cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Rendahnya Self-Control dan Tingkat Keterbukaan Diri pada Generasi-Z Pengguna Second Account Instagram Arafah, Nawal Nur; Subardjo, Ratna Yunita Setiyani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13895

Abstract

fenomena penggunaan second account Instagram menjadi tren di kalangan generasi-z karena dianggap sebagai ruang yang lebih aman untuk mengekspresikan diri dibandingkan dengan first account. Kondisi ini berpotensi mendorong tingginya keterbukaan diri, terutama pada individu dengan kemampuan control diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dengan keterbukaan diri pada Generasi-z pengguna second account Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 384. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form menggunakan skala self-control dan skala keterbukaan diri. Analisis data meliputi uji asumsi berupa uji normalitas dan uji linearitas serta uji korelasi Spearman’s Rank dengan bantuan softwar SPSS versi 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara self-control dan keterbukaan diri pada Generasi- pengguna second account Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin rendahnya self-control maka semakin tinggi tingkat keterbukaan diri yang ditampilkan di second account Instagram dan begitupun sebaliknya.  
Peran Media Monitoring Weber Shandwick Indonesia dalam Mendukung Public Relation Exxonmobil Indonesia Abyan, Muhammad Ghaza; Riyanto, Sutisna; Ernawati, Erna
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13909

Abstract

Pengelolaan reputasi dan respons terhadap narasi publik menjadi aset vital bagi keberlangsungan perusahaan sektor migas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas dan peran media monitoring yang dilakukan oleh Weber Shandwick Indonesia dalam mendukung strategi komunikasi Public Relations ExxonMobil Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan konsultan senior, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weber Shandwick memfokuskan aktivitas monitoring secara eksklusif pada artikel situs web digital melalui tiga tahapan sistematis: pencarian berita, kurasi data menggunakan Google Workspace, dan analisis rekomendasi. Secara operasional, kegiatan ini diklasifikasikan ke dalam frekuensi harian, bulanan, dan per liputan acara untuk memantau isu makro, kompetitor, serta tren industri. Lebih lanjut, penelitian menemukan bahwa media monitoring berperan strategis dalam empat pilar utama: sebagai analisis lanskap kompetitif, tolok ukur evaluasi kinerja kampanye, landasan pembelajaran untuk manajemen krisis fase pra-krisis, serta penguatan reputasi dan brand positioning. Disimpulkan bahwa integrasi data media monitoring berfungsi sebagai sistem peringatan dini dan input krusial bagi ExxonMobil untuk meminimalisir risiko bisnis serta merumuskan keputusan komunikasi yang akurat di tengah dinamika pasar.
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Kualitas Layanan Samsat Care dan Samsat Keliling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Surianto, Surianto; Ramadhani, Nova
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perpajakan, kualitas layanan samsat care dan samsat keliling terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif menggunakan regresi linear berganda, dengan populasi mencakup pengguna wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten gowa dengan sampel sebanyak 80 responden diporeleh melalui metode probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, kualitas layanan samsat care dan samsat keliling berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor
Kewirausahaan dalam Perspektif Al-Qur’an Muhammad Rezky Pratama Marsudi; Hamidullah Mahmud
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13923

Abstract

Islam adalah agama yang tidak hanya memberikan pedoman dalam hal spiritual, tetapi juga hal duniawi, termasuk menjalankan bisnis. Kontribusi utama penelitian ini adalah menjelaskan peran agama dalam mengelola perusahaan dibandingkan dengan karakteristik seorang wirausahawan dan pemimpin yang mengamalkan ajaran Islam dalam menjalankan bisnis. Prinsip-prinsip ini ditujukan bagi para pemimpin dan wirausahawan yang ingin menerapkan kepemimpinan dan kewirausahaan sesuai dengan tuntunan Islam. Karakteristik muslimpreneur mengarahkan pelaku usaha muslim untuk menjalankan kegiatan usahanya berlandaskan al-Quran dan al-Hadits. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review yakni ikhtisar komprehensif tentang penelitian yang sudah dilakukan mengenai topik yang spesifik untuk menunjukkan kepada pembaca apa yang sudah diketahui tentang topik tersebut dan apa yang belum diketahui, untuk mencari rasional dari penelitian yang sudah dilakukan atau untuk ide penelitian. Studi ini memiliki tujuan untuk mengkaji pandangan Islam mengenai dunia usaha dan bagaimana prinsip-prinsip yang ada dapat membantu pengusaha menjadi penggerak perubahan ekonomi yang berkelanjutan.
Transformasi Pendidikan Agama Buddha di Indonesia: Analisis Kebijakan dan Dinamika Moderasi Beragama dalam Konteks Sosial Multikultural Hayati, Rista Mimin Nur; Lestari, Puji
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13936

Abstract

Pendidikan agama Buddha di Indonesia memiliki potensi strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama yang relevan bagi kohesi sosial masyarakat multikultural. Artikel ini menganalisis transformasi kebijakan pendidikan agama Buddha dan dinamika implementasinya dalam mendukung moderasi beragama. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif melalui tinjauan pustaka, analisis dokumen kebijakan, dan wawancara mendalam dengan narasumber dari perguruan tinggi agama Buddha. Temuan menunjukkan kekuatan nilai-nilai Buddhis seperti mettā, karuṇā, dan majjhimā-paṭipadā yang selaras dengan kerangka moderasi, namun implementasi kebijakan masih menghadapi hambatan kelembagaan, pembiayaan, dan standardisasi kurikulum. Rekomendasi mencakup penguatan kurikulum berbasis moderasi, pelatihan guru, kolaborasi lintas-lembaga, serta integrasi kearifan lokal. Artikel ini menegaskan bahwa transformasi kebijakan yang terarah serta sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas agama sangat penting bagi keberlanjutan peran pendidikan Buddha dalam mempromosikan kehidupan damai bersama.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Terhadap Self-Esteem pada Remaja Akhir yang Mengalami Fatherless Asri Dunia Wadin; Ratna Yunita Setiyani Subardjo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13940

Abstract

Individu dengan kondisi fatherless beresiko mengalami berbagai dampak psikologis terutama dalam pembentukan self-esteem. Meski demikian, dampak fatherles dapat diminimalisir dengan dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikiasi hubungan antara dukungan sosial terhadap self-esteem pada remaja akhir yang mengalami fatherless. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode accidental sampling di sosial media yang melibatkan 140 remaja akhir fatherless berusia 18-22 tahun berdomisili di Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner dengan dua skala likert yaitu skala self-esteem dan skala dukungan sosial. Skala self-esteem disusun oleh peneliti mengacu pada aspek-apsek menurut Coopersmith (1967), sedangkan skala dukungan sosial juga dibuat oleh peneliti mengacu pada aspek-aspek yang diungkapkan oleh Sarafino (2011). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik pearson product-moment menggunakan SPSS. Hasil analisis korelasi menggunakan pearson product moment antara dukungan sosial dengan self-esteem menunjukkan skor koefisien korelasi (r) 0,669 dengan nilai Sig. (p) 0,000 (p < 0,05). Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan antara dukungan sosial dengan self-esteem pada remaja akhir fatherless. Dengan demikian hipoteseis penelitian diterima, yaitu semakin tinggi dukungan sosial yang diterima maka semakin tinggi pula self-esteem yang dimilikinya.
Diversifikasi Olahan Ikan Mas Khas Toba Menjadi Abon Ikan Dengan Andaliman Sebagai Bentuk Pemanfaatan Potensi Lokal Di Sumut Putri Kemala Dewi Lubis; Sabrina Erisa Aulia Sihotang; Khairunnisa Umi Al Mas; Siti Mardiah; Dwi Atika Zahara; Ivan R. Ventris Siahaan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13953

Abstract

Penelitian ini membahas diversifikasi olahan ikan mas khas Toba menjadi Abon Ikan Mas Andaliman sebagai upaya memanfaatkan potensi lokal Sumatera Utara. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya produksi ikan mas di kawasan Danau Toba yang belum diolah secara optimal, serta penggunaan andaliman sebagai rempah khas Batak yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kuliner daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan produk, nilai kreatif dan nilai tambah yang dihasilkan, rantai nilai produksi, strategi bisnis, serta dampak ekonomi lokal yang ditimbulkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, yakni kualitatif deskriptif, kajian literatur, dan eksperimen untuk menentukan formulasi abon yang paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ikan mas menjadi abon berbumbu andaliman mampu meningkatkan nilai jual produk, memperkuat identitas kuliner lokal, serta menciptakan peluang pasar yang luas, terutama sebagai oleh-oleh khas Sumatera Utara. Selain itu, produk ini memberikan dampak ekonomi positif bagi pembudidaya ikan, petani andaliman, pelaku UMKM, dan tenaga kerja lokal. Secara keseluruhan, inovasi abon ikan mas andaliman tidak hanya berperan dalam memperkaya ragam kuliner daerah, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Ancaman Minuman Berpemanis Terhadap Generasi Indonesia Emas 2045 Safii, Achmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13963

Abstract

Minuman berpemanis di Indonesia, dengan kadar gula 37-54 gram per 300-500 ml, melebihi rekomendasi 6-12 gram, meningkatkan risiko PTM seperti diabetes dan obesitas. Tingginya konsumsi minuman berpemanis oleh remaja (72%) menjadi ancaman serius bagi kualitas hidup generasi muda dan bonus demografi 2045. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ancaman minuman berpemanis terhadap generasi Indonesia Emas 2045 dengan menggunakan pendekatan Intelijen. Metode yang diterapkan adalah metode campuran (mix method) dalam penelitian ini, dengan populasi penelitian yang terdiri dari remaja yang bersekolah di SMP dan SMA sederajat di wilayah perkotaan DKI Jakarta yang dianggap sebagai representasi. Metode pemilihan sampel menggunakan simple cluster sampling, dan total sampel yang terambil adalah sebanyak 2.049 responden, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Hasil penelitian menyajikan gambaran situasi konsumsi minuman berpemanis di tingkat nasional, menunjukkan bahwa kebijakan yang berlaku saat ini belum mencapai tingkat optimal dalam mengendalikan konsumsi minuman berpemanis. Data statistik menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang signifikan antara faktor predisposisi (akses, pemasaran, harga, dan pengetahuan) dengan pola konsumsi. Selain itu, juga terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi dengan dampak kesehatan (pre/obesitas, pre/diabetes, pola aktivitas, dan ketagihan). Hal ini dapat diamati dari data responden yang menunjukkan bahwa 59,1% dari mereka memiliki pola konsumsi tinggi, sementara responden dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) >25 mencapai 16,2%. Temuan ini diperkuat oleh kesimpulan dari wawancara dengan pakar dan pejabat terkait. Setelah melalui analisis intelijen, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa minuman berpemanis merupakan isu keamanan yang bisa menimbulkan ancaman terhadap pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Dalam konteks sekuritisasi, minuman berpemanis dianggap sebagai ancaman serius yang dapat mengganggu atau bahkan menghambat pelaksanaan program pembangunan nasional, termasuk visi Indonesia Emas 2045.
Perspektif Intelijen dalam Mengantisipasi Serangan Senjata Biologi melalui Penguatan Sistem Surveillance Kesehatan Febriansyah, Radius Suryadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa perspektif intelijen dalam mengantisipasi serangan senjata biologi melalui sistem surveillance kesehatan dan mengkaji faktor yang menghambat antisipasi serangan senjata biologi melalui sistem surveillance kesehatan dalam perspektif intelijen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI dan Kementerian Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif intelijen dalam mengantisipasi serangan senjata biologi melalui penguatan sistem surveillance kesehatan melibatkan dua peran utama, yaitu deteksi dini dan pencegahan dini. Adapun fungsi intelijen terdiri dari penyelidikan, pengamanan dan penggalangan. Fungsi penyelidikan mencakup pemantauan teknologi, peringatan dini, pengembangan teknologi, edukasi, dan kerja sama antarlembaga. Fungsi pengamanan yang terkait dengan sistem surveillance kesehatan mencakup evaluasi kinerja sistem, pengakuan dan integrasi, koordinasi dan kerja sama, peningkatan kepekaan sistem surveillance, identifikasi penyakit baru dan rekayasa genetik, serta akurasi dan sensitivitas data. Sementara fungsi penggalangan intelijen dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi serangan senjata biologi termasuk peningkatan pemantauan, konsolidasi data, kolaborasi internasional, pengembangan teknologi, peningkatan keamanan laboratorium, pendidikan masyarakat, dan penyusunan rencana darurat. Faktor yang menghambat intelijen dalam mengantisipasi serangan senjata biologi melalui sistem surveillance kesehatan terdiri dari empat aspek yaitu aspek komunikasi meliputi kurangnya keselarasan interaksi, keterbatasan data, kurangnya koordinasi dan kurangnya kesadaran publik. Aspek sumber daya meliputi keterbatasan alat deteksi dan kemampuan analisis, kurangnya akses ke laboratorium, kemampuan analisis data yang terbatas, kesombongan intelektual dan kelalaian, kemampuan mengidentifikasi lokasi yang tepat dan ketergantungan pada data sisi tunggal. Aspek disposisi meliputi kompleksitas serangan biologi, karakter agensia biologi, kerjasama internasional, keamanan informasi kesehatan, kurangnya kesadaran dan pelatihan, tantangan teknis dan teknologi, serangan tertutup dan reaksi publik. Aspek struktur birokrasi meliputi perbedaan struktural, mengubah struktur, posisi yang belum jelas dan perubahan struktur yang diperlukan.
Dampak Keberadaan Ritel Modern Pada Daya Beli Masyarakat Di Pasar Tradisional Di Kota Banjarmasin Noor Ritawaty; Hardika Muhammad Fatih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14015

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan obyek masyarakat yang berbelanja di ritel modern dan pasar tradisional. Tujuan penelitian untuk melihat dampak keberadaan ritel modern pada daya beli masyarakat di pasar tradisional. Penelitian berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan ritel modern di kota Banjarmasin, tidak berdampak besar terhadap daya beli masyarakat di pasar tradisional, karena menurut masyarakat pasar tradisional tidak bisa disamakan atau dibandingkan dengan ritel modern. Pasar tradisional memiliki keunggulan tersendiri khususnya sebagai interaksi sosial dan budaya yang tidak ada di ritel modern, seperti adanya tawar menawar, komunikasi antara penjual dan pembeli, serta komunikasi antar pembeli, walaupun ritel modern menawarkan kebersihan,  kenyamanan, keamanan.