J-CEKI
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles
3,650 Documents
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga Kereta Lompat dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik
Mely Amaliyahkholis;
Sati Sati;
Nurkholis Nurkholis
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4748
Penelitian ini dilatar belakangi dengan pemahaman konsep matematika peserta didik yang kurang maksimal dalam pelajaran matematika. Keadaan tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang kurang menarik, dan guru yang kurang kreatif dalam mengembangkan alat peraga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan alat peraga kereta lompat dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas I SD Negeri 2 Mandala dengan jumlah sampel sebanyak 28 dengan menggunakan teknik One Grup Pretest Posttest Design. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental. Instrument pengumpulan data penelitian ini berupa lembar tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hipotesis yang diajukan dalam penelitain ini adalah terdapat efektivitas penggunaan alat peraga kereta lompat terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik Kelas I SD Negeri 2 Mandala. Teknik analisa data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian diperoleh bahwa, nilai rata-rata pemahaman konsep peserta didik pada pelajaran matematika tidak menggunakan alat peraga kereta lompat adalah 45. Nilai rata-rata pemahaman konsep matematika peserta didik pada pelajaran matematika menggunakan alat peraga kereta lompat adalah 88. Hasil uji-t diperoleh taraf signifikan 0,000. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan alat peraga kereta lompat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik di Kelas I SD Negeri 2 Mandala.
Etika Bisnis dalam E-Commerce: Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Praktik Bisnis Online
Al Anshari;
Jaharuddin Jaharuddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4749
Transaksi e-commerce telah menjadi fenomena yang luas dalam dunia bisnis modern, di mana penjual dan pembeli berinteraksi melalui platform online tanpa pertemuan langsung. Namun, implementasi prinsip etika bisnis Islam dalam praktik e-commerce masih menimbulkan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang terkait dengan penerapan prinsip tersebut, mengevaluasi dampaknya, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapannya. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui survei dan analisis statistik. Hasil penelitian menyoroti pentingnya perbaikan dalam menerapkan prinsip etika bisnis Islam dalam transaksi e-commerce demi menjaga integritas pasar digital yang terus berkembang.
Pengaruh Media Buku Cerita Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III di SDN 1 Kalibuntu
Wulan Sari;
Nugraha Permana Putra;
Asih Wahyuningsih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4750
Learning activities are designed to provide new experiences and provide learning for students, to build mental and physical through interactions between students, teachers and the school environment and other learning resources, in order to achieve basic competencies. Teachers are the determining factor for the level of success in classroom learning. Some teachers still use classic and undeveloped learning methods, so that it affects the results that are less than optimal. The purpose of this study was to determine how the effect of Indonesian language learning with storybook media on reading comprehension of grade III students at SDN 1 Kalibuntu. This research design uses the one group research method where the research is conducted with one class. The research was conducted at SDN 1 Kalibuntu on grade III students with a sample size of 26 students. In the even semester, the researcher conducted a study which began by giving an initial test (pretest) and then applying the Indonesian language learning method using storybook media and after that the final test (posttest) was carried out. The results of this study show a sig value (2-Tailed) of 0.000 while the significance level is 5% or 0.05 or sig value <0.05 then H1 is accepted. So it can be concluded that learning Indonesian using storybook media has a significant effect on students' reading comprehension skills in class III at SDN 1 Kalibuntu.
Pengaruh Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Terhadap Kinerja Keuangan Industri Maskapai Penerbangan Nasional: Studi Kasus Laporan Keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022
Hamdih Amin Nurrohim;
Suri Mahrani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4751
Industri penerbangan nasional dalam beberapa tahun terakhir mengalami ‘turbulensi’ yang mengerikan, terutama era pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020-2021. Pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskalan Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Kebijakan ini mempengaruhi perekonomian karena pergerakan orang dan barang menjadi tertahan, termasuk aktivitas angkutan udara. Garuda Indonesia sebagai salah satu maskapai penerbangan nasional mengalami pukulan yang sangat telak karena operasional bisnis hampir berhenti total. Penerimaan dana dari aktivitas penerbangan tersendat, namun kewajiban atas biaya sewa pesawat yang tetap harus dipenuhi. Hal ini menyebabkan keuangan perusahaan hampir kolaps, sehingga beberapa kreditur mengambil langkah hukum lebih lanjut kepada perusahaan. Tak ingin berlarut-larut dengan keadaan ini dan menghindari ancaman yang lebih besar yaitu pailit, Garuda Indonesia mengambil langkah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Keberhasilan PKPU berpengaruh terhadap kinerja laporan keuangan Garuda Indonesia pada tahun 2022. Salah satu pengaruhnya adalah perusahaan berhasil membukukan laba bersih setara Rp56,7 triliun dan merupakan laba tertinggi dalam sejarah perusahaan. Pendapatan karena restrukturisasi utang yang diperoleh Garuda Indonesia menjadi pokok bahasan utama dalam karya ilmiah ini.
Penerapan Media Audio Visual Berbasis Powtoon Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS
Fida Nuraisyah;
Arief Hidayat Afendi;
Nur Asyiah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4757
This study discusses the application of learning media in improving the learning outcomes of IPAS fourth grade students of SD Negeri 1.Gebang. This study aims to determine whether the use of powtoon-based audio-visual media can improve learning outcomes in IPAS subjects. The method used is classroom action research using the cycle model of Kemmis and Taggart which consists of 2 cycles. The subjects of this study were 36 students. data collection techniques include observation, learning outcomes tests and documentation. The research instruments used teacher activity observation sheets and student activity observation sheets and written tests at the end of learning. The results showed an increase in activity and learning outcomes of students in Natural and Social Sciences subjects. This is evidenced by the increase in teacher activity in cycle I of 73.75% increased by 12.5% in cycle II to 86.25% and student activity in cycle I of 68.75% increased by 16.25% in cycle II by 85%. The increase in learning outcomes can be seen from the increase in the average of each cycle. In the pre-cycle, the average score was 54 which increased to 76 in cycle I then increased to 85.14 in cycle II. This shows that the application of powtoon-based audio-visual media can improve the learning outcomes of IPAS fourth grade students of SD Negeri 1 Gebang.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Pada Materi FPB dan KPK dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing
Fitrianti Fitrianti;
Arince Molunggui
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4758
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa pada materi Faktor Persekutuan Terbesar Dan Kelipatan Persekutuan Terkecil melalui model pembelajaran Snowball Throwing dikelas IV SDN Ombuli. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Ombuli, waktu pelaksanaan pada bulan mei 2023. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I dilaksanakan dua kali petemuan dan siklus II dilaksanakan dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yaitu perencanaan. Pelaksanaan, observasi dan refleksi. Variabel yang diamati adalah meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Data pemahaman konsep dan pemecahan masalah diambil melalui tes akhir siklus dan keaktifan siswa diambil dari hasil observasi oleh guru mitra dan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep dikelas IV SDN Ombuli. Hal ini dapat dilihat dari tata-rata capaian pada siklus I dan siklus II. Dengan perolehan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Snowball Throwing dikelas IV dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada materi Faktor Persekutuan Terbesar Dan Kelipatan Persekutuan Terkecil.
Efektifitas Praktik Penegakan Hukum Perkara Tindak Pidana Korupsi Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 25/PUU-XIV/2016
Imanuel Jerry Arthur Lawalata;
Jessyca Haniel Picauly
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4769
The purpose of this writing is to discuss the Post Constitutional Court Decision Number 25/PUU-XIV/2016 removed the word "may" in the formulation of Article 2 paragraph (1) and Article 3, from the formulation of formal offenses to material offenses, thus causing ineffectiveness for law enforcement officials in handling cases of criminal acts of corruption. The formulation of the problem is how effective law enforcement practices are in handling alleged cases of criminal acts of corruption Article 2 paragraph (1) and Article 3 of the PTPK Law After the Constitutional Court Decision No. 25 / PUU-XIV / 2016. The research method is empirical normative with a descriptive type. Primary data were collected by direct interviews while secondary data were obtained by literature studies which were further analyzed using qualitative methods, as well as using a statutory approach, a conceptual approach. The discussion in this study shows that through Constitutional Court Decision No. 25/PUU-XIV/2016, in practice Often law enforcement is not in line with the ruling. Thus, the Constitutional Court's decision needs to be made in one law because the interpretation of the binding nature of the Constitutional Court's decision is not intended for all parties (erga omnes), but is aimed only at institutions that are given the authority to follow up on the decision of the Constitutional Court, namely the House of Representatives (DPR) or the President as stipulated in Article 10 paragraph (1) letter d and paragraph (2) of Law Number 12 of 2011 concerning the Establishment of Laws and Regulations as amended last time by Law Number 13 of 2022 concerning the Second Amendment to Law Number 12 of 2011 concerning the Establishment of Laws and Regulations.
Tanggung Jawab PPAT Terhadap Pendaftaran Peralihan Hak Atas Tanah yang Menjadi Objek Sengketa Ditinjau dari PP Nomor 24 Tahun 2016
Iwan Chandra;
Agus Salim;
Belly Isnaeni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4770
This study explains the legal consequences of registering the transfer of land rights with a PPAT deed that becomes the object of a dispute and the responsibilities of PPAT in the context of Government Regulation Number 24 of 2016 concerning the Position Regulation of the Land Deed Official. The research is conducted using a normative juridical approach with legislative, conceptual, and case approaches. A qualitative method is used to analyze data descriptively with authority theory, liability theory, and legal certainty theory. Problems arise when the registration of the transfer of land rights is recorded in the land book because the rights become the object of a dispute, resulting in the return of documents by the land office. There is no regulation regarding the responsibility of PPAT for the return of these documents. The legal consequence of registering the transfer of rights that become the object of a dispute is the rejection of the registration by the local land office, preventing registration or changes to land data during the blocking period. PPAT is personally responsible for the execution of their duties and positions in making deeds, as stipulated in Article 55 of the Head of BPN Regulation No. 1 of 2006, which states that "PPAT is personally responsible for the execution of their duties and positions in making each deed." Additionally, PPAT also has administrative and civil responsibilities.
Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Terkait Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Mojokerto dalam Menunjang Pelaksanaan Otonomi Daerah
A. Faisol
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4775
Otonomi daerah yang berkembang di Indonesia juga terjadi di pemerintah daerah Kabupaten Mojokerto. Perkembangan otonomi tersebut terlihat dengan pemeilihan kepala daerah yang terjadi serta pengelolaan keuangan daerah yang menyesuaikan dengna peraturan otonomi. Otonomi daerah membebaskan setiap daerah mengelola potensi daerah yang dimiliki. Potensi daerah yang ada membuat sumbangan akan pendapatan daerah semakin besar. Pendapatan daerah merupakan dasar pembangunan di setiap daerah. Pendapatan Daerah yang tinggi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan daerahnya. Pendapatan Daerah yang tinggi juga berpotensi disalahgunakan apabila tidak dikelola dan diawasi dengan baik. Pengelolaan pendapatan daerah yang baik harus terlaksanakan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan pendapatan daerah dapat dinilai melalui penilaian kinerja keuangan daerahnya. Pengelolaan pedapatan yang baik dapat meningkatkan pembangunan daerah. Penilaian pengelolaan pendapatan daerah yang berdasar pada kinerja keuangan merupakan dasar penelitian ini. Analisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2008-2011 untuk mengetahui pengelolaan pendapatan pada Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan beberapa rasio APBD untuk menganalisis pengelolaan pendapatan daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto dan pada akhirnya dapat disimpulkan seberapa baik Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto dalam mengelola pendapatan daerahnya
Peran Collaborative Governance dalam Pembangunan Desa di Desa Panda
Kamaluddin Kamaluddin;
Taufik Irfadat;
Sajratul Aditia Kamrila
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4778
The purpose of this study was to determine the form of collaboration between village institutions and the village government in carrying out the development of panda village, palibelo sub-district, bima district. With the research method, namely qualitative, the results of the research are that the development of panda village also collaborates and involves BPD, youth organizations, village youth, religious / community leaders. plays a very important and strategic role in national and regional development because it contains elements of equitable development and its effects directly touch the interests of rural communities and in the form of improving welfare. In Village Development, the village government as a subsystem of the Indonesian government system allows the village to have the power, duties and obligations to regulate and manage the interests of its own community, the fulfillment of the authority of duties and obligations in the administration of village government and development requires a village-level source of income. The role of the Panda Village Government in the implementation of village development includes the supply of funds. This means distributing funds from the APBDes (Village Revenue and Expenditure Budget), district government sharing funds, and social assistance program funds such as PNPM to be handed over to the community through the development implementation committee