cover
Contact Name
Asep Rahman
Contact Email
aseprahman@ybli.or.id
Phone
+6281527083919
Journal Mail Official
aseprahman@ybli.or.id
Editorial Address
Jalan Lentera, Lingkungan 2, Kelurahan Pandu
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27464644     DOI : https://doi.org/10.57207/hy36f320
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal multidisiplin yang mempublikasikan hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu. Fokus utama jurnal ini mencakup inovasi, solusi, dan dampak nyata dari penelitian serta pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kami menerima artikel dari berbagai disiplin ilmu yang berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penerapan teknologi dan kebijakan yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
Edukasi Expired Date dan Beyond Use Date Sebagai Upaya Meningkatkan Penggunaan Obat yang Aman dan Efektif Mpila, Deby Afriani; Suoth, Elly Juliana
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/43jcqm29

Abstract

Setiap obat mempunyai batas masa penyimpanan untuk menjamin efektivitas, keamanan dan kualitas obat. Pengetahuan yang benar tentang obat menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat agar terhindar dari dampak buruk pada kesehatan. Informasi mengenai batas waktu penggunaan obat setelah diproduksi (expired date - ED) maupun setelah kemasan primernya dibuka/dirusak (beyond use date - BUD) dan cara menyimpan obat agar tetap berada dalam keadaan stabil sangat penting untuk diketahui. Penggunaan obat yang melewati batas ED dan BUD berarti menggunakan obat yang stabilitasnya sudah tidak terjamin. Dengan menggunakan obat yang kestabilannya tidak lagi terjamin, artinya menggunakan obat yang efektivitas dan keamanannya sudah menurun. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Wanita Kaum Ibu (WKI) JemaatGMIM Dulos Kimbitan terkait ED dan BUD, sehingga dapat melakukan pengawasan terhadap obat-obatan yang disimpan di rumah sebagai upaya meningkatkan penggunaan obat yang aman dan efektif. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu metode penyuluhan dalam bentuk ceramah disertai pemberian leaflet, serta simulasi membaca ED dan menghitung BUD beberapa sediaan obat. Evaluasi tingkat pengetahuan dan pemahaman terkait ED dan BUD dilakukan melalui pre-test dan posttestdalam bentuk kuesioner. Para peserta dapat menerima edukasi yang diberikan dengan baik yang dapat dilihat berdasarkan hasil evaluasi, dimana terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait ED dan BUD sebagai upaya meningkatkan penggunaan obat yang aman dan efektif.
Pembuatan Krim Pelembab Kaki dan Edukasi Perawatan Kaki Pasien Diabetes Melitus Datu, Olvie Syenni; Siampa, Jainer Pasca
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/xmfb6q41

Abstract

Diabetes Melitus merupakan adalah gangguan sekresi insulin yang banyak menyebabkan komplikasi seperti kebutaan, amputasi, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Berdasarkan data dari International Diabetes Federation terdapat 463 juta orang penderita Diabetes pada usia 20-79 Tahun. Berdasarkan jenis kelamin, prevalensi DM pada laki-laki sebesar 9% dan pada perempuan 9,65%. Salah satu komplikasi DM yang banyak terjadi adalah ulkus diabetes pada kaki, dimana pada pasien DM cenderung mengalamikulit kaki yang kering dan pecah-pecah yang apabila tidak di rawat berpotensi untuk menimbulkan luka yang sulit disembuhkan bahkan beresiko mengalami amputasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi bagi masyarakat mengenai perawatan kaki untuk penderita DM ataupun bagi keluarga yang merawat pasien DM. Metode yang digunakan berupa penyuluhan berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab terkait dengan cara membersihkan kaki dan juga cara merawat kelembaban kaki pada kegiatan ini juga dilakukan pembuatan dan pembagian krim pelembab kaki. Sebelum dan sesudah kegiatan peserta diberikan kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan tentang perawatan kaki sebelum dan setelah diberikan penyuluhan, hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah diberikan edukasi. Masyarakat sangat antusis mengikuti kegiatan dan terus berharap kegiatan seperti ini terus dilaksankan.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan The Celup Herbal di Desa Kema III Kabupaten Minahasa Utara Antasionasti, Irma; Abdullah, Surya Sumantri; Jayanto, Imam; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/f0ge0z49

Abstract

Desa Kema III terletak di pinggir pantai dengan intensitas cahaya matahari yang sangat kuat sehingga dapat menghasilkan suatu senyawa radikal bebas yang disebut reactive oxygen species (ROS) yang dapat menginisiasi terjadinya penyakit degeneratif. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan teh herbal yang kaya antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap penyuluhan, tahap pelatihan, dan tahap pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan, mitra dapat memahami kandungan senyawa dari tanaman herbal pala, secang, jahe, kayu manis, dan cengkeh sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan dalam menangkal radikal bebas. Selain itu, mitra juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan tanaman herbal menjadi sediaan teh herbal.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital Makhfudi
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/6w46s354

Abstract

Strategi manajemen sumber daya manusia yang dirancang untuk membantu organisasi memenuhi kebutuhan karyawan mereka, sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai. Strategi manajemen sumber daya manusia yang bertujuan mengelola orang secara proaktif karena memerlukan cara perencanaan bagi organisasi untuk memenuhi kebutuhan karyawannya, berpikir ke depan, dan juga membantu karyawan untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Proses ini mengubah cara pandang dan memengaruhi cara hal-hal dilakukan di lokasi bisnis, dengan kata lain membantu memadukan ide dan model modern ke dalam praktik sumber daya manusia tradisional untuk menghasilkan solusi yang lebih baik yang tidak hanya menguntungkan karyawan, kesiapan SDM yang handal, inovatif, kreatif, berjiwa entrepreneurship, dan memiliki keterampilan organisasi dalam menghadapi tantangan globalisasi, di mana era tersebut perekrutan karyawan, hingga pelatihan, penilaian, dan teknik disiplin yang digunakan oleh departemen sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan data menggunakan metode deskriptif melaluiliterasi atau daftar kepustakaan yang sesuai dengan konten startegi manajemen SDM untuk menghadapi Era Ekonomi Digital.
Keunggulan Bersaing Menggunakan Low Cost Perguruan Tinggi pada Universitas Muhammadiyah Manado Makhfudi
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/qyd7g444

Abstract

Suatu perguruan tinggi yang mempunyai keunggulan bersaing dengan cara implementasikan suatu strategi Keunggulan Bersaing Perguruan Tinggi yaitu menggunakan asset pemasaran (marketing asset) untuk membentuk keunggulan bersaing. keunggulan bersaing, yaitu : keunggulan biaya menyeluruh atau efisiensi biaya, keunggulan diferensiasi, dan keunggulan fokus. Keunggulan fokus selanjutnya dapat di bagi ke dalam fokus biaya dan fokus diferensiasi. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian deskriptif yang menggambarkan situasi dan kondisi lingkungan internal dan eksternal UM Manado dalam menghadapi persaingan antarperguruan tinggi. bersifat kualitatif, uji dependability dilakukan dengan cara mengaudit terhadap keseluruhan proses penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keunggulan bersaing serta rumusan strategi keunggulan bersaing dengan pendekatan low Cost. wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Alat analisis yang digunakan adalah value chain analysis yang didukung dengan alat analisis lingkungan internal dan eksternal. 3 responden dari pimpinan UM Manado Ketua BPH dan ( Rektor, wakil Rektor Bidang Keuangan) yang mewakili kondisi dan karakter data yang dibutuhkan dalam case study dan Dekan beserta Kaprodi sebagai konfirmatori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi UM Manado analisis Value Chain dapat digunakan sebagai salah satu alat analisis manajemen biaya untuk pengambilan keputusan strategis dalam menghadapi persaingan bisnis dapat bertahan dan makin exis. Aktivitas primer yang paling banyak memberikan nilai keunggulan terhadap UM Manado adalah aspek operasional dan pelayanan, sedangkan aktivitas sekunder yang paling banyak memberikan nilai adalah aspek kualitas manajemen sumber daya manusia (MSDM). bahwa keberadaan jaringan kerjasama internal yang baik (BPH, Pimpinan Rektorat, Majelis DiktiLitbang PP Muhammadiyah) hal ini ditunjukkan low Cost mulai dari perencanaan anggaran, penggunaan dan pelaporan yang transporan-akuntabel, memberikan kontribusi secara optimal keunggulan bersaing dengan cara implementasikan suatu strategi Keunggulan Bersaing Perguruan Tinggi strategi Low Cost hakekatnya adalah penekanan pada pemeliharaan/pengelolaan struktur biaya yang lebih rendah dari para pesaing secara signifikan.
Peranan dan Dampak Residu Pestisida terhadap Budidaya Ikan Air Tawar Sebagai Salah Satu Potensi Unggulan Desa Palaes Katili, Deidy Yulius; Langoy, Marnix L.D; Umboh, Stella Deiby
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/hy36f320

Abstract

Desa Palaes adalah merupakan salah satu Desa di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki sumber air tawar yang tersedia dan banyak dikembangkan untuk aktivitas budidaya ikan air tawar. Hasil produksi ikan air tawar dipengaruhi oleh adanya residu pestisida. Salah satu bahaya negatif yang merugikan yaitu pencemaran bagi air dan dapat membahayakan kehidupan ikan air tawar dan mikroorganisme air khususnya jamur air sebagai indikator kualitas air. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam penggunaan pestisida secara terkendali untuk mengurangi tingkat keracunan yang diakibatkannya dan peningkatan kesadaran lingkungan hidup bagi masyarakat khususnya Masyarakat Desa Palaes dari dampak samping yang ditimbulkan oleh pestisida bagi lingkungan dan ikan air tawar yang dibudidayakan. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya pengetahuan petani tentang penggunaan pestisida dan dampak samping yang ditimbulkannya, akan digunakan metode penyuluhan dan pelatihan dampak penggunaan pestisida terhadap lingkungan dan kolam pembudidayaan ikan air tawar. Berdasarkan analisis data hasil tes awal dan tes akhir maka diperoleh hasil bahwa terjadipeningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah materi pelatihan diberikan, dimana prosentase nilai di bawah 60 tidak ada lagi dan 1 orang peserta pada interval nilai 91-100. Berdasarkan analisis rekapan lembar evaluasi topik belajar setelah dilakukan praktek penggunaan pestisida maka diperoleh hasil tertinggi terdapat pada aspek pemahaman dengan kriteria sangat baik (22 peserta). Sedangkan hasil yang rendah terdapat pada aspek ke-4 (kemampuan peserta mengkomunikasikan hasil praktek dengan pihak lain) dengan 1 orang peserta dengan kriteria sedang.
Workshop Model Pembelajaran Student-Centered Learning (SCL) pada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pembelajaran (LP3) Universitas Sam Ratulangi, Manado Saroyo; Runtuwene, Max R.J.; Laoh, Olly E.H.; Lengkong, Johny P.; Pelle, Wilmy; Paturusi, Sary D.E.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/gprjg425

Abstract

Salah satu perubahan paradigma pembelajaran di perguruan tinggi ialah pergeseran pembelajaran berpusat pada dosen (teacher-centered learning/TCL) menuju pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning/SCL). Mulai tahun 2021, dengankeluarnya Keputusan Menteri No. 3/M/2021 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, metode pembelajaran yang diperhitungkan dalam Indikator Kinerja Utama ialah metode pembelajaran pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran kelompok berbasis proyek (team-based project). Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pembelajaran, Universitas Sam Ratulangi telah melaksanakan workshop model pembelajaran student-centered learning (SCL) dengan penekanan pada implementasi kedua metode pembelajaran di atas. Workshop dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 14 Juni 2023, diikuti oleh 44 orang dosen. Workshop terdiri dari tahapan pretes, penyampaian materi, pendampingan, postes, dan penugasan. Hasil workshop menunjukkan bahwa: pengetahuan peserta telah meningkat dari 5,6 menjadi 7,6, sedangkan untuk keterampilan, rata-rata peserta memiliki kinerja baik. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa workshop model pembelajaran student-centered learning (SCL) pada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pembelajaran (LP3) Universitas Sam Ratulangi, Manado telah meningkatkan pengetahuan dosen dalam merancang pembelajaran SCL, terutama penerapan metode pembelajaran pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran kelompok berbasis proyek (team-based project).
Pemberian Penyuluhan dan Pembuatan Manisan Jeruk Bali Upaya Pencegahan Stanting di Desa Cranggang, Dukuh Karang Panas, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Islamiyati, Ricka; Riyanto, Bagus; Nafiah, Rohmatun; Fitriana, Vera; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/4d40ws57

Abstract

Desa Cranggang merupakan sebuah desa yang terdapat didataran tinggi Kabupaten Kudus. Desa ini masih sangat asri hijau dan natural, karena masih begitu banyaknya pohon-pohon yang hijau dan juga rindang serta udara yang masih sejuk dan segar. Pada tahun 2020, Desa Cranggang mendapat predikat desa Swasembada. Desa swasembada adalah desa yang masyarakatnya telah mampu memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya alam dan potensinya sesuai dengan kegiatan pembangunan regional. Data tentang kependudukan di desa Cranggang belum up to date. Pemanfaatan dan pengelolaan rumah kaca masih belum maksimal. Masih ada kejadian stunting di desa Cranggang, walaupun tidak setinggi desa Kandangmas. Program kerja pertama kami adalah melakukan kegiatan edukasi mengenai stunting pada ibu balita di posyandu. Program kerja kedua kami adalah melakukan kegiatan edukasi mengenai jus buah pada anak-anak PAUD. Program kerja ketiga kami adalah melakukan kegiatan pembelajaran tambahan mengenai desain pada siswa/i di SD 3 Cranggang dengan bantuan aplikasi Canva. Program kerja keempat kami adalah melakukan kegiatan edukasi mengenai pentingnya kebersihan diri pada siswa/i di SD 3 Cranggang. Program kerja terakhir kami adalah melakukan kegiatan penyuluhan cara pembuatan manisan dari kulit buah jeruk bali pada ibu-ibu. Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa secara umum program pengabdian dapat dikatakan sukses dan lancar meskipun banyak hambatan yang terjadi, akan tetapi semua itu dapat terselesaikan dengan baik.
PKM Pelatihan dan Pendampingan Produksi Sabun Organik Pala Kelompok Ibu Dusun Kema III dan Ibu Majelis Ta’lim Al Munawarah di Minahasa Utara Abdullah, Surya Sumantri; Antasionasti, Irma; Masengi, Angelina Stevany Regina; Jayanto, Imam; Abdullah, Rezky Putri Indarwati
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/vnfax265

Abstract

Mata pencaharian masyarakat Desa Kema III kabupaten Minahasa Utara sebagian besar adalah nelayan. Sebagian besar perempuan di desa Kema III adalah ibu rumah tangga yang tidak bekerja terdiri dari komunitas majelis taklim dan kelompok ibu dusun. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan hasil tangkapan tidak menentu. Kelompok Ibu di Desa Kema III menganggur dan tidak punya penghasilan. Hal ini tentu sangat memberatkan beban ekonomi keluarga terutama ditambah dengan inflasi dan kenaikan harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang harus tetap dipenuhi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan produk sabun dengan tetap memperhatikan kualitas yang memenuhi standar kesehatan dengan memanfaatkan bahan organik minyak Pala. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali perempuan di Desa Kema III dengan ketrampilan pembuatan produk sabun yang dapat digunakan sebagai rintisan usaha untuk menopang ekonomi keluarga. Kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap penyuluhan, tahap pelatihan, dan tahap pendampingan. Hasil dari kegiatan ini, peserta pelatihan mendapatkan keterampilan untuk memproduksi produk sabun yang dapat dapat dipasarkan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Pelatihan dalam Penggunaan Aplikasi Website untuk Mempelajari Satwa Kunci Sulawesi bagi Siswa Sekolah Dasar di Kelurahan Batuputih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung Saroyo; Siahaan, Parluhutan; Tenda, Edwin
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/m1pbwq50

Abstract

Latar belakang masalah ialah Pulau Sulawesi memiliki kekayaan hayati dan endemisitas satwa yang sangat unik yang merupakan percampuran antara flora dan fauna khas Asia dan Australia. Beberapa kawasan yang menyimpan kekayaan hayati endemik Sulawesi terlah berstatus sebagai kawasan konservasi, antara lain Cagar Alam DuasudaraTangkoko, Taman Wisata Alam Batuputih, Taman Wisata Alam Batuangus, Hutan Lindung Gunung Wiau, dan Hutan Lindung Gunung Klabat. Hanya sayangnya, banyak kekayaan hayati di Sulawesi Utara yang sedang menghadapi kepunahan akibat faktor perburuan untuk konsumsi dan perusakan habitat. Oleh karena itu permasalahan utama ialah rendahnya tingkat kesadaran generasi muda akan pentingnya keanekaragaman hayati, terutama satwa kunci Sulawesi di Kota Bitung, yang salah satu penyebabnya ialah kurangnya pengetahuan dan pemahaman digital di era saat ini dalam dalam mendukung upaya konservasi satwa kunci. Solusi yang disepakati dengan kedua mitra (Resort KSDA Batuputih dan Kelompok Pencinta Alam Tarantula) untuk mengatasi permasalahan di atas ialah pemanfaatan teknologi dalam rangka sosialisasi konservasi satwa kunci Sulawesi di Kota Bitung dengan kegiatan workshop dan praktik bagi generasi muda, yaitu siswa sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini ialah memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk murid-murid sekolah dasar di Kelurahan Batuputih, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung tentang konservasi satwa endemik Sulawesi di Kota Bitung terutama perubahan pengetahuan dan keterampilan dalam identifikasi satwa kunci dalam upaya konservasi biodiversitas, juga dalam mencegah/menghentikan praktik perburuan dan konsumsi satwa liar. Target kegiatan ialah terjadinya perubahan pengetahuan dan keterampilan atau pandangan dalam aspek konservasi satwa endemik Sulawesi terutama untuk menghentikan praktik perburuan dan konsumsi satwa liar. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini ialah (1) Pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi website untuk mempelajari satwa kunci Sulawesi (2) Praktik dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi website untuk mempelajari satwa kunci Sulawesi. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan pretes dan postes untuk menganalisis peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan aplikasi website untuk mempelajari satwa kunci Sulawesi, serta sikap terhadap aspek konservasi satwa endemik Sulawesi. Komponen evaluasi mencakup aspek kognitif (pengetahuan/penguasaan materi) dengan menggunakan pre-tes dan pos-tes, serta psikomotorik (keterampilan) dengan menggunakan rubrik penilaian. Hasil pelaksanaan kegiatan ialah: terjadinya peningkatan pengetahuan peserta tentang satwa endemik serta peningkatan keterampilan dalam memanfaatkan Google Lens untuk mengakses informasi tentang satwa tersebut. Hasil kegiatan telah memberikan hasil sebagai berikut: Terjadi peningkatan pengetahuan tentang satwa kunci Sulawesi pada peserta, yaitu dari rata-rata skor 62 menjadi 78; dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang penggunaan Google Lens untuk mendapatkan informasi tentang satwa kunci Sulawesi, dari 0 menjadi 65. Dengan demikian program kemitraan masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta.