cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,799 Documents
Kontekstualisasi Hadits Tentang Berkata Baik Atau Diam Terhadap Etika Berkomunikasi Di Era Digital: Analisis Hermeneutika Kontekstual Abdullah Saeed Muhamad Aditya Rizky
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18399

Abstract

Pola komunikasi di era digitalisasi merupakan fokus utama dalam berekspresi di media sosial, hal ini disebabkan dengan pola ujaran kebencian dan rendahnya dalam beretika. Hal ini berbanding terbalik dengan penelitian dari Microsoft bahwa Indonesia memiliki tingkat kesopanan digital yang rendah di Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penalaran terhadap pemahaman suatu hadist tentang etika komunikasi, khusunya berkomunikasi dalam bermedia sosial, hadist mengenai anjuran untuk berkata baik atau diam yang dimaksudkan dengan melihat perkembangan media sosial pada zaman ini. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang fokus pada studi pustaka dan pendekatan Hermeneutika Kontekstual Abdullah Saeed, dengan melihat sisi moral pada makna dibalik teks tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perintah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam yang tertera pada redaksi tersebut, berubah menjadi tanggung jawab sosial dan pengelolaan informasi di era digital. Pesatnya perkembangan teknologi digambarkan bahwa interaksi semakin dapat menyebar luas di luar perkiraan, salah satunya definisi lingkungan sekitar, bukan hanya skala kecil tetapi dapat terjamah secara luas melalui perkembangan media sosial ini. Kontekstualisasi ini menunjukkan bahwa menahan diri dari hate speech bukan hanya soal kepatuhan akan hukum, melainkan juga implementasi dari iman yang melindungi diri dari kerusakan spiritual. Penelitian ini menunjukkan paradigma literasi digital yang berbasis pada nilai-nilai nyata untuk menciptakan kesadaran beretika dalam media sosial dengan wujud yang beradab.
Representasi Brand Image Soe&Su Corporate melalui Proses Produksi Konten Behind The Scenes (BTS) Raefa Raja Augena; Aceng Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi brand image Soe&Su Corporate melalui konten Behind The Scenes (BTS) sebagai media komunikasi visual. Penelitian menunjukkan bahwa konten BTS berperan penting dalam membangun dan merepresentasikan citra merek perusahaan melalui proses produksi dan post-produksi yang terstruktur. Pada tahap produksi, penerapan teknik pengambilan gambar seperti pengaturan ISO rendah, exposure yang terkontrol, shutter speed yang sesuai, serta pergerakan kamera yang stabil menghasilkan visual yang jelas dan tidak distraktif. Selain itu, dokumentasi interaksi dengan klien dan proses kerja tim mencerminkan transparansi perusahaan yang merepresentasikan nilai profesional dan terpercaya. Pada tahap post-produksi, penggunaan teknik stabilizer digital, pengaturan scale dan position, color grading yang konsisten, serta teknik cut to cut dengan transisi minimal menghasilkan visual yang rapi, sederhana, dan mudah dipahami. Pendekatan ini merepresentasikan nilai elegan sekaligus memperkuat profesionalitas perusahaan melalui penyajian konten yang informatif dan terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara proses produksi dan post-produksi mampu membangun representasi brand image yang konsisten, sehingga nilai profesional, elegan, dan terpercaya dapat tersampaikan secara efektif kepada audiens. Dengan demikian, konten BTS dalam bentuk video terbukti menjadi media komunikasi visual yang efektif dalam merepresentasikan identitas dan citra merek Soe&Su Corporate.
Penerapan Pidana Mati Terhadap Pengedar Narkotika Sebagai Instrumen Kebijakan Hukum Pidana Dalam Pemberantasan Narkotika Di Indonesia Putri Ayu Amanda; Henny Yuningsih; Irsan Irsan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18529

Abstract

The imposition of the death penalty on drug dealers in Indonesia remains a key instrument of criminal law policy in the eradication of narcotics. However, its implementation has generated considerable debate regarding its effectiveness, legal certainty, and human rights protection. This study aims to analyze the implementation of the death penalty in Indonesia, identify obstacles to its implementation for drug offenders, and examine efforts to make the execution of the death penalty more efficient in the future. This study employed a normative legal research method with legislative, conceptual, case-based, and futuristic approaches. The legal materials used consisted of primary, secondary, and tertiary legal materials, analyzed descriptively and qualitatively. The results indicate that the death penalty is still regulated in Indonesian positive law, particularly in the Narcotics Law and the New Criminal Code. However, its implementation faces obstacles such as uncertainty regarding executions, lengthy legal processes, and human rights considerations. Therefore, clearer regulations and more effective policies are needed to ensure the implementation of the death penalty provides legal certainty and supports drug eradication efforts in Indonesia.
YouTube-Based Pronunciation Instruction Throught Pronunciation With Emma: Enhancing Students' Mastery of English Diphthong Sounds Whana Sri Ayu Ningtias; Maemuna Muhayyang; Haryanto Haryanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18577

Abstract

The study investigated whether the Pronunciation with Emma YouTube channel could have positive effects on junior secondary students’ pronunciation of English diphthongs. A pre-experimental one-group pre-test and post-test design was used. The participants were 9th grade students of Class IX.K at SMP Negeri 3 Sungguminasa. The data were obtained from a pronunciation reading test made up of 40 words using eight diphthongs in English. The pre-test was prepared and used to assess students’ pronunciation achievement (AO1) at first, then a post-test was conducted after 4 treatment sessions using selected videos from Pronunciation with Emma channel. Quantitative data were also interpreted with descriptive statistics by the paired-sample t-test. It is established that students’ mean score increased as from 50.33 in the pretest to 73.93 in the post-test. The paired-sample t-test result was significant, p < .001, which suggests this improvement was significant in the outcomes following the intervention. Improvements were also observed for all eight diphthong sounds. Since pronunciation with Emma can give a useful audio-visual model, articulation support, and repetition effect to EFL learners as additional media in practice, it is a pedagogical view to aiding students in their development of English diphthong pronunciation performance.
Pengaruh Latihan Ball Handling Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Bola Basket Siswa Ekstrakurikuler SMPN 1 Tebing Tinggi M Tegar; Daryono Daryono; Rury Rizhardi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18592

Abstract

This study aims to find out the influence of handling on the dribbling skills of basketball extracurricular students of SMPN I Tebing Tinggi. The research method used is the pseudo-experiment method, which is a study that is used to find the influence of certain behaviors on others under controlled conditions, other variables that can affect the experimental process can be strictly controlled. The population in this study amounted to 32 students with the sample used, namely 32 students with saturated sample technique (census). The data collection techniques used are tests and documentation. The data analysis technique used was a hypothesis test with the help of the SPSS 26 program. Based on the results of the hypothesis test calculations, a sig. value of 0.000 and a sig. p value of 0.05. Thus, it can be concluded that 0.000 < 0.05, then H0 is rejected and Ha is accepted or there is an effect of ball handling practice on the basketball dribbling skills of extracurricular students of SMPN I Tebing Tinggi. Based on the table above, the Pearson Correlation value is 0.665 where the value is in the high category.
Peran Production Assistant Dalam Manajemen Program Musik K- Hits Pada Era Digital Di MNC Channels Ratih Eka Noviyana; Leonard Dharmawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18629

Abstract

Program musik televisi berbasis konten K-Pop menghadapi tantangan transformasi produksi di era digital yang menuntut adaptasi sistem manajemen dan peran sumber daya manusia. Penelitian ini mengkaji peran Production Assistant (PA) dalam manajemen program musik K-HITS di MNC Channels yaitu salah satu jaringan televisi berlangganan terkemuka di Indonesia dalam konteks adaptasi era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama pelaksanaan magang (Januari–Mei 2026), wawancara semi-terstruktur dengan pembimbing lapangan, serta studi dokumentasi rundown dan sistem produksi internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen produksi K-HITS telah mengintegrasikan teknologi digital di seluruh tahapan produksi/pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi dengan memanfaatkan cloud-based content management, koordinasi daring, dan distribusi multiplatform. Dalam sistem tersebut, PA menjalankan enam fungsi kritis: (1) manajemen rundown dan jadwal siaran, (2) koordinasi teknis antar divisi, (3) administrasi aset digital, (4) pemantauan kualitas konten, (5) komunikasi lintas departemen, dan (6) adaptasi konten untuk distribusi digital. Novelty penelitian ini terletak pada identifikasi perluasan fungsi PA dari peran administratif tradisional menuju peran manajerial digital dalam konteks program musik K- Pop di televisi berlangganan Indonesia, suatu dimensi yang belum banyak dieksplorasi dalam literatur komunikasi domestik. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan kompetensi tenaga produksi televisi di era konvergensi media.
Islam Dan Budaya Lokal: Analisis Antropologis Dalam Perspektif Epistemologi Al-Qur'an Imam Syahroni; Syihabuddin Qalqubi; Khotimah Suryani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18637

Abstract

Relasi antara Islam dan budaya lokal merupakan salah satu isu penting dalam kajian keislaman karena keduanya senantiasa berinteraksi dalam kehidupan masyarakat. Perbedaan pandangan mengenai posisi budaya lokal dalam Islam menunjukkan perlunya kerangka analisis yang mampu menjembatani dimensi normatif agama dan realitas sosial budaya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara Islam dan budaya lokal dalam perspektif antropologi, mengkaji pandangan epistemologi Al-Qur’an terhadap budaya lokal, serta menjelaskan implikasinya bagi pengembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur’an, buku, dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara Islam dan budaya lokal bersifat dialogis dan dinamis melalui proses adaptasi, negosiasi, serta transformasi budaya. Epistemologi Al-Qur’an memberikan ruang bagi penerimaan budaya lokal melalui prinsip ma‘ruf dan pengakuan terhadap keragaman manusia, dengan tetap menjadikan tauhid dan nilai-nilai moral sebagai batas normatif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan dialogis-kritis merupakan model yang paling proporsional dalam memahami relasi Islam dan budaya lokal. Implikasi kajian ini mengarah pada pengembangan pendidikan Islam yang kontekstual, inklusif, dan responsif terhadap realitas sosial budaya masyarakat.
Policy Translation dalam Komunikasi Publik Pemerintah: Analisis Pengelolaan Konten Media Sosial Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Rifa Tuljanah; Willy Bachtiar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18645

Abstract

Komunikasi publik pemerintah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kebijakan kepada masyarakat di era transformasi digital. Kompleksitas substansi kebijakan sering kali memerlukan penyesuaian agar dapat dipahami secara efektif oleh publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi publik Direktorat Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital dalam pengelolaan konten media sosial melalui perspektif policy translation. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan dokumentasi selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan pada Januari–Mei 2026. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi praktik komunikasi publik dalam pengelolaan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses policy translation dilakukan melalui tiga praktik utama, yaitu penyederhanaan pesan kebijakan, verifikasi dan seleksi informasi sebelum publikasi, serta pengemasan pesan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga sebagai proses penerjemahan substansi kebijakan ke dalam bentuk pesan yang lebih mudah dipahami publik. Hasil penelitian menegaskan pentingnya policy translation dalam mendukung efektivitas komunikasi publik pemerintah di era digital.
Pengaruh Fear Of Missing Out (Fomo), Motivasi Hedonis, Dan Suasana Toko Terhadap Pembelian Impulsif Pada Konsumen Coffee Shop: (Survei pada Mahasiswa Generasi Z di Kota Surakarta) Sera Triya Meilida; Mutya Paramita Pratita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18658

Abstract

This study was conducted on Generasi Z college students in Surakarta City who had previously purchased at coffee shops. The purpose of this study was to analyze the significant influence of Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Motivation, and Store Atmosphere on Impulsive Buying in coffee shops in Surakarta City. The data used was quantitative. The data source used in this study was primary data. The data analysis techniques used in this study were multiple linear regression analysis, classical assumption test, t-test, F-test, and coefficient of determination (R2) using SPSS. The results of the multiple linear regression analysis of this study were Y = 2.832 + 0.092 X1 + 0.021 X2 + 0.276 X3 + e. The t-test results indicated that the variables Fear of Missing Out (FoMO) and Hedonic Motivation had a positive but insignificant effect on impulsive buying among coffee shop consumers in Surakarta City. Meanwhile, the variable Store Atmosphere had a positive and significant effect on impulsive buying among coffee shop consumers in Surakarta City. The results of the F test show that the model is appropriate in predicting the influence of Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Motivation, and Store Atmosphere on Impulsive Purchases in coffee shop consumers in Surakarta City. The results obtained from the coefficient of determination (R2) are 0.240, meaning that the contribution of the independent influence of X1 (Fear of Missing Out), X2 (Hedonic Motivation), and X3 (Store Atmosphere) on Y (Impulsive Purchases) is 24%. The remaining (100%-24%) = 76% is explained by other variables not included in this study.
Peran QRIS dalam Mendorong Digitalisasi UMKM Berbasis Syariah di Indonesia Aneng Maria; Agus Salim; Eva Dahlia; Hani Bela Puspita; Muhamad Aliraja; Natasya Dwi Aida Putri; Nuha Luthfiana Khamila; Rifa Maulina; Safitri Safitri; Mohammad Ridwan; Abu Lubaba
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18697

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kehadiran QRIS menjadi inovasi penting dalam mendukung digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk UMKM berbasis syariah yang mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan kemudahan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran QRIS dalam mendorong digitalisasi UMKM berbasis syariah di Indonesia serta dampaknya terhadap peningkatan efisiensi transaksi dan daya saing usaha. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa QRIS mampu memperluas akses pembayaran digital, meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi penggunaan uang tunai, serta memperkuat inklusi keuangan syariah. Selain itu, penerapan QRIS membantu pelaku UMKM membangun pencatatan transaksi yang lebih baik sehingga memudahkan akses terhadap layanan keuangan formal. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya pemahaman teknologi di sebagian pelaku UMKM masih menjadi kendala dalam implementasinya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan pelaku usaha dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan agar pemanfaatan QRIS dapat semakin optimal dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah digital di Indonesia. Kata kunci: QRIS, digitalisasi, UMKM syariah, pembayaran digital, inklusi keuangan syariah.