cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
MANFAAT BRAIN GYM (BR) SEBAGAI INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN QUALITY OF LIFE (QOL) LANSIA YANG MENGALAMI DIMENSIA Emirensiana Anu Nono; Maria Karolina Selano Selano
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.445

Abstract

Besarnya jumlah penduduk lansia di Indonesia di masa depan membawa dampak positif maupun negatif. Berdasarkan data proyeksi penduduk, diprediksi jumlah penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2020 (27,08 juta), tahun 2025 (33,69 juta), tahun 2030 (40,95 juta) dan tahun 2035 (48,19 juta). Peningkatan jumlah penduduk lansia ini sebagai konsekuensi dari peningkatan usia harapan hidup. Peningkatan usia harapan hidup tentunya mempunyai dampak lebih banyak terjadinya gangguan penyakit pada lansia. Mengetahui manfaat Brain Gym (BR)sebagai salah satu intervensi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia yang mengalami dimensia. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah adalah Studi Literature Review. Databases yang digunakan dalam pencarian sumber adalah literatur keperawatan, kedokteran dan kesehatan masyarakat. Kriteria inklusi pencarian literatur adalah tahun penerbitan artikel dimulai tahun 2010 hingga 2019. Kata kunci pencarian yaitu Brain Gym (BR), Kualitas Hidup, Dimensia pada lansia. Berdasarkan analisa ditemukan 4 tema, yaitu karakteristik kualitas hidup lansia yang mengalami dimensia, Brain Gym (BR) sebagai therapy komplementer, Brain gym (BR) sebagai intervensi untuk meningkatkan fungsi kognitif lansia, Brain Gym (BR) sebagai intervensi untuk mencegah komplikasi akibat dimensia. Lansia yang mengalami dimensia akan mengalami penurunan QOL. Brain Gym (BR) merupakan intervensi yang direkomendasikan untuk memperbaiki QOL.
TRIAS KLASIK SEBAGAI SISTEM TRIASE MENINGKATKAN MANAJEMEN RESPONS TIME PASIEN DI DEPARTEMEN DARURAT Deni Irawan; Ahmad Zulfa Juniarto; Nana Rochana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.446

Abstract

Tingginya jumlah kunjungan Departemen Darurat menuntut sistem triase yang efektif. Sistem triase Indonesia belum distandarisasi yang mengarah pada waktu respons yang buruk dari manajemen pasien. Oleh karena itu, trias klasik diusulkan untuk digunakan sebagai sistem triase untuk meningkatkan waktu respons. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan trias clasic sebagai sistem triase terhadap waktu respons manajemen pasien di Departemen Darurat. Deskripsi studi korelasi ini digunakan untuk 105 responden. Responden direkrut menggunakan teknik sampling insidental. Waktu respons diukur menggunakan stopwatch dari triase pasien ke penilaian awal oleh dokter atau perawat. Data dianalisis menggunakan product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu respons sistem triase klasik yaitu 3,62 + 1,00 menit. Hasil penelitian menunjukkan nilai 0,09 yang berarti bahwa ada hubungan antara triase klasik dan waktu respons manajer pasien di unit gawat darurat. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada Departemen Darurat di Indonesia untuk menggunakan trias clasic sebagai sistem triase untuk perawatan pasien terbaik tetapi perlu disesuaikan dengan triase rumah sakit.
EFEK TRIAGE EMERGENCY SEVERITY INDEX (ESI) TERHADAP LENGTH OF STAY DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU ISLAM HARAPAN ANDA KOTA TEGAL Deni Irawan; Woro Hapsari; Yohan Tedy Kurniawan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.447

Abstract

Kepadatan pasien menjadi masalah serius yang terjadi di unit gawat darurat dan menyebabkan efek negatif dari peningkatan kematian pasien, ketidakpuasan dengan layanan gawat darurat, kelelahan perawat, peningkatan risiko tertular penyakit menular, dan peningkatan lama tinggal. Length of Stay (LOS) berkepanjangan terkait erat dengan kinerja layanan keperawatan dan triase kualitas di ruang gawat darurat. Metode triase rumah sakit saat ini telah berevolusi, sistem triase cepat dan efisien telah terbukti mengurangi kepadatan pasien dan lama tinggal. Emergency Severity Index (ESI) adalah sistem triase yang valid dan akurat dengan mengidentifikasi pasien secara cepat yang membutuhkan perhatian segera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur "Triage Emergency Severity Index (ESI) Efek pada Durasi Menginap di Departemen Darurat". Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen Desain menggunakan Post Test Only Non-equivalent Control Group Design, teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden yang dibagi ke dalam kelompok perlakuan menggunakan triage Emergency Severity Index (ESI) sebanyak 55 responden dan kelompok kontrol menggunakan responden Triage klasik 55. Hasil analisis Uji Mann Whitney, nilai p 0,000 <0,05. Kesimpulan Ada pengaruh penerapan Triage Emergency Severity Index (ESI) terhadap Lama tinggal di ED. Triage Emergency Severity Index sebagai alat untuk menyortir pasien ini lebih efektif digunakan.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DALAM MENURUNKAN NYERI SENDI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA Selvia David Richard; Dyah Ayu Kartika Wulan Sari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.448

Abstract

Penuaan adalah proses alami yang tidak bisa dihindari dan berjalan terus menerus. Lansia mengalami penurunan dalam sistem muskuloskeletal. Perubahan dalam sistem muskuloskeletal ditandai oleh rasa sakit dan kekakuan pada satu atau lebih sendi. Manajemen nyeri tidak selalu harus menggunakan obat-obatan, tetapi ada beberapa tindakan keperawatan yang dapat diberikan untuk menghilangkan rasa sakit seperti terapi relaksasi, misalnya TROP (Terapi Relaksasi Otot Progresif). Desain penelitian yang digunakan adalah pre-post test Pre Experiment. Populasi penelitian adalah semua lansia yang mengalami nyeri sendi. Sampel adalah 36 responden, yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon dengan α = 0,05. Hasil uji peringkat Wilcoxon ditandatangani dilakukan pada kelompok intervensi kompres hangat dan TROP p = 0,000, yang menunjukkan bahwa kedua intervensi mempengaruhi pengurangan nyeri sendi. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa intervensi TROP lebih efektif dalam mengurangi rasa sakit, hal ini dibuktikan dari nilai TROP Z <kompres hangat nilai Z dan 18 responden pada kelompok intervensi kompres hangat mengalami penurunan skala nyeri rata-rata 1,45 dan pada Kelompok intervensi TROP mengalami penurunan skala nyeri rata-rata 1,61. Kesimpulan dari penelitian ini adalah TROP dan kompres hangat dapat digunakan untuk mengurangi skala nyeri sendi pada orang tua, meskipun secara statistik menunjukkan bahwa intervensi TROP lebih efektif dalam mengurangi nyeri.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KECUKUPAN AIR SUSU IBU PADA IBU POSTPARTUM Kili Astarani; Desi Natalia Trijayanti Idris
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.449

Abstract

Masa nifas atau periode post partum adalah masa yang dimulai sejak plasenta dan selaput janin (menandakan akhir periode intra partum) keluar hingga kembalinya traktus reproduksi wanita kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil). Perubahan fisiologis yang terjadi pada post partum diantaranya adalah kelancaran produksi Air Susu Ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap kecukupan Air Susu Ibu pada ibu post partum di Puskesmas Balowerti dan Puskesmas Ngletih di Kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra Experiment Design bentuk one-group pra-post test design. Populasi penelitian ini adalah Ibu Post Partum sebanyak 15 orang di Puskesmas Balowerti dan di Puskesmas Ngletih. Variabel Independen Pijat Oksitosin, Variabel dependent adalah kecukupan Air Susu Ibu post partum. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran Kecukupan Air Susu Ibu post partum sebelum dan sesudah pijat oksitosin. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum dilakukan pijat oksitosin kecukupan Air Susu Ibu tidak cukup sebesar 14 responden (80%). Setelah Dilakukan pijat oksitosin maka didapatkan kecukupan Air Susu Ibu cukup sebanyak 11 responden (73,3%) dengan nilai p = 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pijat oksitosin pada ibu postpartum terhadap kecukupan ASI pada bayi di Puskesmas Balowerti dan Ngletih Kediri.
PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR DI STIKES RS BAPTIS KEDIRI DITINJAU DARI SELF EFFICACY Dyah Ayu Kartika Wulan Sari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.450

Abstract

Mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir sering mengalami kesulitan-kesulitan yang dapat berkembang menjadi perasaan negatif yang menimbulkan ketegangan, stres dan keyakinan akan ketidakmampuan diri yang membuat mahasiswa melakukan kecenderungan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi adalah suatu kecenderungan untuk menunda dalam memulai maupun menyelesaikan kinerja secara keseluruhan untuk melakukan aktivitas lain yang tidak berguna, sehingga kinerja menjadi terhambat, tidak pernah menyelesaikan tugas tepat waktu terkhusus pada pengerjaan tugas akhir. Prokrastinasi akademik ini berkaitan erat dengan self efficacy mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan prokrastinasi akademik mahasiswa dan self-efficacy mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir di STIKES RS Baptis Kediri.Penelitian ini mengunakan desain deskriptif, sedangkan populasi adalah semua mahasiswa prodi keperawatan Diploma III semester VI yang sedang mengerjakan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan sampel 24 mahasiswa. Sampling yang digunakan total sampling. Pengambilan data dengan kuesioner prokrastinasi akademik dan self eficacy. Untuk mengidentifikasi gambaran prokrastinasi akademik dan self eficacy mahasiswa menggunakan distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk tabel.Hasil penelitian didapatkan prokrastinasi akademik berada dalam tahap sedang dan Self eficacymahasiswa pada dimensi magnitude dalam penyusunan tugas akhir di STIKES RS Baptis Kediri berada pada rentang sedang (50%), dimensi strength dalam penyusunan tugas akhir berada pada rentang tinggi (58,33%), dimensi generality dalam penyusunan tugas akhir berada pada rentang sedang (66,67%) dan Self Eficacy Mahasiswa Dalam Penyusunan Tugas Akhir di STIKES RS Baptis Kediri berada pada rentang sedang (56,52%). Disimpulkan prokrastinasi akademik dan Self Eficacy Mahasiswa Dalam Penyusunan Tugas Akhir di STIKES RS Baptis Kediri berada pada rentang sedang yang berimplikasi pada perlunya intervensi khusus untuk meningkatkan self eficacy mahasiswa dan menurunkan tingkat prokrastinasi akademik dalam pengerjaan Karya Tulis Ilmiah (KTI) sehingga mahasiswa memiliki koping individu yang konstruktif dan dapat memotivasi dirinya sendiri dalam mengerjakan tugas akhir.
KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PESANTREN II KOTA KEDIRI Aries Wahyuningsih; Kusuma Dewi Palupi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.451

Abstract

Ante Natal Care bertujuan untuk memfasilitasi hasil yang sehat dan positif bagi ibu maupun bayinya dengan cara membina hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikasi – komplikasi yang dapat mengancam jiwa, mempersiapkan kelahiran, dan memberikan pendidikan serta untuk menjamin agar proses alamiah tetap berjalan normal selama kehamilan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan kunjungan antenatal care salah satunya dukungan sosial keluarga (suami). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Kepatuhan Kunjungan Ante Natal Care pada Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Pesantren II Kota Kediri. Desain penelitian adalah Deskriptif. Populasi adalah ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pesantren II Kota Kediri memperg unakan teknik Purposive Sampling, sampel penelitian sebanyak 33 responden. Ante Natal Care ini bertujuan untuk memfasilitasi hasil yang sehat dan positif bagi ibu maupun bayinya dengan cara membina hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikasi-komplikasi yang dapat mengAntenatal caream jiwa, mempersiapkan kelahiran, dan memberikan pendidikan serta untuk menjamin agar proses alamiah tetap berjalan normal selama kehamilan.Variabel Dependen adalah Kepatuhan Kunjungan Ante Natal Care. Hasil dari penelitian kepatuhan kunjungan Ante Natal Care yaitu patuh sebanyak 54,5% responden. Kesimpulan gambaran kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Pesantren II Kota Kediri sebagian besar adalah Patuh.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERAWAT TERHADAP ADMINISTRASI PENGOBATAN DENGAN PROSES PEMBERIAN OBAT DI RUANG BEDAH DALAM Fitri Dwi Astuti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i1.452

Abstract

Persepsi adalah proses kognitif yang dialami oleh semua orang dalam memahami informasi tentang lingkungan mereka melalui indera, dan setiap orang dapat memberikan makna berbeda dari informasi itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi perawat tentang pemberian obat dan prosedur pemberian obat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan desain cross-sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan total 32 responden. Hasil pengolahan data menggunakan korelasi product moment dengan probabilitas (sig.) 0,000 dan nilai r hitung 0,847 termasuk kekuatan koefisien sangat kuat. Ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif. Artinya, semakin tinggi persepsi perawat tentang pemberian obat, semakin tinggi pemahaman tentang pemberian obat yang baik dan benar kepada pasien. Saran untuk penelitian ini adalah bahwa penelitian ini harus menggunakan lebih banyak faktor untuk memeriksa variabel sehingga diskusi yang ditulis memiliki hasil yang berbeda dari apa yang telah dipelajari dan dapat menambah banyak referensi berbeda dalam studi keperawatan.
MOTIVASI SOSIAL KONSUMSI ALKOHOL PADA REMAJA Yudisa Diaz Lutfi Sandi; Lina Nurul Hidayati; Esti Andarini
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i2.484

Abstract

Pada zaman modern ini terdapat pengaruh besar bagi remaja salah satunya penyalahgunaan minuman alkohol. Hal tersebut didasari berbagai dorongan social disekitar remaja. Penelitian ini bertujuan menggali motivasi sosial yang melatar belakangi konsumsi alcohol pada remaja, sehingga dapat dijadikan acuhan untuk pengambilan tindakan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, partisipan berjumlah 10 orang yang dipilih sesuai criteria inklusi menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Tahap analisis data pada penelitian ini menggunaka nteknik colaizzi. Pada penelitian ini didapatkan 7 tema besar: (1) pergaulan, (2) ajakan teman, (3) solidaritas, (4) mendapat banyak teman, (5) diakui, (6) terlihat keren, (7) kebiasaan. Kesimpulan penelitian ini adanya peran andil lingkungan sosial mempengaruhi pilihan individu dalam konsumsi alkohol. Alasan sosial yang menjadi pencetus melibatkan dorongan sosial yang begitu kuat. Lingkungan sosial, proses sosial serta interaksinya didalamnya menjadikan pribadi remaja dalam memutuskan konsumsi alkohol dalam keadaan tertentu dan kondisi tertentu.
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI PENGKAJIAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RS BAPTIS BATU Evy Artanti; Feriana Ira Handian; Achmad Dafir Firdaus
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i2.485

Abstract

Pendokumentasian pengkajian keperawatan menjadi tanggung jawab dan tanggung gugat tindakan keperawatan yang telah dilakukan. Dalam pelaksanaannya perawat belum melakukan sesuai standar. Salah satu factor yang diyakini mampu mempengaruhi pembuatan dokumentasi yang baik adalah motivasi perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi perawat dengan kelengkapan dokumentasi pengkajian keperawatan di Instalasi rawat inap RS Baptis Batu. Metode :deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross sectional. Populasi :seluruh perawat pelaksanayang berstatus aktif di Instalasi Rawat Inap RS Baptis Batu. Pengambilan sampel :tehnik total sampling berjumlah 46 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil Uji Statistik didapatkan nilai p Value = 0,001 (<0,005) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara motivasi perawat dengan kelengkapan dokumentasi pengkajian keperawatan dengan koefisien korelasi sebesar 0,818 sehingga dinyatakan keeratan hubungan yang sangat kuat . Motivasi perawat sebagian besar adalah rendah dengan jumlah 27 responden (58,7%), dan untuk kelengkapan dokumentasi pengkajian keperawatan sebagian besar juga rendah dengan jumlah 27 dokumentasi (58,7%), Hal ini dikarenakan belum terpenuhinya kebutuhan dasar perawat sebagai pekerja dan juga dikarenakan format pengkajian yang terlalu rumit. Kesimpulan : menunjukkan ada hubungan antara motivasi perawat dengan kelengkapan dokumentasi pengkajian keperawatan di Instalasi Rawat Inap RS Baptis Batu. Hasil penelitian inimerekomendasikan kepada pimpinan RS Baptis Batu untuk meningkatkan motivasi perawat dengan memberi kesempatan bagi perawat untuk mendapat pendidikan berkelanjutan, dan latihan serta pertimbangan pemberian insentif tambahan untuk pelaksanaan pendokumentasian, serta melengkapi sarana dan prasarana yang mendukung perawat dalam pelaksanaan kegiatan pendokumentasian.

Page 11 of 28 | Total Record : 278