cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Penjadwalan Mata Pelajaran Berbasis Web Memanfaatkan Algoritma Genetika di SMP Swasta Al Fattani Teuku Afriliansyah; Lia Rista; Andriani; Rifki; Nurul Amelia
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/sxv3fa04

Abstract

Penyusunan jadwal sekolah yang ada di SMPS Al Fattani masih menggunakan cara semi-manual yaitu dengan memanfaatkan aplikasi Microsoft Excel sebagai media input data, sehingga para guru seringkali mengalami tabrakkan atau terdapat jadwal mengajar ganda pada jam yang sama. Algoritma genetika yaitu metode pencarian heuristik yang digunakan dalam kecerdasan dan komputasi buatan. Algoritma genetika sangat baik digunakan untuk mencari melalui set data besar dan kompleks. Metode yang paling umum digunakan dalam algoritma genetika yaitu menciptakan sekelompok individu secara acak dari populasi tertentu. metode algoritma genetika bermanfaat untuk operator yang membuat jadwal di sekolah sistem ini juga bisa di terapkan untuk kasus jadwal yg pernah terjadi bentrok yaitu berupa guru yang mengajar di ruangan yg sama dan guru yang mengajar mata pelajaran yang sama mengajar di kelas yg berbeda dengan jam yang sama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. lokasi atau tempat dalam penelitian ini adalah SMP Al Fattani, yang berlokasi di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Waktu penelitian dilaksanakan 3 bulan, yakni mulai dari bulan Februari hingga April 2025. hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu Penjadwalan mata pelajaran berbasis web memanfaatkan Algoritma Genetika di SMP Al Fattani digunakan dalam menyusun jadwal mata pelajaran memudahkan SMP Al Fattani.
Algorithmic-Adaptive Islamic Communication Strategy: Building Hybrid and Ideological Resilience through Palestinian Solidarity Narratives Mohammad Rofiq; Samsuriyanto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zxrarx54

Abstract

The rapid evolution of AI-driven algorithms has decentralized religious authority, leaving moderate Islamic narratives vulnerable to digital extremism and censorship. This study addresses the primary problem of modeling an Islamically- grounded communication strategy adaptive to algorithms to build ideological resilience and Palestinian solidarity. Using the Integrative Synthesis method, this research reconciles normative principles with digital platform logic. Scientific findings, structured into six operational taxonomies and four strategic models— Systemic-Integrated, Alternative Narratives, Hybrid Authority, and Algorithmic Literacy—formulate a “Hybrid Authority” model and an “Algorithmic-Adaptive” framework. This framework synthesizes Islamic ethics, specifically ḥikmah and wasathiyyah, with modern technical competence. This study concludes that media sovereignty for the ummah is achieved by transforming from objects to subjects of algorithms. By integrating technological mastery with prophetic communication, Muslims can effectively neutralize digital radicalization and sustain global advocacy for international justice, ensuring that moderate identities remain resilient and dominant within the competitive digital public sphere.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Instagram dalam Promosi Penerimaan Murid Baru: Analisis Model AIDA pada SMP Islam Al Azhar 55 Jatimakmur Ropik; Feri Johansah; Arrum Dara Efda
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x5xw7r57

Abstract

The development of digital technology has significantly transformed marketing communication strategies in various sectors, including education. Educational institutions increasingly utilize social media platforms to promote their programs and attract prospective students. Instagram is one of the most widely used social media platforms due to its visual communication features and high user engagement, making it an effective medium for digital marketing communication. This study aims to analyze the digital marketing communication strategy through Instagram in promoting new student admissions at SMP Islam Al Azhar 55 Jatimakmur using the Attention, Interest, Desire, and Action (AIDA) model. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observation of promotional content on the school's Instagram account, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results show that Instagram plays a significant role in supporting the school's promotional activities. Visual content attracts audience attention, information about school programs increases interest, school achievements and facilities build desire, and registration information encourages prospective students to take action. This study concludes that Instagram-based digital marketing communication is an effective strategy for promoting new student admissions in educational institutions.
Optimalisasi Pemanfaatan Data Automatic Exchange of Information (AEOI) dalam Proses Bisnis Perpajakan: Tinjauan Persepsi dan Kendala pada Kantor Pelayanan Pajak Adli Gumilang Herdi; Akhmad Nur Imtihanul Hikam; Errik Syahputra; M. Rafli Al Mubarok; Syifa Auliya Mahendra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hmb61m82

Abstract

This study examines the optimization of Automatic Exchange of Information (AEOI) data utilization in tax administration by focusing on user perceptions and operational constraints at the implementation level. Although AEOI has contributed to expanding the tax base and increasing tax revenue, its effective use in day-to-day tax supervision remains dependent on data governance and organizational readiness at tax offices. This research employs a qualitative descriptive approach to obtain an in-depth understanding of AEOI data distribution and utilization in practice. Primary data were collected through semi-structured, in-depth interviews with three Account Representatives working at a Tax Service Office who directly use AEOI data in taxpayer supervision. Informants were selected using purposive sampling based on their direct involvement in handling AEOI data. The interview data were analyzed using thematic analysis to identify key themes related to data distribution, data quality perception, service quality, follow-up actions, encountered constraints, and the role of AEOI in tax administration processes. The findings indicate that AEOI data are distributed centrally through internal tax applications, enabling uniform access for implementation units. The data are perceived as accurate and complete in identifying taxpayers and financial assets, thereby supporting compliance supervision. However, delayed data availability, inefficient data formats, limited technical support, and the need for manual data verification reduce the practical relevance of the information. Despite these constraints, AEOI plays a significant role in strengthening tax supervision and supporting revenue collection
Strategi Konselor dalam Membangun Self-confidence Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang Mengalami Bullying Sosial Hana Naimah; Hendro Yulius Suryo Putro; Sulistiyana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/q1kqfq83

Abstract

Bullying sosial di lingkungan sekolah sering kali berdampak pada menurunnya kepercayaan diri siswa, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Pertama yang sedang berada pada fase perkembangan emosional dan sosial yang sensitif. Penelitian ini bertujuan menggali secara mendalam strategi konselor dalam membangun kembali self-confidence siswa yang mengalami bullying sosial di SMPN 6 Banjarmasin melalui pendekatan kualitatif studi kasus. Informan penelitian terdiri atas dua konselor sekolah, tiga anggota tim PIK-R Teman Sebaya, serta siswa yang pernah mengalami bullying sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo melalui proses coding, reduksi data, serta pemetaan tema menggunakan fitur word cloud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi kasus dilakukan melalui pengamatan perubahan perilaku siswa, pemanfaatan informasi dari teman sebaya, serta penggunaan bukti digital dalam kasus cyberbullying. Strategi konselor meliputi pembangunan suasana aman, pendekatan bertahap dalam konseling, pengarahan dengan empati, bimbingan klasikal tentang dampak bullying, serta latihan penguatan diri melalui afirmasi positif dan identifikasi potensi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pemulihan kepercayaan diri tidak terjadi secara instan, tetapi memerlukan dukungan konseling yang konsisten, kolaborasi dengan teman sebaya, serta keterlibatan lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi konselor yang terstruktur, empatik, dan kolaboratif berperan penting dalam membantu siswa memulihkan self-confidence serta membangun iklim sekolah yang lebih aman dan suportif.
Sinergi Motivasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Pengajar TPQ Kecamatan Tajinan Anafi Akhadiyah; Mariana Puspa Dewi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nrvv4k24

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran guru TPQ dalam pendidikan agama nonformal, yang seringkali dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, dukungan finansial, dan pengakuan sosial. Kondisi-kondisi tersebut menuntut adanya motivasi intrinsik dan komitmen organisasi yang kuat agar para guru tetap merasa puas dan terus menjalankan perannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara motivasi dan komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja guru TPQ di Kecamatan Tajinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert dengan populasi sebanyak 122 orang yang diidentifikasi melalui koordinasi langsung dengan pengelola TPQ setempat, yang kemudian didistribusikan kepada 92 guru TPQ dari 8 lembaga TPQ yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel serta pengaruh simultannya terhadap kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan komitmen organisasi berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja guru TPQ, baik secara parsial maupun simultan. Komitmen organisasi merupakan faktor yang lebih dominan dalam membentuk kepuasan kerja guru, terutama melalui keterikatan emosional, rasa memiliki terhadap lembaga, dan kesediaan untuk terus berkontribusi dalam kegiatan pendidikan agama. Motivasi berbasis nilai dan spiritualitas juga memperkuat kepuasan kerja karena guru memandang pengajaran sebagai bentuk ibadah dan kontribusi sosial. Dengan demikian, sinergi antara motivasi dan komitmen organisasi merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan guru sukarelawan dan meningkatkan kualitas pendidikan TPQ.
Pengaruh Self Efficacy terhadap Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal di Kota Padang Aisyah Amani Zalma; Hanny Rufaidah Damra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/sjk7sw48

Abstract

Self efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menghadapi berbagai tantangan serta menyelesaikan tugas yang dihadapi. Individu dengan self efficacy yang tinggi cenderung lebih mampu mengelola tekanan dan ketidakpastian yang muncul pada masa transisi menuju kedewasaan. Permasalahan yang sering dialami pada fase ini adalah quarter life crisis, yaitu kondisi kebingungan, kecemasan, dan ketidakpastian mengenai masa depan yang dialami oleh individu pada masa dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap quarter life crisis pada dewasa awal di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 385 orang dewasa awal di Kota Padang. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quarter life crisis dan self efficacy pada dewasa awal di Kota Padang masing-masing berada pada kategori sedang dengan proporsi self efficacy sebesar 35,3% dan quarter life crisis sebesar 40,0%. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh nilai R sebesar 0,372 dan nilai R Square sebesar 0,138. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara self efficacy terhadap quarter life crisis pada dewasa awal di Kota Padang, dimana semakin tinggi self efficacy maka semakin rendah tingkat quarter life crisis yang dialami individu.
Penyelesaian Sengketa oleh WTO atas Sengketa Sawit Indonesia - Uni Eropa (Tinjauan Putusan DS593) Dian Purwaningrum; Marsha Kynesyifa
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5zyp3c18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa World Trade Organization (WTO) dalam perkara DS593 antara Indonesia dan Uni Eropa, serta mengkaji penerapan prinsip pacta sunt servanda sebagai landasan normatif dalam menilai kepatuhan terhadap kewajiban perdagangan multilateral. Sengketa ini timbul dari kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) dan Delegated Regulation Uni Eropa yang mengklasifikasikan crude palm oil (CPO) sebagai komoditas berisiko tinggi indirect land-use change (ILUC), yang dinilai Indonesia bersifat diskriminatif dan membatasi akses pasar. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, serta dianalisis secara kualitatif dan preskriptif berdasarkan perjanjian WTO, Dispute Settlement Understanding (DSU), GATT 1994, dan laporan Panel DS593. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyelesaian sengketa WTO berfungsi tidak hanya sebagai forum adjudikasi, tetapi juga sebagai instrumen penegakan kewajiban hukum internasional berbasis aturan. Meskipun Panel tidak secara eksplisit merujuk pada prinsip pacta sunt servanda, pertimbangan hukumnya menegaskan kewajiban negara anggota untuk melaksanakan komitmen perdagangan internasional dengan itikad baik. Dengan demikian, DS593 memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara otonomi regulasi lingkungan dan kepatuhan terhadap komitmen multilateral, sekaligus memperkuat kepastian hukum dan kredibilitas sistem perdagangan internasional
Implementasi Metode At-Tanzil dalam Pembelajaran BTQ di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Malaysia Nabilla Fahrani; Rina Priarni; Isnaini
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/r3pjjd88

Abstract

Learning to read the Qur'an is an important aspect of Islamic education because it aims to develop students' ability to read the Qur'an correctly according to tajwid rules. However, Qur'an learning in non-formal educational institutions still faces various challenges, such as differences in students' abilities, inconsistencies in learning participation, and limited teaching methods. One of the learning approaches used is the At-Tanzil method, which emphasizes systematic and gradual learning from recognizing hijaiyah letters to reading Qur'anic verses with proper pronunciation. This study aims to analyze the implementation of the At- Tanzil method in Qur'an learning (BTQ) at Sanggar Bimbingan At-Tanzil Malaysia. This research uses a qualitative field research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the implementation of the At-Tanzil method helps students improve their ability to read the Qur'an gradually through structured learning stages, intensive guidance, and repeated reading practice. However, several obstacles were found, such as linguistic influences in pronunciation and differences in students' learning abilities. Overall, the At-Tanzil method provides positive contributions to improving students' Qur'an reading skills.
Perlindungan Hak Perempuan dalam Kasus Cerai Talak dan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Pengadilan Agama Probolinggo Samiatul Khusni; Khusnul Hitaminah; Mohammad Hendra; Samsul Huda
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5vsspb35

Abstract

Permasalahan perlindungan hak perempuan dalam perkara cerai talak yang disertai kekerasan dalam rumah tangga menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara norma hukum yang berlaku dan praktik penyelesaiannya di pengadilan. Penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah, yaitu bentuk perlindungan hak perempuan yang diberikan dalam perkara tersebut serta efektivitas penerapannya dalam praktik peradilan agama. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan sociolegal untuk mengkaji implementasi aturan hukum dalam konteks faktual. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan hakim dan aparatur pengadilan, pengamatan langsung terhadap proses persidangan, serta penelaahan dokumen putusan cerai talak yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahap pengelompokan, penafsiran, dan penarikan makna berdasarkan keterkaitan antara temuan lapangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak perempuan diwujudkan dalam bentuk pemberian hak ekonomi, penetapan kewajiban nafkah, serta penerapan pedoman mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum. Namun demikian, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh keterbatasan pembuktian dan struktur kewenangan peradilan yang membatasi integrasi aspek kekerasan secara menyeluruh dalam pertimbangan putusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hak perempuan dalam perkara cerai talak telah dijalankan secara normatif, tetapi pelaksanaannya belum sepenuhnya menjamin perlindungan yang komprehensif bagi korban kekerasan dalam rumah tangga.