cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Eksistensi Calon Legislatif Muda Di Dapil 5 Kabupaten Serang Ikhsani, Tamrohul; Bahrudin, Febrian Alwan; Lestari, Ria Yuni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif masyarakat terhadap calon legislatif muda pada pemilu tahun 2024 di Daerah Pemilhan (Dapil) 5 Kabupaten Serang dan mencakup dampak dari faktor timbulnya perspektif masyarakat tersebut. Metode yang diterapkan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap calon legislatif muda sangat beragam, akan tetepi secara keseluruhan cenderung positif. Hampir seluruh masyarakat berpandangan bahwa eksistensi kaum muda merupakan bentuk regenerasi yang dapat membawa perubahan, dengan gagasan yang inovatif, dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan juga dianggap lebih mudah menjangkau masyarakat karena lebih mampu memanfaatkan media sosial. Namun terdapat beberapa masyarakat yang berpandangan skeptis atas kapabilitas caleg muda, karena persepsi publik terkait kurangnya pengalaman dan belum matang dalam berpikir dan bertindak dalam bidang politik. Beberapa faktor yang mempengaruhi pandangan tersebut meliputi tingkat pendidikan politik, pengalaman masyarakat dalam mengikuti proses politik, intensitas interaksi dengan calon legislatif muda, serta dampak lingkungan sosial dan budaya politik di masyarakat setempat.
Hak atas Keamanan dan Kerahasiaan Data Medis Pasien dalam Konsultasi Kesehatan Online Adelina, Adelina Mariani Simatupang; Rospita Adelina Siregar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15003

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam sistem pelayanan kesehatan melalui layanan konsultasi kesehatan online. Layanan ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, namun sekaligus menimbulkan tantangan hukum baru, khususnya terkait perlindungan atas keamanan dan kerahasiaan data medis pasien. Data medis merupakan data pribadi yang sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan, identitas, serta martabat seseorang, sehingga memerlukan perlindungan hukum yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan pelaksanaan perlindungan hukum terhadap hak atas keamanan dan kerahasiaan data medis pasien dalam layanan konsultasi kesehatan online di Indonesia, mengidentifikasi permasalahan hukum yang dihadapi dalam penerapannya, serta mengkaji upaya hukum dan kebijakan yang telah dan perlu dilakukan untuk menjamin perlindungan tersebut secara efektif dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan data medis pasien secara normatif telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun demikian, pengaturan tersebut masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya harmonis, sehingga menimbulkan celah hukum, terutama terkait standar teknis keamanan, pembagian tanggung jawab para pihak, pengelolaan rekam medis elektronik, dan mekanisme pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi yang lebih spesifik, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia agar perlindungan hukum terhadap data medis pasien dalam layanan konsultasi kesehatan online dapat terwujud secara optimal tanpa menghambat inovasi pelayanan kesehatan digital.
Relevansi Satuan Pendidikan Ramah Anak dengan Safeguarding untuk Pencegahan Tindak Bullying dalam Perspektif UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Yuliana Dewi Purnama Sari; Arista Candra Irawati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15013

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan terhadap anak yang masih sering terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Pemerintah Indonesia mengembangkan kebijakan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) sebagai upaya preventif dan sistemik dalam perlindungan anak. Konsep safeguarding berkembang sebagai pendekatan perlindungan anak yang menekankan pencegahan risiko kekerasan melalui kebijakan dan mekanisme institusional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi antara Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) dan safeguarding dalam mencegah tindak bullying dari perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Metode penelitian yang digunakan Metode penelitian yang digunakan adalah normatif–empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus di Madrasah Aliyah Darul Ma’arif Pringapus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SRA dan safeguarding, khususnya perlindungan hokum preventif menurut teori M. Hadjon melalui kegiatan sosialisasi anti-bullying, relevan dengan amanat UU No. 35 Tahun 2014 dan efektif sebagai langkah pencegahan bullying di lingkungan pendidikan.
Pedang Bermata Dua Work From Home: Analisis Psikodinamika Kerja Hibrida dan Fenomena Digital Presenteeism di Era Pasca-Pandemi Sitompu, Kristina; Akbar, Ahmad Abdul Ghofur; Rukmana, Ovalia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15017

Abstract

Tahun 2025 menandai lima tahun sejak kerja jarak jauh diterapkan secara masif. Di Indonesia, kebijakan yang semula bersifat darurat telah bertransformasi menjadi arsitektur kerja hibrida yang relatif permanen namun menyisakan persoalan psikologis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak psikologis berkepanjangan dari Work From Home (WFH) dan kerja hibrida terhadap karyawan lintas industri. Serta, mengidentifikasi pola stres, kelelahan, dan patologi kerja baru, termasuk fenomena coffee-badging dan digital presenteeism. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh menggunakan studi literatur, dan dianalisis melalui sintesis teoretis yang mengintegrasikan Conservation of Resources Theory, Boundary Theory, dan Social Exchange Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja tidak selalu berfungsi sebagai sumber daya psikologis, melainkan kerap bertransformasi menjadi isolasi sosial kronis dan kelelahan kognitif. Penelitian ini juga mengungkap keterkaitan signifikan antara gangguan ergonomis fisik dan deplesi sumber daya psikologis, serta beban psikososial yang tidak proporsional pada pekerja perempuan akibat konflik peran ganda. Studi ini merekomendasikan penguatan kebijakan kerja berkelanjutan, termasuk pelembagaan Right to Disconnect dan mitigasi proximity bias, sebagai prasyarat menjaga kesehatan mental dan produktivitas tenaga kerja nasional.
Kesiapan Digital sebagai Moderator Pengetahuan Product Knowledge and Reward Systems on Employee Adaptability di Industri Ritel Vape Fathreza, Muhamad Fajri; Levianto, Jubei
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15030

Abstract

Inovasi produk yang pesat, pergeseran preferensi konsumen, dan digitalisasi yang semakin intensif telah menciptakan lingkungan yang sangat dinamis bagi industri ritel vape di Indonesia. Karyawan dituntut untuk menguasai pengetahuan produk yang berkembang cepat sekaligus beradaptasi dengan sistem digital seperti platform point-of-sale, aplikasi inventaris, dan alat keterlibatan pelanggan yang semakin membentuk efisiensi operasional. Meskipun transformasi digital semakin relevan dalam ritel, penelitian yang menguji bagaimana kesiapan digital karyawan memperkuat efek faktor sumber daya manusia terhadap perilaku adaptif di sektor baru ini masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh pengetahuan produk dan sistem penghargaan (reward system) terhadap adaptabilitas karyawan, serta menyelidiki peran moderasi dari kesiapan digital. Menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, data dikumpulkan dari karyawan di berbagai gerai ritel vape di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (PLS-SEM) diterapkan untuk menguji validitas pengukuran dan mengevaluasi hubungan yang dihipotesiskan. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan produk yang kuat secara signifikan meningkatkan adaptabilitas dengan meningkatkan kepercayaan diri dan akurasi karyawan dalam mengelola pembaruan produk yang sering terjadi. Sistem penghargaan yang adil dan memotivasi juga berkontribusi positif dengan mendorong keterlibatan proaktif terhadap perubahan organisasi. Selain itu, kesiapan digital diidentifikasi sebagai moderator yang signifikan, yang memperkuat efek positif dari pengetahuan produk dan sistem penghargaan terhadap perilaku adaptif. Karyawan yang menunjukkan kenyamanan dan keterbukaan lebih tinggi terhadap teknologi digital menunjukkan adaptabilitas yang jauh lebih kuat. Hasil ini menyoroti pentingnya strategis investasi dalam literasi digital, pelatihan produk terstruktur, dan mekanisme penghargaan transparan untuk memperkuat ketahanan organisasi dan mendukung kinerja berkelanjutan di era digital.
Implementasi Metode Bernyanyi dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab pada Salah Satu Madrasah Ibtidaiyah di Bekasi Nafha Zakia Naufalya Putri; Mulhendra, Mulhendra; Hotimin, Hotimin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode bernyanyi dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Bekasi, serta untuk mengetahui tantangan yang dihadapi dan respon siswa terhadap metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengacu pada teori pembelajaran bahasa Arab oleh Thu’aimah dan teori metode bernyanyi oleh Bonnie. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian sepuluh siswa aktif dan dua guru bahasa Arab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bernyanyi diterapkan pada siswa kelas I hingga III sebagai sarana untuk mempermudah penguasaan kosakata melalui irama lagu yang menarik dan kontekstual. Siswa menunjukkan respon positif terhadap metode ini, ditandai dengan meningkatnya minat belajar, antusiasme dalam kelas, serta peningkatan hasil belajar. Namun, penelitian juga menemukan beberapa tantangan, di antaranya keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya kesempatan siswa untuk mempraktikkan keterampilan berbahasa secara langsung (maharah istima’, kalam, dan qira’ah). Meskipun demikian, metode bernyanyi terbukti efektif dalam meningkatkan daya hafal kosakata dan motivasi belajar siswa.
Pengelompokan Negara Mitra Dagang Strategis Indonesia Berdasarkan Perkembangan Ekspor Non-Migas Menurut Negara Tujuan Menggunakan Algoritma K-Medois dan Algoritma DBCSAN Nensy Enlanda Putri Pratama; Lintang Yuniar Banowosari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15039

Abstract

Berdasarkan data ekspor non-migas tahun 2019-2023, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola dan karakteristik pengelompokan negara mitra dagang strategis Indonesia. Metode clustering menggunakan perbandingan algoritma K-Medoids dan DBSCAN. Data sekunder diambil dari situs web Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, yang berfokus pada atribut negara tujuan, tahun, dan nilai ekspor. Algoritma K-Medoids menggunakan metode partisi dengan medoid sebagai pusat cluster, sedangkan DBSCAN berbasis kepadatan mendeteksi cluster dan outlier. Hasil divalidasi dengan metode elbow untuk menentukan nilai cluster optimal dan Silhouette Coefficient untuk mengukur kinerja kedua metode, dan menghasilkan 2 cluster untuk Algoritma K-Medoids, sedangkan Algoritma DBSCAN menghasilkan 9 cluster dan 1 cluster dengan label "-1" mewakili noise points. Diharapkan bahwa hasil penelitian akan memberikan wawasan strategis untuk proses pengambilan keputusan dalam perdagangan internasional, khususnya untuk mendorong ekspor non-migas Indonesia menjadi lebih besar.
Dinamika Ikhtilaf Ulama Terhadap Tradisi Tahlil: Analisis Pro Kontra dalam Perspektif Syariat dan Budaya M. Aqva Wibiyana F.; Safhira Rajibah; Nabila Putri Rahmadhani; Tajrian Akasyah; Nisa Setiawati; Muhamad Parhan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15040

Abstract

Tradisi tahlil merupakan praktik keagamaan yang telah mengakar dalam masyarakat Muslim Indonesia, namun tetap menjadi perdebatan dalam wacana keilmuan Islam. Sebagian ulama menilai tahlilan sebagai amaliah yang dibolehkan dan bermanfaat secara sosial, sedangkan sebagian lainnya menolak karena tidak memiliki dasar nash yang eksplisit dalam ibadah mahdhah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ikhtilaf ulama terhadap tradisi tahlil dalam perspektif syariat dan budaya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, melalui penelusuran kitab klasik, artikel jurnal, prosiding, dan repositori akademik periode 2015–2025. Analisis dilakukan menggunakan content analysis dan triangulasi sumber untuk membandingkan argumen syariat dan dimensi kultural. Hasil penelitian menunjukkan tiga kecenderungan utama, yaitu kelompok pro-tahlil yang menganggap tahlilan sebagai bid‘ah hasanah dan sarana memperkuat ukhuwah, kelompok kontra-tahlil yang menolak praktik tersebut karena tiadanya dalil tekstual, serta kelompok moderat yang menerima tahlil melalui pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Temuan ini menegaskan bahwa ikhtilaf bersifat ijtihadiyah dan merepresentasikan harmonisasi antara syariat dan budaya Islam Nusantara. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah kajian empiris di lapangan untuk melihat pengaruh sosial tahlil dalam kehidupan masyarakat Muslim modern.
Konstruksi Sosial dan Politik dalam Dinamika Perang Dagang AS-Tiongkok Ramadhani, Indyra Putri; Lutfia Firdaus; Muhammad Daru Wisesha; Muhammad Fajar Maliki; Fathir Bagas Maulana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15050

Abstract

The trade war between the United States and Tiongkok is one of the most significant global economic phenomena today, as it reflects not only economic rivalry but also deeper geopolitical tensions (Zeng, Li, & Tan, 2022; Grosse, Lu, & Shenkar, 202, p. 598). This conflict not only has an impact on the stability of international trade, but also reflects structural tensions in bilateral relations between the two countries. The protectionist policies, economic sanctions and technological restrictions imposed show the role of social construction and economic identity in the direction of national trade policy. This research aims to analyze how the United States and Tiongkok trade war is constructed through political and economic debates, as well as evaluating its impact on international trade standards. The method used is a descriptive explanative approach, with secondary data collection from various sources such as books, journal articles, online publications, and official reports from relevant institutions. The research results show that the trade war between the United States and Tiongkokdoes not only reflect economic competition, but is also used as a political instrument in forming new norms in the global trade order. This conflict has also triggered changes in the dynamics of economic alliances and influenced international trade policy more broadly, with the potential to change the structure of the world economy in the future.
Pengaruh Rotasi Kru Terhadap Kinerja Kru Yang Dimediasi Oleh Stres Kerja Pada Industri Pelayaran Alimin, Alimin; Levianto, Jubei
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15052

Abstract

Fluktuasi kinerja dan risiko human error di industri pelayaran yang berisiko tinggi sering kali dipicu oleh kegagalan manajemen dalam mengelola ritme kerja dan kondisi psikologis awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh rotasi kru terhadap kinerja kru melalui peran mediasi stres kerja, dengan menggunakan landasan teori Job Demands-Resources (JD-R) Model. Penelitian kuantitatif ini dilakukan melalui survei kuesioner terhadap 100 responden pelaut aktif dari berbagai jenjang kepangkatan. Data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pelaksanaan rotasi kru yang baik berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stres kerja. Sebaliknya, tingginya stres kerja terbukti mendegradasi kinerja operasional dan keselamatan kru secara signifikan. Temuan kebaruan (novelty) penelitian ini membuktikan bahwa stres kerja berperan sebagai mediator vital; artinya, ketidakpastian jadwal pergantian awak (crew change) merusak kinerja melalui mekanisme peningkatan tekanan psikologis yang gagal dikelola. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan pelayaran untuk menerapkan sistem penjadwalan yang transparan dan menyediakan dukungan pemulihan mental di atas kapal sebagai strategi mitigasi risiko keselamatan.