cover
Contact Name
CV Era Digital Nusantara
Contact Email
erapublikasi@gmail.com
Phone
+6282186310996
Journal Mail Official
redaksijpkm@gmail.com
Editorial Address
Taman Balajara Blok G2 No 1A RT 003 RW 008 Desa Parahu Kecamatan Sukamulya
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30896231     DOI : https://doi.org/10.59066/jpkm
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh CV. Era Digital Nusantara adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM CV. Era Digital Nusantara meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) CV. Era Digital Nusantara maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh CV. Era Digital Nusantara diterbitkan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. Jurnal ini memiliki visi yaitu menjadi jurnal ilmiah yang terdepan dalam pengembangan ilmu khususnya bidang Pengabdian kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Implementasi Market Day Berbasis Literasi Finansial: Upaya Menanamkan Karakter Edupreneur Sejak Dini Pada Siswa Sekolah Dasar Maha Putra; Ira Restu Kurnia; Edora Edora; Hamida Puspita; M.Sholih Malup
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Market Day berbasis literasi finansial terhadap pembentukan karakter edupreneur siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 85 siswa sekolah dasar yang mengikuti kegiatan Market Day. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert 1–5. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS 4.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Market Day berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi finansial siswa dengan nilai path coefficient sebesar 0,734 dan p-value 0,000. Implementasi Market Day juga berpengaruh positif terhadap karakter edupreneur siswa dengan nilai path coefficient sebesar 0,417 dan p-value 0,003. Literasi finansial berpengaruh positif terhadap karakter edupreneur siswa dengan nilai path coefficient sebesar 0,452 dan p-value 0,001. Literasi finansial juga terbukti mampu memediasi pengaruh Market Day terhadap karakter edupreneur siswa sekolah dasar. Dengan demikian, implementasi Market Day berbasis literasi finansial efektif dalam meningkatkan pemahaman finansial dan membentuk karakter edupreneur siswa sekolah dasar.
Digitalisasi UMKM untuk Pemberdayaan Ekonomi Desa Pasir Jaya Praiza Hanifa Ramadhan; Saira Hidayanti; Syarif Hidayatullah; Najwa Nurhayati Rihwand; Rakha Ahmad Ramadhan; Aisyah Shafa Ramita; Tantan Hermansah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2575

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui digitalisasi UMKM diperlukan untuk memperkuat daya saing usaha lokal dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, melalui pelatihan dan pendampingan langsung. Metode kegiatan meliputi observasi awal, pemetaan masalah, perancangan program, koordinasi dengan pemangku kepentingan, pelaksanaan workshop, serta evaluasi informal. Materi kegiatan berfokus pada promosi digital, pemanfaatan Google Maps, komunikasi melalui WhatsApp, dan pengenalan QRIS. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap perangkat digital usaha, meningkatnya kesadaran terhadap akses pasar daring, dan mulai digunakannya pembayaran digital. Meskipun perubahan perilaku memerlukan pendampingan berkelanjutan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan digital yang kontekstual dapat mendukung daya saing UMKM dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Optimalisasi Peran Mahasiswa KKN melalui Program Sosialisasi Edukatif sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Siswa terhadap Bahaya Bullying, Rokok, dan Penyalahgunaan Narkoba di SMPN 1 Lembang Jaya Damai Wahyuni; Muhammad Hasan; Yurisa Dwi Ananda; Hanisa Fitri; Suci Aulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan permasalahan sosial dan pendidikan di lingkungan masyarakat. Salah satu permasalahan yang sering ditemukan pada kalangan remaja sekolah adalah perilaku bullying, kebiasaan merokok, dan penyalahgunaan narkoba yang dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan karakter dan masa depan peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying, rokok, dan narkoba melalui program sosialisasi edukatif yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di SMPN 1 Lembang Jaya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pemberian edukasi visual kepada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap pelaksanaan sosialisasi. Peserta menjadi lebih memahami dampak negatif bullying, bahaya merokok bagi kesehatan, serta risiko penyalahgunaan narkoba bagi kehidupan sosial dan pendidikan. Program ini juga mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari perilaku menyimpang. Dengan demikian, program sosialisasi edukatif oleh mahasiswa KKN dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam membangun karakter siswa dan meningkatkan kesadaran sosial di lingkungan sekolah.
Penguatan Pemahaman Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) untuk Menjaga Independensi Auditor pada KAP Harly Weku & Priscillia Josina Lawalata
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2585

Abstract

Independensi merupakan fondasi kepercayaan publik terhadap opini auditor. Dalam praktiknya, auditor, khususnya staf junior kerap menghadapi tekanan yang dapat mengaburkan batas independensi, seperti hubungan jangka panjang dengan klien, tekanan imbalan jasa (fee), permintaan jasa non-asurans, serta kedekatan personal dengan klien. Kondisi ini juga relevan bagi karyawan Kantor Akuntan Publik (KAP) Harly Weku & Priscillia, yang pemahaman atas Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) sebagian besar masih bersifat normatif dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam situasi perikatan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman karyawan terhadap Kode Etik Profesi Akuntan Publik dan SPAP guna menjaga independensi auditor. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pemberian daya, dan evaluasi, yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi berbasis kasus, dan simulasi (role-play) dilema etika. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta mengenai prinsip dasar kode etik, kemampuan mengidentifikasi lima jenis ancaman terhadap independensi, serta kemampuan menerapkan pencegahan (safeguards) yang sesuai. Pelatihan berbasis kasus dan partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat budaya etika dan komitmen profesional staf KAP dalam menjaga independensi.
Sosialisasi Pembuatan Kertas Tisu yang Ramah Lingkungan dari Limbah Organik Kepada Masyarakat Sofia Sofia; Siti Chodijah; Muhammad Yerizam; Muhammad Noviansyah Nugraha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2597

Abstract

Kertas merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi sebagian besar masyarakat. Bahan baku utama pembuatan bubur kertas (pulp) adalah serat selulosa yang diperoleh dari tanaman kayu maupun non-kayu. Meningkatnya permintaan kayu sebagai bahan baku pulp kertas telah memicu maraknya penebangan liar; hal ini terjadi karena bahan baku kayu sulit diperoleh akibat ketidakseimbangan dengan masa tanam kayu yang memakan waktu lama. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan bahan baku alternatif pengganti kayu. Salah satu alternatif bahan pengganti kayu dalam pembuatan pulp kertas adalah limbah organik dari produk pertanian, seperti sabut kelapa muda, limbah daun nanas, kulit pisang kepok, dan kulit singkong. Limbah sabut kelapa muda memiliki kandungan selulosa sebesar 43,4% (Fitri dkk., 2022), sedangkan daun nanas memiliki kandungan selulosa sebesar 69,5–71,5% (Mochammad, 2020); kedua bahan ini akan digunakan dalam penelitian ini. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah proses soda—yaitu proses pemisahan serat menggunakan bahan kimia seperti Na2CO3—yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik kertas hasil campuran limbah kelapa muda dan daun nanas dengan variasi waktu pemasakan dan konsentrasi Na2CO3, serta menentukan formulasi terbaik yang memenuhi standar SNI 7274:2008, SNI 0698:2010, dan SNI 14-0698:1989. Berdasarkan uraian tersebut, akan dilakukan sosialisasi mengenai pembuatan kertas menggunakan berbagai variasi konsentrasi pelarut natrium karbonat dan waktu pemasakan yang berbeda.
Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Penambahan Ekstrak Bunga Telang Kepada Masyarakat Zurohaina Zurohaina; sofiah Sofiah; Arini Sucia; Aisyah Suci Ningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2598

Abstract

Indonesia kaya tumbuhan kelapa. Sejak bertahun-tahun kelapa banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Ibu rumah tangga membuatnya menjadi santan untuk bahan memasak. Saat ini, pemanfaatan kelapa lebih berkembang. Salah satunya dengan membuatnya menjadi minyak kelapa (virgin coconut oil/VCO). Hingga kini minyak kelapa murni ramai diperbincangkan karena khasiatnya bagi kesehatan. Para ahli pun mulai tertarik untuk meneliti kandungan VCO dan kaitannya dengan kesehatan manusia. Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berfungsi untuk menjembatani dunia pendidikan dan masyarakat, agar dapat memperoleh kehidupan dan pola pikir yang lebih baik, dalam bentuk materil maupun non materil. Di samping itu, bertujuan agar mampu menguasai Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Kreativitas dan tentang pentingnya sumber daya alam dan bagaimana cara pemanfaatannya. Oleh karena itu dibutuhkan solusi yang tepat untuk mendorong masyarakat , khususnya ibu-iburumah tangga yang tergabung dalam kelompok arisan Rukun Tetangga ataupun kelompok Ibu-ibu Pengajian Rutin di lingungan Kelurahan Demang Lebar Daun untuk memanfaatkan sumber daya alam dan menghasilkan produk yang berkualitas. Pembuatan VCO dari kelapa yang diambil dagingnya warna putih kemudian diparut diperas diambil santannya yang bewarna putih kemudian ditambahkan ekstrak warna biru dari bunga telang yang mempunyai senyawa antioksidan yang tinggi dilakukan dengan metode ceramah dan praktek. Penerapan praktek pembuatan penganan VCO dengan ragi roti (Saccaromycess Cerevisiae), air jeruk nipis (Citrus aurantifolia), ekstrak pewarna, bunga telang sebagai pewarna biru, dengan penambahan Ektrak bunga telang dalam santan masukkan dalam botol plastic yang sudah bagian atasnya dipotong ,tutup mulut botol, posisi botol terbalik kemudian dilakukan proses fermentasi selama 8 jamkemudian terbentuk 2 lapisan.Lapisan Bawah dibuang selanjutnya fermentasi kembali sampai terbentuk cairan bening,VCO siap dipanen.
Sosialisasi Produk Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Nanas dan Limbah Kulit Pisang dari Hasil Fermentasi spora Tricoderma sp dengan Bioaktivator Air Kelapa Kepada Masyarakat Siti Chodijah; Sofiah Sofiah; Robert Junaidi; Meilianti Meilianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2636

Abstract

Implementation of community service activities in the form of technology transfer for the production of liquid organic fertilizer is an effort to utilize environmental potential in the form of household organic waste. This activity was carried out at RT 08 Demang Lebar Daun, Ilir Barat I. The method used in this activity is providing materials and demonstrations. The implementing team provided information on various organic waste at RT 08 Demang Lebar Daun, Ilir Barat I environment so that it could be used as a source of raw material for liquid fertilizer production. The demonstration experiment was led directly by the service team, including practical training in making liquid organic fertilizer from household waste materials, namely pineapple peels and banana peels at RT 08 Demang Lebar Daun. The transfer of liquid organic fertilizer production technology brings significant benefits, namely, increasing public knowledge about the use of residual organic waste as raw material for liquid fertilizer production, strengthening environmental health awareness, and economic added value will also increase. Furthermore, it allows farmers to reduce the cost of purchasing fertilizer and increase household income through the sale of liquid organic fertilizer.
Pendampingan Penyusunan Rekomendasi Perbaikan Standar Layanan Bantuan Hukum Berbasis Evaluasi Implementasi Permenkumham Nomor 4 Tahun 2021 Sultoni Fikri; Abdul Halik
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2665

Abstract

Implementasi Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Bantuan Hukum masih menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi menghambat optimalisasi akses terhadap keadilan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi hambatan implementasi regulasi serta menyusun rekomendasi perbaikan kebijakan berbasis kebutuhan lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui wawancara mendalam, forum group discussion (FGD), dan analisis evaluasi kebijakan yang melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, pemerintah daerah, dan organisasi bantuan hukum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kendala pada aspek pengawasan, keterbatasan pendanaan, gangguan sistem digital SIDBANKUM, serta belum optimalnya layanan bantuan hukum nonlitigasi. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi penguatan kelembagaan pengawasan, reformasi pembiayaan, optimalisasi sistem digital, dan pengembangan layanan nonlitigasi. Hasil ini penting sebagai masukan bagi perbaikan kebijakan bantuan hukum yang lebih efektif, akuntabel, dan berkeadilan.
Tri-Disciplinary Capacity Building: A Case Study of a Greater Bay Area Exchange Program and Its Impact on Lecturers' Competencies for SDGs-Aligned PKM Dian Sudiantini; Desayu Eka Surya; Dyah Agustin Widhi Yanti; Rina Maria Hendriyani; Saili Rahmah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i5.2163

Abstract

Designing community service programs (PKM) aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs) requires lecturers to possess integrated competencies in management, communication, and accounting. This study evaluates the impact of a one-week intensive exchange program to the Greater Bay Area (Hong Kong, Macau, Zhuhai, Shenzhen) in January 2026 on building these tri-disciplinary capacities. Using a participatory qualitative case study design, data was triangulated through pre- and post-program focus group discussions, content analysis of participant-developed PKM action plans, and observation of budgeting simulations. Findings indicate significant, interconnected growth across three core competency clusters: (1) Managerial Competence (evidenced by improved strategic planning for international projects), (2) Cross-Cultural Communication Competence (showcased through heightened sensitivity in navigating professional cultural differences), and (3) Financial-Accounting Literacy (demonstrated by a stronger grasp of transparency and sustainability in fund management). The synergy of these enhanced skills enabled lecturers to design more realistic, fundable, and impactful PKM proposals directly linked to specific SDGs, particularly Quality Education (4), Decent Work (8), Industry and Innovation (9), Sustainable Cities (11), and Partnerships (17). The study concludes that targeted short-term international exchanges are a potent catalyst for developing the holistic competency framework necessary to translate global agendas into viable, operational, and sustainable community engagement initiatives. This model offers a replicable strategy for lecturer professional development in an era of globalizing higher education.
Peningkatan Kesadaran Hukum Pada Siswa Terhadap Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online di SMA Negeri 1 Trawas, Kabupaten Mojokerto Anggit Wasesa Praja; Rieke Rismaleni Puja Kesuma; Ismadiya Dwi Noviani; Irbah Prabu Dewangga; Muh. Jufri Ahmad
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i5.2696

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko remaja terpapar judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal, yang berdampak buruk pada aspek finansial, psikologis, sosial, dan akademik. Survei awal di SMA Negeri 1 Trawas menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terkait lembaga perlindungan hukum (75%) dan tingginya paparan lingkungan terhadap judi online (54,2%). Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan hukum partisipatif pemaparan, diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus di SMAN 1 Trawas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran hukum peserta yang tercermin dari antusiasme dalam diskusi, kemampuan mengidentifikasi ciri-ciri pinjol legal dan ilegal, serta pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan terhadap judi online. Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai mekanisme pelaporan kepada lembaga yang berwenang apabila menjadi korban atau menemukan indikasi pelanggaran hukum. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi hukum dan literasi digital siswa sehingga mereka lebih siap menghadapi berbagai risiko kejahatan berbasis teknologi di era digital.

Page 10 of 11 | Total Record : 104