cover
Contact Name
Azmil Hasan Lubis
Contact Email
azmilhasan.lubis@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285207161847
Journal Mail Official
jeptt@barkahpublishing.com
Editorial Address
Jl. T. Bintara Pineung No. 27, Gampong Pineung, Kota Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training
Published by Barkah Publishing
ISSN : -     EISSN : 30896207     DOI : https://doi.org/10.63228/jeptt
Core Subject : Education,
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training is a peer-reviewed, on-line academic journal devoted to research in the field of Education, Teaching, and Teacher Training. The journal is published twice a year in May and November. Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. Submissions that do not adhere to the guidelines provided will be REJECTED. Please submit your article through the online submission of this journal. Submitted writing should normally range from 4,000 to 6,000 words, although up to 7,000 words will be accepted under exceptional circumstances. The journals have a policy of “Zero Tolerance on Plagiarism”. We recommend that authors check their articles with plagiarism prevention tools (ithenticate.com, turnitin.com, etc.) before submission.
Articles 37 Documents
Strategi Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini Dengan Pendekatan Menggambar di TK Negeri 1 Gunung Meriah Irmayani; Siti Fatimah
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 1 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa usia dini merupakan periode penting dalam perkembangan manusia yang dikenal sebagai masa emas (golden age), di mana kemampuan motorik halus dan kreativitas anak berkembang pesat. Berdasarkan kegiatan di TK SPF PAUD Negeri 1 Gunung Meriah, terdapat 10 dari 12 anak atau 83,33% anak yang mengalami kesulitan dalam mengekspresikan imajinasinya dalam menggambar dan cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menggambar berbasis observasi di kelas B TK SPF PAUD Negeri 1 Gunung Meriah. Metode penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian sebanyak 12 orang siswa. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan analisis hasil gambar menggunakan kriteria BB, MB, BSH, dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kreativitas anak antara Siklus 1 dan Siklus 2, dengan persentase peningkatan sebesar 33,33% dan nilai ketuntasan akhir mencapai 75%. Aktivitas menggambar berbasis observasi terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kreativitas anak usia dini serta memberikan implikasi positif terhadap proses pembelajaran yang lebih bermakna. Oleh karena itu, para pendidik dapat memanfaatkan metode menggambar berbasis observasi dengan variasi subtema yang beragam untuk mengoptimalkan peningkatan kreativitas anak
Meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI menggunakan metode mix and match di SMP Negeri 4 Woyla Barat. Ernawati; Ira Rahmani
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 1 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VII SMP Negeri 4 Woyla Barat. Kondisi tersebut terlihat dari sikap siswa yang kurang antusias mengikuti pembelajaran, rendahnya perhatian pada penjelasan guru, serta keterbatasan keterlibatan dalam kegiatan kelas. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan metode mix and match (mencampurkan dan mencocokkan) yang diyakini mampu menciptakan suasana belajar lebih aktif, menyenangkan, dan melibatkan seluruh siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas VII, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, evaluasi hasil belajar, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa. Pada siklus pertama, siswa mulai menunjukkan partisipasi lebih baik dalam kegiatan kelompok meskipun masih ada sebagian yang pasif. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua dengan penekanan pada variasi aktivitas dan motivasi, hampir seluruh siswa terlibat aktif dan menunjukkan minat yang lebih tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan metode mix and match dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran PAI serta membentuk suasana kelas yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan
Upaya Meningkatkan Fokus Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan Penerapan Metode Pembelajaran Aktif Model Jigsaw Di SMK Negeri 1 Al Mubarkeya Sri Rahmadani; Yuliza Sari
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 1 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan fokus peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penerapan metode pembelajaran aktif model Jigsaw di SMK Negeri 1 Al Mubarkeya Ingin Jaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya fokus siswa selama pembelajaran yang ditunjukkan oleh kurangnya perhatian, konsentrasi, dan keterlibatan aktif, sehingga berdampak pada hasil belajar yang belum optimal. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas yang diamati pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Data dikumpulkan melalui observasi, lembar penilaian fokus belajar, catatan lapangan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan kriteria keberhasilan ditetapkan apabila 80% siswa menunjukkan fokus belajar dalam kategori baik. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan fokus belajar siswa dari 40% pada kondisi awal menjadi 51,4% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 74,3% pada siklus II, dan akhirnya mencapai 91,4% pada siklus III. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran aktif model Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan fokus peserta didik dalam proses pembelajaran PAI di SMK Negeri 1 Al Mubarkeya
Metode Ceramah Dan Demontrasi Sebagai Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Pembinaan Tingkah Laku Siswa di SMP Islam Ibnu Khaldun Banda Aceh Handayani; Furqan
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 1 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode ceramah dan demonstrasi oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina tingkah laku siswa di SMP Islam Ibnu Khaldun Banda Aceh, serta sejauh mana efektivitas kedua metode tersebut dalam meningkatkan perilaku positif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman konseptual tentang nilai-nilai keagamaan dan moral, sedangkan metode demonstrasi lebih menekankan pada teladan langsung dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Kombinasi kedua metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya akhlak yang baik, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam kehidupan sekolah dan sehari-hari. Guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik dan pembina moral yang mampu memengaruhi karakter siswa melalui pendekatan yang komunikatif dan aplikatif. Dengan demikian, penggunaan metode ceramah dan demonstrasi secara tepat dan konsisten dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan perilaku siswa dan membentuk pribadi yang berakhlakul karimah.
Puzzle Moderasi Agama: Meningkatkan Toleransi Beragama di MI Negeri 1 Bener Meriah Dengan Permainan Puzzle Demi Mewujudkan Generasi Global Suminiyati; Ramadhania Tri Ruriah
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 1 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini merupakan upaya strategis untuk menciptakan generasi yang toleran, inklusif, dan siap menghadapi tantangan global. Indonesia, sebagai negara multikultural, menghadirkan realitas keragaman agama, budaya, dan etnis yang menuntut pendidikan untuk menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi beragama di kalangan siswa kelas enam MIN 1 Bener Meriah melalui penggunaan permainan puzzle sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Puzzle dipilih karena dapat merangsang kemampuan kognitif, sosial, dan emosional sekaligus menyampaikan nilai-nilai penting seperti kerjasama, saling menghormati, dan kebersamaan. Dengan pendekatan pembelajaran berbasis permainan, siswa secara aktif terlibat dalam menyusun potongan puzzle yang berisi pesan-pesan moderasi beragama, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran pengalaman serta pengembangan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi iman, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, dan keberagaman global. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat menginternalisasi sikap toleransi, menghargai perbedaan, serta mengembangkan keterampilan sosial yang mendukung pembentukan generasi global dengan karakter moderat dan inklusif
Puzzle Moderasi Agama: Meningkatkan Toleransi Beragama di MI Negeri 1 Bener Meriah Dengan Permainan Puzzle Demi Mewujudkan Generasi Global Suminiyati; Ramadhania Tri Ruriah
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 1 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini merupakan upaya strategis untuk menciptakan generasi yang toleran, inklusif, dan siap menghadapi tantangan global. Indonesia, sebagai negara multikultural, menghadirkan realitas keragaman agama, budaya, dan etnis yang menuntut pendidikan untuk menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi beragama di kalangan siswa kelas enam MIN 1 Bener Meriah melalui penggunaan permainan puzzle sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Puzzle dipilih karena dapat merangsang kemampuan kognitif, sosial, dan emosional sekaligus menyampaikan nilai-nilai penting seperti kerjasama, saling menghormati, dan kebersamaan. Dengan pendekatan pembelajaran berbasis permainan, siswa secara aktif terlibat dalam menyusun potongan puzzle yang berisi pesan-pesan moderasi beragama, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran pengalaman serta pengembangan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi iman, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, dan keberagaman global. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat menginternalisasi sikap toleransi, menghargai perbedaan, serta mengembangkan keterampilan sosial yang mendukung pembentukan generasi global dengan karakter moderat dan inklusif.
Paradigma Pendidikan Islam Era Society 5.0: Integrasi Humanisme, dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul Subhan
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Society 5.0 menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan teknologi, sehingga pendidikan dituntut tidak hanya adaptif terhadap kemajuan digital, tetapi juga mampu mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam merespons tantangan tersebut melalui pengembangan paradigma yang mengintegrasikan humanisme dan nilai-nilai keislaman dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji paradigma pendidikan Islam di era Society 5.0 dengan menekankan integrasi humanisme sebagai pendekatan dalam pengembangan SDM yang berdaya saing dan berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, meliputi literatur tentang pendidikan Islam, humanisme, dan konsep Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma pendidikan Islam humanis menempatkan peserta didik sebagai subjek pendidikan yang memiliki potensi fitrah yang harus dikembangkan secara holistik, mencakup aspek intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Integrasi humanisme dalam pendidikan Islam mendorong pemanfaatan teknologi secara etis dan bertanggung jawab, serta memperkuat pembentukan karakter dan literasi digital Islami. Dengan demikian, pendidikan Islam di era Society 5.0 berkontribusi signifikan dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan global, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Subjek Didik: Pendekatan Humanistik dalam Penguatan Karakter Peserta Didik Hasyim, Syarifuddin
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab secara sosial. Namun, praktik pembelajaran PAI di berbagai satuan pendidikan masih cenderung berorientasi pada pendekatan teacher-centered, sehingga peserta didik belum sepenuhnya diposisikan sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan implementasi metode pembelajaran PAI berbasis subjek didik melalui pendekatan humanistik dalam rangka penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang menganalisis berbagai sumber berupa buku referensi, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis subjek didik menempatkan peserta didik sebagai individu yang memiliki potensi, pengalaman, dan kebutuhan belajar yang beragam, sehingga menuntut penerapan metode pembelajaran yang partisipatif, reflektif, dan kontekstual. Pendekatan humanistik dalam pembelajaran PAI diwujudkan melalui metode diskusi reflektif, pembelajaran berbasis pengalaman, pembelajaran kolaboratif, serta pemecahan masalah yang bernuansa nilai-nilai keislaman. Penerapan metode tersebut berkontribusi positif terhadap penguatan karakter peserta didik, khususnya dalam aspek religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Selain itu, pendekatan humanistik juga mendorong terciptanya hubungan edukatif yang lebih dialogis dan humanis antara guru dan peserta didik. Artikel ini merekomendasikan perlunya peningkatan pemahaman dan kompetensi guru PAI dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis subjek didik sebagai strategi efektif untuk mewujudkan pembelajaran PAI yang bermakna dan berorientasi pada pembentukan karakter
Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Penerapan Metode Kerja Kelompok di Kelas IX SMP Darulmuta’allimin Tanah Merah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil Suhaida; Mewah
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP Darulmuta’allimin Tanah Merah. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX SMP Darulmuta’allimin Tanah Merah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil dengan jumlah siswa 32 orang. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (Classroom Action Research). Setelah pemberian tindakan pada siklus I, siswa diberikan tes aktivitas belajar I yang kemudian diperoleh dari 32 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 14 orang siswa (43,75%) yang sudah memiliki keaktifan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 18 orang siswa (56,25%) belum memiliki keaktifan belajar. Nilai rata – rata yang diperoleh hanya mencapai 72,55. Kemudian setelah diberikan tindakan pada siklus II, siswa kembali diberi test aktivitas belajar II yang kemudian diperoleh ternyata 27 orang siswa (84,37%) yang sudah memiliki keaktifan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 5 orang siswa (15,62%) belum memiliki keaktifan belajar. Nilai rata – rata yang diperoleh hanya mencapai 85,25. Berdasarkan analisis data di atas, maka dapat disimpulkan bahwa “Terdapat Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Penerapan Metode Kerja Kelompok Di Kelas IX SMP Darulmuta’allimin Tanah Merah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil.
Hasil Belajar Menyebutkan Nama-Nama Rasul Allah SWT Melalui Teknik Bernyanyi Pada Siswa Kelas 5 SDN 6 Lembah Sabil Sulastri; Rasyidah
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini penulis buat berdasarkan hasil evaluasi atas proses pembelajaran, pada siswa Kelas 5 SDN 2 Lembah Sabil semester II tahun pelajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa 15 anak pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Nama-nama Rasul Allah SWT. Dalam evaluasi atas proses pembelajaran tersebut untuk pra siklus, nilai yang diperoleh siswa masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Standar ketuntasan minimal nilai siswa secara individu adalah 75, secara klasikal nilai ketuntasan minimal harus mencapai 75% dari jumlah siswa, sedangkan pada tahap pra siklus ini hanya 5 siswa (33%) yang tuntas nilainya dari 15 siswa, sedangkan sejumlah 10 siswa (67%) masih mendapatkan nilai di bawah ketuntasan minimal. Teknik bernyanyi adalah rekayasa guru dalam mengubah materi menjadi sebuah bentuk lagu dengan tujuan mempermudah proses pembelajaran dan membuat belajar menjadi menyenangkan. Syair lagu diambil dari 25 nama-nama Rasul Allah SWT yang dipelajari siswa. Berkaitan dengan hal tersebut di atas peneliti dapat memberikan gambaran tentang tujuan ini yang menyangkut berbagai aspek. Adapun tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyebutkan nama-nama Rasul Allah SWT di Kelas 5 Lembah Sabil Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2023/2024 melalui teknik bernyanyi. Berdasarkan hasil tes siswa tiap siklus ( siklus I dan siklus II ) mengalami peningkatan. Dari tabel rangkuman hasil nilai siswa berdasarkan kriteria nilai juga mengalami peningkatan. Kriteria nilai kurang Prasiklus 0 %, siklus I 0 % dan siklus II 0 %. Kriteria nilai cukup Prasiklus 86 %, siklus I 54 %, dan siklus II 20 %. Kriteria nilai baik Prasiklus 14 %, siklus I 46 %, dan siklus II 66 %. Kriteria nilai baik sekali Prasiklus 0 %, siklus I 0 %, dan siklus II 14 %..

Page 3 of 4 | Total Record : 37