cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1: November 2025" : 78 Documents clear
Sosialisasi Akreditasi Rumah Sakit Berdasarkan Elemen Penilaian MRMIK 3 LAM-KPRS di RSIA Mutiara Bunda Dewi Oktavia; Sayati Mandia; Marsya Dwi Ananta
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.13301

Abstract

Hospital accreditation is the process of assessing healthcare standards to improve patient quality and safety. One important aspect of accreditation is medical records management, which encompasses the effective storage, management, and utilization of data and information. Bunda Ibu Anak Hospital, Padang, as a hospital focused on maternal and child health services, has specific needs when implementing a medical records management system. The patient data managed at this hospital encompasses not only general medical records but also information related to pregnancy, childbirth, and neonatal care, which require more detailed and accurate recording. Therefore, this hospital needs to implement a document management system that all policies and procedures used are in accordance with standards. This PKM aims to provide understanding to medical record officers regarding the implementation of the Medical Record Management System at Ibu Anak Bunda Hospital Padang based on the MRMIK 3 standard. The expected benefit is to increase the level of knowledge of medical record officers regarding accreditation assessments based on MRMIK3 LAM-KPRS. This Community Service activity was carried out by providing socialization on Friday, July 4, 2025 at Mutiara Bunda Hospital. This activity was successful and ran smoothly. Suggestions from the MRMIK 3 accreditation socialization at Mutiara Bunda Hospital will be more optimal if the assessment process for health service standards is carried out continuously, strengthened by internal training and evaluation, supported by a special team and the use of an integrated SIMRS, and fostering a culture of quality throughout the hospital line
The Green House Pengering Biji Kopi Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Desa Cikahuripan, Sumedang Albert Daniel Saragih; Prasetyo, Prasetyo; Bandiyah Sri Aprillia
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.13601

Abstract

Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang merupakan sentra kopi arabika dengan produksi mencapai 15 ton/tahun. Namun, proses pengeringan biji kopi masih dilakukan secara tradisional melalui penjemuran, sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca, memakan waktu lama (7–20 hari), dan menghasilkan mutu yang kurang seragam. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan tempat pengering berbasis energi surya dengan sistem greenhouse modular dan dukungan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hasil uji menunjukkan efisiensi waktu pengeringan meningkat hingga 56–65% dibanding metode konvensional, dengan kualitas kadar air akhir stabil pada 12,5%. Penerapan teknologi ini berdampak positif pada peningkatan produktivitas, kualitas kopi, serta pendapatan petani mitra.
Lansia Tangguh: Pendampingan Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun Aryono, Marcella Mariska; Cahyadi, Andi; Wicaksono, David Ary; Dani, Robik Anwar; Setyawan, Yonathan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.13789

Abstract

Pada usia Indonesia yang hampir mencapai 80 tahun saat ini, bangsa ini telah mencapai tahap di mana populasinya berangsur-angsur menua. Sesuai perkiraan Kementerian Kesehatan, pada tahun 2025 jumlah penduduk di Indonesia yang akan dicap lanjut usia adalah sekitar 1,2 milyar. Lansia merupakan kelompok usia yang memiliki ketergantungan terhadap kelompok usia produktif. Dengan presentase yang cukup besar, secara tak langsung, memiliki dampak sosial dan ekonomi, baik bagi individu, keluarga, maupun lingkungan sosial. Lansia merupakan kelompok penduduk yang rentan dan sedikitnya ada tiga faktor utama yang menyebabkan kelompok lansia rentan, yaitu tidak lagi produktif secara ekonomi, masalah kesehatan, dan membutuhkan pendamping sebagai pengasuh. Permasahan ini juga terjadi pada para lansia di Paguyuban Benteng Gading Mater Dei Madiun. Meskipun mereka memiliki cukup banyak kesibukan dalam kegiatan gereja, namun tidak sedikit yang juga masih mengeluhkan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada masa lansia ini. Oleh karena itu, program pendampingan ini dilakukan sehingga dapat membuat para lansia ini menjadi Lansia yang Tangguh sehingga dapat mampu menghadapi permasalahan-permasalahan di masa lansia. Kegiatan pendampingan yang telah dilakukan tersebut mendapatkan respon yang positif dari para lansia yang ada di Paguyuban Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun. Pendampingan ini sangat mengedukasi dan sangat bermanfaat bagi para lansia agar mereka dapat menjadi lansia yang Tangguh sehingga tidak merasakan kesepian dan stress dikarenakan tinggal sendirian.
Pelatihan Pengolahan Kulit Kopi Liberika Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Jatimulyo, Tanjung Jabung Timur Elisabeth Joi Tamar Panggabean; Betania Yonanda Sidauruk; Nuraida Ariani; Reni Apriliani; Leo Granskila Imanuel; Amanda Fitri Rahmawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14250

Abstract

Kopi liberika merupakan salah satu tanaman yang dapat beradaptasi dengan baik ditanah gambut. Akar dari tanaman kopi liberika dapat menyerap kandungan air yang ada pada lahan gambut sehingga menghasilkan sifat fisik berupa pohon, batang dan buah yang lebih besar. Pengolahan kopi liberika menghasilkan limbah berupa kulit kopi liberika yang dapat di manfaatkan sebagai pupuk organik cair berfungsi sebagai penyedia unsur hara yang cepat dari unsur tanaman, tidak merusak kandungan tanah dan aman digunakan dalam jangka panjang. Cara pembuatan pupuk organik cair dilakukan melalui tahapaan yaitu dengan menggunakan air beras, EM4 dan kulit kopi. Proses pembuatan dilakukan melalui fermentasi selama kurang lebih dua minggu. Kegiatan pendampingan mulai dari peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dan pendampingan pelatihan pembuatan produk.
Kegiatan Aksi Bersih Lingkungan Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Menjaga Kebersihan Abror, Sirojuddin; Nafisa, Wardha
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14361

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan masih menjadi isu penting di tingkat masyarakat desa, termasuk di desa Jati, Sidoarjo. Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan tercermin dari perilaku membuang sampah sembarangan, kurangnya pengelolaan sampah, serta minimnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif generasi muda serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode PAR diterapkan melalui tahapan identifikasi masalah bersama masyarakat, perencanaan aksi, pelaksanaan kegiatan, observasi, dan refleksi evaluatif secara partisipatif. Bentuk kegiatan meliputi aksi bersih lingkungan, pembersihan saluran air, serta pemangkasan cabang pohon yang melibatkan keterlibatan langsung masyarakat dan generasi muda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat serta perubahan kondisi lingkungan yang menjadi lebih bersih, asri, dan nyaman. Selain memberikan dampak fisik terhadap lingkungan, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan PKM berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama masyarakat
Memasyarakatkan Tarian Wisisi: Sebuah Upaya Mengolahragakan Masyarakat Melalui Kearifan Lokal Papua Daniel Womsiwor; Toni Kogoya; Gerdha Kristina Ivony Numberi; Hakim Irwandi Marpaung; Miftah Fariz Prima Putra
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14494

Abstract

Papua memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan salah satunya adalah tarian wasisi. Namun, seiring kemajuan jaman atau modernisasi, pengetahuan masyarakat tentang tarian ini semakin pudar. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mensosialisasikan dan memasyarakatkan tarian wasisi pada komunitas masyarakat Lanny Jaya yang ada di Wahno, Kota Jayapura, Papua. Metode Participatory Action Research (PAR) dengan sosialisasi dan pendampingan dilakukan. Hasil kegiatan PkM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat pada tarian wisisi. Masyarakat mempersepsikan positif, yaitu mudah dalam belajar tarian wasisi dan tarian tersebut menyenangkan. Tarian wasisi dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kebugaran masyarakat dan tarian tersebut perlu dilestarikan agar kearifan lokal Papua tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yuboi melalui Pelatihan Produksi dan Diversifikasi Olahan Ulat Sagu dan Mujair Asap Agus Zainuri; Rosmin Mariati Tingginehe; Selli Reni Andeina
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14530

Abstract

This community service program was implemented in Yoboi Village with the aim of enhancing community skills, particularly among members of the Family Welfare Movement (PKK), in processing local food resources such as smoked tilapia and smoked sago larvae into innovative processed products, including meatballs and nuggets. In addition, the program sought to provide education on nutrition and food safety, promote household economic empowerment through the establishment of small-scale, local food–based microenterprises (UMKM), and optimize the potential of local food resources to generate added economic and nutritional value while preserving the local wisdom of the Yoboi community. The program employed several methods, including nutrition education on the importance of utilizing local food resources, demonstrations and hands-on training in processing smoked tilapia and smoked sago larvae, direct practice by participants, and group discussions on product marketing strategies. The participants consisted of 15 housewives and PKK members from Yoboi Village. The results indicated an improvement in participants’ knowledge and skills in processing local food into value-added products. Participants were able to independently produce sago larvae meatballs and smoked tilapia nuggets. Furthermore, the community gained an understanding of marketing strategies and demonstrated a commitment to establishing small-scale enterprises based on local food resources.In conclusion, the program successfully enhanced nutritional awareness, technical skills, and economic motivation among the Yoboi community. Community empowerment through local food processing has the potential to support household food security while simultaneously creating new business opportunities rooted in local wisdom.
Optimalisasi Potensi Orang Asli Papua (OAP) Dalam Bidang Olahraga Melalui Edukasi Olahraga Miftah Fariz Prima Putra; Toni Kogoya; Gerdha Kristina Ivony Numberi; Darius Yobee
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14531

Abstract

Bagi masyarakat Papua atau Orang Asli Papua (OAP), olahraga dipandang sebagai jati diri atau harga diri. Namun belum banyak masyarakat yang menyadari bahwa ada potensi besar dalam diri OAP terkait bidang olahraga. Oleh karena itu, tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada generasi muda Orang Asli Papua (OAP) dalam bidang olahraga melalui edukasi olahraga. Sebanyak 16 Orang Asli Papua (OAP) mengikuti kegiatan ini, yaitu 11 laki-laki dan 5 perempuan. Adapun usia peserta rata-rata adalah 19.75 tahun. Setelah peserta mendapatkan edukasi olahraga, tampak bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dibanding sebelumnya. Sebanyak 87% peserta mengetahui prinsip-prinsip FITT dalam olahraga dengan baik. Selain itu, 93.75% peserta mengetahui olahraga yang dilakukan selama ini sudah tepat atau belum. Tidak hanya itu, terkait dengan potensi OAP dalam olahraga, sebanyak 100% peserta mengetahui bahwa OAP memiliki potensi yang tinggi dalam olahraga.