cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
STRATEGI ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK SAAT PEMBELAJARAN DARING BAGI ANAK USIA DINI DI PAUD NUSA INDAH SKB MOJOKERTO Dyah Mellania Rusmayanti; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi orang tua dalam mendampingi anak saat pembelajaran daring. Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam/in-dept interviu, observasi partisipan dan dokumentasi. Keabsahan data sudah terdapat credibility, transferability, dependability dan confirmability. Dan analisis data telah menguraikan data condensation, data display, verification dan conclussion drawing. Dan hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi orang tua dalam mendampingi anak selama pembelajaran daring di PAUD Nusa Indah SKB Mojokerto dilakukan melalui beberapa cara. Beberapa hal yang dilakukan orang tua dalam membantu anak selama pembelajaran daring diantaranya memastikan kesehatan anak, menyediakan fasilitas yang dibutuhkan, memberikan suasana yang nyaman, menjadi teladan yang baik, serta berkoordinasi dengan guru. Selanjutnya orang tua dan guru dapat membangun komunikasi selama pembelajaran diantaranya dengan menahan keinginan memberi saran dan meyakinkan, menggunakan pertanyaan terbuka, tidak berlebihan saat memberi semangat, memahami perasaan orang lain, menggunakan bahasa tubuh dan nada suara untuk menyampaikan empati, serta mendengarkan secara reflektif.
PERAN TUTOR DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK PADA KELAS INKLUSI PENDIDIKAN KESETARAAN DI SKB GUDO JOMBANG Faza Safrina ‘Azmi; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan salah satu nilai karakter yang sangat penting mengingat masih terdapat peserta didik yang belum taat dan tertib. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peran tutor dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik, dan mengkaji kendala tutor selama menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas inklusi pendidikan kesetaraan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari kepala SKB, tiga tutor, tiga orang tua atau wali dan peserta didik di kelas inklusi. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data penelitian di uji keabsahannya melalui uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Analisis data, yaitu data collection, reduction, data display, verifikasi data, dan conclusion. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) pendidik memberikan contoh dari sikap dan perilaku yang diterapkan tutor selama di sekolah. 2) pembimbing memberi bantuan kepada peserta didik yang kesulitan belajar maupun kepribadian, 3) penasihat memberikan nasihat dan solusi pada masalah yang dihadapi peserta didik. Kedisiplinan peserta didik meliputi a) disiplin waktu, datang dan pulang sudah tepat waktu, dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik, b) disiplin perilaku, tidak melanggar peraturan, serta selalu rukun dengan teman dan jika berselisih segera damai.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kemandirian Personal Hygiene Anak Usia 4-6 Tahun di SKB Gudo Jombang Iones Ariadhi Kamandanu; Gunarti Dwi Lestari
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandiriaan anak usia 4-6 tahun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan menggunakan teknik penggumpulan data angket, observasi, dan dokumentasi. Responden pada penelitian yakni orang tua peserta didik sebanyak 44 orang dari hasil uji sampling yang telah dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling. Pada uji validitas dan reliabilitas dengan rumus SPSS 26.0 dengan tingkat signifikan 5%. Selanjutnya uji normalitas dan linieritas dengan rumus Kolmogorov-smimov dengan signifikan < 0,05% pada SPSS 26.0. Kemudian dilakukan pengujian hipotesis statistik inferensial rumus Korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dengan kemandirian personal hygiene anak usia 4-6 tahun memperoleh tingkat koefisien korelasi senilai 0,949 dengan signifikan sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya bahwa pola asuh orang tua memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap kemandirian personal hygiene anak usia 4-6 tahun. Dapat disimpulkan bahwa hubungan ini menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat berarti pola asuh yang orang tua terapkan memberikan peran yang besar dalam membentuk kemandirian personal hygiene anak karena terbukti melalui pola pengasuhan, anak mendapatkan pendidikan pertamanya dan untuk bekal dikehidupan yang akan datang.
Penerapan Pola Asuh Orang Tua dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak di PAUD Tunas Cendekia UPT SKB Gresik Anita Puspitasari; Gunarti Dwi Lestari
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkembangan sosial emosional anak, pengasuhan yang diterapkan berdampak untuk memberi stimulus pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Pemberian pengasuhan yang tidak baik bisa berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi tidak optimal. Adanya penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pola asuh orang tua di PAUD Tunas Cendekia serta mengkaji penerapan pola asuh orang tua dalam perkembangan sosial emosional anak di PAUD Tunas Cendekia. Metode penelitian yang dilakukan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini terdiri dari kredibilitas, dependabilitas, konfrimabilitas dan transferabilitas. Terkait kondensasi data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menujukkan terdapat tiga jenis pola asuh yang diterapkan oleh orang tua yaitu otoriter anak memiliki perilaku kurang memiliki rasa ingin tau, cenderung pendiam, cenggeng dan kurang bisa menuangkan emosi kearah yang positif, untuk demokratis anak memiliki perilaku sopan, percaya diri, mudah bersosialisasi, rasa keingintahuan yang tinggi, aktif, memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan dapat berkerjasama dengan baik dan permisif anak memiliki perilaku cenggeng, mudah menyerah dan pemarah.
PENERAPAN MEDIA KUIS INTERAKTIF KAHOOT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI PESERTA DIDIK PAKET B DI SKB GUDO KABUPATEN JOMBANG Eka Dwilestari; Wiwin Yulianingsih
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren pendidikan setahun terakhir ialah Asesmen Nasional. Asesmen Nasional bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Salah satu aspek yang diujikan diantaranya literasi numerasi. Kemampuan literasi numerasi merupakan kemampuan dasar yang hendaknya dikuasai sebagai acuan dalam peningkatan mutu pendidikan Indonesia. Dalam meningkatkan kemampuan dasar tersebut digunakan berbagai cara dan media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai penerapan media kuis interaktif kahoot dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik paket B. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif. Dengan jumlah 19 informan terdiri atas peserta didik paket B, pamong belajar serta tutor. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data serta menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa kahoot dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik, dibuktikan dengan hasil pengerjaan soal bahwa 1) peserta didik mampu mengerjakan soal aspek berhitung dari penjumlahan - pembagian dengan dominasi soal benar sebanyak 55,56%. 2) dapat menganalisis informasi yang disajikan melalui grafik/diagram. 3) menemukan informasi dari penggalan teks. Penerapan kahoot juga memacu a) peningkatan antusias peserta didik dalam belajar b) terciptanya kondisi belajar yang menyenangkan c) meningkatkan kemampuan menggunakan media berbasis teknologi dan menciptakan pengalaman belajar baru.
KORELASI ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI PESERTA DIDIK PAKET B DI SKB GUDO JOMBANG Lita Nahwatul Ilmiyah; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data statistik UNESCO, Indonesia menempati urutan ke-60 dari 61 negara dengan tingkat literasi rendah. Masalah literasi rendah juga dialami oleh peserta didik Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gudo Jombang. Peserta didik memiliki minat baca yang kurang sehingga berdampak pada kemampuan literasinya. Seperti contoh ketika peserta didik diberikan pertanyaan yang mudah mereka belum bisa menjawab karena tidak ada kemauan untuk membaca dan ketika diperintahkan untuk membaca peserta didik banyak yang mengeluh karena malas. Sebagai upaya meningkatkan kualitas minat baca dan literasi informasi SKB Gudo mendirikan pojok literasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi variabel minat baca dengan variabel kemampuan literasi informasi yang merupakan jenis literasi dasar bagi peserta didik. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif statistik korelasional. Analisis data menggunakan Product Moment yang mengkorelasikan variabel X (Minat Baca) dengan variabel Y (Kemampuan Literasi Informasi). Subjek penelitian berjumlah 41 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui angket, observasi, dan studi dokumentasi yang dilakukan selama 5 bulan. Uji validitas menggunakan SPSS 16.00. Melalui Uji Korelasi dapat diperoleh r hitung 0,643>r tabel 0,308 dengan signifikansi 5% maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara minat baca dengan kemampuan literasi informasi.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS FISIK DI RUMAH Maya Ika Yatmi; Gunarti Dwi Lestari
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motorik kasar merupakan penggunaan beberapa otot besar untuk melakukan gerakan, kemampuan lokomotor seperti berlari, meloncat, mendorong, keterampilan manipulatif seperti melambungkan bola, menangkap bola, menendang melempar. Pengembangan kemampuan motorik kasar memerlukan gerakan yang menggunakan beberapa otot besar yang bisa didapatkan dari aktivitas fisik dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis aktivitas fisik yang digunakan orang tua terhadap anak dalam pengembangan kemampuan motorik kasar dirumah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik Purposive Sampling. Terkait teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang sudah didapatkan dianalisis menggunakan teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan aktivitas fisik yang sebagian besar dilakukan oleh anak adalah aktivitas menirukan gaya hewan, karena mudah dilakukan, tanpa alat dan bisa dilakukan dirumah. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODA DARING UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PAKET C DI SKB SIDOARJO Tirza Novi Anggita Wanda; Wiwin Yulianingsih
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika melalui moda pembelajaran daring mengharuskan pendidik untuk menyiapkan perangkat pembelajaran, diantaranya menyiapkan bahan ajar atau materi yang dikemas dalam bentuk video, dan menyiapkan e-modul.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembelajaran matematika melalui moda daring dalam meningkatkan minat dan hasil belajar paket C di SKB Sidoarjo.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif.Responden penelitian ini sebanyak 30 peserta didik paket C.Penelitian ini menggunakan angket untuk mengumpulkan data implementasi moda pembelajaran daring dan minat belajar, sedangkan dokumen untuk mengumpulkan data hasil belajar matematika yang diambil dari nilai ujian modul.Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dengan rumus mean.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran matematika melalui moda daring dan minat belajar peserta didik paket C masuk dalam kategori cukup tinggi.Terbukti dari hasil rata-rata 2,96 variabel moda pembelajaran daring di SKB Sidoarjo efektif untuk dilakukan, dan 2,83 pada variabel minat belajar peserta didik paket C dapat dikatakan berminat dengan adanya daring. Selain itu secara keseluruhan hasil belajar matematika menjukkan ketuntasan belajar sebesar 100%, hal tersebut dapat diartikan bahwa dari 30 peserta didik secara keseluruhan nilainya di atas KKM.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK TUTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KEJAR PAKET C DI UPTD SPNF SKB SIDOARJO Hilda Eryani; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi pedagogik adalah kemampuan seorang tenaga pendidik yang berkaitan langsung dengan peserta didik. Motivasi belajar adalah dorongan dalam dan luar diri peserta didik yang menimbulkan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikehendaki subjek belajar dapat tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik tutor terhadap motivasi belajar peserta didik program kejar paket C di UPTD SPNF SKB Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan penelitian korelasional. Jumlah responden adalah 33 peserta didik. Metode pengumpulan data yaitu angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan hasil nilai (3,334) > (2,034) dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian yaitu kompetensi pedagogik tutor berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik kejar paket C. Oleh karena itu, tutor harus meningkatkan kompetensi pedagogiknya agar dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KAHOOT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KESETARAAN PAKET C DI SKB NEGERI SURABAYA Risky Imama Azliah; Heru Siswanto
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan handphone saat ini semakin memudahkan setiap kegiatan dari manusia. Akibat perkembangan inilah tercipta suatu inovasi dan paradigma baru dalam dunia pendidikan salah satu contoh yakni munculnya sebuah media pembelajaran berbasis information communication technologies. Media tersebut merupakan salah satu jawaban dari munculnya berbagai masalah diantaranya yakni kebosanan dalam kegiatan belajar mengajar dikelas. Kahoot merupakan media berbasis ICT yang dapat meningkatkan motivasi belajar dikelas sehingga terciptanya iklim belajar yang menarik, nyaman dan tentunya tidak pernah membosankan. Penelitian ini dilakukan di SKB Negeri Surabaya dengan metode penelitian kuantitatif dan jenis penelitian korelasional sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi dengan bantuan software 2SPSS 26, tujuan yang ingin dicapai yakni mengetahui pengaruh pemanfaat kahoot dikelas. Subjek dalam penelitian ini ialah warga belajar paket c SKB Negeri Surabaya yang berjumlah 51 responden. Hasil penelitian menunjukan pengaruh media pembelajaran kahoot terhadap motivasi belajar siswa di SKB Negeri Surabaya memiliki nilai signifikasi 0.000(<0,05) pada uji regresi yang telah dilakukan dan uji hipotesis parsial menunjukan Thitung 6,600 yang lebih besar dari Ttabel yakni 2,00 (6,600>2,00) kesimpulan dari hasil tersebut yakni H0 ditolak dan H1 diterima yang bermakna terdapat pengaruh penerapan media pembelajaran kahoot terhadap motivasi peserta didik