cover
Contact Name
Firdaus Syah
Contact Email
jurnalazkia@gmail.com
Phone
+6282367771980
Journal Mail Official
jurnalazkia@gmail.com
Editorial Address
Gedung A Kampus Al-Hilal Sigli. Jalan Lingkar Keniree, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh. Kode Pos. 24151
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam
Core Subject : Religion, Education,
Azkia : jurnal aktualisasi Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli, Aceh. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Pendidikan Agama Islam. Artikel yang dimuat dalam jurnal Azkia adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang Pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 145 Documents
PENGARUH AJARAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MASYARAKAT Lely Amelia Aryani; Ririanti; Yenny Siregar; Herlini Puspika Sari
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam mengkaji tentang cara berfikir mendalam menurut tata tertib (logika) sehingga sampai ke dasar-dasar persoalannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis ajaran Filsafat Pendidikan Islam, menggali nilai-nilai dan prinsip dasar dalam ajaran filsafat pendidikan Islam yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter. Menilai dampak Pendidikan terhadap karakter, mengukur pengaruh pendidikan berbasis ajaran filsafat Islam terhadap perkembangan karakter individu dan masyarakat. Mengkaji metode pendidikan, meneliti metode pendidikan yang digunakan dalam konteks Islam dan efektivitasnya dalam membangun karakter yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter. Ajaran filsafat pendidikan Islam menekankan pada pembentukan karakter yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, seperti akhlak mulia, kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan ketaqwaan kepada Allah.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH PADA MATERI MAWARIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII DI MA AL-BAIRUNNY JOMBANG Zumrotul Nur Hanifah; Muhammad Qoyum Zuhriawan; Muhammad Aliyul Wafa
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk proses pengembangan dan menghasilkan modul berbasis masalah pada materi mawaris untuk siswa kelas XII yang valid dan efektif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan keefektifan pengembangan modul berbasis masalah pada materi mawaris kelas XII. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Berdasarkan data uji kevalidan dari validator Ahli materi dan ahli media, modul berbasis masalah pada materi mawaris ini menujukkan kategori sangat valid sehingga layak untuk digunakan. (2) Berdasarkan data hasil angket pesrta didik menunjukkan kategori sangat valid sehingga layak digunakan. (3) Berdasarkan data hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa adalah 79,67 dan post-test siswa adalah 91,33. Didapat nilai post-test lebih baik dari pre-test sehingga ada perubahan yang cukup signifikan dalam penggunaan modul. Maka dapat disimpulkan bahwa modul berbasis masalah pada materi mawaris sangat valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran
PEMBINAAN AKHLAK MELALUI LEMBAGA PENDIDIKAN: (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Keumala) Mardiana, Mardiana
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this studi is include to find out the role of Islamic Religious Education teachers in the development of students' morals and the efforts made in the learning process in the classroom, to find out the moral development of students in terms of counseling, to find out the moral development of students in terms of the learning process of other subjects. This research method is qualitative, namely by describing the data obtained in the field. To obtain accurate and reliable data, researchers use data collection techniques through observation, interviews with teachers and students and documentation. The samples in this study were the principal, Islamic Religious Education teachers, tutoring teachers, and other subject teachers as many as six people. Among them, there are three people from the homeroom teacher and three more regular teachers and the last interview with students who were selected randomly, in order to get valid results. The results of the study show that, teachers of SMP Negeri 1 Keumala, in general have carried out moral development for students, both during the learning process in class and outside the classroom. In addition, the participation of all teachers in the moral development of students is very large, so that every student's actions can be monitored. However, along the way, there are still students who violate the rules. Therefore, it is expected that all parties, both parents, teachers, and the community pay attention so that what is expected can be implemented and achieved.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU AKIDAH AKHLAK DAN PENGARUHNYA TERHADAP SISWA DI MAN 2 PIDIE Nazaruddin, Nazaruddin
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini berjudul "Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Dan Pengaruhnya Terhadap Siswa di MAN 2 Pidie". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepribadian guru akidah akhlak terhadap siswa dan mengetahui faktor yang menghambat dan pengaruh kompetensi kepribadian guru akidah akhlak terhadap siswa di MAN 2 Pidie. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah (mixed methods) yaitu gabungan antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Adapun yang menjadi sampel kepala sekolah, guru akidah akhlak 3 dan siswa 38 orang.Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah Observasi, wawancara dan angket. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru aqidah akhlak di MAN 2 Pidie sangat baik. Hal ini, dapat dilihat dari berinteraksi dengan siswa, cara berpakaian rapi dan sopan, bertutur kata yang lemah lembut. Sedangkan faktor yang menghambat kompetensi kepribadian guru akidah akhlak di MAN 2 Pidie di antaranya adalah faktor biologis, sosial, dan kebudayaan. Dan adapun pengaruh kompetensi kepribadian guru akidah akhlak di MAN 2 Pidie dapat meningkatkan motivasi siswa, mengembangkan minat belajar siswa dan meningkatkan prestasi belajar siswa.
THE ROLE OF HADITH IN DEVELOPING STUDENT CHARACTER Alfi Lutfiyah; Abu Bakar, Romlah; Abdul Ghofur
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/azkia.v20i1.665

Abstract

Hadith as one of the main sources of Islamic teachings has a very important role in developing students' character. In Islam, reason is seen as a gift that must be educated to be able to think critically, rationally, and based on religious values, while character includes the formation of noble morals that are the basis of human behavior. This study aims to analyze the role of hadith in developing students' character and its relevance in today's life. The research method used is qualitative with a descriptive-analytical approach through literature study, which involves an in-depth study of hadiths related to Education and character formation. The results of the study show that the hadith of the Prophet SAW provides comprehensive direction in character development through recommendations to seek knowledge and think critically, as well as building character through internalization of moral values ​​such as honesty, patience, and compassion. The synergy between Education and character not only forms intelligent and moral individuals, but also supports the creation of harmonious and civilized students. This study emphasizes the importance of integrating hadith teachings into the education system to create students with noble characters in accordance with the goals of Islamic Religious Education.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN METODE PEMBIASAAN PADA KELAS VIII DAN IX DI MTSN 1 KOTA TANGERANG SELATAN Ocviyanto, Aanisah Putri
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/azkia.v20i1.667

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini Ada beberapa nilai-nilai dasar keagamaan yang perlu ditanamkan pada diri anak dan kegiatan penanaman nilai-nilai pendidikan tersebut kemudian dianggap sebagai inti dari pendidikan agama. Untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan agama islam, maka guru harus melakukan proses penanaman nilai (transfer of values), bukan hanya sebagai proses transfer ilmu saja. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini, waka humas, wali kelas, dan 6 orang peserta didik dari kelas VIII dan IX. Sumber data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama islam dengan metode pembiasaan pada siswa kelas VIII dan IX Di MTsN 1 Kota Tangerang Selatan adalah adalah sudah terlaksana dengan baik. Internalisasi nilai-nilai PAI sudah melalui tiga tahap, yaitu: Tahap Transformasi Nilai, Tahap Transaksi Nilai, Tahap transinternalisasi nilai. Faktor pendukungnya tersedianya sarana dan prasarana dalam melaksanakan kegiatan pembiasaan ini, yang kedua visi misi sekolah. Faktor penghambatnya beberapa peserta didik dan guru tidak tertib datang ke sekolah
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER MUḤĀḌARAH DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN AL-IRSYADIYAH JAMBI Amanni, Aulia
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/azkia.v20i1.668

Abstract

Tugas seorang pendidik dalam dunia pendidikan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan di dalam kelas saja, namun juga melatih keterampilan peserta didik di luar kelas melalui program ekstrakurikuler dari lembaga pendidikan tersebut, salah satu contohnya seperti kegiatan ekstrakurikuler muḥāḍarah. Kegiatan muḥāḍarah membantu untuk melatih kemampuan peserta didik berbicara dengan berani di depan orang banyak tanpa merasa gugup. Sebab, kepercayaan diri adalah keterampilan yang bisa dilatih, bukan keterampilan yang dimiliki sejak lahir. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kegiatan ekstrakurikuler muḥāḍarah dalam meningkatkan kepercayaan diri santri dan mengungkapkan faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstrakurikuler muḥāḍarah di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Irsyadiyah Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data ada tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan muḥāḍarah melibatkan tiga tahapan, yaitu: 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, 3) Evaluasi. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri santri melalui latihan berbicara di depan umum, bimbingan rutin, motivasi, dan apresiasi dari guru. Sikap objektif dan tanggung jawab santri ditingkatkan melalui refleksi diri dan penunjukan sebagai petugas, sementara kemampuan berpikir rasional berkembang melalui diskusi dan pencarian materi ceramah. Faktor pendukung termasuk dukungan kepala sekolah, guru pembimbing, dan orang tua, serta semangat santri. Faktor penghambat meliputi waktu yang terbatas dan kurangnya persiapan
INTERNALISASI NILAI MORAL MELALUI METODE ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN PAI Dahniar
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/azkia.v20i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep internalisasi nilai moral melalui penerapan metode role playing dalam pembelajaran PAI. Nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, simpati dan empati merupakan bagian penting dari tujuan PAI yang harus diinternalisasikan dalam diri peserta didik agar tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Namun, penerapan metode pembelajaran yang mampu menumbuhkan kesadaran dan pengalaman langsung peserta didik terhadap nilai-nilai tersebut masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research) dengan tehKnik pengumpulan data berupa studi dokumen dan analisis isi terhadap berbagai literatur ilmiah, buku dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode role playing efektif sebagai media internalisasi nilai moral karena mampu menggabungkan aspek koknitif, afektif dan psikomotorik peserta didik dalam pembelajaran. Metode ini mendorong keterlibatan aktif, reflektif moral, serta penguatan hubungan antara materi ajar dengan kehidupan nyata
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Hadini; Hayati
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/azkia.v20i1.670

Abstract

Pelaksanaan pengambilan Keputusan dakam Manajemen Pendidikan Islam adalah sebuah persoalan yang begitu vital. Sebuah organisasi yang hebat yang tersusun dengan rapi dengan keanggotaan yang berkualitas belum tentu bisa menghasilkan tujuan yang ingin dicapai, hal ini disebabkan jalannya organisasi ditentukan oleh kebijakan dan keputusan oleh segenap pengambilan keputusan. Sebuah keputusan juga bisa menentukan nasib para anggotanya. Oleh karenanya diperlukan kajian yang mendalam dan komprehenshif menyangkut persoalan kebijakan dan pengambilan keputusan, sehingga dengan adanya gambaran yang jelas tentang bagaimana cara mengambil keputusan akan diharapkan tujuan sebuah organisasi akan mencapai sasarannya Dalam kajian ini peneliti melakukan metode library research (penelitian pustaka). Di sini peneliti melakukan penelusuran terhadap literatur-literatur berupa buku-buku, hasil penelitian, serta jurnal-jurnal, baik nasional maupun internasional yang berkaitan dengan topik yang sedang diteliti, yaitu mengkaji teori-teori umum sebagai landasan kajian ini. Dari hasil kajian yang dilakukan ditemukan beberapa temuan penting, di antaranya yaitu: Pertama: Secara garis besarnya ia dibagi menjadimembagi jenis pengambilan keputusan menjadi 2, yaitu pengambilan keputusan terprogram (programmed decision) dan pengambilan keputusan tidak terprogram non programed decision. Kedua, langkah-langkah pengambilan keputusan bisa dilakukan melalui 4 langkah, yaitu pengamatan situasi, kembangkan alternatif, mengevaluasi alternatif dan mengimplementasi keputusan dan monitor. Ketiga, setidaknya ada 4 gaya seorang pemimpin dalam mengambil keputusan, yaitu gaya penindas otoriter (exploitative authoritative) gaya paternalistic (benevolent authoritative), gaya konsultatif (consultative) dan partisipatif (participative group). Keempat, Dari segi faktor ia terbagi menjadi tiga, yaitu dinamika individu, dinamika kelompok dan dinamika lingkungan
ANALISIS GERAKAN PENERJEMAHAN ERA ABBASIYAH: STUDI KASUS BAITUL HIKMAH SEBAGAI PUSAT AKULTURASI BUDAYA DAN ILMU Salsa Sofyani, Maudy
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/azkia.v20i1.671

Abstract

Kajian mengenai Baitul Hikmah sering kali berfokus pada aspek historisnya, namun analisis yang mendalam mengenai perannya sebagai model dinamis akulturasi budaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan penerjemahan pada era Dinasti Abbasiyah dengan studi kasus pada Baitul Hikmah sebagai pusat terjadinya akulturasi budaya dan ilmu pengetahuan. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Hikmah merupakan laboratorium peradaban yang beroperasi di atas fondasi inklusivitas, yang melibatkan para penerjemah ahli dari berbagai latar belakang agama seperti Kristen Nestorian. Proses intelektual di dalamnya bukanlah sekadar alih bahasa pasif, melainkan sebuah dialog kritis yang melibatkan verifikasi (tahqiq) dan pemberian komentar (ta'liq). Proses akulturasi aktif ini menghasilkan sintesis keilmuan baru, melestarikan khazanah intelektual Yunani dari kepunahan, dan menjadi jembatan peradaban yang mentransformasikan ilmu pengetahuan ke dunia Barat yang saat itu mengalami masa kegelapan (the dark ages). Disimpulkan bahwa Baitul Hikmah lebih dari sekadar perpustakaan; ia adalah model institusi yang mempraktikkan pluralisme aktif dan keterbukaan intelektual yang relevan untuk dikaji kembali dalam konteks kontemporer.