cover
Contact Name
Andriyus
Contact Email
andriyus@soc.uir.ac.id
Phone
+6281268785353
Journal Mail Official
jmp@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Gedung Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisipol Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan, Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 30641675     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau, Jurnal Mahasiswa Pemerintahan telah terverifikasi pada Online Journal System (OJS) dibawah naungan jounal.uir.ac.id sejak 2023. JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan merupakan wadah publikasi karya ilmiah yang diperuntukkan bagi para mahasiswa, dosen dan praktisi. JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan terbit 4 edisi per tahun yaitu dibulan Januari, April, Agustus dan Desember. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Pemerintahan, Politik, Kebijakan Publik dan Sosial. Mohon dibaca panduan dengan baik. Penulis yang ingin menyerahkan artikel ke JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan, harus mematuhi panduan penulisan. Jika artikel yang dikirim tidak sesuai atau ditulis dalam format yang berbeda dengan panduan, maka akan DITOLAK oleh editor sebelum ditinjau lebih lanjut. Para editor hanya menerima artikel yang sesuai dengan format yang telah ditetapkan. Artikel ditulis dalam bahasa indonesia. JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan menggunakan prosedur penilaian Double Blind. Di mana antara penulis dengan mitra bestari tidak saling mengenal identitasnya masing-masing.
Articles 178 Documents
Peranan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Dalam Pengelolaan Sampah di Kecamatan Mandau Ferdinan, Reynaldo; Rauf, Rahyunir
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan peranan  Dinas lingkungan hidup Kabupaten Bengkalis dalam pengelolaan sampah di kecamatan Mandau. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif, yang berarti bahwa jenis penelitian ini berguna untuk mengembangkan teori berdasarkan data lapangan yang sudah ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan dinas lingkungan hidup kabupaten Bengkalis dalam pengelolaan sampah meliputi beberapa aspek utama, yaitu sebagai regulator, fasilitator, dan pelaksanaan. Sebagai regulator dinas berperan dalamn penyusunan kebijakan dan peraturan terkait pengelolaan sampah. Sebagai fasilitator, dinas menyediakan sarana dan prasarana seperti TPS, armada pengangkutan sampah, sebagai pelaksana dinas bertanggung jawab dalam kegiatan operasional pengumpulan, pengangkutan hingga pembuangan akhir sampah. Akan tetapi pelaksanaan peran tersebut belum berjalan secara optimal. Disebabkan oleh keterbatasan jumlah dan kualitas sumber daya manusia, kurangnya sarana dan prasarana pendukung serta rendahnya Tingkat kesadaran dan partisipasi Masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kantor Camat Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Fahda Ma'ruf; Febrian, Ranggi Ade
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Pelayanan publik yang prima merupakan hak mendasar bagi masyarakat, namun dalam pelaksanaannya masih sering ditemukan kendala operasional di tingkat kecamatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pisau analisis teori SERVQUAL yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry, yang mencakup lima dimensi utama: Tangibles (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), Empathy (empati). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci (aparat kecamatan dan masyarakat pengguna layanan), observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Rokan IV Koto secara umum telah berjalan cukup baik pada dimensi Assurance dan Empathy. Namun demikian, optimalisasi pelayanan masih terhambat pada dimensi Tangibles terkait keterbatasan sarana prasarana penunjang, serta dimensi Reliability dan Responsiveness yang dipengaruhi oleh faktor jaringan sistem serta pemahaman berkas oleh masyarakat.
Strategi City Branding Pemerintah Daerah Rokan Hilir Dalam Mempromosikan Event Pariwisata Nasional Bakar Tongkang Wan Al-Fiqri Ramadhan; Maulidiah, Sri
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28782

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi city branding Pemerintah Daerah Rokan Hilir dalam mempromosikan Event Pariwisata Nasional Bakar Tongkang. Kajian ini penting karena Bakar Tongkang telah menjadi ikon budaya masyarakat Tionghoa Bagansiapiapi, tetapi promosi, fasilitas, pengelolaan UMKM, kebersihan, akomodasi, serta integrasi media digital masih belum sepenuhnya kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur Dinas Pariwisata, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat lokal. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi city branding berjalan melalui penguatan identitas budaya, pembentukan citra kota, penguatan reputasi event nasional, penyusunan strategi event, pemanfaatan media sosial, pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan pelestarian budaya. Pemerintah daerah telah menggunakan media sosial dan bekerja sama dengan media serta content creator, tetapi promosi belum terintegrasi dalam kalender konten, informasi rute, informasi parkir, akomodasi, dan narasi multibahasa. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, fasilitas wisata, kemacetan, parkir, penginapan, kebersihan, tata kelola UMKM, koordinasi lintas pihak, dan risiko berkurangnya nilai budaya asli. Penelitian menyimpulkan bahwa Bakar Tongkang perlu ditempatkan sebagai pusat narasi city branding Rokan Hilir yang terhubung dengan identitas Negeri Seribu Kubah, Kota Ikan, wisata bahari, wisata religi, kuliner Melayu-Tionghoa, dan sejarah Bagansiapiapi.
Analisis Kualitas Pelayanan Publik Di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru Simbolon, Eldiana; Monalisa
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28834

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Publik dan faktor penghambat dalam pelaksaan layanan Surat keterangan Kurang Mampu Di Kelurahan Air Dingin. Penelitian  ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan teori Kualitas pelayanan publik dengan indikator sikap petugas, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, fasilitas pelayanan, biaya pelayanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap petugas yang ramah dan responsif, prosedur pelayanan yang jelas, waktu pelayanan yang relatif cepat, fasilitas pelayanan yang cukup memadai, serta transparansi biaya pelayanan yang sesuai dengan ketentuan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti optimalisasi fasilitas pendukung khususnya akses disabilitas, peningkatan kecepatan pelayanan saat antrean ramai, serta penyempurnaan media informasi pelayanan agar lebih mudah dipahami masyarakat.
Peran Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Dalam Revitalisasidinas Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Syahrani, Muthiah Nada; Febrian, Ranggi Ade
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dalam revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Badan Pendapatan Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, dan masyarakat pengguna JPO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Perhubungan telah dilaksanakan melalui penyusunan kebijakan, pelaksanaan revitalisasi, koordinasi antarinstansi, dan pengawasan kondisi JPO. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, rendahnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan JPO, serta kerusakan fasilitas akibat kurangnya pemeliharaan dan vandalisme. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pemerintahan daerah, khususnya terkait pengelolaan infrastruktur keselamatan transportasi perkotaan.
Pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau Dalam Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Di Kota Pekanbaru Olivia, Suzan; Syaprianto
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan beberapa indikator pengawasan menurut M. Manullang yaitu penetapan alat ukur (standar), mengadakan penilaian atau evaluasi dan mengadakan tindakan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau telah melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan penerimaan peserta didik baru tetapi belum maksimal dan terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Hambatan pengawasan terhadap pelaksanaan penerimaan peserta didik baru diantaranya keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran dan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan dan fungsi Ombudsman. Meskipun demikian, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau telah menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan penerimaan peserta didik baru secara aktif dan terstruktur untuk mewujudkan penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru yang lebih berkualitas.
Inovasi Pemerintahan Dalam Pendataan Batas Wilayah Oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir : Studi Kasus Penggunaan Aplikasi Wilkerstat Aufia, Izma; Yuslaini, Nina
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.29013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pemerintahan dalam pendataan batas wilayah melalui penggunaan aplikasi Wilkerstat serta mengetahui hasil yang dicapai dari penerapan aplikasi tersebut dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi pendataan wilayah kerja statistik sebagai dasar penyediaan data kewilayahan yang berkualitas bagi kegiatan sensus, survei, dan perencanaan pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang didukung oleh hasil wawancara, observasi, dokumentasi, serta triangulasi data untuk menjamin keabsahan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Wilkerstat memberikan keuntungan relatif dibandingkan metode manual karena mampu meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan integrasi data wilayah kerja statistik. Selain itu, aplikasi Wilkerstat mampu meningkatkan akurasi penentuan batas wilayah melalui pemanfaatan GPS dan peta digital, mempermudah koordinasi antar petugas, serta mendukung pembentukan basis data kewilayahan yang lebih sistematis dan terintegrasi. Penelitian ini merekomendasikan kepada Badan Pusat Statistik dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan internet, memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis berkelanjutan, serta melakukan pengembangan sistem aplikasi yang lebih stabil guna mendukung efektivitas pendataan wilayah dan pengambilan kebijakan berbasis data.
Penerapan E-Government Melalui Pengadaan Sertifikat Tanah Elektronik Di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru Deila Faadhilah; Andriyus
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.29041

Abstract

Terlepas dari penerapan kebijakan sertifikasi tanah elektronik, beberapa tahapan pelayanan, seperti pemeriksaan berkas, verifikasi dokumen, dan pengukuran lapangan, terus dilakukan secara manual di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru yang ditinjau melalui teori e-government yang dikemukakan oleh Richardus Eko Indrajit dengan elemen/aspek indikator kesuksesan berdasarkan pada aspek support, capacity, dan value. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan kerangka deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan e-government dari aspek support telah didukung oleh kerangka regulasi, komitmen kepemimpinan, dan penjangkauan sosialisasi kepada masyarakat. Dari segi capacity, sumber daya manusia yang telah menjalani pelatihan, dilengkapi dengan infrastruktur, jaringan, dan sistem aplikasi yang memfasilitasi penyampaian layanan. Dari perspektif value, penerapan sertifikat tanah elektronik memiliki kapasitas untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, aksesibilitas informasi, dan kepuasan masyarakat. Namun, pelaksanaannya tidak sepenuhnya optimal karena persistensi tahapan layanan manual, serta hambatan teknis yang dimanifestasikan sebagai gangguan sistem dan jaringan.