cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,337 Documents
Transformasi dan Eksistensi Perbankan Syariah di Era Digital: Kajian Historis, Regulasi, dan Prinsip Syariah Asma Asma; Titiek Muthmainnah; Restiara Oktaviana; Bustan Ramli
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, sejarah perkembangan, dan eksistensi perbankan syariah, serta menganalisis prinsip-prinsip manajemen dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis beserta prinsip operasional perbankan syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perbankan syariah sebagai lembaga keuangan berbasis syariah yang berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat didukung oleh regulasi yang kuat serta memiliki ketahanan dalam menghadapi krisis ekonomi. Selain itu, prinsip manajemen Islam seperti perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan menjadi landasan penting dalam pengelolaan lembaga. Di sisi lain, prinsip operasional perbankan syariah menekankan nilai keadilan, kemitraan, transparansi, serta larangan riba, gharar, dan maisir. Pada era digital, perbankan syariah memiliki peluang besar melalui inovasi teknologi, namun juga menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, keamanan siber, dan rendahnya literasi keuangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif dan inovatif agar eksistensi perbankan syariah dapat terus terjaga di tengah perkembangan zaman.
Kebijakan Hukum Pidana terhadap IUU Fishing pada Wilayah Pengawasan Daerah di Indonesia Zahratul’ain Taufik; Aryadi Almau Dudy
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18906

Abstract

Praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUU Fishing) masih menjadi persoalan serius dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Indonesia. Meskipun pengaturan hukum pidana perikanan telah diatur dalam berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan, praktik IUU Fishing masih banyak ditemukan pada wilayah pengawasan daerah. Kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan normatif dalam sistem penegakan hukum pidana perikanan, khususnya terkait pengaturan penegakan hukum pada wilayah pengawasan daerah yang belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan hukum pidana terhadap praktik IUU Fishing pada wilayah pengawasan daerah di Indonesia serta mengkaji kekosongan normatif dalam penegakan hukumnya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif melalui penelaahan terhadap regulasi perikanan, konsep kebijakan penal, serta kebijakan pengawasan perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum pidana terhadap IUU Fishing masih berorientasi pada pendekatan represif dan belum secara spesifik mengakomodasi kebutuhan penegakan hukum pada wilayah pengawasan daerah. Selain itu, terdapat kekosongan normatif terkait integrasi pengawasan perikanan dan mekanisme penegakan hukum pidana yang berdampak pada belum optimalnya penanggulangan IUU Fishing. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan hukum pidana yang lebih terintegrasi dan adaptif terhadap karakteristik pengawasan perikanan daerah guna mendukung efektivitas penanggulangan IUU Fishing di Indonesia.
Konflik Yurisdiksi dalam Kejahatan Digital Lintas Negara: Perspektif Kewenangan Pemidanaan Aryadi Almau Dudy; Zahratul’ain Taufik
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18907

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan kejahatan digital yang bersifat lintas negara (borderless crime), sehingga menimbulkan persoalan mengenai negara yang berwenang melakukan pemidanaan terhadap pelaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis kewenangan yurisdiksi pidana dalam kejahatan digital lintas negara dengan menggunakan pendekatan hukum normatif melalui kajian terhadap asas-asas yurisdiksi dalam hukum pidana internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter ruang siber memungkinkan satu tindak pidana melibatkan beberapa negara secara bersamaan, yaitu negara pelaku, negara korban, dan negara tempat infrastruktur digital berada. Negara pelaku memperoleh kewenangan berdasarkan asas teritorialitas subjektif, negara korban berdasarkan asas teritorialitas objektif dan effects doctrine, sedangkan negara server memperoleh kewenangan yang bersifat teknis dan instrumental atas infrastruktur digital dalam wilayahnya. Kondisi tersebut melahirkan concurrent jurisdiction yang berpotensi menimbulkan negative conflict of jurisdiction maupun positive conflict of jurisdiction. Penelitian ini menemukan bahwa seluruh negara yang memiliki keterkaitan dengan tindak pidana digital pada dasarnya memiliki dasar yurisdiksi yang sah. Namun demikian, kapasitas penegakan hukum tidaklah setara. Negara tempat pelaku berada memiliki kemampuan eksekutorial paling kuat karena menguasai pelaku secara fisik, sedangkan efektivitas yurisdiksi negara lain sangat bergantung pada mekanisme kerja sama internasional seperti Mutual Legal Assistance dan ekstradisi.
Analisis Transparansi Gadai Pohon Cengkeh di Desa Kamar Kecamatan Kilmury, Perspektif Hukum Islam Sitti Fatmawati Kelderak; Sulfia Kelsaba; Ibti Sukma Latuee; Farida Mahu
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18934

Abstract

Praktik gadai pohon cengkeh merupakan salah satu bentuk transaksi yang berkembang di masyarakat pedesaan sebagai upaya memenuhi kebutuhan ekonomi, khususnya dalam kondisi mendesak.  Di Desa Kamar, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur, praktik gadai pohon cengkeh telah menjadi kebiasaan yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat dengan memanfaatkan pohon cengkeh sebagai jaminan utang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelaksanaan praktik gadai pohon cengkeh, hak dan kewajiban pihak pemberi dan penerima gadai, serta kesesuaian praktik tersebut dengan ketentuan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap pemberi gadai dan penerima gadai, serta dokumentasi yang berkaitan dengan praktik gadai yang terjadi di masyarakat. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara deskriptif dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gadai pohon cengkeh di Desa Kamar dilakukan dengan menjadikan pohon cengkeh sebagai jaminan utang dalam jangka waktu tertentu, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa penyimpangan, seperti pemanfaatan hasil pohon cengkeh sepenuhnya oleh penerima gadai, kurangnya transparansi dalam hasil penjualan cengkeh, serta perubahan waktu pengembalian gadai yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Berdasarkan perspektif hukum Islam, praktik gadai tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip islam, khususnya terkait dengan pemanfaatan barang gadai dan kejelasan akad antara kedua belah pihak. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan gadai dalam hukum Islam serta upaya pembinaan agar praktik gadai yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan prinsip syariah.
Pengaruh Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Lingkungan Kerja Digital terhadap Kinerja Organisasi melalui Kepuasan Kerja pada Bank Jatim Kantor Pusat Surabaya Kristianus Jevino Jemparus; Rifki Suwaji
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi manajemen sumber daya manusia dan lingkungan kerja digital terhadap kinerja organisasi melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Bank Jatim Kantor Pusat Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 pegawai Bank Jatim Kantor Pusat Surabaya. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan koefisien 0,431 dan p-value 0,000. Lingkungan kerja digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan koefisien 0,376 dan p-value 0,000. Strategi manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi dengan koefisien 0,268 dan p-value 0,001, sedangkan lingkungan kerja digital berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi dengan koefisien 0,241 dan p-value 0,003. Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi dengan koefisien 0,382 dan p-value 0,000. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi pengaruh strategi manajemen sumber daya manusia dan lingkungan kerja digital terhadap kinerja organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja organisasi perlu didukung oleh strategi SDM yang efektif, lingkungan kerja digital yang memadai, dan kepuasan kerja pegawai yang tinggi.
Dialektika Konsep Keadilan: Perbandingan Konseptual Hukum Positif dan Hukum Islam Reva Apriliyanti; Nurhikma Resky Rahmadani; Abdurrahman Fauzan Al Mujahid; Maharani Galuh Pratiwi; Elviandri Elviandri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18954

Abstract

Keadilan merupakan tujuan hukum dasar dalam mewujudkan ketertiban, perlindungan hak, dan kesejahteraan masyarakat. Konsep keadilan berkembang dalam berbagai perspektif, baik hukum Islam maupun filsafat hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep keadilan menurut Al-Qur’an dan Al-Sunnah, mengkaji teori keadilan tokoh filsafat hukum, serta membandingkan konsep keadilan dalam hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, buku, serta jurnal ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan keadilan dalam hukum Islam merupakan prinsip fundamental bersumber dari wahyu yang diwujudkan melalui nilai keseimbangan, kemaslahatan, dan persamaan hak. Sementara itu, konsep keadilan dalam filsafat hukum berkembang melalui pemikiran Plato, Aristoteles, Thomas Aquinas, Hans Kelsen, dan John Rawls yang memandang keadilan dari sudut pandang moralitas, proporsionalitas, legalitas, hingga keadilan sosial. Perbandingan keduanya menunjukkan tujuan yang sama, yaitu mewujudkan ketertiban dan kesejahteraan masyarakat, namun berbeda dalam sumber legitimasi dan orientasi penerapan. Hukum Islam menekankan keadilan substantif berorientasi kemaslahatan, sedangkan hukum positif menitikberatkan kepastian hukum melalui aturan formal. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan nilai moral guna mewujudkan keadilan ideal dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Media Pembelajaran Audio Visual (AV) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Karang Satria 02 Tambun Utara Bekasi Syahrudin Syahrudin; Encep Encep; Dini Permana Sari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18988

Abstract

Metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan media pembelajaran Audio Visual (AV) merupakan strategi pembelajaran yang sistematis dan terstruktur dalam menyampaikan materi guna meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, dalam praktiknya pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih menghadapi berbagai tantangan dalam mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan media pembelajaran Audio Visual (AV) terhadap hasil belajar siswa di SDN Karang Satria 02 Tambun Utara Bekasi, baik secara parsial maupun simultan. Tujuan penelitian ini adalah menjawab rumusan masalah untuk mengetahui dan menganalisis bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan media pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar siswa di SDN Karang Satria 02 Tambun Utara Bekasi, baik secara parsial maupun simutan. Penelitian ini merujuk pada teori metode Problem Based Learning (PBL) menurut John Dewey, media pembelajaran Audio Visual (AV) teori menurut Edgard Dale, kemudian teori hasil belajar menurut Benyamin Bloom.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer berupa hasil jawaban angket dari 208 siswa menggunakan skala Guttman dan hasil tes belajar, data pendukung wawancara guru pendidikan agama islam. Data yang di dapat dari angket diolah menggunakan aplikasi SPSS.  Hasil penelitian menunjukan bahwa metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan pembelajaran Audio Visual (AV) berpengaruh positif terhadap hasil belajar di SDN Karang Satria 02, baik secara parsial maupun secara simultan sebesar 73,5%. Data diuji berdasarkan hasil uji berdasarkan hasil uji asumsi klasik, uji anaisis regresi linier, dan uji hipotesis.
Analisis TikTok Affiliate dalam Perspektif Ekonomi Islam Muhammad Umar Kelibia; Vebrianti s; Nainul Hatuluayo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis TikTok Affiliate sebagai model ekonomi berbagi serta menilai kesesuaiannya berdasarkan fiqh muamalah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok Affiliate memenuhi karakteristik ekonomi berbagi melalui sistem berbasis akses, kolaborasi, dan pembagian keuntungan (sharing revenue). Dari perspektif fiqh muamalah praktik ini mengandung akad ju’alah sebagai bentuk utama dan wakalah bil ujrah sebagai pelengkap yang secara konseptual sesuai dengan prinsip syariah. Kesesuaiannya masih bersifat parsial karena terdapat potensi penyimpangan seperti manipulasi konten dan ketidakjelasan informasi produk, jadi penguatan aspek transparansi dan etika menjadi penting agar praktik ini sepenuhnya selaras dengan prinsip ekonomi Islam.
Keabsahan Mahar Non Tunai: Analisis Fiqih dan Hukum Positif terhadap Mahar Berbentuk Cek Bagus Athallah Rosyah; Isnain La Harisi
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19025

Abstract

Perkembangan sistem transaksi non-tunai dalam masyarakat modern telah memengaruhi praktik pemberian mahar dalam akad perkawinan Islam, termasuk penggunaan cek sebagai instrumen pembayaran. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum karena cek memiliki karakter sebagai alat pembayaran tidak langsung yang realisasi nilainya bergantung pada proses pencairan, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai keabsahannya dalam perspektif fiqih Islam dan hukum positif Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum mahar berbentuk cek berdasarkan konsep qabd, kepemilikan (al-milk al-tāmm), serta ketentuan hukum positif yang mengatur instrumen pembayaran non-tunai. Penelitian menggunakan pendekatan normatif-komparatif dengan metode analisis deskriptif dan analisis hukum komparatif melalui studi pustaka terhadap sumber hukum Islam, peraturan perundang-undangan, fatwa, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cek diakui sebagai alat pembayaran yang sah dalam hukum positif Indonesia, namun dalam perspektif fiqih Islam penyerahan cek belum sepenuhnya memenuhi unsur kepemilikan dan qabd secara sempurna karena manfaat ekonominya masih bersifat potensial hingga proses pencairan berhasil dilakukan. Oleh karena itu, keabsahan mahar berbentuk cek dapat diterima secara bersyarat sepanjang terdapat jaminan kepastian pencairan dan perlindungan terhadap hak penerima mahar. Penelitian ini menegaskan pentingnya rekonstruksi konsep hukum Islam terhadap instrumen transaksi modern agar tetap relevan dengan perkembangan sistem ekonomi kontemporer tanpa mengabaikan prinsip kepastian dan keadilan dalam akad perkawinan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Tahun 2012-2015 Muhammad Latif; Latifah Latifah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aset tetap berwujud, profitabilitas, pertumbuhan, dan likuiditas terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2015. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang diperoleh dari laporan keuangan di IDX. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan periode empat tahun yaitu 2012-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset tetap berwujud dan likuiditas memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas dan pertumbuhan memiliki korelasi negatif yang signifikan terhadap struktur modal.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8: Juli 2026 Vol. 5 No. 7: Juni 2026 Vol. 5 No. 6: Mei 2026 Vol. 5 No. 5: April 2026 Vol. 5 No. 4: Maret 2026 Vol. 5 No. 3: Februari 2026 Vol. 5 No. 2: Januari 2026 Vol. 4 No. 12: November 2025 Vol. 4 No. 11: Oktober 2025 Vol. 4 No. 10: September 2025 Vol. 5 No. 1: Desember 2025 Vol. 4 No. 9: Agustus 2025 Vol. 4 No. 8: Juli 2025 Vol. 4 No. 7: Juni 2025 Vol. 4 No. 6: Mei 2025 Vol. 4 No. 5: April 2025 Vol. 4 No. 4: Maret 2025 Vol. 4 No. 3: Februari 2025 Vol. 4 No. 2: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: November 2024 Vol. 3 No. 11: Oktober 2024 Vol. 3 No. 10: September 2024 Vol. 4 No. 1: Desember 2024 Vol. 3 No. 9: Agustus 2024 Vol. 3 No. 8: Juli 2024 Vol. 3 No. 7: Juni 2024 Vol. 3 No. 6: Mei 2024 Vol. 3 No. 5: April 2024 Vol. 3 No. 4: Maret 2024 Vol. 3 No. 3: Februari 2024 Vol. 3 No. 2: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: November 2023 Vol. 2 No. 11: Oktober 2023 Vol. 2 No. 10: September 2023 Vol. 3 No. 1: Desember 2023 Vol. 2 No. 9: Agustus 2023 Vol. 2 No. 8: Juli 2023 Vol. 2 No. 7: Juni 2023 Vol. 2 No. 6: Mei 2023 Vol. 2 No. 5: April 2023 Vol. 2 No. 4: Maret 2023 Vol. 2 No. 3: Februari 2023 Vol. 2 No. 2: Januari 2023 Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022 Vol. 1 No. 12: November 2022 Vol. 1 No. 10: September 2022 Vol. 2 No. 1: Desember 2022 Vol. 1 No. 8: Juli 2022 Vol. 1 No. 7: Juni 2022 Vol. 1 No. 6: Mei 2022 Vol. 1 No. 5: April 2022 Vol. 1 No. 4: Maret 2022 Vol. 1 No. 3: Februari 2022 Vol. 1 No. 2: Januari 2022 Vol. 1 No. 9: Agustus Vol. 1 No. 1: Desember 2021 More Issue