cover
Contact Name
CV Era Digital Nusantara
Contact Email
erapublikasi@gmail.com
Phone
+6282186310996
Journal Mail Official
redaksijpkm@gmail.com
Editorial Address
Taman Balajara Blok G2 No 1A RT 003 RW 008 Desa Parahu Kecamatan Sukamulya
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30896231     DOI : https://doi.org/10.59066/jpkm
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh CV. Era Digital Nusantara adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM CV. Era Digital Nusantara meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) CV. Era Digital Nusantara maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh CV. Era Digital Nusantara diterbitkan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. Jurnal ini memiliki visi yaitu menjadi jurnal ilmiah yang terdepan dalam pengembangan ilmu khususnya bidang Pengabdian kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 113 Documents
Workshop Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan dan Jeruk Nipis Rahmahtriananda Faradilla; Meutia Nastiti Maharani; Fawaz Shandy Aulia; Achmad Rafly; Dicky Mokodongan; Muh. Ghazy Daffa Sampe; Nelsi; Putri Oktavia Ramadhani; Marcella Revania Enersta Lande’
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun cuci piring merupakan kebutuhan rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari, namun sebagian besar keluarga masih membelinya secara komersial sehingga menjadi pengeluaran rutin yang membebani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan cara pembuatan sabun cuci piring yang sederhana dan murah dengan memanfaatkan ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai bahan tambahan alami bagi texapon, garam, dan pewarna. Daun pandan dipilih karena memiliki aroma harum alami serta senyawa yang diketahui bersifat antibakteri, sedangkan jeruk nipis mengandung asam sitrat dan minyak atsiri yang membantu mengurangi bau amis dan memberi kesan segar. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi singkat mengenai manfaat kedua bahan tersebut, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan sabun mulai dari ekstraksi daun pandan hingga pencampuran dan pendiaman larutan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengikuti setiap tahapan secara mandiri sehingga memperoleh pengetahuan praktis sekaligus peluang usaha rumahan.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Batang untuk Mengurangi Limbah Rumah Tangga Junesty Todingbua'; Ahmad Moh. Nur; Muhammad Nur Ramadhan; Mohammad Rizky Adie Putra; Vireno Immanuel Deslovic; Kholifatul Nissa Nurcahyanti; Elva Mayria Savana; Reynard James Lamhot Hutapea; Ririn Yuliani Azahra Zardan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i5.2855

Abstract

Banyaknya limbah minyak jelantah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan pengelolaan yang tepat. Pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat mencemari air dan tanah, sedangkan penggunaan secara berulang dapat menurunkan kualitas minyak dan berpotensi menghasilkan senyawa yang berbahaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan sabun batang sekaligus meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di RT 02 Dusun Pinang Mas, Desa Persiapan Pinang Raya, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur melalui observasi, pengumpulan dan pemurnian minyak jelantah, percobaan formula, sosialisasi, serta demonstrasi langsung pembuatan sabun batang. Hasil kegiatan menunjukkan peserta merespons positif dan aktif mengikuti kegiatan. Sabun batang yang dihasilkan memiliki tekstur padat dan busa yang cukup. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan minyak jelantah serta potensi pemanfaatannya menjadi produk rumah tangga yang bermanfaat.
Penguatan Civic Values melalui Edukasi Kunjungan Situs Cagar Budaya Leang-leang di Kabupaten Maros randiawan randiawan; Winda Nurul Annisa; Andi Supratman; Zulaikha Tri Astuti; M. Yunasri Ridhoh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i5.2858

Abstract

Arus digitalisasi dan globalisasi memicu degradasi civic values (nilai kewarganegaraan) di kalangan generasi muda, di mana pembelajaran sejarah dan kewarganegaraan di perguruan tinggi sering kali terjebak pada pendekatan tekstual yang kaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat civic values mahasiswa melalui pendekatan place-based education (pembelajaran berbasis tempat) dengan memanfaatkan Situs Cagar Budaya Leang-leang di Kabupaten Maros sebagai laboratorium sosial. Sasaran program ini melibatkan mahasissiswa dan dosen pendamping. Metode pelaksanaan program ini dirancang melalui empat tahapan utama: persiapan/koordinasi, pembekalan teoretis-interaktif (pre-visit), kunjungan lapangan reflektif (on-situs visit) dengan metode Live In-Situs Guided History, serta evaluasi melalui kuesioner instrumen civic values. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata civic values peserta, yaitu dari nilai awal 55% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Secara kualitatif, kegiatan ini berhasil mendekonstruksi pemikiran apatis mahasiswa menjadi agen aktif pelestari budaya (cultural heritage agents) melalui aksi nyata. Kesimpulan dari PkM ini menunjukkan bahwa integrasi situs arkeologi lokal sebagai media pembelajaran kewarganegaraan sangat efektif untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dan tanggung jawab sosial sebagai warga negara modern yang berakar pada identitas budaya bangsa.

Page 12 of 12 | Total Record : 113