cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
Efektivitas Pelatihan Tari Tradisional dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 8-10 Tahun di Sanggar Sawung Surabaya Suryadini, Redita; Lestari, Gunarti
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mendeskripsikan strategi meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia 8-10 tahun melalui pembelajaran tari tradisional di Sanggar Sawung Surabaya. Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, tari tradisional juga berperan sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak. Berbagai gerakan dalam tari, seperti koordinasi tubuh, keseimbangan, kelenturan, dan kekuatan otot, dapat membantu anak mengasah kemampuan fisiknya secara lebih optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik yang mengikuti pelatihan tari di Sanggar Sawung Surabaya, pelatih tari, serta orang tua yang turut mendukung perkembangan anak dalam kegiatan menari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari tradisional berperan signifikan dalam meningkatkan pemahaman anak, terutama dalam aspek motorik kasar, koordinasi gerak, serta kemampuan mengenali dan mengekspresikan nilai-nilai budaya. Sanggar Sawung Surabaya menyediakan metode pembelajaran yang menarik, dengan pendekatan yang menyesuaikan kemampuan anak. Selain itu, dukungan dari pelatih dan lingkungan sanggar yang kondusif menjadi faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman anak dalam proses pembelajaran tari tradisional.​
Proses Pelatihan Menganyam Rotan dalam Menumbuhkan Keterampilan Kewirausahaan Peserta Didik Paket B di PKBM Tunas Harapan Maharani, Mellani; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan menganyam rotan merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan bagi peserta didik Paket B di PKBM Tunas Harapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan menganyam rotan dapat menumbuhkan keterampilan kewirausahaan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan dilakukan secara matang berdasarkan analisis kebutuhan belajar masyarakat setempat, dengan penyesuaian jadwal, proporsi materi teori (17%) dan praktik (83%), serta tujuan pembelajaran yang jelas. Pelaksanaan pelatihan berlangsung selama delapan pertemuan yang terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap penguasaan teknik dasar menganyam dan tahap pengembangan produk bernilai jual dengan integrasi materi kewirausahaan seperti perhitungan harga pokok produksi, strategi pemasaran, dan simulasi usaha. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui pengamatan produk peserta dan refleksi kemampuan wirausaha yang ditanamkan selama pelatihan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelatihan menganyam rotan yang terstruktur dan terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan dapat secara efektif menumbuhkan keterampilan praktis dan sikap kewirausahaan peserta didik. PKBM Tunas Harapan berperan tidak hanya sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai fasilitator pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum pelatihan berbasis keterampilan wirausaha yang lebih luas untuk memperkuat dampak sosial dan ekonomi dari program pendidikan kesetaraan.
Hubungan Antara Penerapan Project-Based Learning dengan Kreativitas Peserta Didik dalam Ekstrakurikuler Hizbul Wathan di MI Muhammadiyah 03 Pucakwangi Kecamatan Babat Lamongan Andriani, Septina; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler Hizbul Wathan, yang berjumlah 34 peserta didik dari kelas 5 dan 6. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling, yaitu seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui angket yang mengukur penerapan PJBL dan tingkat kreativitas peserta didik. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara penerapan metode PJBL dengan tingkat kreativitas peserta didik. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah r = 0.830 dengan signifikansi p-value = 0.000 (<0.01), yang menunjukkan bahwa semakin efektif penerapan PJBL, semakin tinggi kreativitas peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis proyek mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam, meningkatkan kreativitasberpikir kreatif, serta mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam mengeksplorasi ide-ide baru
Peran Edukasi Posyandu dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Bagi Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Sumedangan Kabupaten Pamekasan Maulani, Meika Nur; Yulianingsih, Wiwin
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi Posyandu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak di Desa Sumedangan, Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara rinci melalui tiga metode utama: (1) Wawancara mendalam dengan kader Posyandu, ibu hamil, ibu balita, serta tokoh masyarakat untuk memahami perspektif dan pengalaman mereka terkait layanan Posyandu. (2) Observasi langsung terhadap kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu, seperti kelas ibu hamil, penyuluhan gizi, dan pemantauan tumbuh kembang anak. (3) Dokumentasi berupa pencatatan data kehadiran masyarakat, catatan hasil program, serta arsip pendukung lainnya. Teknik analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Posyandu di Desa Sumedangan aktif dalam menyelenggarakan program edukasi kesehatan seperti kelas ibu hamil, kelas ibu balita, penyuluhan gizi, dan pemantauan tumbuh kembang anak. Faktor pendukung keberhasilan program ini meliputi dukungan dana dari pemerintah, peran aktif tenaga kesehatan, serta antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Namun, terdapat hambatan seperti rendahnya tingkat partisipasi masyarakat akibat kurangnya pemahaman dan masih kuatnya kepercayaan terhadap pengobatan tradisional. 
Implementasi Media Diorama Untuk Meningkatkan Literasi Anak Umur 9 -15 Tahun di Yayasan Al Ummah Taman Sidoarjo Hana Yuriswandha; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media diorama dalam meningkatkan literasi anak usia 9–15 tahun di Yayasan Al Ummah Taman Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media diorama dapat meningkatkan minat baca dan pemahaman anak terhadap isi bacaan melalui pendekatan visual dan interaktif. Terdapat tiga indikator utama dalam implementasinya, dengan literasi membaca dan berpikir kritis sebagai aspek yang paling dikuasai peserta didik. Faktor pendukung meliputi kreativitas tutor, partisipasi aktif siswa, serta lingkungan belajar yang kondusif. Hambatan yang dihadapi mencakup rendahnya kemampuan literasi menulis, keterbatasan waktu dalam pembuatan diorama, dan jumlah pendamping yang terbatas. Kesimpulannya, media diorama efektif digunakan dalam pembelajaran literasi anak apabila disertai perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak. Temuan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan media pembelajaran kreatif di dunia pendidikan.
Program Pelatihan Barbershop dalam Meningkatkan Kecakapan Vokasional Warga Belajar di UPTD SPNF SKB Sidoarjo Yunitasari, Cucut; Mardliyah, Sjafiatul
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pelatihan Barbershop merupakan jenis kecakapan vokasional yang mendukung warga belajar untuk mengembangkan kemampuan mereka agar lebih terampil, dan siap terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Kecakapan vokasional di UPTD SPNF SKB Sidoarjo menghasilkan hasil sikap wirausaha yang ada pada warga belajar, yang dijadikan sebagai kepercayaan untuk fokus pada diri sendiri, hal tersebut dapat dilihat dari belajar warga yang membuka usaha baru dan menyampaikan hasil dari mengikuti Pelatihan Barbershop kepada pelanggan secara langsung. Pelaksanaan program pelatihan dan tujuan pelatihan juga sudah sesuai, yaitu untuk membekali warga belajar suatu keterampilan agar mereka mampu mandiri dalam kehidupan bermasyarakat salah satunya melalui Program Pelatihan Barbershop. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 tutor Pelatihan Barbershop, Kepala SKB Sidoarjo, dan 5 orang perwakilan dari 18 warga belajar yang mengikuti Program Pelatihan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.
Pengaruh Peran Tutor Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Program Kesetaraan Paket C di SKB Negeri Kota Surabaya Dwiyatmono, Muhammad Muzaki; Susilo, Heryanto
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran tutor terhadap hasil belajar peserta didik dalam program kesetaraan Paket C di SKB Negeri Kota Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh peran penting tutor dalam menunjang keberhasilan pendidikan nonformal, khususnya pada jenjang kesetaraan yang diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Tutor diharapkan mampu berperan sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator dalam mendampingi proses belajar peserta didik yang memiliki latar belakang sosial ekonomi dan pendidikan yang beragam.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan teknik analisis uji normalitas, linieritas, dan uji t dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu terdapat 61 peserta didik paket C. Lokasi penelitian di Sanggar Kegiatan Belajar Negeri Kota Surabaya dengan teknik pengumpulan data beruapa angket, observasi, dan wawancara. Uji T yang telah dilakukan menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.00, artinya nilai signifikansi peran tutor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik di Sanggar Kegiatan Belajar Negeri Kota Surabaya. Selain itu menguatkan pandangan bahwa keberadaan tutor yang menjalankan perannya secara optimal memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik dalam pendidikan nonformal. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi SKB atau lembaga pendidikan sejenis agar lebih memperhatikan pengembangan kompetensi tutor sebagai ujung tombak pembelajaran.  
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Prososial Anak Usia 6-8 Tahun di Desa Lebanisuko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik Antonia, Claresta; Yulianingsih, Wiwin
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara pola asuh orang tua dan perilaku prososial anak usia 6-8 tahun. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena di digitalisasi yang membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sosial dan keluarga, serta kekhawatiran terhadap menurunnya perilaku prososial pada anak-anak. Dengan dibuktikanya anak-anak kurang menunjukkan perilaku bersosialisasi dan interaksi di kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian untuk meneliti pola asuh otoriter, demokratis, permisif dengan perilaku prososial anak di desa Lebanisuko. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada orang tua, akademisi, dan masyarakat mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dalam membentuk perilaku prososial anak. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulakan dari orang tua yang memiliki anak usia 6-8 tahun di desa lebanisuko. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 70 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner perilaku prososial anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara antara pola asuh demokratis dengan perilaku prososial anak. kemudian pola asuh otoriter dan permisif tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku prososial anak. penelitian ini memberikan implikasi bahwa pola asuh demokratis yang menekankan pada komunikasi, kehangatan, dan pemberian tanggung jawab, lebih efektif dalam mengembangkan perilaku prososial anak.  
Implementasi Program Parenting Untuk Meningkatkan Motivasi Orang Tua dalam Mengasuh Anak di RA Yaa Bunayya Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Aini, Nurul; Yusuf, Ali
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pengasuhan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter, sikap, dan perilaku anak. RA Yaa Bunayya Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menyelenggarakan program parenting guna mendukung peran orang tua dalam memberikan pengasuhan yang positif dan menyenangkan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya motivasi, pengetahuan, serta partisipasi orang tua dalam kegiatan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program parenting yang dilaksanakan di RA Yaa Bunayya dalam upaya meningkatkan motivasi orang tua dalam mengasuh anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua peserta didik, observasi terhadap kegiatan parenting seperti home visit, outing class, konsultasi, serta lomba-lomba yang melibatkan orang tua, dan dokumentasi pelaksanaan program. Data dianalisis melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus utama dalam penelitian ini adalah sejauh mana pelaksanaan kegiatan parenting mampu membangkitkan semangat dan kesadaran orang tua dalam menjalankan tanggung jawab pengasuhan secara lebih optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program parenting di RA Yaa Bunayya telah berjalan dengan cukup baik dan memberikan dorongan positif terhadap keterlibatan orang tua. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan mendorong tumbuhnya semangat baru dalam mendampingi anak, baik di rumah maupun dalam kegiatan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa implementasi program parenting mampu menciptakan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam membangun lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan anak. Saran yang diberikan antara lain perlunya pelatihan lanjutan untuk orang tua, peningkatan konsistensi evaluasi program, serta penguatan kerja sama antara guru, wali murid, dan pihak yayasan agar program ini terus berjalan secara berkesinambungan.
Penerapan Program Belajar Sambil Bermain Tradisional dalam Mengurangi Kecanduan Gadget pada Anak di Kampung Lali Gadget Sidoarjo Fanny Fidya Ramadhanti; Yatim Riyanto
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanduan gadget pada anak-anak semakin meluas dan berdampak negatif, terutama jika terjadi pada masa keemasan perkembangan. Hal ini dapat menghambat tumbuh kembang anak. Program belajar sambil bermain berbasis tradisional di Kampung Lali Gadget hadir sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program tersebut serta efektivitasnya dalam mengurangi intensitas kecanduan gadget pada anak-anak di Kampung Lali Gadget Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan program belajar sambil bermain tradisional di Kampung Lali Gadget efektif dalam mengurangi kecanduan gadget pada anak. Program ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial Vygotsky, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam proses belajar. Melalui permainan tradisional yang dilakukan secara berkelompok, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, serta mampu membangun kebiasaan positif, interaksi sosial yang sehat, dan mengalihkan perhatian dari penggunaan gadget secara berlebihan.