cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalekoma@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285298     DOI : 10.56799
Core Subject : Economy, Social,
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV ULIL ALBAB CORP. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi menerbitkan artikel hasil penelitian dan kajian literatur dari bidang ekonomi, manajemen, akuntansi baik dari perspektif konvensional dan/atau Islam namun juga tidak terbatas pada bidang ilmu-ilmu sosial. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi terbit setahun 6 kali tiap tahun. Jurnal ini merupakan wadah bagi para akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun lapisan masyarakat lain untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikirannya. Jurnal ini menerima artikel dengan seleksi secara ketat dan berkomitmen menjaga kualitas artikel.
Articles 4,217 Documents
Analisis Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Di Lingkungan Direktorat Samapta Polda Sulut Wulandari Putri Mangawingi; Ivonne H. Putong; Raymond F. Rombot
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi pengeluaran kas pada Direktorat Samapta Polda Sulawesi Utara. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi pengeluaran kas telah berjalan efektif dan sesuai regulasi (PP 71/2010 tentang SAP, PMK 217/2022, serta Perpres 60/2013 tentang SPIP). Prosedur SPD, SPP, SPM, SP2D, dan SPJ berjalan lancar dengan dukungan aplikasi SAKTI yang optimal, sehingga pencairan dana rata-rata hanya memakan waktu satu hari kerja. Realisasi anggaran tahun2025 mencapai 100% dengan saldo kas bendahara nihil. Pengendalian internal berdasarkan COSO dan SPIP dinilai baik melalui forum tugas dan otorisasi berjenjang. Kendala utama yang ditemukan adalah keterlambatan pengajuan Rencana Kebutuhan (Renbut) oleh beberapa Subsatker. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem secara keseluruhan telah mendukung akuntabilitas dan efisiensi operasional, disertai rekomendasi perbaikan.
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui Efisiensi Pengelolaan Aset Tetap di Kabupaten Halmahera Selatan Herlina Herlina; Chairullah Amin; Aziz Hasyim
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19911

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi pengelolaan aset tetap dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Halmahera Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan Data Envelopment Analysis model Banker-Charnes-Cooper berasumsi variable returns to scale dan berorientasi input. Variabel input meliputi nilai aset tetap, jumlah SDM pengelola, dan biaya pemeliharaan, sedangkan PAD digunakan sebagai output. Hasil analisis menunjukkan tujuh OPD mencapai skor efisiensi 1,000, sedangkan enam OPD belum efisien dengan skor 0,200–0,500. Analisis slack memperlihatkan bahwa inefisiensi bersumber dari kelebihan input, kekurangan output PAD, atau kombinasi keduanya. Analisis peer group menempatkan beberapa OPD efisien sebagai acuan perbaikan. Temuan ini menegaskan perlunya optimalisasi pemanfaatan aset produktif, pengendalian biaya pemeliharaan, peningkatan kapasitas pengelola, dan penetapan target berbasis benchmarking.
Analisis Kausalitas Pertumbuhan Ekonomi dengan Kemiskinan, Pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia di Halmahera Selatan Mahwia Mahwia; Amran Husen; Dewi Permatasari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19912

Abstract

Economic growth in resource-rich regions does not always translate directly into lower poverty, wider employment, and improved human development. This study examines the predictive causal relationship between economic growth and poverty, unemployment, and the Human Development Index in South Halmahera Regency. A quantitative time-series design was applied to secondary annual data for 2006-2024, converted into 76 quarterly observations through interpolation. The analysis used three bivariate Vector Autoregression models in first differences. The procedure included the Augmented Dickey-Fuller test, optimal-lag selection, model-stability testing, the Johansen cointegration test, and the Granger causality test. All variables were integrated of order one, and the three VAR systems satisfied the stability condition. The selected lags were seven quarters for economic growth-poverty, six quarters for economic growth-unemployment, and four quarters for economic growth-human development. Granger tests identified one-way causality from economic growth to poverty, unemployment, and human development, with probabilities of 0.0385, 0.0021, and 0.0483, respectively. Reverse causality was not supported. The Johansen results were interpreted as evidence of long-run equilibrium relationships in all three pairs. These findings place economic growth as a leading variable, but its social impact depends on sectoral labor absorption, distribution, human-capital investment, and access to services across an archipelagic territory. Regional policy should therefore prioritize inclusive agromaritime growth, local workforce development, targeted social protection, and equitable education and health services.
Konsistensi Perencanaan dan Penganggaran Serta Faktor Penentunya Dalam RPJMD Halmahera Selatan Armanudin Sadmin; Muammil Sun'an; Rizal Rahman H. Teapon
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19915

Abstract

This study evaluates the consistency of regional development planning and budgeting in South Halmahera Regency during the 2021-2026 Regional Medium-Term Development Plan period and identifies the governance factors associated with that consistency. A quantitative design combined document analysis and an apparatus survey. The documentary dataset included regional agency strategic plans, annual development plans, general budget policies and provisional budget ceilings, regional budgets, and budget implementation documents for 2021-2025. The survey involved 32 officials engaged in planning, budgeting, control, and evaluation. Consistency was measured through program, activity, subactivity, and budget indices. Descriptive statistics, the Kruskal-Wallis test, and multiple linear regression were then applied. The average composite consistency index reached 80.79 percent and was classified as consistent. The highest index occurred in 2024 at 96.86 percent, while the lowest occurred in 2023 at 57.92 percent. Consistency differed significantly across years but not across regional government agencies. Institutional arrangements, human resource quality, regulation, and budget politics jointly affected consistency, with an F value of 6.755, a probability of 0.001, and an adjusted R-squared of 0.426. Strong multicollinearity indicates that these factors operate as an integrated governance system rather than as isolated determinants. The findings support periodic reconciliation of planning and budget data, stronger control over budget changes, standardized performance indicators, and annual use of a consistency index as an evaluation instrument.
Faktor Strategis SPBE dalam Membentuk Economic Behavior Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan Anis Iskandar Alam; Abdul Chalid Ahmad; Muammil Sun’an
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19917

Abstract

Digital government in an archipelagic region must be assessed not only through the availability of applications, but also through its capacity to change how citizens access economic services. This study analyzes the strategic factors of Indonesia's Electronic-Based Government System (SPBE) in shaping community economic behavior in South Halmahera Regency. A qualitative-strategic design was applied by combining Focus Group Discussion, MICMAC structural analysis, limited observation, supporting interviews, and triangulation of official documents. Stakeholders identified and assessed direct relationships among fifteen SPBE factors using a scale from zero to three. The results show that South Halmahera's SPBE index increased from 1.72 in 2022 to 2.43 in 2024, yet its maturity remained in the moderate category. The direct-influence matrix had a 93.33 percent fill rate and reached full influence and dependence stability at the third iteration. Internal Architecture Policy and Information and Communication Technology Audit were classified as driving variables. The SPBE Roadmap, Data Management, Data Center Services, Information Security Management, and Human Resource Competence were linkage variables. Application Development, Intra-Government Networks, Service Integration Systems, Risk Management, and Planning-Budget Integration were dependent variables. SPBE shapes economic behavior when digital services reduce transaction costs, shorten service time, expand access to economic information, encourage formal participation, and shift manual habits toward official digital channels. The findings support a staged strategy that strengthens architecture and audit before expanding applications and services.
Determinan Profitabilitas Sektor Infrastruktur Periode 2021-2025 Hafizha Putri Azida; Almira Santi Samasta; Rudi Kurniawan; Vicky Oktavia
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19920

Abstract

Riset ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh likuiditas, tingkat hutang, dan pertumbuhan perusahaan terhadap profitabilitas terutama Return on Asset (ROA) pada sektor infrastruktur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ialah purposive sampling dengan jumlah perusahaan sebanyak 32 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, serta memiliki laporan keuangan lengkap berturut-turut selama 2021-2025. Analisis data menggunakan aplikasi E-views 13, riset ini dianalisis menggunakan Random Effect Model (REM) sebagai model terpilih. Hasil riset menunjukkan bahwasanya Current Ratio dan Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Dengan demikian, bahwa variabel Current Ratio dan Pertumbuhan Perusahaan tidak terbukti memiliki peran dalam peningkatan ROA, namun Debt to Equity Ratio terbukti secara akurat berperan krusial dalam peningkatan ROA pada perusahaan sektor infrastruktur di Indonesia.
Analisis Perilaku Doom Spending pada GEN-Z: Bagaimana Standar Tiktok dan FoMO memengaruhi Manajemen Keuangan? Gita Amara Putri; Naifah Suci Kurnia Wardani; Ja’far Maulana; Nanda Cinta Kusumawati; Daffa Azzahra Putri Mahfud
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19958

Abstract

Perkembangan TikTok sebagai platform media sosial telah membentuk standar gaya hidup baru yang memengaruhi pola komsumsi Generasi Z, sementara rendahnya literasi keuangan generasi muda memperbesar Risiko munculnya doom spending, yaitu pengeluaran uang secara inpulsif sebagai respons terhadap tekanan emosional dan Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh standar TikTok dan FoMO terhadap doom spending pada Gen-Z serta implikasinya terhadap manajemen keuangan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert berbasis Google Form yang disebarkan kepada 99 responden Gen-z Indonesia berusia 17-28 tahun yang aktif menggunakan TikTok, dengan teknik purposive sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) menggunakan SmartPLS 4, meliputi uji Outer loading, uji validitas, uji reliabilitas, dan uji hipotesis berdasarkan nilai original sample, sample mean, standart Deviation, T-statistics, dan P-Values. Hasil penelitian menjelaskan pengaruh Standar TikTok dan Doom Spending tidak berpengaruh langsung terhadap Manajemen Keuangan Gen-Z. Namun, FOMO berpengaruh langsung terhadap Manajemen Keuangan Gen-Z. Dengan demikia, Manajemen Keuangan Gen-Z lebih dipengaruhi oleh FOMO daripada Standar TikTok dan Doom Spending.
Analisis Determinan Tingkat Kemiskinan: Peran Kinerja Keuangan Daerah dan Dana Desa di Kabupaten Halmahera Selatan Muhammad Randi; Amran Husen; Aziz Hasyim
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19965

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio kemandirian, rasio efisiensi, rasio belanja modal, dan Dana Desa terhadap kemiskinan di Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder periode 2015–2025 yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Halmahera Selatan. Data tahunan diinterpolasi menjadi data triwulanan, kemudian ditransformasikan ke dalam logaritma natural dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Rasio efisiensi dan rasio belanja modal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Dana Desa berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Rasio kemandirian, rasio efisiensi, rasio belanja modal, dan Dana Desa secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Model penelitian mampu menjelaskan 50,7 persen variasi kemiskinan, sedangkan 49,3 persen sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas fiskal perlu disertai pengalokasian anggaran yang lebih inklusif, produktif, tepat sasaran, dan berorientasi pada penurunan kemiskinan.
Entrepreneurial Intention di Era Gig Economy: Peran Pendidikan Kewirausahaan dan Media Sosial Putri Rahmania Jayanti; Albrian Fiky Prakoso
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19978

Abstract

Adanya kesenjangan antara pengetahuan kewirausahaan yang dipelajari di kelas dengan kemampuan mahasiswa untuk menerapkannya di kehidupan nyata, serta kurangnya pemanfaatan social media sebagai platform bisnis dalam gig economy menjadi masalah penting. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh Entrepreneurship Education (EE) dan Social Media (SM) dalam membentuk Entrepreneurial Intention (EI) mahasiswa. Melalui pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan desain survey cross-sectional penelitian ini melibatkan 267 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dikembangkan dan diadaptasi dari instrumen tervalidasi sebelumnya, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak Warp-PLS versi 7.0. Kebaruan studi ini terletak pada pengintegrasian Entrepreneurship Education (EE) dan Social Media (SM) dalam kerangka Theory of Planned Behavior dan Social Cognitive Theory serta mengungkap peran EE dan SM dalam meningkatkan EI mahasiswa yang telah menerima mata kuliah kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Entrepreneurship Education (EE) dengan koefisien jalur sebesar 0.250 (p<0.001) secara signifikan memengaruhi Entrepreneurial Intention (EI) melalui pengetahuan, keterampilan, dan kontrol perilaku yang dirasakan mahasiswa. Selain itu, Social Media (SM) juga berpengaruh positif terhadap Entrepreneurial Intention (EI) dengan koefisien jalur lebih besar yaitu 0.293 (p<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa paparan konten bisnis, kisah sukses wirausahawan, serta peluang interaksi dan transaksi melalui media sosial secara efektif memperkuat Entrepreneurial Intention (EI) mahasiswa.
Peran Kepemilikan Manajerial Memoderasi Pengaruh Free Cash Flow, Leverage, dan Profitabilitas Terhadap Manajemen Laba Ashfa Syeila Faza; Jaeni Jaeni
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20077

Abstract

Praktik manajemen laba masih menjadi isu penting dalam pelaporan keuangan karena dapat menurunkan kualitas informasi yang diterima oleh para pemangku kepentingan. Berbagai faktor, seperti free cash flow, leverage, dan profitabilitas diduga memengaruhi praktik tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh free cash flow, leverage, dan profitabilitas terhadap manajemen laba serta menguji peran kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) periode 2021-2024. sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan dengan total 68 observasi. analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan moderated regression analysis (mra) dengan bantuan eviews13. hasil penelitian menunjukkan bahwa free cash flow dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan leverage berpengaruh positif siginifikan terhadap manajemen laba. temuan ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial merupakan mekanisme tata kelola perusahaan yang efektif dalam mereduksi dampak tekanan utang terhadap praktik manajemen laba. hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan, investor, dan penelitian selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi praktik manajemen laba.