cover
Contact Name
Muhammad Iqbal Al Ghozali
Contact Email
edubase.bbc@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
eduprof.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III –Tuparev-Cirebon Tlp. 0231-246215
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Eduprof
ISSN : 26565625     EISSN : 27232034     DOI : 10.47453
Core Subject : Religion, Education,
Eduprof : Islamic Education Journal is a scientific journal published by the Postgraduate Islamic University of Islam Bunga Bangsa Cirebon. The Eduprof journal has been published since 2019 and is published online. This journal is published twice a year, March and September. This publication is available online through open access.
Articles 144 Documents
Film sebagai Media Syiar dan Dakwah dalam Membangun Citra Positif Islam Khaeruddin Khaeruddin
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.169

Abstract

Islam merupakan salah satu agama yang banyak dianut oleh masyarakat Dunia, salah satunya yaitu di Indonesia, dimana Agama Islam menjadi agama mayoritas pada masyarakat. Tetapi hal tesebut tidak serta merta membuat ajaran islam disukai banyak orang. Diketahui bahwa dewasa ini muncul gerakan kebencian berlebihan terhadap Islam yang disebut pula dengan Islamophobia. Citra Islam dimata masyarakat dunia saat ini tentu saja perlu dibangun kembali. Adanya streotype negatif terhadap umat Islam perlu dikembalikan agar tidak berlarut-larut, karena umat Islam berhak untuk hidup aman dan damai. Salah satu upaya dalam mengembalikan citra Islam adalah memberikan penjelasan tentang Islam melalui media film. Dalam artikel ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif melakukan kajian literatur, yang berasal dari buku, e-book, jurnal, makalah maupun sumber lain yang dianggap berkaitan dengan penelitian Ini. Berdasarkan hasil penulisan artikel ini saya menarik kesimpulan bahwa film merupakan media komunikasi yang efektif dalam mengkomunikasikan nilai-nilai kepada masyarakat sehingga perilaku penonton dapat berubah mengikuti apa yang disaksikannya dalam berbagai film. Maka dari itu, film sangat memungkinkan sekali jika digunakan sebagai sarana penyampaian syiar atau dakwah Islam kepada masyarakat luas.
Penguatan Tujuan Pendidikan Islam Berlandaskan Kepada Tujuan Hidup Manusia Dede Sutisna; Andewi Suhartini; Nurwadjah Ahmad
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.179

Abstract

Pendidikan memiliki peranan yang begitu penting dalam kehidupan manusia, karena hakikat pendidikan itu sendiri adalah untuk memanusiakan dan mendewasakan manusia, sehingga menjadi manusia seutuhnya. Pendidikan merupakan proses membimbing manusia menjadi manusia seutuhnya dan sewajarnya sebagai manusia yang merupakan ciptaan Allah SWT. Dalam pendidikan, hal pokok yang wajib dipersiapkan yaitu merumuskan tujuan. Dengan tujuan ini, proses pendidikan akan terarah dan terlaksana secara sistematis dan terorganisir sehingga menghasilkan pendidikan yang sesuai dengan harapan dan tidak melenceng dari norma-norma kehidupan di masyarakat. Tujuan pendidikan Islam tidak bisa dipisahkan dari tujuan hidup manusia sebagai seorang hamba Allah, membentuk pribadi muslim yang benar-benar beriman kepada Allah dan seluruh kehidupannya berorientasi kepada Allah semata. Tujuan pendidikan Islam pada intinya adalah menjadikan manusia sebagai hamba yang benar-benar beriman dan bertaqwa kepada Allah yang tercermin dalam kepribadiannya yang memiliki akhlak mulia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun terhadap lingungan atau alam semesta. Maka, tujuan pendidikan Islam tersebut berlandaskan kepada tujuan hidup manusia di dunia ini sebagai seorang muslim. Dalam al-Quran, manusia setidanya memiliki tiga tujuan dalam hidupnya, yaitu untuk beribadah, sebagai khalifah dan saling mengenal dengan sesamanya, dalam artian agar mencapai hidup yang rukun dalam masyarakat. Dalam konteks hubungan dengan Rabb-nya, manusia adalah hamba Allah yang memiliki kewajiban menunaikan penghambaan dan pengabdian kepada-Nya. Sedangkan dalam konteks hubungan dengan alam semesta ia adalah khalifah, sebagai pengatur dan penjaga alam semesta. Dan untuk menciptakan alam semesta yang damai dan sejahtera, maka perlunya tanggung jawab bersama dalam menciptakan tatanan kehidupan dunia yang damai. Untuk menjadikan manusia sebagai hamba yang shaleh, perlu proses melalui pendidikan. Maka, pendidikan Islam merupakan alat untuk merealisasikan tujuan hidup manusia di dunia ini. Karena tanpa pendidikan, manusia tidak akan mampu menjadi insan yang terdidik sehingga tercapainya derajat shaleh.
Konsep Memilih Teman Perspektif Syaikh Ibnu Athā’illāh al-Sakandarī dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Pahrizal Pahrizal; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.180

Abstract

Sebagai manusia makhluk social tidak luput mempunyai teman, karena butuh teman interaksi dan komunikasi, umat Islam dianjurkan untuk mencari teman yang baik dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, dalam hal ini supaya manusia khususnya umat Islam tidak terjerumus dalam jalan yang tidak diridhai Allah SWT, perlu ada konsep memilih teman yang baik yang dianjurkan karena sangat berpengaruh atau berimplikasi dengan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengakaji bagaimana kosnep berteman perspektif Syeikh Ibnu Athā’illāh al-Sakandarī dan bagaimana implikasinya terhadap pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi kepustakaan (library research) yaitu dengan cara mengakaji kitab al-Hikam yang dikarang oleh Syeikh Ibnu Athā’illāh Al Sakandarī, dan mengumpulkan data dari berbagai sumber kajian-kajian ilmiah sebelumnya. Hasil temuan dalam penelitian yaitu, konsep memilih teman perspektif Syeikh Ibnu Athā’illāh al-Sakandarī adalah seseorang yang keadaanya bisa membawa kita semangat dan ucapannya bisa membimbing kita ke jalan Allah SWT. Karena bertemanan itu berimplikasi Akhlak, amanah, dan penguat akidah kita kepada Allah SWT
Membangun Nilai-Nilai Peradaban Bangsa dengan Pendidikan Karakter Akhmad Faisal; Ipan Suparman; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.185

Abstract

Kemajuan dan perkembangan teknologi telah membawa dampak yang sangat besar mempengaruhi norma dan sistem nilai masyarakat, perilaku manusia, organisasi, struktur keluarga, mobilitas masyarakat, pemerintahan kebijakan, dan sebagainya. Era kini mempunyai kelemahan untuk memahami dan menghargai nilai-nilai ethical dan ajaran agama yang menyebabkan mereka tidak memiliki pengetahuan yang baik saat dikonsumsi, mengadopsi, atau menyerap asing budaya. Akibatnya mereka lebih cenderung pada pilihan nilai yang buruk. Mereka telah kehilangan ajaran agama dan nilai-nilai moral yang luhur namun sebenarnya telah lama dimiliki oleh bangsa ini dari kemerosotan nilai ethical dan agama ditandai dengan terjadinya krisis multidimensi yang membelit bangsa dewasa ini tidak terlepas dari kelalaian pendidikan nasional selama ini kurang memperhatikan pembentukan karakter bangsa. Pendidikan karakter adalah kunci untuk perbaikan sosial dan kemajuan peradaban yang menjunjung tinggi integritas dan nilai-nilai kemanusiaan mencapai keseimbangan antara pengetahuan dan moralitas. Karakter pendidikan dapat dilakukan melalui pendidikan agama yang diterapkan di manapun kehidupan akademik. Pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam pembelajaran proses harus dilakukan pada semua tahap pembelajaran dari tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi belajar. Guru pendidikan agama Islam dalam hal ini di kerjasama dengan guru PKN bertindak sebagai konsultan pembelajaran bagi semua guru mata pelajaran untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter serta nilai-nilai Islam ke dalam seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah.
Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Melalui Program Leadership di Pondok Pesantren Kampung Quran Pahrizal Pahrizal; Bambang Samsul Arifin; Aan Hasanah
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.186

Abstract

Membuat sebuah Negara yang berkembang dan maju mesti dimulai dari membentuk karakter yang baik pada sumber daya manusianya (SDM) terutama pada generasi muda sebagai penerus bangsa. Pembentukan ini sangat efektif dimulai dari umur masih muda seperti pada masa sekolah karena waktu itu merupakan masa daya tangkap mereka masih jernih sehingga mudah diterapkan pada mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana membentuk karakter kepemimpinan santri melalui program leadership di Pondok Pesantren Kampung Quran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana membentuk karakter kepemimpinan santri melalui program leadership di Pondok Pesantren Kampung Quran dengan pengambilan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun hasil dari kajian ini yaitu membentuk karakter kepemimpinan santri melalui program leadership yaitu dengan membentuk Life Skill dan Sosial Skill agar nantinya mempunyai keterampilan hidup serta keterampilan social sehingga terbentuk karakter santri yang baik, baik dalam ranah kehidupannya maupun sosialnya. Kata Kunci : Karakter; Leadership; Santri
Strategi Guru melalui PjBL terhadap Kreativitas Siswa Menanggulangi Pencemaran Lingkungan Sesuai Ajaran Islam Ine Lenita; Anna Fitri Hindriana; Sofyan H. Nur
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan kreativitas dan pengurangan miskonsepsi siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Munculnya tujuan tersebut disebabkan oleh adanya masalah kreativitas siswa yang masih kurang dan banyaknya miskonsepsi di dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan desain explanatory untuk mendapatkan kedua data tersebut dengan memadukan antara pendekatan kuantitatif pada data-data yang bersifat angka baik peningkatan kreativitas maupun pengurangan miskonsepsi dan kualitatif yang berkenaan dengan pendapat dan tanggapan siswa terhadap pembelajaran, maka instrument yang digunakan selain angket, juga ada tes, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan statistik dan deskriptif. Setelah tahap metodologis tersebut, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa (1) dengan menggunakan model pembelajaran PjBL, siswa mengalami peningkatan kreativitasdengan kualifikasi sedang, (2) dan dengan menggunakan model pembelajaran PjBL juga siswa mengalami penurunan miskonsepsi dengan kategori sedang, (2) siswa merasa puas dan percaya dirinya tinggi dalam mengikuti pembelajaran dengan model PjPBL, (3) terdapat korelasi antara kreativitas siswa dengan penurunan miskonsepsiyang berbanding terbalik.Rekomendasikannya yaitu agar model pembelajaran PjBL diterapkan dalam pembelajaran untuk mengatasi varian kemampuan siswa, banyaknya materi yang harus disampaikan, serta keterbatasan alat peraga.
Implementasi Aplikasi Ujian Computer Based Test (CBT) di SMK Piramida Kabupaten Bandung Okke Rosmaladewi; Dewinda Bunga Widdian; Neneng Nurul Khaerani
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.195

Abstract

Alat evaluasi pembelajaran pada umumnya berupa lembaran soal yang dikerjakan siswa dan diawasi oleh guru. Dengan adanya evaluasi pembelajaran diharapkan dapat mengetahui kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran. Kegiatan evaluasi yang tidak tepat dapat menimbulkan kecemasan siswa hingga nantinya dapat mempengaruhi hasil tes. Oleh karena itu di perlukan alat evaluasi yang dapat mengurangi tingkat kecurangan dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman, maka dibuatlah alat evaluasi berbasis Computer Based Test. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analistik dengan pendekatan analis kualitiatif. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui wawancara, dokumentasi dan observasi yang dilakukan dalam rangka mengetahui implementasi aplikasi ujian computer based test (CBT) di SMK PIRAMIDA Kabupaten Bandung. Pada kegiatan ujian CBT di SMK PIRAMIDA dilakukan dengan dua jenis perangkat keras, yang pertama ialah menggunakan gawai masing-masing siswa dan fasilitas computer yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Setelah pengimplementasian CBT terdapat perubahan dalam hal potisif dalam hal modernisasi, efisiensi waktu dan biaya, namun di sisi lain masih ada hambatan-hambatan yang terjadi dan perlu ditanggulangi.Penggunaan alat-alat teknologi untuk menunjang efisiensi dan efektifitas pendidikan. Aplikasi Computer Based Test (CBT) dapat digunakan untuk ujian agar siswa dapat melakukan ujian dengan menggunakan sistem CBT yang dapat memudahkan guru dalam mengevaluasi hasil pembelajaran. Di sisi lain perlu adanya tindakan atau upaya penanggulangan semaksimal mungkin terhadap hambatan-hambatan yang terjadi dan sekolah mampu mengatasi hambatan tersebut agar kegiatan yang sudah berjalan ini dapat berjalan dengan maksimal
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Melalui Program Tatanen di Bale Atikan Kabupaten Purwakarta Nana Ismelani; Rivatul Mahmudah; Okke Rosmaladewi
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.196

Abstract

Kurikulum Merdeka membentuk Profil Pelajar Pancasila untuk mendukung mutu Pendidikan di Indonesia terkait pada penanaman karakter peserta didik yang sejalan dengan program Pendidikan di Kabupaten Purwakarta yaitu Tatanen di Bale Atikan. Penelitian bertujuan untuk mengkaji, menganalisis implementasi kurikulum merdeka dalam mewujudkan profil Pancasila melalui program Tatanen di Bale Atikan (TdBA) dan apa saja hambatan dari implementasi kurikulum merdeka dalam mewujudkan profil Pancasila melalui program Tatanen di Bale Atikan (TdBA). Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. pengambilan data dengan wawancara dan studi Pustaka. Hasil penelitian Implementasi Program Tatanen di Bale Atikan dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Pada masing-masing sekolah sudah berjalan dengan baik sesuai dengan panduan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, program ini mendukung pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka karena memiliki kesamaan secara konsep yaitu pembelajaran berbasis proyek. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka dalam mewujudkan profil Pancasila melalui program Tatanen di Bale Atikan (TDBA) adalah waktu, perbedaan kondisi sekolah dan pemahaman guru sebagai pelaksana lapangan.
Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMK Marhas Margahayu Parid Abdul Hadi Anshari; Rizky Juliansyah; Okke Rosmaladewi
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.197

Abstract

Supervisi dalam dunia pendidikan menjadi sangat penting dilaksanakan karena berpengaruh terhadap profesionalisme guru, oleh karena itu agar pelaksanaan supervisi tersebut berjalan dengan baik maka perlu diketahui terlebih dahulu tentang apa dan bagaimana pelaksanaan supervisi akademik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme Guru di SMK Marhas Margahayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan supervisi yang dilaksanakan di SMK Marhas Margahayu dilaksanakan setiap tahun ajaran baru yaitu pada semester pertama dan semester kedua. Langkah-langkah supervisi yang dilaksanakan yaitu: 1) kepala sekolah membuat perencanaan penyusunan program supervisi yang diawali dengan penyusunan tim supervisi yang terdiri dari kepala sekolah dan tiga guru senior atau guru yang sudah bersertifikat, 2) kepala sekolah melakukan supervisi, 3) kepala sekolah melakukan evaluasi yang selanjutnya dianalisis oleh kepala sekolah dengan guru yang disupervisi yang kemudian dilaksanakan rapat bersama para guru terkait hasil supervisi yang sifatnya umum. Salah satu faktor yang menjadi penyebab rendahnya profesionalisme guru adalah kurangnya motivasi guru dalam meningkatkan kualitas diri karena guru merasa sudah terlalu nyaman di zona baik-baik saja. Upaya dalam pengembangan profesinalisme guru, diantaranya: a) menyarankan kepada guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi profesional guru, serta b) melakukan supervisi secara berkala
Bantuan Pendidikan Menengah Universal untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Asep Yuliana; Rohmat Rohmat; Okke Rosmaladewi
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.198

Abstract

Kesejahteraan di kalangan Pendidik dan tenaga Kependidikan selalu diperbincangkan, terutama bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang masih berstatus honorer di MA Al Fatah Purwakarta sehingga ini menjadi permasalahan utama kaitannya dengan kualitas mengajar. Pendidik dan Tenaga Kependidikan di MA Al Fatah Purwakarta berjumlah 27 orang Pendidik, 3 orang tenaga kependidikan. Bantuan Pendidikan Menengah Universal sangat penting adanya bagi MA Al Fatah Purwakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Bantuan Pendidikan Menengah Universal dapat meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuanitatif dengan metode deskriftif yang melibatkan sebanyak 21 Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang masih berstatus Honorer. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Pendidik dan tenaga kependidikan mengetahui adanya Bantuan Pendidikan Menengah Universal dari Pemerintah Provinsi. 2) Pendidik dan Tenaga Kependidikan menerima honorarium tambahan setiap bulannya dari anggaran pendapatan MA Al Fatah Purwakarta melalui program Hibah dari Provinsi. 3) Hasil perhitungan data tentang Bantuan Pendidikan Menengah Universal untuk meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan di MA Al Fatah Purwakarta yaitu sebesar 81,90 berada pada kriteria “Baik” pada interval 69% - 83%. Artinya bahwa Bantuan Pendidikan Menengah Universal dapat meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan di MA Al Fatah kecamatan Tegalwaru kabupaten Purwakarta.

Page 8 of 15 | Total Record : 144