cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2013)" : 21 Documents clear
PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DISERTAI HIERARKI KONSEP UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI IPA SEMESTER GENAP SMA NEGERI 2 SRAGEN TAHUN AJARAN 2012/2013 Yunitasari, Wahyu; Susilowati, Endang; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.993 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya miskonsepsi siswa pada konsep larutan penyangga dengan tes diagnostik disertai wawancara, (2) pembelajaran direct instruction disertai hierarki konsep untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep larutan penyangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA semester genap SMA Negeri 2 Sragen tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari satu kelas, yaitu kelas eksperimen XI IPA 5 yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru dengan rata-rata prestasi kimia kelasnya yang tinggi sebagai dasar pemilihan. Teknik pengumpulan data miskonsepsi menggunakan tes diagnostik awal disertai wawancara, sedangkan hasil pereduksian miskonsepsi diukur dari selisih tes diagnostik awal dan akhir. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t pihak kanan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) terdapat miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga yang diidentifikasi menggunakan tes diagnostik disertai wawancara, (2) model direct instruction disertai hierarki konsep dapat digunakan untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep-konsep materi pokok larutan penyangga. Kata Kunci: Direct Instruction, Hierarki Konsep, Miskonsepsi, Larutan Penyangga.
PENERAPAN METODE PROYEK YANG DILENGKAPI DENGAN KOMPENDIUM AL QUR’AN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI IKATAN KIMIA SISWA KELAS X-4 DI SMA IT NUR HIDAYAH TAHUN AJARAN 2012/2013 Pujiastuti, Dyah; Susilowati, Endang; Haryono, .
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.004 KB)

Abstract

Penelitian dengan menerapkan pembelajaran metode proyek yang dilengkapi dengan kompendium Al Qur?an ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi dan prestasi belajar pada materi ikatan kimia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanan, pelaksanaan , observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-4 SMA IT Nur Hidayah yang berjumlah 26 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tfes dan nontes (observasi, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Pembelajaran metode proyek yang dilengkapi dengan kompendium Al Qur?an dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa pada materi pokok ikatan kimia. Pada siklus I 84,62% dan meningkat menjadi 92,31% pada siklus II. (2) Pembelajaran metode proyek yang dilengkapi dengan kompendium Al Qur?an dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok ikatan kimia. Pada siklus I 50% dan 80,77% pada siklus II. Sedangkan dari aspek afektif pada siklus I 76,92% dan 84,62% pada siklus II.Kata kunci: Metode Proyek, Kompendium Al Qur?an, Motivasi Berprestasi, Prestasi Belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL MAKE A MATCH DAN DISKUSI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI, RASA INGIN TAHU, DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI HIDROKARBON SISWA KELAS X-6 DI SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2011/2012 Chonstantika, Ade Lucki; Haryono, .; Yamtinah, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.721 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi, rasa ingin tahu dan prestasi belajar pada materi hidrokarbon dengan menerapkan pembelajaran kooperatif model Make a Match disertai diskusi kelompok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-6 SMA Negeri 2 Boyolali yang berjumlah 34 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (observasi, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Pembelajaran kooperatif model Make a Match disertai diskusi kelompok dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa pada materi pokok hidrokarbon. Pada siklus I 73,53% dan meningkat menjadi 94,12% pada siklus II. (2) Pembelajaran kooperatif model Make a Match disertai diskusi kelompok dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa pada materi pokok hidrokarbon. Pada siklus I 70,59% dan meningkat menjadi 97,08% pada siklus II. (3) Pembelajaran kooperatif model Make a Match disertai diskusi kelompok dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrokarbon. Pada siklus I 35,29% dan 79,41% pada siklus II. Sedangkan dari aspek afektif pada siklus I 55,89% dan 72,33% pada siklus II. Kata kunci: Make a Match, Diskusi Kelompok, Motivasi Berprestasi, Rasa Ingin Tahu, Prestasi Belajar
PENGARUH KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN, KEMAMPUAN MEMORI, DAN KEMAMPUAN ANALISIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 NGEMPLAK TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Daro'aeni, Faizatul; Yamtinah, Sri; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.942 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi positif yang signifikan antara variabel-variabel dengan prestasi belajar pada materi koloid baik secara terpisah maupun secara serentak  serta untuk mengetahui sumbangan relatif dan sumbangan efektif masing-masing variabel bebas. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X1 IPA SMA N 1 Ngemplak tahun pelajaran 2012/2013, dengan jumlah siswa 95 orang. Teknik pengambilan data adalah dengan tes baik dari variabel bebas maupun variabel terikat.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan memahami bacaan dengan prestasi belajar pada materi koloid. (2) Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestasi belajar pada materi koloid.  (3) Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi koloid. (4) terdapat korelasi positif yang signifikan antara  kemampuan  memahami bacaan, kemampuan memori, dan kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi koloid.  (5) Sumbangan relatif  terhadap prestasi belajar pada materi koloid untuk variabel kemampuan memahami bacaan sebesar 6,41%, kemampuan memori sebesar 86,73%, dan kemampuan analisis sebesar 6,85%. Sedangkan sumbangan efektif untuk kemampuan memahami bacaan sebesar 5,19%, kemampuan memori sebesar 70,29%, dan kemampuan analisis sebesar 5,55%, dengan persamaan regresi linier ganda Y= 9,489+0.162 X1 + 0,824 X2 + 0,145 X3.Kata Kunci  : Korelasi, Kemampuan Memahami Bacaan,  Kemampuan Memori, Kemampuan Analisis, Prestas belajar koloid
PENGARUH PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) MELALUI METODE GUIDED INQUIRY DAN PROYEK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIK SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA SMA Ariesta, Nina; Dwi Ariani, Sri Retno; Haryono, .
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.58 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode GI dan proyek berpengaruh terhadap prestasi ditinjau dari kemampuan matematik siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan, apakah kemampuan matematik siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan, dan adakah interaksi antara pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode GI dan proyek dengan kemampuan matematik siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling, sehingga didapatkan dua kelas XI IPA di SMA N 1 Karanganyar. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan uji Anava Dua Jalan Sel Tak Sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa pada pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode GI lebih tinggi daripada siswa dengan pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode proyek, prestasi belajar siswa yang memiliki kemampuan matematik tinggi lebih tinggi daripada siswa dengan kemampuan matematik rendah pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan, dan tidak ada interaksi antara pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode GI dan proyek dengan kemampuan matematik siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Kata Kunci : pendekatan CTL, kemampuan matematik, Guided Inquiry, proyek, Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN MEDIA KARTU PINTAR DAN KARTU SOAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 8 SURAKARTA Qurniawati, Annik; ., Sugiharto; Catur Saputro, Agung Nugroho
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.225 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan media kartu pintar dan kartu soal terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrokarbon kelas X SMA Negeri 8 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif menggunakan metode tes sedangkan prestasi belajar afektif siswa menggunakan angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan media kartu pintar dan kartu soal efektif untuk meningkatkan prestasi belajar Hidrokarbon siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta tahun pelajarn 2012/2013. Hal ini terlihat dari rata-rata selisih, yaitu kenaikan prestasi belajar aspek kognitif kelas eksperimen (59,5000) lebih tinggi dari rata-rata selisih nilai postest dan pretest aspek kognitif kelas kontrol (52,6786) serta rata-rata nilai afektif untuk kelas eksperimen (119,5000) lebih tinggi daripada rata-rata nilai afektif kelas kontrol (109,6786). Selain itu, berdasarkan hasil uji t-pihak kanan untuk prestasi belajar kognitif dan afektif diperoleh thitung lebih besar daripada ttabel. Untuk prestasi kognitif thitung (4,3229) lebih besar daripada ttabel (1,6740) dan untuk prestasi afektif thitung (2,0636) lebih besar daripada ttable (1,6740). Kata Kunci: NHT, kartu pintar, kartu soal, prestasi belajar siswa, hidrokarbon.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE DAN LEARNING CYCLE 5-E DISERTAI MEDIA CROSSWORD PUZZLE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Nurhayati, Fitri; Redjeki, Tri; Utami, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.705 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kimia menggunakan metode Drill and Practice disertai media Crossword Puzzle dibanding Learning Cycle 5E disertai media Crossword Puzzle pada materi pokok Hidrokarbon kelas X semester genap SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2012/2013 dan untuk mengetahui sejauh mana ketuntasan belajar siswa ditinjau dari pemahaman terhadap setiap sub bab materi Hidrokarbon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, sampel terdiri dari 2 kelas, data prestasi belajar kognitif menggunakan tes, prestasi belajar aspek afektif menggunakan angket, uji hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Drill and Practice disertai media Crossword Puzzle lebih efektif dibanding Learning Cycle 5E disertai media Crossword Puzzle pada materi pokok Hidrokarbon. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t-pihak kanan dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji t-pihak kanan prestasi belajar aspek kognitif diperoleh thitung=-2,033 < t­tabel=1,663, dan untuk prestasi belajar aspek afektif diperoleh thitung=-1,703 < t­tabel=1,663. Ketuntasan belajar ditinjau dari pemahaman terhadap setiap sub bab Hidrokarbon pada kelas eksperimen I adalah 81,667%; 71,667%; 66,389%; 65%, kelas eksperimen II adalah 78,611%; 70,556%; 64,44%; 61,944%. Kata Kunci: Drill and Practice, Learning Cycle 5E, crossword puzzle, prestasi belajar, hidrokarbon
PENGGUNAAN PENDEKATAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY) PADA PEMBELAJARAN ASAM, BASA, DAN GARAM UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR, RASA INGIN TAHU, DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII A SEMESTER I SMP N 3 KARANGANYAR A.J.A.P, Ajeng Resni; Yamtinah, Sri; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.215 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar, rasa ingin tahu dan prestasi belajar peserta didik dengan menerapkan pembelajaran melalui pendekatan SETS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII A SMP N 3 Karanganyar yang berjumlah 32 orang. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non tes (observasi, kajian dokumen, dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan pendekatan SETS dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VII A SMP Negeri 3 Karanganyar pada materi asam, basa, dan garam. Pada kondisi awal siklus I minat belajar peserta didik kategori tinggi adalah 40,63% menjadi 78,13% pada akhir siklus II. Penerapan pembelajaran menggunakan pendekatan SETS dapat meningkatkan rasa ingin tahu peserta didik kategori tinggi dari 53,13% menjadi 71,88% kelas VII A SMP Negeri 3 Karanganyar pada materi yang sama. Melalui pembelajaran menggunakan pendekatan SETS prestasi belajar peserta didik kelas VII A SMP Negeri 3 Karanganyar pada materi yang sama juga meningkat. Dari kondisi awal siklus I, ketuntasan belajar aspek kognitif peserta didik sebesar 46,88% dan kondisi akhir siklus II menjadi 81,25%. Kata kunci : SETS, penelitian tindakan kelas,minat belajar, rasa ingin tahu, prestasi belajar
PENGARUH PEMBELAJARAN BERVISI DAN BERPENDEKATAN SETS TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 2 SUKOHARJO PADA MATERI MINYAK BUMI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Nugraheni, Dian; Mulyani, Sri; Dwi Ariani, Sri Retno
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.081 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh pembelajaran bervisi dan berpendekatan SETS terhadap prestasi belajar pada materi Minyak Bumi siswa kelas X SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012, 2) Mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa terhadap prestasi belajar pada materi Minyak Bumi siswa kelas X SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012, dan 3) Mengetahui interaksi antara pembelajaran bervisi dan berpendekatan SETS dengan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap prestasi belajar pada materi Minyak Bumi siswa kelas X SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012. Desain penelitian yang digunakan adalah factorial design 2 x 2. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling, kelas X-6 sebagai kelas eksperimen dan X-5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji statistik anava 2 jalan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa : 1) Terdapat pengaruh signifikan pembelajaran bervisi dan berpendekatan SETS terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa kelas X SMAN 2 Sukoharjo pada materi minyak bumi, 2) Tidak terdapat pengaruh signifikan kemampuan berpikir kritis baik terhadap prestasi kognitif maupun prestasi afektif siswa kelas X SMAN 2 Sukoharjo pada materi minyak bumi, dan 3) Tidak ada interaksi antara pembelajaran bervisi dan berpendekatan SETS dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi kognitif maupun prestasi afektif siswa kelas X SMAN 2 Sukoharjo pada materi minyak bumi.Kata kunci: SETS, Kemampuan Berpikir Kritis, Materi Minyak Bumi  
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DILENGKAPI MEDIA POWER POINT PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI KELAS X SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ghufroni, M. Yahya; ., Haryono; Hastuti, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi Stoikiometri dengan menerapkan metode pembelajaran Problem Posing dilengkapi media power point. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Batik 2 Surakarta yang berjumlah 35 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem posing dilengkapi media power point dapat meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi pokok Stoikiometri. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil tes kognitif dan tes afektif. Untuk peningkatan interaksi sosial dapat dilihat dari observasi langsung dan angket interaksi sosial. Persentase hasil tes kognitif, afektif, observasi langsung dan angket interaksi sosial siswa pada siklus I berturut-turut 37,14%; 67,91%; 64,36%; 64,93%. Untuk hasil yang diperoleh pada siklus II secara berturut-turut yaitu 71, 43%; 72,83%; 70,79%; dan 74,40%.Kata kunci: Problem Posing, Power Point, Prestasi Belajar, interaksi Sosial, dan SMA Batik 2 Surakarta

Page 1 of 3 | Total Record : 21