cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Pemerintah, Hukum, dan HAM dalam Kasus Banjir Sumatera Kembara, Arya Tirta
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14819

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pemerintah, hukum, dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kasus banjir bandang di Pulau Sumatera yang dipandang sebagai krisis kemanusiaan sistematis. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan putusan pengadilan, yang diperkaya melalui pendekatan sosio-legal untuk menganalisis dampak penerapan norma hukum terhadap realitas sosial dan ekologis. Sumber data meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir bandang di Sumatera merupakan konsekuensi dari deforestasi masif yang dilegitimasi oleh kebijakan perizinan negara terhadap aktivitas ekstraktif korporasi, sehingga menimbulkan pelanggaran HAM, khususnya hak atas hidup, rasa aman, dan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin dalam UUD 1945. Penelitian ini menegaskan adanya dualisme tanggung jawab, yaitu tanggung jawab mutlak (strict liability) korporasi atas kerusakan lingkungan dan tanggung jawab negara sebagai primary duty bearer yang lalai menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian tata ruang. Oleh karena itu, penegakan hukum harus diarahkan tidak hanya pada sanksi terhadap korporasi, tetapi juga pada koreksi kebijakan struktural guna mencegah kerusakan lingkungan dan pelanggaran HAM di masa depan.
Keberadaan Platform Fotoyu dan Risiko Hukumnya Ditinjau dari Ketentuan Pelindungan Data Pribadi Pratama, I Wayan Bhayu Eka Pratama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14820

Abstract

Keberadaan Platform FotoYu memberikan dampak positif di bidang fotografi karena dapat memudahkan akses masyarakat terhadap dokumentasi pribadi. Namun demikian, FotoYu menuai spekulasi negatif khususnya terkait isu Data Pribadi. Tulisan ini mengkaji Risiko Hukum FotoYu ditinjau dari perspektif Pelindungan Data Pribadi melalui metode penelitan yuridis normatif. Hasilnya, konten yang termuat dalam FotoYu terkualifikasi sebagai Data Pribadi menurut UU No. 27 Tahun 2022; dan oleh karenanya menjadi bagian dari pelindungan hak atas diri pribadi yang termasuk ke dalam Hak Asasi Manusia. Kualifikasi Konten FotoYu sebagai Data Pribadi memunculkan konsekuensi hukum bahwa setiap pihak yang terlibat di dalamnya harus tunduk pada ketentuan Pemrosesan Data Pribadi. Faktanya, terdapat isu hukum berkaitan dengan hal tersebut, yaitu: (1) Belum terdapat kecukupan regulasi yang mengatur terkait operasional platform FotoYu; (2) Konten FotoYu berpotensi menjadi obyek pelanggaran dan penyalahgunaan Data Pribadi. Oleh karenanya diperlukan Consent yang eksplisit oleh Pemilik Data Pribadi dalam setiap operasional platform FotoYu.
Kewajiban Human Rights Due Diligence & Good Corporate Governance di Platform User Generated Content Terkait Perlindungan Hak Asasi Manusia Terhadap Anak Andrew Mario Ernesto Ataupah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14821

Abstract

Penelitian ini mengedepankan evaluasi atas pentingnya perlindungan Hak Asasi Manusia terhadap anak pada Platform User-Generated Content (UGC), dalam lingkup fokus penelitian terhadap penyebaran konten berbahaya seperti pornografi, kekerasan, serta penyelewengan seksual oleh user, serta tentang kewajiban korporasi penyedia Platform dalam mitigasi dan penanganan pelanggaran tersebut. Konten berbahaya yang muncul dengan melibatkan anak sebagai objek ataupun subjek merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat dan serius, yang mengancam keselamatan, martabat, dan tumbuh kembang anak serta menjadi tanda tanya besar terkait eksistensi Hak Asasi Manusia pada Platform digital. Korporasi atau perusahaan pemilik Platform UGC memiliki kewajiban melaksanakan Human Rights Due Diligence (HRDD) dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) sesuai dengan prinsip internasional yang tertuang dalam United Nations Guiding Priciples on Business and Human Rights (UNGPs), yang mengedepankan tanggungjawab korporasi atau perusahaan dalam pelaksanaan bisnis untuk menghormati, melindungi, serta menegakan Hak Asasi Manusia dalam operasionalnya. Namun yang sebaliknya justru terjadi dalam moderasi konten secara digital, implementasi HRDD dan GCG tidak sepenuhnya berjalan, karena keterbatasan deteksi atau filter atas konten berbahaya, skala integritas pengguna Platform dalam mendukung HAM yang rendah, atau bahkan ketidakhadirannya akuntabilitas perusahaan penyedia Platform terhadap dampak sosial atas pelanggaran HAM terhadap anak. Penyebaran konten seksual dan kekerasan secara luas dan masif di Platform digital merupakan tantangan dan resiko nyata yang perlu dukungan kerangka hukum, kebijakan responsif, mitigasi efektif, tidak terbatas hanya pada regulasi nasional namun juga tata kelola operasi dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dalam urgensinya perlindungan terhadap anak di era digitalisasi khususnya pada Platform UGC. Pendekatan Deskriptif Kualitatif, analisa dokumen hukum, serta studi literatur ilmiah relevan digunakan dalam penelitian ini, dengan hasil yang menunjukan pentingnya penguatan mekanisme HRDD dan praktik GCG secara lebih komprehensif dan mutakhir oleh korporasi atau perusahaan penyedia Platform UGC dalam upaya pencegahan pelanggaran HAM terhadap anak serta menjadi referensi perbaikan kebijakan perlindungan HAM dalam ranah digital.
Pengaruh Dukungan Sosial dan Efikasi Diri Akademik Terhadap Kelelahan Akademik pada Siswa yang Tinggal di Pondok Pesantren Yayasan Bina’ul Akram Huda, Muhammad Malikul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14822

Abstract

Kehidupan di pondok pesantren kerap menuntut siswa untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan kehidupan religius yang intens, sehingga tidak jarang menimbulkan tekanan yang dapat berujung pada kelelahan akademik. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan efikasi diri akademik terhadap kelelahan akademik pada siswa yang tinggal di pondok pesantren Yayasan Bina’ul Akram. Subjek penelitian berjumlah 100 siswa dari tingkat MTs dan MA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tinggal di lingkungan pondok pesantren. Instrumen yang digunakan meliputi Skala MBI-SS untuk kelelahan akademik, MSPSS untuk dukungan sosial, dan TASES untuk efikasi diri akademik, dengan validitas dan reliabilitas yang telah diuji sebelumnya. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kelelahan akademik (R² = 0,759, p < 0,05), sedangkan efikasi diri akademik juga berpengaruh negatif namun dengan pengaruh yang lebih kecil (R² = 0,043, p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel independen ini memberikan kontribusi sebesar 76,7% terhadap variabilitas kelelahan akademik siswa (R² = 0,767). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan efikasi diri akademik yang dimiliki siswa, semakin rendah tingkat kelelahan akademik yang mereka alami. Temuan ini menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dan keyakinan individu dalam mengurangi kelelahan akademik di lingkungan pesantren yang memiliki dinamika unik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis dan strategi pembelajaran yang mendukung kesejahteraan akademik siswa.
Urgensi Pembentukan Undang-Undang Tentang Perampasan Aset Tindak Pidana Sebagai Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia Henry Arianto; Muhammad Hardy Azahary Aly Husein
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14823

Abstract

Pemberantasan korupsi menjadi salah satu agenda reformasi dalam menciptakan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintahan dari masa ke masa mulai dari pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi dan diaturnya korupsi dalam sebuah peraturan perundang-undangan sendiri terlepas dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Kedua instrumen tersebut telah mampu menjadi harapan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Meskipun demikian, perlu dipikirkan kembali instrumen lain yang dapat menjadi peluang dalam mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia. Dalam penulisan artikel ini akan membahas mengenai rancangan undang-undang perampasan aset sebagai peluang dan tantangan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Metode penulisan yang digunakan adalah dengan yuridis normatif, dengan melihat peraturan perundang-undangan yang ada dengan ditunjang oleh teori-teori hukum yang ada. Hasil penelitian yang didapat bahwa rancangan undang-undang perampasan aset memiliki mekanisme khusus dalam pengembalian aset negara akibat dari korupsi tanpa adanya putusan pengadilan yang dapat membuat efek jera kepada para pelaku korupsi. Namun, tidak dipungkiri bahwa pemberlakuan perampasan aset masih mengalami stagnasi karena rendahnya political will dari para pembentuk undang-undang. Oleh karena itu, dapat disarankan kepada Pemerintah dan legislatif untuk dapat mendorong pembahasan dan pengesahan rancangan undang-undang perampasan aset segera.
Pertanggungjawaban Hukum Bidan Praktik Mandiri Terhadap Pelanggaran Hukum Dalam Pelayanan Praktik Bidan Mandiri Anggraini Pandu Winata. SY; H. Nandang Sambas
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14835

Abstract

Praktik kebidanan mandiri sebagai bagian dari pelayanan kesehatan berpotensi menimbulkan implikasi hukum apabila tindakan yang dilakukan tidak selaras dengan standar profesi dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penilaian terhadap adanya malpraktik tidak dapat didasarkan semata-mata pada timbulnya kerugian pada pasien, melainkan harus ditentukan melalui pembuktian unsur perbuatan melawan hukum dan kesalahan yang dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pertanggungjawaban hukum bidan dalam praktik mandiri serta mekanisme perlindungan hukum bagi pasien. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analitis, berbasis pada data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur hukum kesehatan. Analisis data dilakukan secara kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban hukum bidan, baik dalam ranah pidana maupun perdata, hanya dapat dikenakan apabila terbukti adanya pelanggaran kewajiban hukum yang disertai unsur kesalahan, baik berupa kesengajaan maupun kelalaian, serta hubungan kausal dengan kerugian yang dialami pasien. Perlindungan hukum terhadap pasien diwujudkan melalui pengakuan hak-hak pasien, mekanisme pengaduan, serta peran organisasi profesi dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Penelitian ini menegaskan pentingnya standar profesi sebagai tolok ukur utama dalam menilai tanggung jawab hukum bidan, sekaligus sebagai sarana untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan pasien dan kepastian hukum bagi tenaga kesehatan.
Lahirnya Kementerian Agama, Madrasah dan Sekolah Islam Kusuma, Leo; Adnan Luthfi Siregar; Fauziah Nasution
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14852

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika sejarah sosial pendidikan Islam di Indonesia pascakemerdekaan yang berakar pada dikotomi pendidikan warisan kolonial antara pendidikan umum sekuler dan pendidikan agama tradisional yang terpisah. Dikotomi ini menimbulkan kesenjangan struktural sekaligus mendorong kebutuhan akan integrasi pendidikan agama ke dalam sistem pendidikan nasional negara bangsa yang baru merdeka. Penelitian bertujuan menganalisis peran dan perkembangan tiga entitas utama, yaitu Kementerian Agama (Kemenag), madrasah, dan sekolah Islam, sebagai respons institusional, integratif, dan ideologis terhadap problematika tersebut, serta kontribusinya dalam pembentukan identitas bangsa dan sistem pendidikan nasional yang utuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-deskriptif untuk merekonstruksi perkembangan ketiga entitas tersebut secara kronologis dan menganalisis dampak sosialnya. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dan literatur, meliputi regulasi pemerintah seperti PP No. 1/S.D./1946 dan SKB 3 Menteri 1974, arsip sejarah, pidato, serta karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemenag, yang berdiri pada 3 Januari 1946, berperan sebagai solusi institusional dengan memusatkan pengelolaan urusan agama dan pendidikan, sehingga mengakhiri fragmentasi pengelolaan warisan kolonial. Madrasah mengalami transformasi dari lembaga marginal menjadi bagian integral Sistem Pendidikan Nasional, terutama setelah SKB 3 Menteri 1974, dan berfungsi sebagai solusi integratif melalui penggabungan kurikulum agama dan umum. Sementara itu, sekolah Islam modern muncul sebagai solusi ideologis dalam menghadapi globalisasi dengan menekankan sintesis iptek dan imtaq serta pembentukan karakter religius. Ketiganya membentuk satu narasi besar yang berhasil mengakhiri dikotomi pendidikan kolonial dan meneguhkan identitas Indonesia sebagai negara berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Sustainability Analysis of Kopiko Using SWOT Analysis Nurlia, Siti Adinda; Adhy Priyo Pambudi; Julian Pinaria; Ovalia Rukmana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14858

Abstract

In the highly competitive Fast Moving Consumer Goods (FMCG) industry, long-term brand sustainability has become a strategic phenomenon worthy of in-depth examination. Shifts in consumer preferences, increasing awareness of health-related issues, evolving global food regulations, and intensifying competitive pressures require companies to adopt adaptive and sustainable strategies. This study aims to analyze Kopiko’s existence strategy over more than five decades by employing SWOT analysis as the primary strategic framework, strengthened by VRIO analysis and Porter’s Five Forces. The research adopts a descriptive qualitative approach, utilizing secondary data sourced from the annual reports of PT Mayora Indah Tbk for the 2019–2024 period, official company publications, as well as academic journals and strategic management reference books published within the last seven years. Data collection was conducted through documentation review and literature study, while data analysis employed content analysis integrated with VRIO, Five Forces, SWOT, the TOWS Matrix, and the qualitative development of a risk register. The findings indicate that Kopiko’s core strengths lie in its strong global brand equity, its unique positioning as the world’s first coffee candy, and the organizational support and international distribution network of PT Mayora Indah Tbk. Key opportunities arise from the growth of the FMCG industry in emerging markets, global coffee consumption trends, and the expansion of digital marketing. Nevertheless, Kopiko faces significant challenges, including health-related concerns associated with sugar content, increasing international food regulatory pressure, and intensifying global competition. Through the TOWS Matrix and risk register, this study formulates strategies to strengthen Kopiko’s long-term existence through low-sugar product innovation, the reinforcement of authentic brand differentiation, and the enhancement of strategic risk management. This research is expected to contribute academically to the study of brand existence strategies in the FMCG industry and to serve as a practical reference for companies in sustaining long-term business performance.
Implementasi Pembangunan Jalan JLS (Jalur Lintas Selatan) dalam Meningkatkan Mobilitas dan Aksebilitas Masyarakat Nabila, Nabila Olivia Sabrina; Manggalou, Singgih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) dalam meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas masyarakat, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali serta penelusuran dokumen resmi yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan JLS Lot 6 memberikan dampak positif terhadap peningkatan konektivitas wilayah, pengembangan sektor pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya pada sektor perikanan, pertanian, dan UMKM. Namun demikian, implementasi pembangunan masih menghadapi kendala teknis dan non-teknis yang memerlukan pengelolaan risiko, koordinasi kelembagaan yang lebih kuat, serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan agar manfaat jangka panjang dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Analisis Stilistika pada Naskah Drama Agoraphobia Karya Zoex Zabidi Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra pada Sekolah Menengah Atas Linda Nurhanisa; Muji Zain Naufal; Ade Apriyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14868

Abstract

Stilistika adalah kajian mengenai bagaimana sastrawan menggunakan dan memodifikasi elemen serta aturan dalam bahasa, serta dampak yang dihasilkan dari penggunaannya. Secara umum, lingkup analisis stilistika mencakup Diksi, struktur kalimat, majas, citraan, pola rima, dan matra yang digunakan oleh sastrawan atau yang terdapat dalam karya sastra. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui analisis Stilistika pada naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi dan untuk mengetahui relevansinya terhadap pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dan data pada penelitian ini adalah naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan Teknik dokumentasi. Teknik analisis data menurut patton ialah proses mengatur dan mengelompokan data ke dalam pola dan kategori untuk membentuk penjelaan yang mendasar, teknik analisis data pada penelitian ini adalah menganalisis naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi menggunakan stilistika. Objek yang diteliti adalah kajian stilistika yaiui Diksi, majas, dan citraan dalam naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca catat. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat 10 majas dalam kalimat yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Majas personifikasi, hiperbola, metafora, simile, repetisi, ironi antitesis, metonomia, antitesis, dan eufimisme. Selainitu ada 6 diksi yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Denotasi, konotasi, kata konkret, kata abstrak, kata serapan, kata khusu, dan kata spesifik. Kemudian ada 4 citraan yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Citraan penglihatan, pendengaran, gerak, dan perabaan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA.