cover
Contact Name
Karto Wijaya
Contact Email
jurnalarsitekturarcade@gmail.com
Phone
+6281220697972
Journal Mail Official
kartowijaya@ukri.ac.id
Editorial Address
Jln. Terusan Halimun No.37 (Pelajar Pejuang 45) Bandung 40263, Jawa Barat, Indonesia (+62) 22-7301987
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Arsitektur ARCADE
ISSN : 25808613     EISSN : 25973746     DOI : 10.31848
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur Arcade is Open Journal System published by Prodi Architecture (UKRI) in 2023 has migrated to the link: https://e-journal.ukri.ac.id/arcade. This journal is a means of research publications that concentrate on the study of architecture to accommodate authors interested in the field of heritage architecture, built environment, urban design, housing and settlement, Building Technology, Interior Design. Jurnal Arsitektur Arcade was published for the first time in 2017 for its e-ISSN 2597-3746 (Online) and p-ISSN 2580-8613 (Print) publications which are published 3 times a year in March, July and November. The Editorial Board of Jurnal Arsitektur ARCADEÂ starting in 2023 publishes an e-ISSN 2597-3746 (Online) edition which will be published every 3 months, namely in March, June, September and December each year.
Articles 448 Documents
KAWASAN TAK LAYAK HUNI PASAR KEUTAPANG ACEH BESAR ( Slum Area dan Solusinya) Effendi, Amalia
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:. Indonesia as one of Cities with a large Population has problem in Housing sector. The economic gap between urban nad rural cause urbanitation move ment. If it not handled properly, urbanitation will cause problem in housing and settlement. One of the slums area in Aceh can be seen in Pasar Keutapang. Pasar Keutapang is a traditional market which is consisting of street vendor. Pasar Keutapang located on the edge of Aceh Besar District nearby to Banda Aceh City. That area filled of with poor housing which is do not have a good sanitation. In This research aims to find out the cause of slum area in this arean and how to solve that problem. Research method that use in this research is qualitative method with descriptive approach. Keyword: housing, urbanitation, slums Abstrak: Sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk yang besar, maka Indonesia mempunyai masalah dibidang Permukiman. Kesenjangan ekonomi antara kota dan desa memunculkan Urbanisasi. Urbanisasi jika tidak ditangani secara benar, maka akan menimbulkan permasalahan di Bidang Perumahan dan Permukiman. Dalam konteks Aceh, salah satu kawasan kumuh (slum area) dapat dilihat pada Kawasan Pasar Keutapang. Kawasan Pasar Keutapang merupakan pasar tradisonal yang terdiri dari Pedagang kaki lima. Kawasan yang terletak di pinggir kabupaten Aceh Besar yang berbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh tersebut dipenuhi rumah yang tidak layak huni dengan sanitasi tidak memenuhi standar sehat banyak terdapat di kawasan tersebut.penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa penyebab timbulnya permukiman kumuh pada kawasan tersebut, serta bagaimanakah solusi penataan kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif . Kata Kunci: permukiman, urbanisasi, slum area.
PROPORSI PADA KARYA DESAIN BANGUNAN TADAO ANDO DALAM KONTEKS GEOMETRI Hassan, Soraya Masthura; Dafrina, Armelia
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Proportion is one of the elements in the most basic geometric context in the process of designing an architectural work and is also one of the creativity-triggering instruments for an architect. The proportion concerns the ratio - ratio - of the geometric shape within an architectural composition. This study examines the pattern of proportions by Ando in the process of architecture to create a building, which characterizes the architecture of an Ando during his career. In this research, the content analysis method is used at several stages of research that is in the stage of finding Tadao Ando geometry design concept which is done through the textual study from several written sources and on the study of the intertextual study of the whole research samples in the form of Tadao Ando's works. this precedent method will be used in the analysis of the formative study stage, where an analysis of the work drawings such as the floor plan is performed and appears using the general theory of proportion and geometry as the basis for searching for proportions in the geometrical context of Ando's works. From the findings the ratio of proportions can be summed up several things: the dimension of length is a multiple or a derivative of the dimensions of width, width: the length where a: (x) a and (x) a: (x) a, x is a multiplier unit (0.5, 1, 1.25, 1.5, 2, 3, and 4) Keywords: Proportion, Geometric, Tadao Ando Abstrak: Proporsi merupakan salah satu elemen dalam konteks geometri yang paling mendasar di dalam proses perancangan suatu karya arsitektur dan juga merupakan salah satu instrumen pemicu kreatifitas bagi seorang arsitek. Proporsi menyangkut perbandingan – rasio – dari bentuk geometri di dalam suatu komposisi arsitektur. Penelitian ini mengkaji pola proporsi yang dilakukan oleh Ando dalam proses berarsitektur guna menciptakan suatu bangunan, yang mencirikan arsitektur seorang Ando selama perjalanan karirnya. Pada penelitian ini, metode analisis isi digunakan pada beberapa tahap penelitian yaitu pada tahap menemukan konsep desain geometri Tadao Ando yang dilakukan melalui kajian tekstual dari beberapa sumber tertulis dan pada kajian intertekstual pendeskrisian secara keseluruhan sampel penelitian yang berupa bangunan-bangunan karya Tadao Ando. motede preseden ini akan digunakan pada analisis tahap kajian formatif, dimana dilakukan analsis pada gambar kerja seperti denah, dan tampak dengan menggunakan teori umum dari proporsi dan geometri sebagai dasar penulusuran untuk menemukan proporsi dalam konteks geometri pada karya-karya Ando. Dari temuan rasio proporsi dapat disimpulkan beberapa hal yaitu: dimensi panjang merupakan kelipatan atau turunan dari dimensi lebar, lebar : panjang dimana a : (x)a dan (x)a : (x)a, x adalah unit kelipatan (0.5, 1, 1.25, 1.5, 2, 3, dan 4) Kata Kunci: proporsi, geometri, tadao ando
WASTE MANAGEMENT IN THE KAWATUNA LANDFILL SITE OF PALU CITY Astha, Yamin; ., Altim; Alam, Saiful; Malik, Sutrati Melissa
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The waste is all kind of things or material/human excreta, animal, vegetation or anything from the result of human activity to fulfill their daily need. This waste may trigger and or cause contamination to the water, land, and air and cause damage to the human environmental. The ultimate waste disposal of the city in The Landfill Site is against some obstacles, physically and nonphysical, such as social, economy, maintenance problems, etc. According the field experience in some area especially in the City of Palu, city waste management in TPA Kawatuna or Kawatuna Landfill Site consistently practice open dumping system with specific awareness on the environmental protection. The problem occur in Kawatuna Landfill Site is none of waste selection criteria. This condition caused a habitant of the scavengers to earn the life for their expanse, but this settlement has negative impact to their healthiness. The contours of landfill site are valley and hilly. This caused a waste collections activity from the waste employee throw away randomly to the valley of landfill site area and caused wider landfill area. In addition, another wider valley becomes the garbage collection area and causes destruction to the land structure. As a result, the qualitative descriptive method of this research concludes applicable waste management system for the Kawatuna Landfill Site and factors that influences the waste management system. Effort and good cooperation are necessary for a good waste management practice in Kawatuna Landfill Site. This practice starts from each of us where the waste is a requirement that should minimize together. Application of 4R (Reduce, Replace, Reuse and Recycle) is the first step in maximizing the waste management system of Kawatuna Landfill Site. All of this effort certainly requires a support from human resources, facility and infrastructure, social participation and government regulation. Keywords: Waste, Waste Management, Kawatuna Landfill Abstrak: Sampah ialah semua jenis benda atau barang bangunan/kotoran manusia, hewan atau tumbuh-tumbuhan atau yang berasal dari aktivitas kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang dapat menimbulkan dan atau mengakibatkan pengotoran terhadap air, tanah dan udara sehingga dapat menimbulkan pengrusakan lingkungan hidup manusia. Penampungan akhir sampah kota dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mengalami berbagai macam kendala baik fisik maupun non fisik, seperti masalah sosial, ekonomi, pemeliharaan dan lain–lain. Dari berbagai kenyataan yang ada di lapangan, di berbagai daerah, khususnya di Kota Palu, pengelolaan sampah perkotaan di TPA Kawatuna masih menggunakan sistem pembuangan terbuka (open dumping), dimana sistem ini kurang memperhatikan aspek perlindungan lingkungan. Masalah yang timbul di TPA Kawatuna yakni : belum ada pengelolaan untuk pemilahan jenis sampah, kondisi ini mengakibatkan munculnya permukiman para pemulung yang mencari nafkah dengan memilah sampah yang dapat memberikan pendapatan bagi mereka, namun keberadaan permukiman mereka dapat memberikan pengaruh negatif bagi kesehatan mereka. Dan kondisi TPA yang berkontur yaitu lembah dan perbukitan menjadikan sampah yang telah dikumpulkan oleh petugas dibuang sembarangan pada lembah di daerah TPA yang mengakibatkan bertambah luasnya daratan sampah, hal lain lembah yang cukup besar dijadikan sebagai penampung sampah yang dapat menyebabkan rusaknya struktur tanah. Olehnya penyelesaian penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif didapatkan sistem pengelolaan sampah yang sesuai diterapkan di TPA Kawatuna dan faktor – faktor yang mempengaruhi sistem pengelolaan sampah. Diperlukan usaha dan kerjasama yang baik agar pengolahan sampah di TPA Kawatuna dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut dimulai dari diri kita masing – masing bahwa sampah merupakan suatu kebutuhan yang harus kita minimalisasikan bersama – sama. Penerapan 4R yakni (Reduce, Replace, Reuse and Recycle) merupakan langkah awal agar sistem pengelolaan sampah di TPA Kawatuna berjalan maksimal. Tentunya semua itu perlu didukung dengan sumber daya manusia, sarana prasarana, partisipasi masyarakat dan peraturan pemerintah. Kata Kunci: Sampah, Pengelolaan Sampah, TPA Kawatuna
STUDI EKSPLORASI PROPORSI GOLDEN SECTION PADA TUBUH MANUSIA-INDONESIA Sani, Andi Asrul
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2017
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Attention to the dimensions of the human body has actually existed since centuries ago. Even philosophers, artists, and architects admire the size of the human body. The design of ancient worship such as the Greek temple is the result of the design collected from the proportional measures of various members of the human body. This study aims to explore the proportion of golden section found in the human body both men and women. Methods of data collection using anthropometric data of Indonesian people. Further data is analyzed proportion using golden section. The results of this study indicate that the human-Indonesian body contained the value of Golden Section proportion is the ratio between the height of the elbow standing with height; hip height with standing eye height; tall sitting eyes with a sitting vertical range; Vertical reach sits with standing vertical range; Knee height with sitting height. The value of the proportion of the golden section contained in the human body applies to both men and women. The results of this study can be an early reference findings, that the human body contained the value of the proportion of golden section. These findings still need to be explored with further research, given the problem of the proportion of golden section associated with the numbers so it requires accuracy of measurement data. Keyword: Anthropometry, Proportion, Golden Section Abstrak: Perhatian terhadap dimensi tubuh manusia sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad silam. Bahkan para filsuf, seniman, dan arsitek mengagumi ukuran-ukuran tubuh manusia. Perancangan peribadatan kuno seperti kuil Yunani merupakan hasil rancangan yang terkumpul dari ukuran-ukuran yang proporsional dari berbagai anggota tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proporsi golden section yang terdapat pada tubuh manusia baik laki-laki maupun perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan data antropometri orang Indonesia. Selanjutnya data dianalisis proporsinya menggunakan golden section. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tubuh manusia-Indonesia terkandung nilai proporsi Golden Section yaitu perbandingan antara tinggi siku berdiri dengan tinggi badan; tinggi pinggul dengan tinggi mata berdiri; tinggi mata duduk dengan jangkauan vertikal duduk; Jangkauan vertikal duduk dengan jangkauan vertikal berdiri; Tinggi lutut dengan tinggi duduk. Nilai proporsi golden section yang dikandung pada tubuh manusia berlaku baik pada Laki-laki maupun perempuan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi awal temuan, bahwa tubuh manusia terkandung nilai proporsi golden section. Temuan ini masih perlu didalami dengan penelitian lanjutan, mengingat persoalan proporsi golden section berkaitan dengan angka-angka sehingga memerlukan akurasi dan ketepatan data-data pengukuran. Kata Kunci: Antropometri, Proporsi, Goden Section
PENERAPAN VEGETASI PADA BANGUNAN Studi Kasus : Desain Model Asrama Eco-Pesantren Reiza, Ikhwan; Wibowo, Heru
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2017
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT : Most pesantren in Indonesia commonly still using a conventional design that separates the residentials with the enviroment surrounding it. That, in turns causing the users to ignore the linkage in between, this becomes the basic reasoning to the writer to come up with a design solution where the building and the enviroment can interact directly without barrier through the usage of vegetations that are placed accordingly in the building itself, such as vertical garden or hidroponics and the systems based on methods, data, and literatures that will be processed to become the basic concept of Eco-pesantren which will be turned into a digital model that can be analyzed about the thermal effects and the lightings on the building itself, this particular case takes a dorminaroty building as a building model. Based on the analysis and the model, it is clear that vegetation technique implemented on the building are able to stabilized temperature inside the room. Aside from being the aestethics element, some variety of vegetation can also become a food source for the users. Keyword : Vegetations, Eco-Pesantren, Functional ABSTRAK : Pada umumnya bangunan pesantren di Indonesia masih menggunakan desain-desain konvensional yang memisahkan antara fungsi hunian dengan lingkungan sekitarnya, sehingga pengguna kurang memperhatikan keterkaitan antara keduanya. Hal ini menjadi dasar pemikiran bagi penulis untuk memberikan solusi desain dimana bangunan pesantren dan lingkungannya dapat berinteraksi secara langsung melalui penerapan vegetasi-vegetasi pada bagian bangunan tertentu secara optimal seperti vertical garden atau instalasi hidroponik beserta sistemnya berdasarkan metoda-metoda, data, dan literatur yang akan diolah menjadi sebuah konsep Eco-pesantren yang akan dibuat pemodelan dan kemudian dianalisa efek thermal dan pencahayaannya menggunakan komputer. dalam kasus ini mengambil bangunan asrama sebagai pemodelan. Berdasarkan hasil analisa dan pemodelan, didapat bahwa teknik vegetasi yang diterapkan mampu menjaga kestabilan suhu dalam ruangan. Selain menjadi elemen estetika, penggunaan jenis tanaman tertentu dapat menjadi sumber konsumsi bagi pengguna. Kata kunci : Vegetasi, Eco-Pesantren, fungsional
PENDEKATAN DESAIN PARAMETRIK DALAM SAYEMBARA KONSEP DESAIN GEDUNG ASEAN SECRETARIAT (ASEC) Khidmat, Rendy Perdana
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:. Recent trends and rapid developments in computing gives tremendous impact in many disciplines beside computer science. Architecture is one of disciplines that have undergone an evolution in paradigm as a result of this development. Parametric design is one of the approaches used in architectural design which lead to the advance circumtances in design process. This approach adopts some of designer-friendly programming language where architects can utilize unlimited computation abilities from computers in search of design solutions by designing their parametric definitions or rules. This article will discuss about the parametric approach to the design of multi-storey building buildings. The case study in this research is the design competition of ASEAN Secretariat building (ESAC) organized by Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. The Grasshopper platform is used to explore for building form (form-finding) that maximize the view toward its site. A simple radiation analysis is also conducted in this design process using the plug-in called Ladybug + Honey bee and Multi-Objecive Optimization using Octopus plug-in, to look for minimal radiation that is affected by the location of the building form. Keywords: Parametrik desain, Grasshopper, Ladybug + Honey bee, Octopus Abstrak: Tren dan perkembangan yang pesat dalam komputasi banyak mempengaruhi disiplin lain diluar ilmu komputer. Arsitektur adalah salah satu disiplin yang banyak mengalami perubahan dalam paradigma pemikirannya akibat dari perkembangan ini. Parametrik desain merupakan salah satu pendekatan yang digunakan dalam desain arsitektur. Pendekatan ini mengadopsi bahasa pemrograman dimana arsitek dapat memanfaatkan kemampuan menghitung yang tidak terbatas dari komputer dalam mencari solusi desain dengan merancang definisi parametriknya. Artikel ini akan membahas mengenai pendekatan parametrik pada desain bangunan gedung berlantai banyak. Studi kasus pada penelitian ini adalah sayembara desain gedung sekretariat ASEAN Jakarta yang diselenggarakan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. Platform Grasshopper digunakan untuk mencari gubahan masa yang dapat memaksimalkan view dan bentuk terhadap tapaknya. Analisa radiasi sederhana juga dilakukan pada proses ini dengan menggunakan plug-in Ladybug + Honey bee dan Multi-Objecive Optimization dengan menggunakan plugin Octopus, untuk mencari radiasi minimal yang dipengaruhi oleh bentuk dan letak bangunan yang didesain. Kata Kunci: Parametrik desain, Grasshopper, Ladybug + Honey bee, Octopus
SUSTAINABLE STREETSCAPE PADA KORIDOR KAWASAN KOMERSIAL Studi Kasus : Koridor Jalan Cibaduyut Raya, Kawasan Sentra Industri Sepatu Cibaduyut (KSISC) Ramadhan, Try; Wijaya, Karto; Muttaqin, Zakhi Rezki; Rahmat, Amat
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:. Cibaduyut Shoe Industry Center (KSISC), especially the corridor of Jalan Cibaduyut Raya is one of shoe shopping center in Bandung. The key to the success of the commercial corridor area to be profitable from the economic aspect is the attractiveness of the space / space of the commercial corridor. Sustainable streetscape plays an important role in shaping the visual image of sustainable cities, as this is one of the most important factors that help the success of cities, and tourist spots. this study aims to see the existing physical quality in the corridor of Jalan Cibaduyut Raya as the center of the activities of shopping area of leather shoes in Bandung. Then examine the elements and principles of sustainable streetscape that can be applied to the corridor of Jalan Cibaduyut Raya so that it impacts on the social, economic and visual image of the city. The method used is qualitative method by focusing on problem solving. The results show that KSISC corridor is not sustainable enough so as to build sustainable streetscape, the principles of sustainable streetscape should be applied thoroughly. Keyword: corridor, sustainable, streetscape Abstrak: Kawasan Sentra Industri Sepatu Cibaduyut (KSISC) khususnya bagian koridor Jalan Cibaduyut Raya merupakan salah satu pusat kegiatan wisata belanja sepatu di Kota Bandung. Kunci kesuksesan kawasan koridor komersial agar menjadi menguntungkan dari aspek ekonomi adalah daya tarik tempat/ruang kawasan koridor komersial tersebut. Sustainable streetscape memainkan peran penting dalam membentuk citra visual kota-kota yang berkelanjutan, karena ini adalah salah satu faktor terpenting yang membantu keberhasilan kota, dan tempat-tempat wisata. penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas fisik existing pada koridor Jalan Cibaduyut Raya sebagai pusat kegiatan area belanja sepatu kulit di Kota Bandung. Lalu mengkaji elemen dan prinsip sustainable streetscape yang nantinya dapat diterapkan pada koridor Jalan Cibaduyut Raya sehingga berdampak pada sosial, ekonomi dan citra visual kota. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan berfokus pada pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koridor KSISC belum cukup berkelanjutan sehingga untuk membangun streetscape yang berkelanjutan, prinsip-prinsip sustainable streetscape harus diterapkan secara menyeluruh. Kata Kunci: koridor, sustainable, streetscape
EVALUASI KEGIATAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM PENATAAN LINGKUNGAN BERBASIS KOMUNITAS (PLPBK) Studi Kasus: Proyek Pembangunan Kali CiberuDesa Ciledug Kabupaten Cirebon Hidayah, Nur
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The concept of community participation in development have started to be introduced by the government since the early 1980's through the term of community empowerment program is currently undergoing a transformation, as the capability and capacity of communities in the participatory process. PLPBK Program is the end of the process improvement program before the program. Where Her goal is to create an empowered society towards a civil and sustainable society. To achieve a sustainable settlement reached three tracks as follows: orientation on behavior change, the orientation of the management by the communities themselves, and Orietasi on inivasi and creativity. Formulation of the problem in this research emphasis on the extent of the involvement of communities in the development process and how successful kegiatantingkat participation development Ciberu River in Ciledug Tengah village the priority areas of development. Keyword: partisifatif, society, Neighborhood Development Abstrak: Konsep partisipasi masyarakat dalam pembangunan sudah mulai dikenalkan oleh pemerintah sejak awal tahun 1980-an melalui istilah pemberdayaan masyarakat program pemberdayaan saat ini mengalami transformasi, seiring kemampuan dan kapasitas masayarakat di dalam proses partisipatif. Program PLPBK adalah program akhir dari proses penyempurnaan program sebelumnya. Dimana tujuan nya adalah menciptakan masayarakat yang berdaya menuju masyarakat yang madani serta berkelanjutan . Untuk mencapai pembangunan permukiman yang berkelanjutan ditempuh 3 jalur sebagai berikut : Orientasi pada perubahan prilaku, Orientasi pada pengelolaan oleh masyarakat sendiri, dan Orietasi pada inivasi dan kreativitas masyarakat. Rumusan masalah pada penelitian ini dititik beratkan pada Evaluasi sejauh mana keterlibatan masayarakat dalam Proses pembangunan serta seberapa besar keberhasilan partisipasi pembangunan Sungai ciberu di Desa Ciledug Tengah yang menjadi kawasan prioritas pembangunan terhadap perubahan prilaku masyarakat sekitar kawasan. Kata kunci: partisifatif ,masyarakat, penataan lingkungan
SISTEM SAMBUNGAN KONSTRUKSI RUMAH TRADISIONAL DI KAMPUNG PULO, JAWA BARAT Harapan, Andi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kampong Pulo in West Java has a unique characteristic of it’s traditional building that can be showed the building shape, material and joint system, which be divided into lower system, middle system, and upper system. The lower system is included the foundation (included column untuk floor) and floor, the middle system is included wall frame, door & window, and the upper system is included ceiling (and its frame) and roof. Based on this reaseach we found that traditional building in Kampong Pulo is not depends on theory and principle of building but adjusting it with the circumstance and climate around it.The observation is focused on three building aspects: form and configuration, material and dimension, and detail of joint system for all the building system (lower, middle, and upper). This observation created to map construction joint system for traditional building in Kampong Pulo, West Java Keywords: Kampong Pulo, joint system of construction, traditional house, West Java.  Abstrak: Bangunan rumah tradisional di Kampung Pulo, Jawa Barat mempunyai karakteristik yang unik, yang dapat dilihat dari sistem konstruksi bangunannya, yang meliputi sistem bagian bawah, tengah dan atas. Bagian bawah meliputi fondasi dan lantai, bagian tegah meliputi rangka dinding, pintu dan jelndela, sedangkan bagian atas meliputi langit-langit dan atap. Pembahasan penelitian dilihat dari tiga aspek, yaitu: aspek bentuk dan konfigurasi, material dan dimensi, detail sistem sambungan konstruksi. Karakteristik dari bangunan tradisional yakni tidak menerapkan teori atau prinsip bangunan akan tetapi menyesuaikan dengan lingkungan dan iklim yang ada. Dari penelitian ini dapat membuka ruang pengembangan sistem sambungan konstruksi yang dapat diterapkan pada bangunan sederhana terutama yang menggunakan struktur dan konstruksi kayu dan memberikan ruang untuk pengembangan bangunan-bangunan tradisional yang dilindungi/diproteksi oleh Pemda setempat khususnya Jawa Barat terhadap keberadaan sistem sambungan tradisional. Kata Kunci: Kampung Pulo, sistem sambungan konstruksi, rumah tradisional, Jawa Barat.
KAJIAN DESAIN DAN MEKANISME SISTEM PERUMAHAN PUBLIK (DANCHI) DI JEPANG Yosita, Lucy; Susanti, Indah
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Problem of housing in Indonesia is still as a complex problem, with many problems of: land acquisition, backlog 13,8 million of housing need  and high price of house. All of that problems is crucial which need the best and faster solution, therefore analysis and problem solving for this is necessary. In this paper will describe about analysis about public housing in Japan (Danchi) to complete the housing literature study in Indonesia to understand many positive aspects from that. From this analysis can be known that Danchi has many positive aspects, there are : (1). The role of government is as main keyword on Danchi Program by subsidy and totality application, (2). The role of government on  land acquisition is also as the second factor (the justice on right of the land), (3). The simple layout and design is also significant factor to get the price being affordable, (4). The system of payment is based on affordability of community, different salary can be possible to buy/rent housing  (5). The building maintenance is keep on high quality, therefore the age can be longer and the quality can be better.  Keyword: Public Housing, Danchi, Backlog of housing needs Abstrak: Masalah perumahan di Indonesia masih merupakan masalah yang kompleks, dengan aneka masalah yakni: permasalahan tanah, backlog kebutuhan rumah sebanyak 13,8 juta, dan tingginya harga rumah. Semua masalah ini adalah masalah penting yang masih memerlukan solusi yang terbaik dan paling efisien, maka dari itu analisis dan pemecahan masalah adalah sangat penting. Dalam telaah literatur ini akan menganalisis dan membahas mengenai nilai-nilai positif mengenai perumahan di Jepang (Danchi) untuk melengkapi kajian literarur mengenai perumahan dan permukiman di Indonesia. Dari analisis dapat diketahui bahwa : (1). Pranata dan prosedur penanganan pihak pemerintah yang konsisten dan berkeadilan, (2). Penataan lahan, (3). Layout dan desain yang sederhana dan efektif, (4). Sistem pembayaran dan penyewaan sesuai dengan tingkat kemampuan (level of payment) dan (5) Pemeliharaan bangunan secara high quality, adalah prasyarat untuk usia dan kualitas bangunan yang lebih baik.Kata Kunci: Perumahan massal (public housing), Danchi dan Kebutuhan perumahan (housing needs)

Page 2 of 45 | Total Record : 448


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2024 Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2023 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2023 Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal arsitektur ARCADE Juli 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2017 More Issue