cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 286 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5: Agustus 2024" : 286 Documents clear
Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Pada Materi FPB dan KPK dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Fitrianti Fitrianti; Arince Molunggui
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa pada materi Faktor Persekutuan Terbesar Dan Kelipatan Persekutuan Terkecil melalui model pembelajaran Snowball Throwing dikelas IV SDN Ombuli. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Ombuli, waktu pelaksanaan pada bulan mei 2023. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I dilaksanakan dua kali petemuan dan siklus II dilaksanakan dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yaitu perencanaan. Pelaksanaan, observasi dan refleksi. Variabel yang diamati adalah meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Data pemahaman konsep dan pemecahan masalah diambil melalui tes akhir siklus dan keaktifan siswa diambil dari hasil observasi oleh guru mitra dan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep dikelas IV SDN Ombuli. Hal ini dapat dilihat dari tata-rata capaian pada siklus I dan siklus II. Dengan perolehan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Snowball Throwing dikelas IV dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada materi Faktor Persekutuan Terbesar Dan Kelipatan Persekutuan Terkecil.
Efektifitas Praktik Penegakan Hukum Perkara Tindak Pidana Korupsi Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 25/PUU-XIV/2016 Imanuel Jerry Arthur Lawalata; Jessyca Haniel Picauly
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4769

Abstract

The purpose of this writing is to discuss the Post Constitutional Court Decision Number 25/PUU-XIV/2016 removed the word "may" in the formulation of Article 2 paragraph (1) and Article 3, from the formulation of formal offenses to material offenses, thus causing ineffectiveness for law enforcement officials in handling cases of criminal acts of corruption. The formulation of the problem is how effective law enforcement practices are in handling alleged cases of criminal acts of corruption Article 2 paragraph (1) and Article 3 of the PTPK Law After the Constitutional Court Decision No. 25 / PUU-XIV / 2016. The research method is empirical normative with a descriptive type. Primary data were collected by direct interviews while secondary data were obtained by literature studies which were further analyzed using qualitative methods, as well as using a statutory approach, a conceptual approach. The discussion in this study shows that through Constitutional Court Decision No. 25/PUU-XIV/2016, in practice Often law enforcement is not in line with the ruling. Thus, the Constitutional Court's decision needs to be made in one law because the interpretation of the binding nature of the Constitutional Court's decision is not intended for all parties (erga omnes), but is aimed only at institutions that are given the authority to follow up on the decision of the Constitutional Court, namely the House of Representatives (DPR) or the President as stipulated in Article 10 paragraph (1) letter d and paragraph (2) of Law Number 12 of 2011 concerning the Establishment of Laws and Regulations as amended last time by Law Number 13 of 2022 concerning the Second Amendment to Law Number 12 of 2011 concerning the Establishment of Laws and Regulations.
Tanggung Jawab PPAT Terhadap Pendaftaran Peralihan Hak Atas Tanah yang Menjadi Objek Sengketa Ditinjau dari PP Nomor 24 Tahun 2016 Iwan Chandra; Agus Salim; Belly Isnaeni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4770

Abstract

This study explains the legal consequences of registering the transfer of land rights with a PPAT deed that becomes the object of a dispute and the responsibilities of PPAT in the context of Government Regulation Number 24 of 2016 concerning the Position Regulation of the Land Deed Official. The research is conducted using a normative juridical approach with legislative, conceptual, and case approaches. A qualitative method is used to analyze data descriptively with authority theory, liability theory, and legal certainty theory. Problems arise when the registration of the transfer of land rights is recorded in the land book because the rights become the object of a dispute, resulting in the return of documents by the land office. There is no regulation regarding the responsibility of PPAT for the return of these documents. The legal consequence of registering the transfer of rights that become the object of a dispute is the rejection of the registration by the local land office, preventing registration or changes to land data during the blocking period. PPAT is personally responsible for the execution of their duties and positions in making deeds, as stipulated in Article 55 of the Head of BPN Regulation No. 1 of 2006, which states that "PPAT is personally responsible for the execution of their duties and positions in making each deed." Additionally, PPAT also has administrative and civil responsibilities.
Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Terkait Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Mojokerto dalam Menunjang Pelaksanaan Otonomi Daerah A. Faisol
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4775

Abstract

Otonomi daerah yang berkembang di Indonesia juga terjadi di pemerintah daerah Kabupaten Mojokerto. Perkembangan otonomi tersebut terlihat dengan pemeilihan kepala daerah yang terjadi serta pengelolaan keuangan daerah yang menyesuaikan dengna peraturan otonomi. Otonomi daerah membebaskan setiap daerah mengelola potensi daerah yang dimiliki. Potensi daerah yang ada membuat sumbangan akan pendapatan daerah semakin besar. Pendapatan daerah merupakan dasar pembangunan di setiap daerah. Pendapatan Daerah yang tinggi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan daerahnya. Pendapatan Daerah yang tinggi juga berpotensi disalahgunakan apabila tidak dikelola dan diawasi dengan baik. Pengelolaan pendapatan daerah yang baik harus terlaksanakan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan pendapatan daerah dapat dinilai melalui penilaian kinerja keuangan daerahnya. Pengelolaan pedapatan yang baik dapat meningkatkan pembangunan daerah. Penilaian pengelolaan pendapatan daerah yang berdasar pada kinerja keuangan merupakan dasar penelitian ini. Analisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2008-2011 untuk mengetahui pengelolaan pendapatan pada Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan beberapa rasio APBD untuk menganalisis pengelolaan pendapatan daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto dan pada akhirnya dapat disimpulkan seberapa baik Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto dalam mengelola pendapatan daerahnya
Peran Collaborative Governance dalam Pembangunan Desa di Desa Panda Kamaluddin Kamaluddin; Taufik Irfadat; Sajratul Aditia Kamrila
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4778

Abstract

The purpose of this study was to determine the form of collaboration between village institutions and the village government in carrying out the development of panda village, palibelo sub-district, bima district. With the research method, namely qualitative, the results of the research are that the development of panda village also collaborates and involves BPD, youth organizations, village youth, religious / community leaders. plays a very important and strategic role in national and regional development because it contains elements of equitable development and its effects directly touch the interests of rural communities and in the form of improving welfare. In Village Development, the village government as a subsystem of the Indonesian government system allows the village to have the power, duties and obligations to regulate and manage the interests of its own community, the fulfillment of the authority of duties and obligations in the administration of village government and development requires a village-level source of income. The role of the Panda Village Government in the implementation of village development includes the supply of funds. This means distributing funds from the APBDes (Village Revenue and Expenditure Budget), district government sharing funds, and social assistance program funds such as PNPM to be handed over to the community through the development implementation committee
Implementasi Strategi Komunikasi Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bima Melalui Layanan Bukti Lulus Uji Elektronik Irham Irham; Taufik Irfadat; Purnama Ramadhoan Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4780

Abstract

Pelayanan bukti lulus uji elektronik unit pelaksana teknis daerah pengujian kendaraan bermotor dinas perhubungan Kota Bima telah melakukan transformasi dari layanan tradisional ke layanan digital. Keberadaanya mempermudah proses komunikasi antara penyedia layanan da n konsumen khususnya masyarat Kota Bima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi strategi komunikasi Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bima layanan pelayanan bukti lulus uji elektronik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati setiap proses layanan uji elektronik dan mengumpulkan berbagai bahan, catatan lapangan dan melakukan wawancara pada narasumber yang terpercaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang bercorak naturalistik dengan memulai pendekatan induktif secara alamiah.. Hasil temuan menunjukkan bahwa Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bima telah mengimplementasikan strategi komunikasi melalui beberapa cara yaitu mengenal masyarakat melalui identitas diri, merancang metode, melalui sosialisasi dan kerja sama dan penggunaan media online dan offline sehingga Implementasi ini dikaitkan dengan hubungan transformasi penggunaan perangkat dari tradisional ke dalam digital demi mempercepat layanan publik bagi pemilik kendaraan bermotor di kota Bima
Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Infrastruktur Desa Nggelu Sri Asmiatiningsih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4786

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk emngetahui Kerjasama dimulai dengan rencana pembangunan di Desa Nggelu, Konsep Pemerintah Kolaboratif Basis alternative dianggap mampu. Kerjasama dalam sebuah proses ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Bagaimana mengkonstruksi atau menciptakan mekanisme pemerintahan yang mampu memenuhi misimya mewujudkan masyarakat sejahtera yang dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa. Pembangunan harus berlandaskan hati masyarakat, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Pemerintah Desa dalam pelaksanaan pembangunan hanyalah sebagai legalisator dan penyuplai dana ke panitia pembangunan. Beliau menambahkan, selain itu Pemerintah Desa hanya berperan sebagai pemantau apakah pembangunan sesuai dengan perencanaan atau tidak. Selain sebagai penyuplai dana, Pemerintah Desa juga berperan sebagai pembina. Selain mengkoordinir usulan warga, pemerintah desa juga berperan untuk menyeleksi usulan mana yang perlu dan tidak perlu. Pemerintah desa melakukan survei agar dalam penentuan skala prioritas nantinya dapat dijadikan pertimbangan usulan dari warga mana yang diutamakan. usulan perencanaan pembangunan datang dari masyarakat
Implementasi Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat pada Rumah Sakit di Jawa Barat Renata Anisa; Retasari Dewi; Yustikasari Yustikasari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4793

Abstract

Promosi kesehatan merupakan proses menyampaikan informasi, edukasi, dan merubah perilaku masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesehatan menuju derajat kesehatan yang optimal. Rumah sakit wajib menyelenggarakan promosi kesehatan sesuai peraturan Menteri Kesehatan kepada pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat sesuai dengan prinsip paradigma sehat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi promosi kesehatan Rumah Sakit Kebonjati Bandung dalam meningkatkan kesehatan masyarakat serta media komunikasi yang digunakan dalam mempublikasikan promosi kesehatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka, observasi, dan wawancara mendalam dengan penanggung jawab promosi kesehatan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi kesehatan di RS Kebon Jati dilaksanakan sejak tahun 2017 yang terintegrasi dengan program pemerintah. Program promosi kesehatan yang dilaksanakan rumah sakit adalah penyuluhan kesehatan, sosialisasi, bakti sosial, senam diabetes, dan talkshow. Informasi yang disampaikan adalah layanan rumah sakit, edukasi pencegahan penyakit dan pengobatan penyakit. Media komunikasi yang digunakan dalam mempublikasikan promosi kesehatan adalah media cetak, audiovisual, dan digital serta media massa. Media internal rumah sakit yang dimanfaatkan adalah adalah brosur, leaflet, banner, sticker, televisi rumah sakit, dan media digital website, facebook, Instagram, dan youtube, sementara media massa yang bekerjasama dalam melaksanakan promosi kesehatan adalah radio dan televisi.
Pengaruh Penggunaan Media PhET Simulation Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika Di Kelas III SD Negeri 1 Dukuhjati Nita Zulviani; Eliya Rochmah; Sati Sati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media PhET Simulation terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika di kelas III SD Negeri 1 Dukuhjati Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan adalah observasi kinerja guru sebelum dan sesudah penggunaan media PhET Simulation serta pengukuran hasil belajar peserta didik melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media PhET Simulation secara signifikan meningkatkan kinerja guru dari skor 13 (61,9%) dengan kriteria cukup menjadi skor 19 (90,47%) dengan kriteria sangat baik. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari 34,67 pada pretest menjadi 79,67 pada posttest, dengan persentase peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 7% menjadi 83,3%. Hasil observasi afektif dan psikomotorik juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 90% dan 93,3% peserta didik berkriteria baik, melampaui target sebesar 75%. Uji hipotesis memperlihatkan adanya pengaruh signifikan dari penggunaan media PhET Simulation terhadap hasil belajar, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Kesimpulannya, media PhET Simulation efektif dalam meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar peserta didik, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan pada berbagai mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang berbeda. Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengeksplorasi lebih lanjut dan melakukan evaluasi jangka panjang terhadap dampak penggunaan teknologi ini dalam pembelajaran.
Analisis Dampak Perilaku Verbal Bullying Terhadap Kecerdasan Interpersonal Siswa Kelas IV SDN 1 Winong Ika Novitasari; Fikriyah Fikriyah; Susilawati Susilawati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4796

Abstract

The rise of verbal bullying behavior that occurs among students can have an impact on students' interpersonal intelligence. The purpose of this research is to find out 1) the form of verbal bullying that occurs against students, 2) find out the impact of verbal bullying behavior on students' interpersonal intelligence, and 3) find out how teachers deal with verbal bullying behavior. The approach used in this research is a qualitative approach with descriptive methods. The subjects of this research were victims of verbal bullying, perpetrators of verbal bullying and teachers. This research uses data collection techniques in the form of observation and interviews. The results of the research show that the form of verbal bullying that occurs is insulting, cursing and calling students, this is done by students unintentionally or just jokingly. The impact of verbal bullying on interpersonal intelligence makes students tend to become shy and lack self-confidence, this has an impact on students' ability to communicate, adapt and collaborate. Teachers overcome verbal bullying behavior by detecting bullying, providing support to victims of verbal bullying which has an impact on interpersonal intelligence, providing socialization regarding bullying and providing strict sanctions.