupakan faktor paling dominan dalam mengalihkan arah aliran air di area operasional.
Exploring Students’ Preferences Between Gamified Quiz Platform vs Traditional Text-Based Quizzes in An Indonesian EFL Context: A Qualitative Study at SMA Widyagama Malang Vera Marta Sabila; Putu Dian Danayanti Degeng
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5mw5e581

Abstract

This study investigates the preferences and emotional responses of Indonesian secondary school students toward gamified quiz platforms versus traditional text-based quizzes in an EFL classroom. Despite the growing adoption of gamified assessment tools, qualitative research exploring secondary students' psychological experiences with these formats remains limited. Grounded in Self-Determination Theory (SDT), this study examined how each quiz format fulfills or hinders students' basic psychological needs for autonomy, competence, and relatedness. A qualitative approach was employed with five purposively selected eleventh-grade students from SMA Widyagama Malang. Over eight weeks, participants engaged with both gamified platforms (Blooket and Zep Quiz) and conventional text-based quizzes. Data were collected through semi-structured interviews based on the Basic Psychological Need Satisfaction and Frustration Scale (BPNSFS) and analyzed using thematic analysis. The findings reveal that gamified quizzes enhanced enjoyment, reduced stress, and strengthened peer interaction, while supporting students' sense of autonomy and relatedness. Text-based quizzes, though less emotionally engaging, were perceived as more cognitively demanding and academically rigorous. All participants preferred gamified quizzes while acknowledging the value of traditional formats. These findings suggest that integrating both assessment types best supports students' emotional engagement and cognitive development in EFL classrooms.
Kajian terhadap Perkawinan Sedarah dalam Ritual Adat Tue Pose di Desa Serinuho, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur Paulina Oa Padu Hayon; Gisela Nuwa; Abdullah Muis kasim
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z59fp018

Abstract

Consanguineous marriage is a marriage that is contrary to the laws of the Republic of Indonesia, religious law, and customary law. Customary law on marriage in the community in Serinuho village does not allow someone to enter into a marriage relationship with someone who is still a blood relative. However, in reality, consanguineous marriages still often occur in the Serinuho village community. The occurrence of consanguineous marriages is due to the lack of public knowledge about the applicable customary law, where this consanguineous marriage can cause challenges in family life such as having deformed offspring and other bad things. The purpose of this study was to determine the reasons for consanguineous marriages in Serinuho village and to determine the traditional rituals carried out in the process of consanguineous marriages in Serinuho village. This study uses a descriptive qualitative method. Primary data sources are, Customary Leaders, Customary Elders, Society, and Actors of Consanguineous Marriages. and Secondary data sources are Journals and Articles. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis by collecting data, reducing data, presenting data, and finally drawing conclusions. The results of the study showed that: Consanguineous marriages carried out in Serinuho Village which still have close blood relations and kinship in the same tribe, this occurs because there are still marriages obtained by mutual consent, marriages that do not meet the customary rules of the three furnaces, and the lack of participation of young people in traditional ceremonies involving the extended family. from this incestuous marriage conflict a traditional ritual emerged, namely Tue Pose. This Tue Pose ritual is a ritual for straightening the traditional tribe of a girl from her original tribe to another traditional tribe that is legitimate and correct to be married by a male tribe.
Pengaruh Brand Familiarity terhadap Brand Credibility Produk Minuman Kemasan Andi Muhammad Daffa Khalifah R.H; Didin Hikmah Perkasa
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0kf35v04

Abstract

The purpose of this study is to investigate how brand familiarity affects brand credibility. This study is essential for comprehending the psychological aspects of consumers that underlie shifts in brand preferences in the packaged tea sector as well as for elucidating the dynamics of customer perception, which are not entirely captured by market share exclusively. Using quantitative research methods, 100 respondents were recruited. Primary data served as the data source. Purposive sampling was the sampling technique. The respondents were men and women aged 17-50, residing in Greater Jakarta (Jabodetabek), and having purchased Teh Pucuk Harum brand products. Partial Least Squares (PLS) was the analysis technique used in this study, using the SmartPLS version 4 analysis tool. A Likert scale was used to measure respondents' responses, ranging from 1-5. This study was conducted in March 2026. The results indicate that brand credibility has a positive and significant influence on brand familiarity. This research also enriches research in the context of fast-moving consumer goods (FMCG), particularly ready-to-drink beverages, which have traditionally been considered low-involvement products. These results indicate that even under conditions of low involvement, credibility still plays a significant role in shaping familiarity.
Internalisasi Semangat Nasionalisme Melalui Pemutaran Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di Ruang Publik Safaruddin Safaruddin; Syamsuddin Tubingan; Rishi Supriyanto; Iriansyah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/caae5n47

Abstract

Artikel ini disusun berdasarkan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dimulai dengan kegiatan pengumpulan sumber literatur berupa buku, manuskrip, artikel ilmiah, majalah, surat kabar, dan berbagai sumber bacaan berbasis digital yang kemudian diurutkan berdasarkan kebutuhan setiap topik yang diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji makna baik secara etimologis, terminologis maupun dari aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari isi literatur yang ada. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya di ruang publik merupakan upaya pendidikan bagi masyarakat untuk menghormati dan menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara melalui rasa hormat yang ditunjukkan setiap kali lagu kebangsaan Indonesia Raya diputar
Sinergi Manajemen dan Sejarah: Studi tentang Pasar Tradisional di Pulau Jawa M Azizul Khakim
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yn4adn95

Abstract

Pasar tradisional di Pulau Jawa memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial-budaya yang merefleksikan identitas masyarakat Jawa. Seiring perkembangan zaman, pasar tradisional menghadapi tantangan serius akibat dominasi pasar modern dan transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pasar tradisional dari dua perspektif: sejarah dan manajemen. Dari sisi sejarah, pasar tradisional dipahami sebagai warisan budaya yang berakar sejak masa kerajaan hingga kolonial, dengan fungsi yang melampaui sekadar aktivitas ekonomi. Dari sisi manajemen, penelitian menyoroti strategi pengelolaan, pola organisasi, serta upaya inovasi yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensi pasar di tengah persaingan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan pedagang serta pengelola pasar di beberapa kota di Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai historis dengan pendekatan manajemen modern dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan pasar tradisional. Dengan demikian, sinergi manajemen dan sejarah bukan hanya memberikan kerangka analisis akademis, tetapi juga rekomendasi praktis bagi pengelolaan pasar tradisional di era kontemporer.
Interactive Storytelling Marketing Communication Strategies in Building Audience Loyalty on Short Video Platforms Abdul Latief
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ya4y8h67

Abstract

The rapid proliferation of short video platforms has significantly reshaped marketing communication practices, urging brands to adopt interactive and narrative-based strategies to capture attention and foster sustained audience relationships within highly competitive digital environments. However, empirical evidence examining how interactive storytelling contributes to audience loyalty in the context of short-form video remains limited. This study aims to analyze the effect of interactive storytelling marketing communication strategies on audience loyalty, with audience engagement functioning as a mediating variable. A quantitative explanatory approach was employed, utilizing an online survey distributed to 100 active short video platform users domiciled in the Jabodetabek area who had previously engaged with brand storytelling content. Data were analyzed using multiple regression techniques to test the direct and indirect relationships among variables. The results indicate that interactive storytelling has a positive and significant effect on audience loyalty, both directly and indirectly through increased audience engagement. Interactive narrative elements such as participatory content formats, episodic storytelling structures, and embedded calls-to-action significantly enhance emotional involvement and repeat viewing intentions. These findings underscore the strategic importance of integrating interactivity within narrative-based marketing communication to strengthen relational bonds with digital audiences. The study offers theoretical novelty by synthesizing narrative engagement and relationship marketing frameworks within the short video ecosystem and provides practical implications for brands in designing data-driven interactive storytelling strategies to cultivate long-term audience loyalty.
Perilaku Investasi Cryptocurrency Mahasiswa Generasi Z dalam Ekonomi Digital: Scoping Review dan Implikasinya terhadap Literasi Ekonomi Digital Muhammad Fadila Rohendi; Fajar Nugraha Asyahidda; Mirna Nur Alia Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5zd22047

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong munculnya berbagai bentuk inovasi keuangan, termasuk cryptocurrency, yang semakin dikenal oleh mahasiswa Generasi Z sebagai bagian dari praktik ekonomi digital. Kedekatan generasi ini dengan teknologi, media sosial, dan platform digital membuat keterlibatan mereka dalam investasi cryptocurrency menjadi isu yang penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku investasi cryptocurrency pada mahasiswa Generasi Z melalui pendekatan scoping review. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Scopus dan menghasilkan 114 artikel yang relevan. Setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 24 artikel dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku investasi cryptocurrency pada mahasiswa dipengaruhi oleh empat kelompok faktor utama, yaitu faktor finansial, faktor teknologi, faktor sosial, dan faktor psikologis. Faktor finansial berkaitan dengan literasi keuangan, persepsi risiko, dan persepsi nilai; faktor teknologi berkaitan dengan kemudahan penggunaan, keamanan, dan penerimaan teknologi digital; faktor sosial berkaitan dengan pengaruh teman sebaya, media sosial, dan sumber pengetahuan; sedangkan faktor psikologis berkaitan dengan kepercayaan, sikap terhadap inovasi, dan orientasi terhadap otonomi finansial. Temuan ini menunjukkan bahwa investasi cryptocurrency pada mahasiswa tidak hanya didorong oleh pertimbangan ekonomi, tetapi juga dibentuk oleh konteks sosial dan teknologi dalam ekonomi digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman yang lebih kritis terhadap perilaku ekonomi digital mahasiswa Generasi Z.