cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 265 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3: April 2026" : 265 Documents clear
Pemahaman dan Pengamalan Siswa terhadap Nilai Akhlak dan Motivasi Belajar dalam Sistem Pembelajaran Adaptif Berbasis Deep Learning di SMK Negeri 27 Jakarta Tri Suryani; Fitriyah Maharani; Ahmad Naufal; Ismail Hamdi; Bina Prima Panggayuh
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman dan pengamalan nilai akhlak serta motivasi belajar siswa dalam sistem pembelajaran adaptif berbasis deep learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 27 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa dan guru PAI. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran adaptif berbasis deep learning berkontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai akhlak siswa melalui pembiasaan ibadah, refleksi, dan pengalaman belajar bermakna. Selain itu, pendekatan ini mampu meningkatkan motivasi belajar intrinsik siswa serta mendorong perubahan perilaku positif, seperti peningkatan kontrol diri dan sikap saling menghargai.
Pelestarian Warisan Sejarah Lokal Palembang Melalui Pendidikan Sekolah Ema Suhartati Saputri; Nur Kholifah; Monica Apriani; Yosi Della Puspita Sari; Amelia Putri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14550

Abstract

Warisan sejarah lokal Palembang memiliki potensi signifikan sebagai sumber pembelajaran sejarah. Namun, implementasinya di sekolah belum optimal dan cenderung diabaikan demi pelajaran sejarah yang lebih fokus pada narasi nasional. Situasi ini mengakibatkan hubungan yang lemah antara bahan ajar dengan lingkungan sosial-budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pentingnya pelestarian warisan sejarah lokal Palembang dalam pendidikan sekolah, mengidentifikasi jenis-jenis warisan sejarah lokal yang dapat menjadi sumber belajar yang relevan, dan menganalisis bagaimana sejarah lokal diintegrasikan ke dalam kurikulum Sejarah Indonesia di tingkat sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan metode historis, yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Metode ini didukung oleh pendekatan pedagogis, sosial-budaya, dan antropologis. Menurut temuan penelitian, Palembang kaya akan warisan sejarah yang mencakup situs, tradisi, dan artefak yang dapat memperkaya pendidikan sejarah yang kontekstual dan bermakna. Telah ditunjukkan bahwa memasukkan sejarah lokal ke dalam pendidikan sekolah memperkuat identitas budaya siswa dan menumbuhkan kesadaran serta kepedulian terhadap pelestarian warisan sejarah sebagai bagian dari menjaga budaya lokal. kata kunci : sejarah lokal, pembelajaran sejarah, warisan budaya
Kepemimpinan Abdurrahman Ad-Dakhil Dalam Dinamika Politik Bani Umayyah di Andalusia Muhammad Mastuhan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14565

Abstract

This study explains the leadership of Abdurrahman Ad-Dakhil in the political dynamics of the Umayyad dynasty in Andalusia in the 8th century AD. The purpose of this study is to explain Abdurrahman's strategy to rebuild Umayyad power, organize the fragmented political structure, and create stability that is acceptable to various groups in society. This study uses historical methods, including source collection, criticism, analysis, and historical writing to observe the political conditions of Andalusia after the initial conquest. The results of this study are Abdurrahman's success in uniting Arab, Berber, and local communities, strengthening professional troops, and centralizing administration in Cordova. His leadership restored political order and formed a new political identity independent of the center. This foundation became the starting point for the development of the economy, culture, and science during the dynasty that followed him. This study shows that Abdurrahman Ad-Dakhil's leadership can be understood as a form of Islamic political leadership that is able to unite various elements of society, adapt to the conditions faced, and is relevant to studying the dynamics of the development of Islamic government during the classical period.
Eksistensi Pempek Sebagai Warisan Budaya Dan Identitas Masyarakat Palembang Nur Kholifah; Ema Suhartati Saputri; Monica Apriani; Revalina Safitri; Anisa Bunga Rahmela
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14571

Abstract

Pempek adalah hidangan khas asli Palembang yang tidak hanya merefleksikan sejarah serta pertukaran budaya, tetapi juga menegaskan keberadaan identitas masyarakat Palembang sampai zaman sekarang. Terbentuk melalui proses percampuran budaya Melayu dan Cina, pempek berperan sebagai lambang kebudayaan setempat yang mampu bertahan dan berkembang di tengah gelombang globalisasi. Kajian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi keberadaan pempek sebagai bagian dari warisan budaya serta kontribusinya dalam membangun identitas sosial warga Palembang. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari sumber-sumber antropologi kuliner dan kebudayaan daerah. Temuan kajian mengungkapkan bahwa keberadaan pempek terpengaruh oleh faktor sejarah, nilai-nilai budaya, pengetahuan lokal, serta kemajuan ekonomi kreatif. Pempek kini bukan lagi hanya sekadar sajian makanan, melainkan simbol kebudayaan yang menjadi pembeda Palembang di skala nasional dan internasional. kata kunci : Keberadaan Pempek, Identitas Kebudayaan, Warisan Kebudayaan, Palembang
Pengaruh Manajemen Waktu Terhadap Kinerja Karyawan Gen Z Yogyakarta Fifi Nurrohmah; Agus Salim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14580

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kinerja karyawan Gen Z di Yogyakarta yang dipengaruhi oleh tingginya intensitas beban kerja dan tekanan waktu. Karyawan dihadapkan pada jumlah tugas yang berlebih serta tuntutan penyelesaian pekerjaan dengan deadline yang ketat, sehingga berpotensi menurunkan kualitas kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap kinerja karyawan Gen Z di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang, yang dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form. Teknik analisis data meliputi uji normalitas dengan pendekatan Monte Carlo, uji linearitas, uji korelasi Product Moment, analisis regresi, serta uji sumbangsih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antara manajemen waktu dan kinerja karyawan bersifat linier. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara manajemen waktu dan kinerja karyawan. Selain itu, manajemen waktu memberikan sumbangan efektif sebesar 0,36% terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa manajemen waktu berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan Gen Z di Yogyakarta.
Tantangan Operator Administrasi Kependudukan Pada Pelayanan Online Pencatatan Sipil Akta Kematian Di Kabupaten Sidoarjo Sita Hanun; Kalvin Edo Wahyudi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14582

Abstract

Pelayanan pencatatan sipil akta kematian memiliki peran strategis dalam administrasi kependudukan karena menjadi dasar pemenuhan hak hukum warga negara. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menerapkan pelayanan akta kematian secara online melalui integrasi PLAVON, Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), dan JABRIK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi operator administrasi kependudukan dalam pelaksanaan pelayanan online pencatatan sipil akta kematian. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap operator pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operator menghadapi berbagai kendala, meliputi gangguan teknis sistem dan ketidaksinkronan data, permasalahan administratif berupa ketidaklengkapan dokumen dan data tidak valid, kesalahan input akibat keterbatasan kompetensi dan mentoring, serta hambatan komunikasi dengan pemohon yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan online memerlukan penguatan kapasitas operator, stabilitas sistem, dan peningkatan edukasi kepada masyarakat.
Dinamika Pagelaran Kethoprak Wahyu Manggolo Di Era Modernisasi Nia Sri Rahmadani; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14588

Abstract

Kethoprak merupakan seni teater tradisional Jawa yang memiliki fungsi penting sebagai media pendidikan moral dan pelestarian budaya. Penelitian ini berfokus pada Kethoprak Wahyu Manggolo di Kabupaten Pati yang mampu bertahan di tengah modernisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya, sistem keanggotaan, serta inovasi teknis dan konten pertunjukan yang dilakukan kelompok ini dalam menghadapi perubahan sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahyu Manggolo menerapkan sistem keanggotaan berbasis gotong royong, melakukan pembaruan kostum dan tata panggung secara berkala, serta memadukan musik gamelan tradisional dengan instrumen modern. Inovasi tersebut terbukti mampu menarik minat penonton lintas generasi tanpa adanya menghilangkan nilai-nilai tradisionalnya. Kesimpulannya, keberhasilan kelompok ini terletak pada kemampuan adaptasi terhadap selera zaman dan dukungan masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meninjau potensi ekonomi kreatif dan strategi kolaboratif guna memperkuat keberlanjutan kesenian tradisional di era digital.
Pemanfaatan Media Pembelajaran dalam Materi Pengukuran pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar : Studi Literatur Fajar Ajeng Pramesti; Raden Roro Elfrida Elysia Ivana Padmarini; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14597

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran dalam materi pengukuran memiliki peran penting dalam membantu peserta didik memahami konsep matematika di sekolah dasar. Konsep pengukuran meliputi pengukuran panjang, berat, volume, dan waktu yang bersifat abstrak apabila hanya disampaikan secara teoritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pengukuran dalam pembelajaran matematika sekolah dasar serta pemanfaatan media pembelajaran yang digunakan berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku rujukan, dan artikel yang relevan dengan pembelajaran pengukuran di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran pengukuran akan lebih efektif apabila menggunakan media konkret dan melibatkan aktivitas langsung, seperti penggunaan penggaris, timbangan, wadah, satuan kubus, serta alat ukur waktu. Pemanfaatan media dan pengalaman langsung dapat meningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, pembelajaran pengukuran di sekolah dasar perlu dirancang secara konkret dan kontekstual agar peserta didik tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami konsep pengukuran secara bermakna.
Media Papan Perkalian dan Pembagian sebagai Inovasi Pembelajaran Numerasi Aftin Nazakia; Ainur Rofida; Suci Anis Kunaifi; Azamul Fadly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14599

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji penggunaan media papan perkalian dan pembagian pada proses pembelajaran numerasi dijenjang sekolah dasar melalui penerapan metode kajian literatur. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku referensi, dan karya ilmiah yang relevan. Data tersebut kemudian ditelaah melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan mengkaji dan membandingkan temuan kajian terdahulu. Hasil kajian mengindikasi bahwa penggunaan media konkret papan perkalian dan pembagian memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep, hasil belajar, dan motivasi peserta didik jenjang sekolah dasar. Media ini juga mempermudah pessrta didik dalam memahami operasi hitung perkalian dan pembagian. Dengan demikian, media konkret papan perkalian dan pembagian direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran numerasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
Kendang Dalam Perspektif Estetika Dasar Dalam Pembelajaran Seni Budaya Di Sd 1 Barongan Kudus Andani Nabil Arrasyid; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kendang dalam perspektif estetika dasar pada pembelajaran Seni Budaya di SD 1 Barongan Kudus. Kendang tidak hanya dipahami sebagai alat musik tradisional yang berfungsi mengatur irama dan tempo dalam karawitan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai estetika dasar, meliputi aspek visual, auditif, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Seni Budaya dan peserta didik yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendang telah diimplementasikan secara aktif dalam pembelajaran Seni Budaya melalui kegiatan praktik karawitan, baik pada jam pelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Kendang mengandung nilai estetika dasar yang dapat diamati melalui keindahan bentuk, variasi bunyi, serta keindahan gerak dalam aktivitas menabuh. Namun demikian, pemahaman peserta didik terhadap nilai estetika dasar kendang masih cenderung terbatas pada aspek teknis, sementara penghayatan estetis dan makna budaya belum sepenuhnya berkembang. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan pembelajaran yang lebih reflektif agar kendang dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media pembelajaran estetika berbasis kearifan lokal.