cover
Contact Name
Firdaus Syah
Contact Email
jurnalazkia@gmail.com
Phone
+6282367771980
Journal Mail Official
jurnalazkia@gmail.com
Editorial Address
Gedung A Kampus Al-Hilal Sigli. Jalan Lingkar Keniree, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh. Kode Pos. 24151
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam
Core Subject : Religion, Education,
Azkia : jurnal aktualisasi Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli, Aceh. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Pendidikan Agama Islam. Artikel yang dimuat dalam jurnal Azkia adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang Pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 150 Documents
PENGGUNAAN MEDIA DARING DALAM PEMBELAJARAN PAI SMP IT MASJID SYUHADA YOGYAKARTA Okita Maya Asiyah; Muh. Wasith Achadi
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.426

Abstract

Kemajuan perkembangan teknologi dan informasi mempengaruhi media yang digunakan dalam pembelajaran PAI. Pasca pandemi Covid-19 penggunaan media daring dalam pembelajaran memberikan suasana baru dalam dunia pendidikan. Meskipun pandemi Covid-19 sudah berlalu dan pembelajaran sudah kembali tatap muka, namun media daring masih digunakan dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini dibuat dengan tujuan menganalisis penggunaan media daring dalam pembelajaran PAI di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun subjek pada penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing media daring yang digunakan memiliki fungsi yang berbeda pada saat pembelajaran sehingga menghasilkan manfaat yang beragam meskipun memiliki kelemahan dalam penggunaannya
PERAN GURU PAI TERHADAP ETIKA SISWA DALAM BERBUSANA ISLAMI Rusnawati
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.429

Abstract

Pada zaman sekarang model pakaian telah berkembang sangat pesat. Ada berbagai macam ragam model. Ada model berpakain yang Islami dan kurang Islami, seperti seperti berpakaian yang menampakan rambut, lekukan, tranparan, ketat dan sebagainya. Masih ada beberapa siswa atau remaja yang kurang menunjukkan sikap Islami dalam berpakaian, maka di sini dibutuhkan peran guru secara umum dan guru PAI secara khusus dalam menghadapi tantangan permasalahan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana etika berbusana secara Islami dan bagaimana peran guru PAI dalam membentuk etika berbusana Islami pada siswa. Untuk dapat menjawab permasalahan yang telah dirumuskan maka penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwasannya Sebagai umat Islam, baik laki-laki dan perempuan sudah seharusnya dapat memiliki etika ketika memakai pakaian sesuai dengan ajaran Islam. Pakaian yang dapat menutup aurat sehingga dari demikian akan melindungi umat Islam dari hal-hal yang dapat membawa kepada kemudharatan, di sinilah peran guru PAI sangat dibutuhkan untuk membimbing siswa-siswinya untuk dapat mengamalkan ajaran Islam. Adapun peran guru PAI dalam membentuk etika berbusana Islami pada siswa yaitu dengan cara memberi contoh atau teladan, memberi motivasi, memberi teguran, memberikan bimbingan.
Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Karakter Peserta Didik (Ikhtiar Optimalisasi Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)) SITI HAWA
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.430

Abstract

Artikel ini bertujuan mengungkap secara teoritis kajian akademik dalam konteks sumber belajar sebagai epicentrum informasi yang berharga bagi setiap manusia yang belajar. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif analitis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa sumber belajar sangat berperan dalam menyediakan berbagai informasi dan pengetahuan yang diperlukan dalam mengembangkan berbagai kompetensi yang diinginkan. Adapun cara mengembangkan sumber belajar Pendidikan Agama Islam agar optimal dilakukan dengan 1) menganalisis kebutuhan dan karakteristik belajar siswa, 2) merumuskan tujuan pembelajaran, 3) pengembangan materi pembelajaran, 4) mengembangkan alat ukur keberhasilan, 5) pemilihan jenis sumber belajar dan 6) mengadakan evaluasi
KAJIAN TENTANG KOSMOLOGI DAN IMPLIKASI DASAR TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Yassir Lana Amrona; Abid Nurhuda; Dewi Sinta; Anggi Ariska Putri; Anas Assajad
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.431

Abstract

Penelitian ini mengkaji kosmologi dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada ayat 3-4 Surah Al-Mulk [67] dan ayat 2 Surah Al-Furqan [25]. Tujuan utama adalah menganalisis implikasi dasar dari pemahaman kosmologi dalam Al-Qur'an terhadap pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan model pendekatan studi pustaka yakni mengumpulkan berbagai sumber yang relevan untuk dianalisis pada bagian isinya sehingga membentuk sebuah pola yang dapat dipertanggung jawabkan saat nanti disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kosmologi dalam Al-qur’an termuat pada surat al-Mulk ayat 3-4 dan surat al-Furqon ayat 2 yang menjelaskan terkait penciptaan tujuh lapis langit yang mana hakikat dari tujuh lapis langit tersebut berbeda pendapat namun memiliki kesaaman inti yakni mengungkap kesempurnaan ciptaan Allah dalam melindungi bumi. Selain itu kedua ayat tersebut secara garis besar, juga memiliki pokok kajian tentang ketauhidan dan kependidikan yang saling berkaitan. kedua ayat tersebut berbicara mengenai materi menjaga dan merawat alam dari kerusakan. Maka berimplikasi pada maksud untuk dapat mengalola dan memanfaatkan alam semesta dan sumber dayanya dengan bijaksana, sekaligus menghindari terjadinya bencana alam dan kekacauan serta ketidakteraturan alam semesta.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI PADA INSTITUT SENI BUDAYA INDONESIA DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK Zulfahmi; A Gani, Saifuddin
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.432

Abstract

Saat ini ISBI Aceh masih menggunakan kurikulum umum dalam pembelajaran PAI. Namun penulis melihat, penggunaan kurikulum tersebut masih kurang efektif dalam pembentukan karakter mahasiswa yang berbasis seni di ISBI Aceh. Hal ini terlihat dari banyaknya anggapan masyarakat bahwa mahasiswa dan lulusan kampus seni secara umum dan ISBI Aceh secara khusus serta pelaku seni mempunyai karakter dan pendidikan agama yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengembangan kurikulum PAI dan mengetahui strategi pengembangan kurikulum PAI di ISBI Aceh. Manfaat penelitian ini memberikan kontribusi akademis dan praktis dalam bidang pendidikan khususnya dalam pengembangan kurikulm PAI di ISBI Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-analitis. Pengembangan Kurikulum PAI di ISBI Aceh memperhatikan aspek seni yang menjadi pembelajaran utama. Secara khusus kurikulum PAI di ISBI Aceh harus menampakkan pandangan agama Islam terhadap seni dan bagaimana kedudukan seni dalam Islam. ISBI Aceh dalam menyusun kurikulum PAI menggunakan beberapa yaitu strategi penanaman keimanan, strategi pengalaman, strategi pembiasaan, strategi rasional, strategi emosional, strategi fungsional, dan strategi keteladanan
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SKI DI MA SA`ID YUSUF Ajidharma, Noerdjati; Siti Faridah, Eva; Fikhia, Aqila
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.433

Abstract

Pembelajaran SKI dalam pendidikan agama Islam secara penerapannya terjadi perkembangan wacana mengenai cakupan materi SKI di MA, dan konsep-konsep ilmiah dalam pembelajaran SKI di MA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep Sejarah Kebudayaan Islam, tujuan pembelajaran SKI, dan isi materi SKI MA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran SKI perlu dikembangkan lebih lanjut karena guru menemui kendala pada saat melaksanakan pembelajaran SKI yaitu guru kurang memahami kurikulum
PEMANFAATAN APLIKASI QUILLBOT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS GURU Zulfikar
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.434

Abstract

Keterampilan guru menulis sangat besar pengaruhnya dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, penyusunan rencana pembelajaran yang koheren, dan pemberian umpan balik yang bermakna. Namun sayangnya guru masih sangat jarang mendapatkan dukungan dan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang sering kali luput dari perhatian ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis guru Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Panyabungan Selatan, Mandailing Natal, dengan membekali mereka dengan kemampuan untuk menggunakan aplikasi QuillBot untuk membantu mereka menghasilkan teks yang jelas dan koheren. Pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan 30 orang guru dari berbagai mata pelajaran dan dilakukan dalam beberapa tahap, meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tulisan para peserta sebelum dan sesudah pelatihan penggunaan Quillbot dievaluasi, dan dengan penggunaan Quillbot, tulisan mereka menunjukkan peningkatan kualitas dalam aspek koherensi, tata bahasa, dan struktur. Kuesioner yang diisi oleh peserta selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa keterampilan menulis mereka rata-rata berada pada tingkat menengah dan mereka umumnya merasa tidak nyaman dalam menulis. Melalui kuesioner, informasi juga diperoleh tentang tantangan yang dihadapi para peserta dalam menulis. Harapan dan saran mereka juga diidentifikasi sebagai evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI MTsN 1 TANGERANG SELATAN Alfi Lutfiyah
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh salah satu program kurikulum baru yang sudah disahkan oleh menteri pendidikan yaitu kurikulum merdeka. Implementasi kurikulum merdeka terfokus pada kegiatan Intrakulikuler di MTsN 1 Tangerang Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Untuk mengetahui cara mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dimulai dari cara penerapan Kurikulum Merdeka yang terdiri dari persiapan guru, cara pelaksanaan dan cara penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengambil objek MTsN 1 Tangerang Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakil kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, serta siswa kelas VII yang paham terkait penelitian ini. Impelemntasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terdiri dari 3 kegiatan, yang pertama kegiatan pendahuluan, selanjutnya kegiatan inti dan yang terakhir ialah kegiatan penutup, ditambah dengan adanya projek P5. Terdapat permasalahan yang terjadi dalam penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu pendidik kurang mengikuti pelatihan, pembelajaran terdiferensiasi yang kurang maksimal. Sehingga upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mengikuti workshop internal atau eksternal untuk meningkatkan kreativitas guru dan sharing kepada sesama pendidik atau kepada orang yang lebih mengetahui.
MANAJEMEN KE-SANTRI-AN: PENGELOMPOKAN SANTRI DI PK-PPS AL-WAFA PUTRI PALANGKA RAYA Anisa Vira, Nurita Sari, Fahmi
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelompokan santri sangat dibutuhkan untuk menyusun suatu konsep strategi pengajaran. Lingkup manajemen ini menjadi aspek yang sangat diperhatikan dalam penyelenggaraan pendidikan di PK-PPS Al-Wafa Putri Palangka Raya sebagai lembaga pendidikan kesetaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelompokan santri yang dilakukan di PK-PPS Al-Wafa Putri Palangka Raya. Metode penelitian ini menerapkan jenis penelitian deskriptif dalam pendekatan kualitatif. Informasi dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan pemeriksaan dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelompokan santri di PK-PPS Al-Wafa Putri Palangka Raya dijalankan berdasarkan kelas Umum, Tahfidz, dan Kitab. Output pembelajaran berupa ijazah akademik dan ijazah tahfidz dengan tingkatan Ula, Wustho, dan Ulya. Secara umum, pengelompokan santri di Palangka Raya sejauh ini terbilang efektif terhadap pembelajaran santri dilihat dari keberhasilan santri mencapai KKM, mampu mengikuti ketiga bidang kelas dengan baik, dan lulusan yang mampu memasuki berbagai perguruan tinggi. Pembenahan dan peningkatan terus dilakukan berupa evaluasi tiap akhir tahun ajaran, agar sistem pengelompokan dapat terus berkembang.
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: MENGGALI ESENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM KONTEKS KEISLAMAN Aulia Azmi Alkhairi, Mahmud Arif
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini meneliti tentang integrasi pendidikan multikultural ke dalam filsafat pendidikan Islam, yang menjadi semakin relevan dalam masyarakat plural seperti Indonesia. Pendekatan ini menggunakan teori Transformative Multicultural Education oleh James A. Banks, yang berfokus pada keadilan sosial dan kesetaraan, dipadukan dengan konsep Tauhid dari Syed Muhammad Naquib al-Attas yang menekankan kesatuan pengetahuan dan nilai-nilai spiritual dalam Islam. Tujuan utama penelitian ini adalah mengeksplorasi potensi harmonisasi antara pendidikan multikultural dan prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam, yang diharapkan dapat menghasilkan paradigma pendidikan yang inklusif namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. Metode penelitian library research digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai literatur yang relevan. Temuan utama menunjukkan bahwa konsep-konsep kunci dalam Islam seperti tauhid, ummah, dan ta'aruf dapat direinterpretasikan untuk membangun kerangka pendidikan yang menghargai keberagaman dan keadilan sosial. Artikel ini menyimpulkan bahwa filsafat pendidikan Islam memiliki landasan kuat untuk mengakomodasi dan memperkaya pendidikan multikultural, memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan Islam yang lebih inklusif dan berkeadilan di Indonesia.

Page 11 of 15 | Total Record : 150