cover
Contact Name
Muhammad Iqbal Al Ghozali
Contact Email
edubase.bbc@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
eduprof.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III –Tuparev-Cirebon Tlp. 0231-246215
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Eduprof
ISSN : 26565625     EISSN : 27232034     DOI : 10.47453
Core Subject : Religion, Education,
Eduprof : Islamic Education Journal is a scientific journal published by the Postgraduate Islamic University of Islam Bunga Bangsa Cirebon. The Eduprof journal has been published since 2019 and is published online. This journal is published twice a year, March and September. This publication is available online through open access.
Articles 144 Documents
Strategi Kepala Taman Kanak-Kanak dalam Persiapan Implementasi Konsep Merdeka Bermain Nilamsari Kusumawati Putri; Jolaekha Jolaekha; Lita Latiana
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.132

Abstract

The principal has an important role in the progress of the school, the strategy that the principal has on the preparation for the application of independence is certainly an important thing to discuss. The purpose of this study is to know what strategies can be carried out by the principal in preparing for the application of the concept of independence. The study was conducted in the Principal of the Mutiara Bunda Kindergarten School in Cirebon Regency. Research uses descriptive qualitative methods and uses non-probablity sampling sampling techniques with a type of purposive sampling where the type of sample drawing technique is carried out with certain considerations and objectives. Data collection techniques in this study use data triangulation to measure the accuracy of data obtained. The results of this study are the principal's strategy in preparing for the application of independence playing in this school there are five main points, namely: understanding as a leader, example, open with new things, providing training to teachers in the school and evaluating programs- The new program is implemented so that it can quickly find the right solution to complete the existing obstacles. ABSTRAK Kepala Sekolah memiliki peran penting dalam kemajuan sekolah, strategi yang dimiliki Kepala Sekolah terhadap persiapan penerapan merdeka bermain tentunya menjadi satu hal yang penting utnuk dibahas. Tujuan penelitian ini adalah utnuk mengetahui strategi apa saja yang dapat dilakukan oleh Kepala Sekolah dalam mempersiapkan penerapan konsep merdeka bermain. Penelitian dilakukan pada Kepala Sekolah TK Mutiara Bunda Kabupaten Cirebon. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik pengambilan sampel nonprobablity sampling dengan jenis purposive sampling dimana jenis teknik mengambilan sampel ini dilakukan dengan pertimbangan dan tujuan tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data untuk mengukur keakuratan data yahng didapat. Hasil dari penelitian ini adalah strategi kepala sekolah dalam persiapan penerapan merdeka bermain di sekolah ini terdapat lima poin utama, yaitu: pemahaman sebagai pemimpin, keteladanan, terbuka dengan hal baru, memberikan pelatihan kepada guru-guru yang ada di sekolah serta melakukan evaluasi terhadap program-program baru yang diterapkan sehingga dengan cepat dapat menemukan solusi yang tepat guna menyelesaikan hambatan yang ada.
Model Penilaian Kinerja Guru Sekolah Dasar Berdasarkan Regulasi dan Nilai-Nilai Islam Nuridin Nuridin; Ira Alia Maerani
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.135

Abstract

This study revealed the performance assessment model of Sultan Agung Islamic Elementary School managed by the Sultan Agung Waqf Foundation (YBWSA). As an Islamic school, the vision based on Islamic values ​​stated in the Quran. This vision also underlies the entire operational process of the school, including the establishment of teacher performance assessments. In addition, teacher performance appraisal refers to the applicable laws and regulations. This research was conducted by implementing a qualitative approach. The informants of the study were the Head of the Secretariat for Primary and Secondary Education, the official assessor for teachers at the Sultan Agung Islamic Elementary School. Data was collected through interviews, observation, and documentation. Meanwhile, the analysis was carried out through a qualitative descriptive, which was intended to obtain an overview of the teacher performance appraisal model of Sultan Agung Islamic Elementary School. The results of the study stated that Sultan Agung Islamic Elementary School had established a trustworthy and professional teacher profile. This profile evaluated through a teacher performance appraisal model based on Islamic regulations and values. The aspects of assessment and indicators are compiled and used as a guidance in assessing teacher performance. The application of assessment model performed effective for the teacher performance appraisal model. ABSTRAK Penelitian ini ingin mengungkap model penilaian kinerja guru Sekolah Dasar Islam Sultan Agung yang dikelola oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA). Sebagai sekolah Islam, visi yang ditetapkan mendasarkan pada nilai-nilai Islam yang terdapat dalam Al-Quran. Visi ini pula yang melandasar keseluruhan proses operasional sekolah termasuk dalam melakukan penilaian kinerja guru. Penilaian kinerja guru juga mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekertariat Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Pejabat penilai guru SD Islam Sultan Agung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis dilakukan melalui deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk memperoleh gambaran tentang model penilaian kinerja guru SD Islam Sultan Agung. Hasil penelitian menyebutkan, SD Islam Sultan Agung telah menetapkan profil guru amanah dan professional. Profile ini dievaluasi melalui model penilaian kinerja guru yang mendasarkan pada regulasi dan nilai-nilai Islam. Aspek penilaian dan indikator disusun dan dijadikan panduan dalam melakukan penilaian kinerja guru. Model penilaian ini efektif diterapkan sebagai model penilaian kinerja guru.
Systematic Literature Review Fungsi dan Tujuan Administrasi Pendidikan di Indonesia Bambang Firmansyah; Mashuri Mashuri
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.136

Abstract

Education has a strategic role in various aspects of human life, nation and state. Therefore, good education needs to be supported by good administration. The implementation of educational administration in Indonesia is one of them supported by the competence of administrative personnel, therefore it is necessary to understand the important role of educational administration in achieving educational goals. This research method is qualitative with library research design. Techniques used to collect and analyze data sources using Systematic Literature Review (SLR) method. The results of the analysis showed that the function of education administration is the planning, then the organization and implementation of the work, which does not escape the supervision, direction, coordination, reporting and planning in budgeting funds in education. While the purpose of education administration in Indonesia, first to raise faith and taqwa to God Almighty, then second is to uphold the morals or behavior, morals and have a personality to improve the spirit of nationality. Education administration has several principles including, flexible, efketivitas and efficiency, has orientation on the goal or goal, continuity and lifelong education. ABSTRAK Pendidikan mempunyai peran strategis di berbagai aspek kehidupan manusia, bangsa dan negara. Pendidikan yang baik perlu ditunjang oleh administrasi yang baik. Pelaksanaan administrasi pendidikan di Indonesia salahsatunya ditunjang oleh kompetensi tenaga administrasi oleh sebab itu diperlukan pemahaman peran penting administrasi pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan desain library research. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis sumber data dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil analisis menunjukan bahwa fungsi dari administrasi pendidikan yaitu adanya perencanaan, selanjutnya pengorganisasian dan pelaksanaan pekerjaan, yang tidak luput dari pengawasan, pengarahan, pengkoordinasian, pelaporan dan perencaaan dalam mengaanggarkan dana dalam pendidikan. Sedangkan tujuan administrasi pendidikan yang ada di Indonesia, Pertama untuk menaikan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian kedua adalah menjunjung tinggi moral atau perilaku, akhlak dan memiliki kepribadian untuk meningkatkan semangat kebangsaan. Administrasi pendidikan mempunyai beberapa prinsip diantaranya, fleksibel, efketivitas dan efisiensi, memiliki orientasi pada tujuan atau goal, kontinuitas dan pendidikan sepanjang hayat.
The Islamic Perspective of Education of Children With Special Needs: (Case Study at Sada Ibu Inclusion Elementary School) Fitri Meliani; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.139

Abstract

This article aims to provide an Islamic philosophical perspective on disability education by examining some verses of the Qur'an and the Sunnah of the Prophet. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was carried out by studying verses of the Qur’an and sunnah, documentation, observations and interviews. The locus of this study is SD Inklusi Sada, the capital of Cirebon, with the subject of research of 5 special guidance teachers (GPK) at SD Inklusi Sada, the capital of Cirebon. Data collection will be carried out in April-May 2022. The results showed that inclusion education from an Islamic perspective implemented by the school and teachers at Sada Ibu Inclusion Elementary School was: 1). Giving priority to the needs of ABK; 2). The prohibition of looking contemptly towards ABK; 3). The prohibition against the belief that ABK is a ugliness; 4). Encouraging ABK; and 5). A ban on rebuking ABK. The factors driving the success of inclusive education are: 1). Teacher acceptance; 2). Admission of other students; and 3). Educational methods. Meanwhile, the factors inhibiting inclusive education are: 1). Lack of educational facilities and infrastructure; 2). Lack of professional human resources who understand and are able to handle ABK education; and 3). Lack of knowledge and cooperation of parents of ABK students in educating their children at home. ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk memberikan perspektif filosofis Islam tentang pendidikan disabilitas dengan mengkaji beberapa ayat Al-Qur'an dan Sunnah Nabi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an dan sunnah, dokumentasi, observasi dan wawancara. Lokus penelitian ini adalah SD Inklusi Sada, ibu kota Cirebon, dengan subjek penelitian 5 guru bimbingan khusus (GPK) di SD Inklusi Sada, ibu kota Cirebon. Pengumpulan data akan dilakukan pada April-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusi dari perspektif Islam yang diterapkan oleh sekolah dan guru-guru di SD SD Sada Ibu Inklusi adalah: 1). Mengutamakan kebutuhan ABK; 2). Larangan memandang menghina ABK; 3). Larangan terhadap keyakinan bahwa ABK adalah keburukan; 4). Mendorong ABK; dan 5). Larangan menegur ABK. Faktor-faktor yang mendorong keberhasilan pendidikan inklusif adalah: 1). Penerimaan guru; 2). Penerimaan siswa lain; dan 3). Metode pendidikan. Sedangkan faktor-faktor yang menghambat pendidikan inklusif adalah: 1). Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan; 2). Kurangnya sumber daya manusia yang profesional yang memahami dan mampu menangani pendidikan ABK; dan 3). Kurangnya pengetahuan dan kerjasama orang tua siswa ABK dalam mendidik anaknya di rumah.
Hakikat Kepemimpinan dan Tipe-Tipe Kepemimpinan Pendidikan: THE NATURE OF LEADERSHIP AND TYPES OF EDUCATIONAL LEADERSHIP Sari Rahayu; Ike Kurniati; Iis Suryani; Didin Wahidin; Hendi Suhendraya Muchtar
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.141

Abstract

Leaders are the most important and decisive in an organization or any small institution. its existence is a necessity in the midst of a diverse community, considering that a leader is a person who can be accepted by all group members or at least by group members. The figure of a leader can be said to be at the top of the pyramid in an organization or an institution. This research method is qualitative with descriptive-analytic method and library research as its approach. In other words, the main sources in this research are books, articles, and other reading sources related to the theme of the nature of leadership and the types of leadership in education. The results of this study indicate that in the context of education, democratic type leadership, authoritarian leadership, free leadership (laissez faire), charismatic leadership, fatherly leadership and expert leadership. The six types are determined by many factors, such as psychology, economics, knowledge, politics, and others ABSTRAK Pemimpin merupakan entitas terpenting dan menentukan dalam sebuah organisasi maupun institusi sekecil apapun. Keberadaannya merupakan sebuah keniscayaan di tengah komunitas yang beragam, mengingat sosok pemimpin adalah orang yang dapat diterima oleh semua anggota kelompok atau setidaknya oleh mayoritas anggota kelompok. sosok pemimpin dapat dikatakan berada dalam sebuah puncak piramida dalam organisasi atau sebuah lembaga. Metode Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode analisis-deskriptif dan studi literatur (library research) sebagai pendekatannya. Dengan kata lain, sumber utama dalam penelitian ini adalah buku, artikel, maupun sumber bacaan lain yang berhubungan dengan tema hakikat kepemimpinan dan tipe-tipe kepemimpinan Pendidikan. Hasil Penelitian ini menunjukkan Dalam konteks Pendidikan, tipe kepemimpinan demokratis, kepemimpinan otoriter, kepemimpinan bebas Bebas (laissez faire), kepemimpinan Kharismatik, kepemimpinan kebapakan dan kepemimpinan ahli. Enam tipe tersebut ditentukan oleh banyak factor, seperti psikologi, ekonomi, pengetahuan, politik, dan lain-lain
Analisis Makna dan Nilai Moral dalam Pantun Tradisi Sekujang: Sesuaikah Menjadi Materi Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar? Atika Susanti; Ady Darmansyah
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.143

Abstract

Classroom learning should present material that is closest to students' lives, such as local culture. Meanwhile, local wisdom in the Sekujang tradition is a cultural heritage that must be taught to students. The purpose of this study is to describe the meaning and moral values in the traditional poetry of Sekujang; and the suitability of rhymes in the Sekujang tradition as learning materials for elementary school students. This type of research is descriptive qualitative. The subjects of this study were the traditional head and fifth grade teacher at elementary school 81 Seluma. The research instrument used by the researcher was in the form of interview guide sheets and documentation. The data analysis technique used in this study is the Miles and Huberman model. The results of this study explain that the Sekujang tradition has a rhyme that is rich in meaning and moral values. This Sekujang rhyme is appropriate if it is included in the material in elementary schools because there are basic competencies and Pantun and Character materials in Indonesian language learning and civics education Theme 6 (Cita-citaku), Sub-theme 1 (Aku dan Cita-citaku), Learning 1 Indonesian language and civics education subject. Abstrak Pembelajaran di kelas harus menghadirkan materi yang paling dekat dengan kehidupan siswa, seperti budaya setempat. Sementara itu, kearifan lokal pada tradisi Sekujang merupakan warisan budaya yang harus diajarkan kepada siswa. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna dan nilai moral dalam pantun tradisi Sekujang; dan kesesuaian pantun pada tradisi Sekujang menjadi materi pembelajaran siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah ketua adat dan guru kelas V SDN 81 Seluma. Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti berupa lembar pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa tradisi Sekujang memiliki pantun yang kaya akan makna dan nilai moral. Pantun Sekujang ini sesuai jika dimasukan ke dalam materi di sekolah dasar karena terdapat Kompetensi Dasar (KD) dan materi Pantun dan Karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan PPKn Tema 6 (Cita-citaku), Subtema 1 (Aku dan Cita-citaku), Pembelajaran 1 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKn.
Pendidikan Perempuan di Ruang Publik Perspektif Abdul Halim Abu Syuqqah Hanna Tazkiyatunnisak
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.150

Abstract

Keterlibatan perempuan dalam ruang publik, terlebih muslimah seharusnya mendapat perhatian lebih dari ulama dan tokoh-tokoh agama, sebagaimana syariat memberikan rambu-rambu dalam interaksi muslimah pada semua aspek kehidupannya. Pada tulisan ini, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai program pendidikan peran muslimah dalam ruang publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa konsep pemikiran pendidikan muslimah di ruang publik menurut Abdul Halim Abu Syuqqah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Konsep peran muslimah di ruang publik menurut Abdul Halim Abu Syuqqah terbagi menjadi empat kategori yaitu pendidikan, ekonomi, sosial dan politik. Pokok daru semnua hal antara laki-laki dan perempuan dalm Islam adalah sama, kecuali ada ketetapan tentang perbedaan yang sesuai dengan syariat. Dalam Al-Quran maupun Hadits telah dijelaskan bahwa ada hak-hak wanita mengenai pendidikan dan pengajaran agar wanita mampu melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik, ditambah kondisi globalisasi saat ini yang memberikan ruang setara antara laki-laki dan perempuan di bidang publik, sehingga pendidikan menjadi hal yang wajib untuk dipenuhi bagi kaum wanita.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penanaman Nilai-Nilai Pluralisme Agama Perspektif Islam Gilang Maulana Jamaludin; Dede Nurhayati; Nuruddin Araniri
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.151

Abstract

This paper discusses the strategy of Islamic religious education teachers in their efforts to instill the values of religious pluralism at SMP PGRI 1 Haurgeulis, Indramayu Regency with an Islamic perspective. This paper focuses on exploring the efforts and ways of Islamic religious education teachers in instilling the value of religious pluralism in various religious, cultural, racial, and ethnic backgrounds of students in the school, with the aim of building and creating integration wrapped in tolerance. Data sources were obtained through observation and unstructured interviews during July 2022. The differences in religious and ethnic backgrounds that exist in each individual of the school community are then addressed, realized and harmonious schools. However, actually the awareness of plurality should not only exist in teachers or teaching staff, but also must be instilled in every student, so that students not only know that they also know the values hidden behind the reality of religious pluralism in their school and in turn they are able to actualize it in the form of daily behavior ABSTRAK Tulisan ini membahas mengenai strategi guru pendidikan agama Islam dalam upayanya menanamkan nilai-nilai pluralisme agama di SMP PGRI 1 Haurgeulis Kabupaten Indramayu dengan perspektif Islam. Tulisan ini berfokus menelusuri upaya dan cara guru pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai pluralisme agama di berbagai latar belakang agama, budaya, ras, dan suku para siswa yang berada di sekolah tersebut, dengan tujuan membangun serta menciptakan integrasi yang dibalut dengan toleransi. Sumber data diperoleh melalui hasil observasi dan wawancara tak terstruktur selama bulan Juli 2022. Perbedaan latar belakang Agama dan etnis yang terdapat pada masing-masing individu masyarakat sekolah tersebut kemudian disikapi, disadari serta sekolah yang harmonis. Akan tetapi, sebenarnya kesadaran akan kemajemukan itu seharusnya tidak hanya ada pada guru atau staf pengajar saja, melainkan juga harus ditanamkan pada diri setiap peserta didik, sehingga peserta didik tidak hanya tahu bahwa mereka juga mengetahui nilai-nilai yang tersembunyi di balik realitas pluralisme agama di sekolahnya dan pada gilirannya mereka mampu mengaktualisasikannya dalam bentuk perilaku sehari-sehari.
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN PEMERIKSAAN DALAM SENGKETA TATA USAHA NEGARA DAN PENILAIAN UNSUR PENYALAHGUNAAN WEWENANG Tri Ginanjar Laksana
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i1.158

Abstract

Berbicara masalah persamaan dan perbedaan pemeriksaan dalam sengketa Tata Usaha Negara dan penilaian unsur penyalahgunaan wewenang sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kompetensi absolute yang dimiliki oleh Peradilan Tata Usaha Negara. Tulisan ini membahas bagaimana persamaan dan perbedaaan pemeriksaan antara sengketa TUN dan penilaian ada atau tidak ada unsur penyalahgunaan wewenang di Peradilan Tata Usaha Negara. Dengan menggunakan metode deskriptif analitis didapatkan sebuah kesimpulan bahwa ada persamaan dan perbedaan pemeriksaan sengketa tata usaha Negara dan penilaian unsure penyalahgunaan wewenang. Persamaan keduanya bisa dilihat dalam hal terbukanya sidang untuk umum, kehadiran dalam persidangan, dan diperbolehkannya mencabut gugatan penggungat atau permohonan pemohon. Sementara perbedaannya bisa dilihat dalam hal pendahuluan pemeriksaan, dalam acara pemeriksaan, dalam pengecualiaan istilah “terbuka untuk umum” dan akibat hukum jika pengecualian itu tidak dipenuhi, kesempatan mengajukan gugatan sekali lagi jika penggungat atau pemohon tidak hadir dalam persidangan, pemeriksaan pokok gugatan atau permohonan oleh hakim, dan dalam hal upaya hukum lanjutan.
Analisis Kompetensi Pedagogik Pendidik PAUD dalam Pengembangan Pembelajaran Erna Roostin; Muhammad Syarif Sumantri; Nurbiana Dhieni
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.163

Abstract

Pedagogy is the study of how to educate and guide children according to their development. Pedagogic competence is basically the ability of teachers to manage student learning and the distinctive competencies that will distinguish teachers from other professions will also determine the level of success of the process and learning outcomes of their students. The purpose of this study was to determine and analyze the pedagogic competencies possessed by early childhood educators in developing learning in early childhood education programs. The method used in this research is a descriptive qualitative approach with a literature review method, data collection techniques carried out by researchers are the results of previous studies in the form of Scopus indexed international journals and National journals with a reputation for Sinta 2 and relevant to the research topic. The data analysis technique used is content analysis. The findings from the data analysis showed that the pedagogic competence of educators includes the implementation of further learning, namely the achievement of learning objectives which means that the learning that has been designed by educators is able to develop aspects of child development such as religious and moral values, physical-motor, language, cognitive, art, and social-emotional as outlined through the learning objectives. Quality educators are educators who have many abilities, especially in terms of teaching and learning, therefore educators need to develop their quality by continuing to hone their abilities. ABSTRAK Pedagogik ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendidik dan membimbing anak sesuai dengan perkembangannya. Kompetensi Pedagogik pada dasarnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik dan kompetensi khas yang akan membedakan guru dengan profesi lainnya juga akan menentukan tingkat keberhasilan proses dan hasil pembelajaran peserta didiknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kompetensi pedagogik yang dimiliki oleh pendidik anak usia dini dalam mengembangkan pembelajaran di PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (literature review), teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu hasil penelitian terdahulu berupa jurnal internasional terindeks scopus dan jurnal Nasional yang bereputasi sinta 2 serta relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil temuan dari analisis data diperoleh bahwa kompetensi pedagogik pendidik meliputi pelaksanaan pembelajaran selanjutnya yaitu ketercapaiannya tujuan pembelajaran yang mengandung arti bahwa pembelajaran yang telah dirancang oleh pendidik mampu mengembangkan aspek perkembangan anak seperti nilai agama dan moral, fisik-motorik, bahasa, kognitif, seni, dan sosial-emosional yang dituangkan melalui tujuan pembelajaran. Pendidik yang berkualitas adalah pendidik yang memiliki banyak kemampuan khususnya dalam hal belajar mengajar, oleh karena itu pendidik perlu mengembangkan kualitasnya dengan terus mengasah kemampuannya.

Page 7 of 15 | Total Record : 144