cover
Contact Name
Zumhur Alamin
Contact Email
zumhur.alamin@gmail.com
Phone
+6282339832420
Journal Mail Official
putrasanggar231@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bima Jln. Anggrek No. 16 Ranggo Na'e, Kota Bima, NTB, Indonesia - 84113
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 2655593X     EISSN : 27456439     DOI : https://doi.org/10.52266/pelangi
Core Subject : Education,
Pelangi: Journal of Islamic Early Childhood Education Thought and Research is a scientific journal published by the Early Childhood Islamic Education Program, Universitas Muhammadiyah Bima. This journal publishes scholarly articles based on conceptual thinking and empirical research in the field of early childhood education from an Islamic perspective. Its scope includes curriculum development, learning methodologies, language, science, and mathematics instruction, assessment strategies, and the integration of local cultural values in PAUD/TK practices. All submitted manuscripts undergo a double-blind peer review by at least two reviewers. Prior to the review process, manuscripts are screened using iThenticate software, and must have a similarity index below 25%. The journal is published twice a year, in March and September.
Articles 349 Documents
PENGARUH MEDIA FUZZY FELT TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 5-6 TAHUN Nurjihan Aufah Putri; Syamsuardi Syamsuardi; Herlina Herlina; Muhammad Yusri Bachtiar; A. Sri Wahyuni Asti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1773

Abstract

Penelitian ini mengulas mengenai pengaruh media fuzzy felt terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di TK Desa Cendana Hijau Luwu Timur sebelum dan sesudah pemberian percobaan belajar melalui media fuzzy felt. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. jenis quasi eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 34 anak. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu pengujian (tes), pengamatan (observasi), dan pengarsipan (dokumentasi). Untuk teknik analisis data penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis parametrik. Setelah dilakukan analisis nilai setelah perlakuan dengan uji independen sampel T test, hasilnya menunjukkan adanya perbedaan rata-rata kemampuan mengenal huruf antara kelompok yang mendapat perlakuan fuzzy felt dan kelompok yang tidak mendapat perlakuan fuzzy felt, artinya ada pengaruh media fuzzy felt terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di TK Desa Cendana Hijau Luwu Timur.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENSTIMULASI KETERAMPILAN 4C PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Fitria Wilda; Hendra Sofyan; Rizki Surya Amanda
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1774

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan dan wawancara peneliti di lapangan bahwa guru belum dapat memakai atau menerapkan model Project Based Learning tersebut dalam proses pembelajaran di kelas. Dikarenakan kesulitan dalam hal buku panduan PjBL yang belum ada ditemukan khusus untuk langkah-langkah model pembelajaran PjBL dalam menstimulasi keterampilan 4C di PAUD. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan buku panduan model Project Based Learning (PjBL) dalam menstimulasi keterampilan 4C anak usia 5-6 tahun, mengetahui kelayakan produk buku panduan dan mengetahui respon guru TK di Kecamatan Jambi Luar Kota. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D dengan menerapkan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif. Hasil dari uji kelayakan media diperoleh skor sebesar 95% dan dinyatakan layak tanpa revisi. Kemudian hasil validasi materi diperoleh skor dengan persentase 92,5% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil respon guru, buku panduan diperoleh hasil sebesar 89% dengan kategori sangat baik. Selanjutnya buku panduan diuji coba kelompok kecil yaitu peserta didik di 2 TK di Kecamatan Jambi Luar Kota yaitu TK Fania Salsabila dan TK Dharma Wanita Simpang Sungai Duren. Hasil Penelitian memperoleh hasil dengan kategori sangat baik dan telah dikatakan layak sebagai buku panduan yang dapat diterapkan guru di sekolah. Kata Kunci: Model Project Based Learning (PjBL), Keterampilan 4C
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN Rabi’atululiah Rabi’atululiah; Nyimas Muazzomi; Akhmad Fikri Rosyadi
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di TK Anggrek bahwa keterampilan berbicara anak belum optimal. Anak masih kesulitan dalam merangkai kata-kata dan belum mampu untuk menjawab serta menceritakan kembali isi cerita yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana keterampilan berbicara anak dalam merangkai kata-kata melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi kelas B di TK Anggrek. Berdasarkan hasil setelah melaksanakan indikator menjawab pertanyaan yang lebih kompleks berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 83%. Indikator menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator berkomunikasi secara lisan, memiliki perbendaharaan kata, serta simbol- simbol untuk persiapan menulis dan berhitung berada pada tingkatan “Sedang” dengan capaian sebesar 76%. Indikator menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat, predikat, keterangan) berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator memiliki lebih banyak kata- kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator melanjutkan sebuah cerita atau dongeng yang telah didengarkan berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator menunjukan pemahaman konsep-konsep dalam buku cerita berada pada tingkatan “tinggi” dengan capaian sebesar 90%. Dapat disimpulkan bahwa analisis keterampilan berbicara anak Usia 5-6 tahun melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan di TK Anggrek desa Pematang Gadung Kecamatan Mersam secara umum berada pada kategori “Tinggi” dengan berdasarkan persentase hasil sebaran angket mencapai 86%. Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, Metode Bercerita
UPAYA GURU MELATIH PEMBIASAAN DALAM TOILET TRAINING PADA ANAK KELOMPOK B5 DI TK ISLAM AL-FALAH KOTA JAMBI Salsa Nabila; Kasmiati Kasmiati; Sri Indriani Harianja
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1818

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya guru melatih pembiasaan dalam toilet training pada anak kelompok B5 di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru selaku wali kelas yang mengajar di kelompok B5 serta kepala sekolah di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru melatih pembiasaan dalam toilet training pada anak kelompok B5 di TK Islam Al-Falah Kota Jambi dilakukan melalui 2 teknik, yaitu teknik lisan dan teknik modelling. Teknik lisan berupa memberikan pemahaman anak tentang makna dan tata cara toilet training, pemahaman anak dan orang tua tentang pentingnya penggunaan toilet dibandingkan pampers, serta pemahaman anak tentang perasaan ingin buang air. Sedangkan teknik modelling berupa berdo’a sebelum dan setelah menggunakan toilet, menunjukkan cara memakai toilet, mengajarkan cara melepas pasang celana atau rok serta kancing dan tali pinggangnya, menunjukkan cara mencuci tangan dengan baik dan benar, menunjukkan cara menyiram toilet, memberikan bantuan dan dukungan kepada anak yang masih belum bisa toilet training sendiri, serta memberikan pujian terhadap anak yang sudah dapat melakukan toilet training sendiri. Kata Kunci: Pembiasaan, Toilet Training
PENGARUH PENGARUH FILM ANIMASI DISNEY TERHADAP KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA ASING ANAK USIA DINI DI TK TUNAS KASIH MAKASSAR Angela Milanisti Pongmakamba; Herman Herman; Rusmayadi Rusmayadi; Sri Rika Amariani
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Film Animasi Disney Terhadap Kemampuan Kosakata Bahasa Asing Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah 25 orang anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 anak dengan pembagian 8 anak sebagai kelompok eksperimen dan 8 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis non parametrik. Kemampuan kosakata bahasa asing anak untuk kelompok eksperimen menunjukkan bahwa sebesar -2,588 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,010 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan kosakata bahasa asing anak pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan kosakata bahasa asing anak yang diberi perlakuan film animasi Disney pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa film animasi Disney memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kosakata bahasa asing anak usia dini di TK Tunas Kasih Makassar.
PENGARUH PENERAPAN KEGIATAN KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ELIM RANTEPAO KABUPATEN TORAJA UTARA Apriyetni Tarukallo; Herman Herman; A. Sri Wahyuni Asti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Kegiatan Kirigami Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Elim Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah 33 orang anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 anak dengan pembagian 7 anak sebagai kelompok eksperimen dan 7 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis non parametrik. Kemampuan kosakata bahasa asing anak untuk kelompok eksperimen menunjukkan bahwa sebesar -2.388 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,17 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik halus pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak yang diberi perlakuan kegiatan kirigami pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan kirigami memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Elim Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
PERAN GURU DALAM MENANGANI ASUPAN GIZI SEIMBANG PADA ANAK MELALUI KREASI MAKANAN DI TK AISYIYAH 1 RANGGO KOTA BIMA Retnoningsih Retnoningsih; Hendra Hendra; Ihlas Ihlas; Muslim Muslim
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1901

Abstract

Permasalahan yang terjadi di dalam pendidikan Anak Usia Dini tempatnya di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima dapat didefinisikan bahwa anak-anak menyukai makanan siap saji. Anak-anak lebih cenderung mengkonsumsi jajanan ringan yang mengandung pengawet seperti chiki dan snack-snack sejenisnya. Selaian itu juga anak-anak sangat menyukai mengkonsumsi minuman yang bersoda.Berdasarkan masalah tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Peran Guru Dalam Menangani Asupan Gizi Seimbang pada Anak Melalaui Kreasi Makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima dan faktor internal dan eksternal yang dihadapi guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima.Hasil dari penelitian diperoleh kesimpulan bahwa peran guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima adalah guru memberikan makanan tambahan kepada peserta didik berupa bubur kacang hijau dan makanan tambahan lainnya sesuai dengan krasi ibu guru di lembaga tersebut. Adapun faktor internal yang dihadapi guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan adalah menghadapi anak yang susah makan dan faktor eksternal yaitu minimnya anggaran dana sekolah tersebut.
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA PEMBELAJARAN SAINS (TILAS HUJAN) ANAK USIA DINI DI TK PGRI TAMANSARI Rima Susilawati Rahmasyiami; Noer Laelly Laelly Barorroh; Taufik Abdul Ghofur; Lukman Lukman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1906

Abstract

Peningkatan keterampilan motorik halus melalui permainan sains pada kelompok B TK PGRI TAMANSARI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti. Dengan keterbatasan media yang ada di sekolah, kegiatan pembelajaran yang monoton, serta kurangnya stimulus yang dilakukan karena lembaga lebih mengutamakan calistung untuk peserta didiknya, dalam peningkatan keterampilan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran sains terhadap perkembangan motorik halus anak (2) jenis-jenis permainan sains apa saja yang bisa di terapkan dan (3) solusi terhadap tenaga pendidik tentang pentingnya menggunakan media pembelajaran.
PENANAMAN KARAKTER POSITIF PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA Sri Jamilah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1907

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu upaya perwujudan pembentukan karakter pada anak ataupun generasi bangsa yang berakhlak mulia, Mengingat fenomena saat ini, banyak anak yang tumbuh dewasa dengan nilai moral yang sangat rendah. Penanaman karakter positif sangat perlu diterapkan pada anak sejak dini, melalui ucapan ataupun tindakan yang dapat dicontohkan oleh orang tua, guru maupun orang yang ada dilingkungan sekitar. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk menanamkan karakter positif pada anak adalah melalui metode bercerita. Metode bercerita adalah metode yang sangat bagus dan sangat disukai oleh anak-anak karena mempunyai pengaruh yang luar biasa untuk menarik perhatian para pendengar serta membuat seseorang mampu mengingat semua kejadian yang terjadi pada sebuah cerita denagn cepat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode teknik pengumpulan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita dapat digunakan sebagai media penanaman karakter positif pada anak melalui penyampaian yang tepat serta pemilihan cerita yang tepat sehingga dapat memberikan anak-anak contoh teladan yang baik.
PENANAMAN NILAI KEJUJURAN UNTUK ANAK USIA DINI Raudotul Ilmia amir; Nuri Anggriyani; Fauziah Nasution
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.2425

Abstract

Kejujuran merupakan nilai inti terpenting dalam hidup harus ditanamkan pada anak. Mengajarkan anak berbicara, bersikap serta bertindak jujur ??merupakan pelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Karena memperoleh ilmu sejak usia dini biasanya lebih mudah diserap oleh anak serta ditransfer ke masa dewasa bila sudah menjadi kebiasaan baik. Menerapkan perilaku jujur pada kehidupan kita sangat perlu serta dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari karena kejujuran artinya sikap yang baik serta terpuji. Kejujuran sangat krusial bagi setiap orang serta wajib kita biasakan untuk menyampaikan serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran diperlukan dalam banyak bisertag kehidupan. Kejujuran sangat diperlukan dalam keluarga agar kekeluargaan yang ada tetap terjaga serta dipahami dengan baik. Aplikasi dimulai dari usia muda serta Anda dapat menerapkan sikap jujur ??dalam keluarga sehingga keluarga lebih dekat. Sikap jujur ??ini dapat diterapkan ketika anak melakukan sesuatu misalnya. Jika Anda bersalah Anda harus mengakui kesalahan Anda, Anda harus setuju dengan kata serta perbuatan, Anda harus melaporkan sesuatu yang baik kepada orang tua atau masyarakat, Anda harus menjaga amanat serta melakukannya dengan benar. Teknik mengajarkan kejujuran anak sejak dini ialah menerapkannya, memberi ilmu serta keyakinan bahwa Allah melihat segala sesuatu, memberi pengertian bahwa “kejujuran itu nikmat”, pujian serta percobaan.