cover
Contact Name
Muhammad Muzakki
Contact Email
kangzaky92@gmail.com
Phone
+6281259428689
Journal Mail Official
kangzaky92@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perkutut RT 002 RW 011
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 29628172     DOI : DOI PREFIKS 10.36232
Core Subject : Education,
PAIDA: Jurnal Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Pendidikan Agama Islam (PAI) . Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi Pendidikan Agama Islam (PAI). Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
Strategi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Mahasiswa Ma’had Bilal Bin Rabah Sorong zulkifli, zulkifli; Jumadi, Jumadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpaida.v1i2.1468

Abstract

Dalam berbicara bahasa Arab tentunya terdapat kendala yang dialami oleh mahasiswa dalam proses berbicara bahasa Arab. Diantar kendala tersebut lawan bicara tidak memahami maksud pertanyaan yang diberikan kepadanya, belum tumbuh kemauan dan semangat berbicara bahasa Arab, kurang menyimak dan membaca, kurang kosa kata, tidak mempraktekkan kosakata yang dihafal sehingga lupa, timbulnya rasa malas belajar, ungkapan yang dituturkan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Arab. Kendala-kendala tersebut sebagai penghambat mahasiswa untuk tidak berbicara bahasa Arab, maka dibutuhkan strategi belajar bahasa Arab khususnya berbicara bahasa Arab, baik yang dilakukan oleh mahasiswa maupun yang dilakukan oleh pengajar bahasa Arab. Tujuan daripada penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui dan mengungkapkan keterampilan berbicara bahasa Arab yang dimiliki oleh mahasiswa Ma’had Bilal Bin Rabah, apakah dapat berbicara bahasa Arab dan bagaimana langkah-langkah yang dilakukan agar dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab bagi mahasiswa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripftif. Pengumpulan data dilakukan dengan angket wawancara menggunakan google form. Setelah mendapatkan data dari hasil wawancara melalui angket, selanjutnya dengan data tersebut diorganisasikan, dipilah kemudian diolah, disajikan dengan proses editing, juga mengambil intisari dari data yang didapatkan. Mahasiswa Ma’had Bilal Bin Rabah sangat ditekankan untuk latihan berbicara bahasa Arab. Upaya untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa Ma’had Bilal Bin Rabah dengan pemberian kosakata (mufrodat) dan mengembangkannya, ceramah atau pidato bahasa Arab, percakapan (muhadatsah) harian, memaksa mahasiswa untuk berbicara. memperaktikkan percakapan kepada sesama mahasiswa, menghafal percakapan. Membiasakan mahasiswa tampil di depan berbicara bahasa Arab sesuai dengan tema tertentu
Hakikat Manusia Dan Potensi Pedagogik (Tafsir QS. Al-Nahl: 78) Tang, Ambo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpaida.v1i2.1469

Abstract

Manusia merupakan salah satu ciptaan Allah yang istimewa dibanding dengan makhluk-makhluk selainnya, ketika terlahir kedunia ini ia tidak memiliki ilmu pengetahuan sedikit pun. Dalam perspektif al-Qur’an terma tentang manusia disebut al-basyar sebagai makhluk biologis, al-Insan sebagai makhluk psikis, an-nas sebagai makhluk sosial, al-ins sebagai makhluk nyata dan berwujud, dan Bani Adam sebagai makhluk anak cucu dan keturunan Adam AS. Komponen dasar manusia terdiri dari dua unsur yaitu unsur jasad dan unsur ruh. Kemudian manusia dibekali dengan potensi pedagogik berupa pendengaran, penglihatan, hati, dan akal sehat untuk dikembangkan di kemudian hari agar dapat mewujudkan jati diri dan hakikatnya sebagai khalifah fil ardh dan menghambakan diri kepada sang pencipta Allah SWT. Metode penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Data yang dianalisa berupa dokumen dalam bentuk narasi atau kata-kata bukan dalam bentuk angka dan statistik. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis isi (content analysis) kandungan surah. al-Nahl: 78.
Peran Asatizah Dalam Membentuk Karakter Santri di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Aimas Kabupaten Sorong Maulud Bauw; Muhammad Muzakki; Abdul Gani
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.1201

Abstract

This study aims to explore the role of asatizah in shaping the character of students at Muhammadiyah Boarding School (MBS) Aimas, Sorong Regency. This study focuses on the influence of interaction and teaching methods of asatizah on the formation of students' character, which includes moral, spiritual, and social values. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques are carried out through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The results of the study indicate that asatizah have a very important role in shaping the character of students through several aspects, namely personal exemplary behavior, teaching applicable Islamic values, and habituating positive behavior in everyday life. The conclusion of this study is that the role of asatizah at MBS Aimas is very significant in shaping the character of students who have high integrity, responsibility, and social awareness. Therefore, it is recommended that MBS continue to increase the involvement of asatizah in the process of character education for students, by prioritizing aspects of exemplary behavior and more holistic guidance.
Eksistensi Direktur Ma'had Dalam Meningkatkan Pendidikan Karakter Islami Di Asrama Putri Ma'had Bilal Bin Rabah Sorong Muhammad Hadi Irawan; Jumadi; Muhammad Muzakki
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.1738

Abstract

The existence of the director of Ma'had in improving the Islamic character of students has a fundamental role, the lack of Islamic character education causes moral degradation which has a serious impact on the social order and makes educational institutions slump and decline. The purpose of this study is to find out the efforts of the director of ma'had in improving Islamic character education and its supporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative approach that is descriptive by using the case study method. In this study, nonprobability sampling was used. The type of sample used is purposive sampling. Data analysis techniques are in the form of observation, interviews and documentation. The data obtained and processed were analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study show that the existence of the director of ma'had in improving the Islamic character education of students is by conducting routine studies, exemplary and giving punishment. Supporting factors in improving Islamic character education are the cooperation between the ustadz and the director of the ma'had, the awareness in the students, the positive influence of peers, and adequate facilities and infrastructure. The inhibiting factors are the influence of the environment or negative influence of peers, the influence of gadgets, the absence of self-awareness, limited face-to-face time, busyness as a student, lack of communication between coaches and directors, and various kinds of unique characters of each student.
Kontribusi Pendidik Agama Islam Terhadap Kepekaan Sosial Siswa Kelas VI SD Muhammadiyah Aimas Nur Haliza Yuniar; Muhammad Muzakki; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.1938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Pendidik Agama Islam dalam menumbuhkan kepekaan sosial pada subjek didik kelas VI di SD Muhammadiyah Aimas, serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan peran tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang melibatkan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidik Agama Islam berperan penting dalam menumbuhkan kepekaan sosial melalui pembelajaran berbasis nilai agama, metode pembelajaran interaktif, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi kurikulum yang relevan, lingkungan sekolah yang kondusif, dan kerjasama dengan orang tua, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya fasilitas pendukung, dan tantangan dalam mengintegrasikan nilai agama dengan kehidupan sosial. Simpulan penelitian ini adalah bahwa peran Pendidik Agama Islam sangat penting dalam membentuk kepekaan sosial, namun diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar proses ini berjalan optimal. Saran untuk pengelola sekolah adalah memperkuat kurikulum dan fasilitas pendukung, serta mendorong kerjasama yang lebih intensif dengan orang tua. Kata Kunci: Peran Pendidik Agama Islam, Kepekaan Sosial, Pembentukan Karakter.
Peran Guru PAI Dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan Arif Pramana Aji; Anggun Fitria; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.1968

Abstract

Penelitian ini dilakukan melihat bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan dalam membentuk karakter religius siswa kelas VIII B di MTs Muhammadiyah 2 Aimas melalui metode pembiasaan serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, dan tujuan penelitian ini untuk menggali peran guru PAI serta faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter religius siswa kelas VIII B di MTs Muhammadiyah 2 Aimas melalui metode pembiasaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan Kualitatif, dengan fokus pada interaksi antara guru PAI dan siswa dalam proses pembentukan karakter religius melalui kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, siswa, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memegang peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter religius siswa, baik melalui pengajaran materi ajar agama Islam maupun melalui contoh perilaku yang ditunjukkan oleh guru dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembiasaan yang diterapkan di kelas, seperti rutinitas salat berjama’ah, dzikir, muroja’ah Alquran, kultum serta pemberian teladan tentang akhlak dan moral, terbukti efektif dalam membentuk sikap religius siswa. Selain itu, dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan pembiasaan karakter religius siswa. Dengan demikian, peran guru PAI sangat signifikan dalam upaya membentuk karakter religius yang kuat di kalangan siswa MTs Muhammadiyah 2 Aimas.
Problematika Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Pada Mahasiswa Non-Madrasah dan Mahasiswa Thailand Di Perguruan Tinggi Islam Jeihansyah, Reyhan Daffa; Muthohar, Sofa; Fatmawati, Nilal Muna
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.3022

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi secara mendalam problematika yang dihadapi oleh mahasiswa non-madrasah dan mahasiswa asal Thailand dalam proses pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di lingkungan perguruan tinggi Islam. Metode kualitatif digunakan sebagai pendekatan utama, di mana peneliti melakukan wawancara untuk mengumpulkan data dari partisipan yang tersebar geografisnya. Pendekatan kualitatif dipilih karena memberikan kesempatan bagi peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman dan persepsi mahasiswa terkait dengan pembelajaran BTQ, serta untuk mengeksplorasi berbagai aspek kontekstual yang mempengaruhi proses pembelajaran mereka. Hasil penelitian menyoroti beberapa masalah yang dihadapi oleh kedua kelompok mahasiswa tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dari berbagai pihak terkait, termasuk perguruan tinggi Islam, untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh mahasiswa non-madrasah dan mahasiswa Thailand dalam pembelajaran BTQ. Diperlukan upaya bersama untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, menyediakan dukungan yang lebih baik, guna meningkatkan kualitas pembelajaran BTQ di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Akhlak Siswa Kelas IX MTs. Muhammadiyah 1 Salawati Kabupaten Sorong Cici Handayani; Zulkifli; Ambo Tang
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.3373

Abstract

Kata akhlak secara bahasa berarti budi pekerti, perilaku, dan kebiasaan, sedangkan menurut al-ghazali, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang secara spontan melahirkan perbuatan baik ataupun buruk, tanpa memerlukan pertimbangan rasional. Dalam konteks pendidikan, pembinaan akhlak sangat penting untuk membentuk karakter siswa. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskripsi di MTs Muhammadiyah 1 Salawati Kabupaten Sorong, papua barat daya. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan guru Pendidikan Agama Islam menerapkan dua strategi utama dalam pembinaan akhlak siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 1 Salawati Kabupaten Sorong, yaitu strategi pembiasaan yang meliputi kegiatan keagamaan rutin seperti sholat dhuha, mengaji dan sholat dzuhur dan strategi keteladanan ditunjukkan melalui sikap guru yang jujur, ramah dan disiplin sebagai contoh langsung bagi siswa. kegiatan tambahan seperti membaca surah pendek saat jam kosong, kajian Islam, dan kegiatan keikhwanan juga membantu menanamkan nilai-nilai akhlak. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini adalah kerja sama antar guru, dukungan kepala sekolah, lingkungan sekolah religius, serta peran keluarga dan teman sebaya. Namun terdapat beberapa faktor penghambat dalam pembentukan akhlak siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 1 Salawati Kabupaten Sorong, seperti: kurangnya kesadaran dan motivasi siswa, minimnya keterlibatan orang tua dalam pembinaan akhlak di rumah, serta pengaruh lingkungan negatif dan media sosial yang tidak mendidik. Kata Kunci : Akhlak, pembiasaan, keteladanan.
Eksplorasi Dampak Lingkungan Asrama Putri Ma’had Bilal Bin Rabah Terhadap Motivasi Belajar Santri Muhammadiyah Boarding School Kabupaten Sorong Papua Barat Daya Afin Dwi Catur Prasetyo; Jumadi; Tang, Ambo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak lingkungan Asrama Putri Ma’had Bilal Bin Rabah terhadap motivasi belajar santri Muhammadiyah Boarding School Kabupaten Sorong Papua Barat Daya, serta mengidentifikasi faktor penunjang dan penghambat motivasi belajar santri di lingkungan asrama tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi wakil mudir Ma’had Bilal Bin Rabah, dua pembina/musyrifah, dan delapan santri Muhammadiyah Boarding School Kabupaten Sorong Papua Barat Daya yang telah tinggal lebih dari satu tahun di asrama putri. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data diuji melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan asrama putri Ma’had Bilal Bin Rabah memiliki dampak positif signifikan terhadap motivasi belajar santri melalui fasilitas yang memadai dan lingkungan yang kondusif. Faktor penunjang motivasi belajar meliputi adanya jadwal harian yang teratur, tata tertib yang tegas dan konsisten, bimbingan dan pengawasan intensif dari Musyrifah, serta sistem penghargaan dan hukuman. Integrasi nilai-nilai keislaman melalui pembiasaan ibadah rutin, pembentukan karakter islami, dan pengembangan budaya religius juga berperan penting sebagai faktor penunjang. Sementara itu, faktor penghambat motivasi belajar yang teridentifikasi adalah kurangnya kesadaran diri santri, kurangnya respon orang tua, pelanggaran aturan asrama oleh orang tua, perbedaan kemampuan antar santri. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai dampak yang disebabkan oleh lingkungan asrama putri Ma’had Bilal Bin Rabah dari berbagai aspek This research aims to explore the impact of the Ma'had Bilal Bin Rabah Female Dormitory environment on the learning motivation of Muhammadiyah Boarding School students in Sorong Regency, Southwest Papua, and to identify the supporting and inhibiting factors for students' learning motivation within that dormitory environment. This study employed a qualitative approach with a descriptive field research design. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation. Research informants included the deputy mudir of Ma'had Bilal Bin Rabah, two mentors/musyrifah, and eight female students of Muhammadiyah Boarding School Sorong Regency, Southwest Papua, who had resided in the dormitory for more than one year. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. Data credibility was tested through prolonged engagement, persistent observation, and triangulation. The research findings indicate that the Ma'had Bilal Bin Rabah female dormitory environment has a significant positive impact on students' learning motivation through adequate facilities and a conducive environment. Supporting factors for learning motivation include a regular daily schedule, strict and consistent regulations, intensive guidance and supervision from the Musyrifah, and a system of rewards and punishments. The integration of Islamic values through routine religious practices, the formation of Islamic character, and the development of a religious culture also play an important role as supporting factors. Meanwhile, the identified inhibiting factors for learning motivation are a lack of student self-awareness, insufficient parental response, parental violation of dormitory rules, and differences in abilities among students. This study provides an overview of the impact caused by the Ma'had Bilal Bin Rabah female dormitory environment from various aspects
Upaya Pengasuh Panti Asuhan dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Di Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Aimas Nur Aeni; Jumadi; Muhammad Muzakki
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v4i2.3522

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengasuh panti asuhan berusaha untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam di Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Aimas, dan juga untuk menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi partisipatif dari pengasuh, pengurus, dan anak asuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh secara teratur menggunakan strategi pembinaan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, mengajar akhlak melalui keteladanan, memberikan bimbingan keagamaan baik secara individual maupun kolektif, dan mengelola kegiatan keagamaan yang terorganisir.Lingkungan religius yang baik, sarana ibadah yang cukup, partisipasi aktif Muhammadiyah, dan komitmen pengasuh adalah komponen penting dalam proses ini. Sementara itu, beberapa tantangan yang dihadapi termasuk latar belakang anak asuh yang beragam, kekurangan sumber daya manusia, dan kurangnya keinginan sebagian anak untuk berpartisipasi dalam pembinaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran pengasuh sangat penting dalam membentuk karakter religius anak melalui pendekatan kekeluargaan dan pembinaan yang berkelanjutan. Selain itu, pengasuh memberikan kontribusi penting bagi lembaga sosial dan pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia dan kompetitif.