cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,799 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di UPTD SD Negeri 080 Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Diva Andre Syahreza; Junita Irawati; Ali Zul Fikri; Pirdaus Siregar; Rahmat Nasution
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di UPTD SD Negeri 080 Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran di kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan model pembelajaran kooperatif, proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Setelah penerapan model pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan diskusi kelompok, interaksi antar siswa, serta keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan karena siswa dapat saling membantu dalam memahami materi melalui kerja sama kelompok. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran, penerapan model pembelajaran kooperatif secara umum mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta hasil belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Implementasi Digital Branding pada Pengelolaan Instagram Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Cintya Cintya; Tasya Camila Hamdani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18203

Abstract

Transformasi digital mendorong institusi pemerintah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik, penyebaran informasi, serta pembentukan identitas kelembagaan. Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital memanfaatkan akun Instagram @infrastrukturdigital sebagai media publikasi program, edukasi, dan penyampaian informasi mengenai pembangunan infrastruktur digital nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi digital branding pada pengelolaan akun Instagram @infrastrukturdigital serta peran konten Instagram dalam pembentukan identitas Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan studi literatur selama kegiatan Praktik Kerja Lapangan di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digital branding dilakukan melalui konsistensi identitas visual, pengelolaan konten edukatif, penggunaan format komunikasi digital seperti carousel dan reels, serta koordinasi antarunit kerja dalam proses publikasi konten yang mencerminkan penerapan tahapan share, manage, dan optimize dalam framework SOME. Konten Instagram juga berperan dalam membentuk identitas Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital melalui brand association yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur digital nasional serta pembentukan persepsi publik yang informatif, profesional, dan kredibel. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial pemerintah memiliki peran strategis dalam komunikasi publik digital dan pembentukan identitas institusi.
Penerapan Teori Sadd Al-Dzarī’ah Dalam Penolakan Permohonan Dispensasi Kawin (Analisis Penetapan Nomor 52/Pdt.P/2025/Pa.Im) Ahmad Madani Rhamdan; Aden Rosadi; Burhanuddin Burhanuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18215

Abstract

Perkawinan anak masih menjadi persoalan serius dalam sistem hukum keluarga di Indonesia, meskipun telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Perma Nomor 5 Tahun 2019. Penelitian ini mengkaji Penetapan Pengadilan Agama Indramayu Nomor 52/Pdt.P/2025/PA.IM yang menolak permohonan dispensasi kawin meskipun calon istri berusia 13 tahun telah hamil 10 minggu kondisi yang lazimnya diterima sebagai alasan mendesak. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar pertimbangan hukum hakim, penerapan teori Sadd al-Dzarī'ah dalam pertimbangan tersebut, serta implikasi hukumnya terhadap perlindungan anak dan perkembangan hukum keluarga Islam di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan teologis-sosiologis melalui analisis dokumen penetapan sebagai sumber primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio decidendi hakim bertumpu pada tiga komponen kumulatif: tidak terpenuhinya syarat kesiapan berdasarkan Perma Nomor 5 Tahun 2019, pernyataan calon istri yang mengindikasikan ketiadaan riḍā, dan keterangan Dinas P3A tentang risiko stunting sebagai bukti empiris mafsadah. Theory matching membuktikan bahwa Sadd al-Dzarī'ah bekerja secara substantif di seluruh alur pertimbangan hakim — melindungi tiga maqāṣid sekaligus yakni ḥifẓ an-nafs, ḥifẓ al-'aql, dan ḥifẓ annasl. Penetapan ini merepresentasikan ijtihad qadhā'ī yang matang dan berpotensi menjadi preseden argumentatif bagi pengembangan hukum keluarga Islam di Indonesia
Implementasi Kebijakan Pembatasan Jam Malam Anak Di Kelurahan Tambaksari Kota Surabaya Anggita Rahma Fadlila; Singgih Manggalou
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18259

Abstract

Meningkatnya kenakalan remaja yang mengarah pada tindakan kriminal di Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan kebijakan pembatasan jam malam bagi anak di bawah 18 tahun melalui Surat Edaran Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025 yang resmi diberlakukan pada 3 Juli 2025. Kelurahan Tambaksari ditetapkan sebagai pilot project kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan pembatasan jam malam di Kelurahan Tambaksari menggunakan teori implementasi kebijakan Edwards III (1980) yang mencakup empat dimensi, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komunikasi berjalan cukup baik secara vertikal dan horizontal, namun terdapat celah informasi pada sebagian warga; (2) sumber daya manusia memadai, tetapi anggaran dan sarana prasarana belum dianggarkan secara formal; (3) disposisi pelaksana sangat positif dan menjadi kekuatan utama kebijakan; (4) struktur birokrasi cukup fungsional dengan pembagian tugas yang jelas, meskipun sistem pelaporan masih bersifat informal. Penelitian ini merekomendasikan perluasan saluran komunikasi, formalisasi anggaran, dan pembuatan sistem pelaporan yang terstandarisasi untuk meningkatkan keberlanjutan kebijakan.
Konten Video Sebagai Strategi Publikasi Kegiatan Pada Media Sosial Pa3Kn Badan Keahlian DPR RI Dalam Perspektif New Media Ergie Ramadhan; Vivien Febri Astuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18260

Abstract

Perkembangan media digital mendorong institusi pemerintah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan konten video sebagai strategi publikasi kegiatan pada media sosial Instagram Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN) Badan Keahlian DPR RI dalam perspektif new media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi konten video dilakukan melalui tahapan pra produksi, produksi, dan pascaproduksi yang terstruktur. Konten video dimanfaatkan sebagai media publikasi kegiatan kelembagaan sekaligus sarana komunikasi publik yang informatif dan menarik. Dalam perspektif new media, pemanfaatan Instagram melalui format video Reels mencerminkan karakteristik komunikasi digital yang interaktif, fleksibel, dan berbasis visual. Kehadiran fitur interaktif pada media sosial juga memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara institusi dan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konten video berperan sebagai strategi publikasi yang efektif dalam mendukung penyampaian informasi publik serta memperkuat adaptasi lembaga terhadap perkembangan komunikasi digital.
Pelaksanaan Pilkada Calon Tunggal dalam Perspektif Efisiensi Anggaran pada Pilkada Serentak di Sumatera Utara Nurbaiyah Siregar; Mirza Nasution; Edy Ikhsan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Pilkada calon tunggal dalam perspektif efisiensi anggaran pada Pilkada serentak di Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif yang didukung data empiris berupa dokumen dari KPU Kabupaten Asahan dan KPU Kota Gunung Sitoli. Penelitian bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena calon tunggal disebabkan oleh dominasi dan konsolidasi partai politik terhadap kandidat tertentu, bukan karena faktor administratif penyelenggara pemilu. Secara hukum, keberadaan calon tunggal telah memiliki legitimasi konstitusional melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU-XIII/2015 dan diakomodasi dalam UU No. 10 Tahun 2016 sebagai upaya menjaga keberlangsungan pemerintahan dan kepastian hukum. Dari perspektif efisiensi anggaran, Pilkada calon tunggal tidak serta-merta merupakan pemborosan, melainkan bagian dari biaya demokrasi. Namun demikian, potensi inefisiensi tetap ada apabila tidak diimbangi dengan kualitas demokrasi yang baik, seperti rendahnya kompetisi politik dan lemahnya kaderisasi partai. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan untuk mendorong kompetisi yang sehat dan efisiensi fiskal.
Ladder Drill Terhadap Kemampuan Dribbling Pemain futsal Ekstrakurikuler SMPN 1 Ujanmas Kabupaten Muara Enim Aldiyansyah Aldiyansyah; Widya Handayani; Sugarwanto Sugarwanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18288

Abstract

This study aims to determine the effect of ladder drill training on the dribbling ability of extracurricular futsal players at SMPN 1 Ujanmas, Muara Enim Regency. The research method used is an experimental method with a One Group Pre-test Post-test Design. The population in this study were all male students who participated in extracurricular futsal activities at SMPN 1 Ujanmas, Muara Enim Regency, totaling 20 people. The sampling technique used total sampling, so that the entire population was used as a research sample. The instrument used was a zig-zag dribbling test to measure students' dribbling ability. The treatment in the form of ladder drill training was given for 16 meetings with a frequency of 4 times a week. The data analysis technique used a normality test and a hypothesis test (paired sample t-test). The results showed that the average pre-test dribbling ability score was 15.19 seconds, while the average post-test score was 13.44 seconds. This indicates an increase in dribbling ability with an average difference of 1.75 seconds or 11.52%. The results of the hypothesis test obtained a significance value of 0.000 <0.05 and a calculated t value of 157.67> t table of 2.10, so that H₀ was rejected and H₁ was accepted. Thus, it can be concluded that ladder drill training has a significant effect on improving the dribbling ability of extracurricular futsal players at SMPN 1 Ujanmas, Muara Enim Regency.
Pengaruh Latihan Shuttle Run Terhadap Kemampuan Dribbling Siswa Ekstrakurikuler Futsal Di SMPN 2 Lahat Selatan Dimas Arafi Syahiri; Ilham Arvan Junaidi; Hengki Kumbara
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18290

Abstract

The background of this study is the low dribbling ability of extracurricular futsal students at SMPN 2 Lahat Selatan. The purpose of this study is none other than to determine the improvement of students' dribbling ability in futsal games through the shuttle run training method. Based on the results of the study, it was found that training using the shuttle run training method had an effect on the dribbling ability of extracurricular students at SMPN 2 Lahat Selatan. This study was conducted on 24 extracurricular students at SMPN 2 Lahat Selatan who were used as samples. There is an effect of shuttle run training on the dribbling ability of extracurricular students at SMPN 2 Lahat Selatan. This can be seen from the average pre-test time score of 19.86 seconds which decreased to 19.62 seconds at the post-test. The difference in the average score of 0.24 centimeters indicates an increase in dribbling ability. The results of the paired sample t-test showed a calculated t-value of 3.917 > t-table of 1.717 with a significance value of 0.001 < 0.05, indicating a difference in dribbling ability during the pretest and posttest. Thus, the shuttle run training method provides positive results in improving students' dribbling ability in futsal. This training can be used as an alternative teaching method or training program in futsal extracurricular activities at school.
Implementasi Restorative Justice terhadap Kasus Kecelakaan dalam Lalu Lintas yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia: Studi Kasus di Kejaksaan Negeri Surabaya Ahmad Adhitya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18321

Abstract

Riset ini dimaksudkan untuk menjabarkan mekanisme keadilan restoratif dalam konteks penyelesaian kasus tindak pidana transportasi jalan yang berakhir pada hilangnya nyawa, dengan studi fokus pada praktik pemrosesan di lembaga kejaksaan Surabaya. Sekaligus, penelitian berupaya mengidentifikasi serangkaian hambatan yang praktisi hukum dalam proses implementasi tersebut, sekaligus menganalisis solusi-solusi strategi yang telah diterapkan. Pendekatan metodologis yang diadopsi menggabungkan paradigma yuridis-empirik dengan teknik analisis deskriptif-normatif, dilaksanakan melalui kombinasi penelusuran literatur dan pengumpulan data primer melalui dialog intensif dengan pejabat-pejabat pengumpulan umum yang secara langsung menangani perkara-perkara tersebut. Temuan mengungkapkan bahwa tingkat efektivitas penerapan kebijakan ini mencapai 64 persen (16 dari 25 perkara) dalam rentang waktu lima tahun pengamatan (2021 - 2025), meskipun beberapa aspek pelaksanaan menunjukkan ketidakselarasan dengan kerangka normatif yang ditetapkan, khususnya yang berkaitan dengan kuantifikasi kerugian dalam konteks kematian yang memiliki dimensi abstrak dan tidak bisa diukur dengan angka. Identifikasi hambatan mengungkap isu-isu substantif yang meliputi keterbatasan alokasi waktu proses, ketahanan emosional dari pihak yang mengalami kerugian, beban finansial dalam memberikan kebutuhan perolehan, dan keterbatasan kesadaran masyarakat terhadap mekanisme alternatif. Strategi pengatasan yang diterapkan mencakup persyaratan administratif, penerapan teknik persuasi melalui mediasi interaktif, dan mobilisasi pemimpin komunitas serta spiritual. Rekomendasi penelitian keharusan melakukan reformulasi ketentuan regulasi guna mengakomodasi spektrum kerugian non-materi, sambil memperkuat agenda sosialisasi dan edukasi hukum kepada dasar masyarakat luas.
Analisis Hukum Pidana Terhadap Peredaran Kosmetik Ilegal Dengan Label Dan Kemasan Baru Di Indonesia Tiara Puspa Rahma Dini; Nashriana Nashriana; Firman Muntaqo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18394

Abstract

Perkembangan industri kosmetik di Indonesia yang semakin pesat telah diikuti oleh meningkatnya peredaran kosmetik ilegal, termasuk dengan modus baru berupa penggunaan label dan kemasan baru untuk menyamarkan identitas produk. Fenomena ini menimbulkan permasalahan serius karena berpotensi membahayakan kesehatan konsumen serta merugikan sistem perdagangan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum pidana terhadap peredaran kosmetik ilegal dengan label dan kemasan baru di Indonesia, serta mengkaji penerapan dan efektivitas penegakan hukumnya berdasarkan kasus-kasus yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, menggunakan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif melalui metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif pengaturan hukum pidana telah memadai, terutama melalui Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, dan KUHP. Namun, dalam praktiknya penegakan hukum masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pengawasan, perkembangan teknologi digital, keterbatasan sumber daya aparat, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Selain itu, modus penggunaan label dan kemasan baru menyulitkan pembuktian unsur kesalahan dan mengurangi efektivitas penegakan hukum. Kesimpulannya, meskipun pengaturan hukum telah tersedia, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta pendekatan preventif dan represif yang seimbang agar penegakan hukum pidana terhadap peredaran kosmetik ilegal dapat berjalan lebih efektif dan memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat