cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Assertive Illocutionary Act Used By Main Character in “The Adam Project” Movie Putu Arya Sindhu Dhaneswara; Ni Luh Ketut Mas Indrawati; Gusti Agung Istri Aryani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4700

Abstract

This research discusses the illocutionary acts in the movie entitled The Adam Project. This research focuses on assertive illocutionary acts. This research aims to identify the form of assertive illocutionary acts and know the purpose of the form of illocutionary acts used by the main character. The data source in this research is a movie entitled The Adam Project. The data used in this study are the utterances of the main character that allegedly contain the type of assertive illocutionary acts. This research uses a descriptive qualitative method to analyze and present the data. This research classifies the data based on the theory proposed by Searle (1979). The result of this research is that there are five types of assertive illocutionary acts which include stating, reporting, explaining, asserting, and showing. The five types of assertive illocutionary acts have language variations used by speakers to influence their speech partners by following the truth.
Pengalaman Spiritual Baca Gali Alkitab (BGA) Terhadap Pertumbuhan Iman Jemaat Di GPIBI Antiokhia Patok Bengkayang Kalimantan Barat Minarni Minarni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4702

Abstract

Pertumbuhan rohani adalah proses mengakui ketergantungan manusia kepada Tuhan dan bersandar kepada-Nya. Pembinaan Spiritual Baca Gali Alkitab (BGA) bertujuan meningkatkan iman jemaat melalui pengenalan yang benar akan Tuhan dan mengasihi sesama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman spiritual BGA terhadap pertumbuhan iman jemaat di GPIBI Antiokhia Patok tahun 2023 dengan metode kualitatif pendekatan fenomenologi deskriptif. Enam partisipan dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: Firman Tuhan yang disampaikan dengan metode BGA mudah dipahami, keyakinan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadi, serta perasaan bersalah jika tidak beribadah pada hari Minggu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode BGA efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pertumbuhan iman jemaat.
Upaya Edukasi Pengetahuan Remaja Dalam Peningkatan Budaya Hidup Sehat di Sekolah Menengah Atas Swasta Amanah Tahfidz Deliserdang Sri Lasmawanti; Maya Ardila Siregar; Maria Haryanti Butar butar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4710

Abstract

A healthy life is a life that can be said to be a carefree life or living in a prosperous state, namely physical, psychological, social and spiritual health according to Law No. 23 of 1993 concerning Health, which states that health is a state of physical, mental and social well-being that makes life possible. socially and economically productive. Health must be seen as a unified whole consisting of physical, mental and social elements in which mental health is an integral part of health. Healthy living is also very influential, especially in teenagers. Routine activities for teenagers that support health and are carried out regularly by teenagers so that they are always in a healthy condition include thinking, emotions, movement and exercise, nutrition and social and spiritual aspects. Cultivating a healthy lifestyle will have an impact on reducing all causes of death and increasing lifespan and well-being. A healthy lifestyle culture will also provide the opportunity to be independent for longer in old age. Through good understanding, it is hoped that it can give birth to thoughts that motivate oneself to carry out activities that are good for health so that a culture of healthy living will support every daily activity among teenagers and support them in achieving achievements. It is important to monitor and evaluate the impact of these efforts periodically to ensure continued behavior change and improvements in the culture of healthy living in the school environment. Apart from that, collaboration between schools, parents and communities is key in creating an environment that supports the implementation of a healthy living culture among teenagers.
Analisis Kesulitan Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di Kelas IV SDN 1 Cilengkrang Girang Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon Firda Asri Nur'aeni; Sati Sati; Jajuli Jajuli
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4712

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya hasil belajar matematika peserta didik. Dimana dari 26 peserta didik, hanya 7 peserta didik yang memiliki nilai diatas rata-rata, dan 19 peserta didik lainnya memiliki nilai dibawah rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami peserta didik serta, hasil belajar peseta didik dan menganalisis kesulitan belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Cilengkrang Girang Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 1 Cilengkrang Girang sebanyak 26 peserta didik sebagai responden dan 5 peserta didik sebagai infroman. Tahapan dalam menganalisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, 1) Kesulitan belajar yang dialami peserta didik diantaranya kurangnya pemahaman konsep dasar matematika, kurangnya pemahaman pada prosedur penyelesaian suatu materi, keliru dalam penempatan angka hasil penghitungan, keliru dalam penggunaan rumus matematika, dan keliru/salah dalam menghitung bilangan desimal. 2) Hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran matematika, ditunjukan dengan rendahnya pada aspek kognitif, yang meninjau pada nilai pengetahuan. 3) Pada mata pelajaran matematika peserta didik menunjukan bahwa adanya hubungan yang negatif antara kesulitan belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 1 Cilengkrang Girang.
Penerapan System Rate Structure Terhadap Harga Jual Kamar di Lotus Garden Hotel Kediri Adisca Fajar Debryanto; Riris Yuniarsih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4713

Abstract

Pariwisata dan perhotelan adalah satu paket bidang yang tidak dapat terpisahkan karena saling menunjang satu sama lain. Setiap hotel saling bersaing sehat demi mendapatkan banyak tamu dan memenuhi revenue kamar. Maka dianggap penting dalam menetapkan tarif kamar di setiap jenis kamar yang dimiliki oleh masing-masing hotel. Lotus Garden Hotel Kediri merupakan salah satu hotel yang berada di Kediri. Hotel dengan konsep semi resort membuat Lotus Garden Hotel Kediri memiliki daya tarik lebih di mata para tamu dan wisatawan. Penelitian ini disajikan secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran tentang rate structure yang ada di hotel. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, wawancara dan studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lotus Garden Hotel Kediri telah menerapkan system rate structure terhadap harga jual kamar hotel secara baik dan maksimal, hal ini dapat diketahui bahwa hotel telah menetapkan berbagai segmen tamu dan menerapkan sistem BAR (best available rate) serta corporate rate dalam meningkatkan okupansi atau tingkat hunian kamar. Terbukti bahwa hotel selalu mencapai occupancy sekitar 96%-100% setiap bulannya. Hal ini juga ditunjang oleh penilaian tamu yang memberi peringkat tinggi atas kepuasan yang mereka terima selama menginap di Lotus Garden Hotel Kediri
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI di SDN 04 Kubang Putiah Sania Maizasria; Ulva Rahmi; Arifmiboy Arifmiboy; Hamdi Abdul Karim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4720

Abstract

Dominannya penggunaan model pembelajaran oleh pengajar dalam bentuk ceramah dan tanya jawab, kecenderungan siswa untuk diam ketika guru menjelaskan sesuatu, dan masih banyaknya siswa yang tidak memahami isi ketika ditanya menjadi penyebab utama rendahnya tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Beberapa siswa bahkan mempunyai izin untuk meninggalkan kelas kapan saja karena berbagai alasan. Anak-anak ini cenderung lebih banyak berbicara dengan teman-temannya dibandingkan teman-temannya, terutama dengan mereka yang duduk di pojok belakang. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan 26 siswa kelas IV, penelitian ini berupaya untuk meningkatkan jumlah aktivitas pembelajaran siswa pada topik PAI di SDN 04 Kubang Putiah. Ada dua babak dalam penelitian ini: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dan persentase digunakan dalam proses pengolahan data. Berdasarkan dua siklus yang terdiri dari empat sesi, penelitian menemukan bahwa dengan menggunakan paradigma pembelajaran kooperatif make-a-match meningkatkan aktivitas belajar siswa sebesar 16,23%. Dari 67,30% pada siklus I yang termasuk dalam tingkat aktivitas sedang, menjadi 83,53% pada siklus II yang termasuk dalam tingkat aktivitas tinggi, rata-rata skor aktivitas belajar meningkat. Oleh karena itu, di SDN 04 Kubang Putiah penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif make a match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI
Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) pada Pembelajaran Matematika dalam Meningkatkan Hasil Belajar Muhammad Baihaqi Daulay; Risnawita Risnawita; Aniswita Aniswita; Ulva Rahmi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4721

Abstract

Pembelajaran menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif, baik secara individu maupun kelompok. Keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika sangat dibutuhkan untuk mencapai pemahaman dan prestasi yang baik. Maka adanya siswa yang kurang memahami dan mendapatkan nilai yang rendah dapat diselesaikan dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dalam pembelajaran matematika sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yang dilakukan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bukittinggi. Populasi dalam penelitianini sejumlah 152 orang siswa yang terdiri dari kelas VIII. Teknik pengumpulan data deskriptif ini menggunakan tes hasil belajar yang materi bangun ruang sisi datar. Temuan penelitian ini menggambarkan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran matematika. Perolehan skor prestasi siswa rata-rata 81,827 dengan kategori tinggi.
Strategi Implementasi Kebijakan Penataan Pegawai Non ASN di Kabupaten Bengkalis Rafika Setyawati; Sujianto Sujianto; Hasim As’ari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4724

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masih banyaknya isu atas kebijakan penghapusan pegawai Non ASN di Kabupaten Bengkalis. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis implementasi, faktor keberhasilan dan kegagalan, serta merumuskan strategi implementasi kebijakan penataan pegawai non ASN di Kabupaten Bengkalis.  Penelitian  ini menggunakan pendekatan metode penelitian  deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari hasil analisis SWOT ditambahkan data sekunder hasil wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi yang dilakukan masih minim sosialisasi, sumber daya terdiri dari 13.014 orang pegawai non ASN dan masih ada 10.037 yang belum diangkat PPPK, disposisi belum ditunjukkan karena Kepala OPD masih merekrut pegawai non ASN tidak sesuai kebutuhan. Struktur birokrasi belum memiliki SOP perhitungan perekrutan jumlah pegawai non ASN yang jelas. Faktor keberhasilan terdiri dari adanya data pegawai non ASN yang sudah terverifikasi serta anjab dan ABK sebagai dasar penataan, tersedianya pegawai non ASN yang memiliki kompetensi dan pendidikan baik serta adanya kebijakan PPPK. Faktor kegagalan kurangnya sosialisasi, belum memiliki penilaian kinerja yang efektif, salahpaham kebijakan dan praktik nepotisme. Strategi yang paling tepat diambil pemerintah daerah kabupaten bengkalis adalah SO (strenght-oppportunities) yaitu memanfaatkan kekuatan untuk merebut peluang sebesar-besarnya
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Critical Thinking Peserta Didik pada Pelajaran IPAS Ragil Sunita; Sati Sati; Nurkholis Nurkholis
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4725

Abstract

This research is motivated by the low level of critical thinking skills of class V. this can be evidenced by the results of observations and interviews conducted with class v teachers, which show that student are quite responsive in answering questions, but they are not yet able to answer questions that require explanation. Out of the 12 students, only 4 students are actively asking questions during learning. This is because the learning model used is less effective and does not motivate students. This research aims to enhance students critical thinking skills by implementing the Project Based Learning (PjBL) model. This research employs a Classroom Action Research (CAR) methodology. The research design is based on the Kemmis and Taggart model, which encompasses four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The research findings indicate a significant improvement in students critical thinking skills, with a 50% increase in cycle I and an 83,33% increase in cycle II following the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model.
Budaya Keselamatan Perawat dengan Penerapan Keselamatan Pasien William Arisandi; M Nabil Dzaki; Aulia Rahman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4727

Abstract

Identifikasi pasien merupakan proses verifikasi identitas individu yang sangat penting untuk memastikan bahwa perawatan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka. Hingga saat ini, masih ada perawat tidak melakukan identifikasi pasien, yang umumnya akan mengakibatkan kesalahan pengobatan, infeksi, kesalahan diagnostic yang merugikan pasien. Jenis penelitian kuantitatif, desain cross sectional, populasi penelitian seluruh perawat sebanyak 165 perawat dengan sampel 122 perawat. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil analisis, diketahui ada hubungan budaya keselamatan dengan penerapan keselamatan pasien dengan p-value 0,038. Rekomendasi, direktur dan jajaran pimpinan menyusun kebijakan dengan penguatan kemitraan dengan stakeholder dalam menerapkan budaya keselamatan, menerapkan sanksi bagi tenaga yang tidak menerapkan budaya keselamatan.

Page 58 of 365 | Total Record : 3650