cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI BERMEDIA LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUAL KELAS XI POKOK BAHASAN SISTEM KOLOID Rohmawati, Addini; Masykuri, Mohammad; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa media laboratorium riil lebih baik daripada media laboratorium virtual dalam pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi pada materi pokok sistem koloid untuk prestasi kognitif maupun afektif siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 dan XI IPA 4 SMA Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2013/ 2014 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan uji t-pihak kanan, data yang diperoleh sebelumnya harus memenuhi uji prasyarat yaitu meliputi uji homogenitas, uji normalitas dan uji t-matching. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi dengan media laboratorium riil lebih baik dibandingkan penggunaan model pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi dengan media laboratorium virtual pada pokok bahasan sistem koloid terhadap dari prestasi belajar kognitif maupun afektif siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan menggunakan uji t-pihak kanan dengan taraf signifikan 5%. Hasil prestasi belajar kognitif diperoleh thitung  > ttabel  (2,93 > 1,994) dan hasil prestasi belajar afektif thitung  > ttabel  (2,46 > 1,994).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID KELAS XI SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Antoro, Yogi Dwi; Utomo, Suryadi Budi; Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.437 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif TAI dan NHT terhadap prestasi belajar siswa pada materi Sistem Koloid; (2) pengaruh kemampuan memori tinggi dan kemampuan memori rendah terhadap prestasi belajar siswa pada materi Sistem Koloid; dan (3) interaksi antara model pembelajaran kooperatif TAI dan NHT dengan kemampuan memori terhadap prestasi belajar siswa pada materi Sistem Koloid. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 yang dikenai model NHT dan kelas XI IPA 3 yang dikenai model TAI yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Numbered Heads Together (NHT) terhadap prestasi belajar siswa aspek kognitif pada materi pokok Sistem Koloid, akan tetapi tidak terdapat pengaruh pada prestasi belajar siswa aspek afektif. (2) Terdapat pengaruh kemampuan memori terhadap prestasi belajar kognitif siswa, di mana siswa dengan kemampuan memori tinggi memiliki prestasi belajar lebih baik daripada siswa dengan kemampuan memori rendah, namun tidak terdapat pengaruh kemampuan memori terhadap prestasi belajar siswa aspek afektif. (3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Numbered Heads Together (NHT) dengan kemampuan memori terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.
UPAYA PENINGKATAN SIKAP ILMIAH DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DILENGKAPI MEDIA WEBQUEST PADA PEMBELAJARAN KIMIA MATERI SISTEM KOLOID KELAS XI IPA 2 SMAN GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Wijayanto, Herry; Utomo, Suryadi Budi; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.066 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dilengkapi media WebQuest pada pembelajaran kimia materi sistem koloid. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari dua siklus. Pada setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri Gondangrejo semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, tes dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dilengkapi media WebQuest pada materi sistem koloid dapat meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan ketercapaian sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa pada siklus I dan II. Persentase ketercapaian sikap ilmiah siswa pada siklus I sebesar 65,21% dan meningkat pada siklus II menjadi 78,26%. Persentase ketercapaian prestasi belajar untuk ranah kognitif pada siklus I sebesar 56,52%, meningkat pada siklus II menjadi 82,60%, untuk ranah afektif persentase ketercapaian pada siklus I sebesar 82,61% dan meningkat pada siklus II menjadi 91,30%. Sedangkan untuk ranah psikomotor hanya dilakukan pada siklus I dengan persentase ketercapaian sebesar 100%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA KELAS XI IPA 5 SMA NEGERI 3 BOYOLALI Wahyuni, Nita Tri; Utomo, Suryadi Budi; Masykuri, Mohammad; Paerah, Paerah
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.246 KB)

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving berbantuan Tutor Sebaya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui angket, observasi, tes, wawancara, dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Solving berbantuan Tutor Sebaya dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) siswa kelas XI IPA 5 SMA Negeri 3 Boyolali. Kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 56,25% meningkat pada siklus II sebesar 78,12%. Ketuntasan aspek kognitif pada siklus I sebesar 40,62% meningkat pada siklus II sebesar 71,88%. Ketercapaian aspek afektif siswa pada siklus I sebesar 81,25%, sedangkan ketercapaian aspek psikomotor siswa pada siklus I sebesar 100%.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI MODUL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Hasanah, Aminah Uswatun; Ashadi, Ashadi; Yamtinah, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.743 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (observasi, kajian dokumen, dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI)  mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Hidrolisis Garam kelas XI-IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar. Presentase rata-rata ketercapaian aktivitas siswa yaitu 80,75%, dimana target pada siklus ini adalah 60%. (2) Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi modul pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Hidrolisis Garam kelas XI-IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Presentase prestasi belajar kompetensi pengetahuan pada siklus I sebesar 63,40% dari target 60% dan prestasi belajar kompetensi sikap pada siklus I sebesar 84,60% dari target 60 %.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN DRILL AND PRACTICE PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DAN PRESTASI BELAJAR KELAS XI ICT DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR Muawiyah, Dyah; Utami, Budi; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.68 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi belajar pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) untuk siswa kelas XI ICT di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar melalui penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dengan Drill and Practice. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI ICT di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara, kajian dokumen, dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dengan Drill and Practice dapat meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi belajar pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) untuk siswa kelas XI ICT di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Siswa yang memiliki rasa percaya diri dengan kategori sedang hingga tinggi pada siklus 1 sebesar 51,52% dan 48,48%, sedangkan pada siklus 2 sebesar 42,42% dan 58,58%. Untuk aspek afektif, diperoleh ketercapaian sebesar 81.82% pada siklus 1 dan 100% pada siklus 2 siswanya bersikap baik hingga sangat baik. Untuk aspek psikomotor, diperoleh ketercapaian sebesar 100% siswa tuntas, sedangkan untuk aspek kognitif pada siklus 1 dan 2 diperoleh ketercapaian sebesar 39% dan 91% siswa tuntas.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X SMA NEGERI GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Putri, Ayu Aryanti; Utomo, Suryadi Budi; Ashadi, Ashadi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.265 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) aktivitas belajar siswa dan (2) prestasi belajar siswa siswa pada materi pokok hidrokarbon kelas X SMA N Gondangrejo tahun pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembalajaran Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA N Gondangrejo tahun pelajaran 2015/2016. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan: (1) aktivitas belajar siswa pada materi hidrokarbon. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase pra siklus sebesar 31,05% menjadi 73,68% pada siklus I dan 86,84% pada siklus II. (2) Prestasi belajar siswa aspek kognitif meningkat dari 60,53% pada siklus I menjadi 81,58% pada siklus II. Persentase aspek afektif pada siklus I adalah 81,58% meningkat menjadi 89,48% pada siklus II
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI DAN PENYEBABNYA PADA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI Astuti, Fera; Redjeki, Tri; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.137 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya miskonsepsi siswa, mengetahui tingkat miskonsepsi yang dialami siswa, dan mengetahui penyebab miskonsepsi siswa pada materi pokok stoikiometri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 4 dan 5 SMA Negeri 1 Sukoharjo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes diagnostik stoikiometri (TDS) yang sudah dikembangkan oleh Suandi Sidauruk, dan dilanjutkan dengan wawancara terhadap siswa yang terdeteksi miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi miskonsepsi pada materi pokok stoikiometri siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Sukoharjo. Miskonsepsi terjadi pada semua konsep, yaitu konsep persamaan reaksi, Ar/Mr, dan konsep mol. Sebanyak 40,46% siswa mengalami miskonsepsi pada konsep persamaan reaksi, 38,36% siswa miskonsepsi pada konsep Ar/Mr, dan sebanyak 53,77% siswa mengalami miskonsepsi pada konsep mol. Miskonsepsi yang terjadi pada siswa ini disebabkan oleh kondisi siswa dan buku pegangan siswa. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka disarankan kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman pada konsep-konsep materi stoikiometri dengan cara belajar, berdiskusi, atau bertanya kepada guru. Guru hendaknya menekankan konsep-konsep penting pada materi yang diberikan dan melakukan bimbingan serta  pengkajian terhadap buku yang akan digunakan sehingga dapat meminimalisir miskonsepsi siswa.
PENGEMBANGAN SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY (SSP) IPA TERPADU BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING PADA TEMA PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA SMP KELAS VII DI SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Tazkiah, Fitria Izza; Yamtinah, Sri; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.484 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan tahapan pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu berbasis model inkuiri terbimbing pada tema Pemanasan Global untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS); (2) mengetahui kualitas Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu; (3) mengetahui efektifitas Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) berdasarkan model Akker, yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: (1) pemeriksaan pendahuluan; (2) penyesuaian teoritis; (3) uji empiris; dan (4) proses, hasil dokumentasi, analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII pada sekolah dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah, yakni SMP N 2 Surakarta, SMP N 15 Surakarta, dan SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. Teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, tes, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu dilaksanakan dalam 4 tahapan berdasarkan model Akker, yaitu: uji pendahuluan, yakni analisis kebutuhan guru di lapangan berdasarkan angket dan wawancara; penyesuaian teoritis dengan hasil produk awal SSP (prototype); uji empiris, meliputi uji validitas dengan hasil validitas isi dari produk SSP, uji coba produk skala terbatas dengan hasil perbaikan produk awal SSP, uji coba skala menengah dengan hasil reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal; dan uji coba skala luas dengan hasil efektifitas produk akhir SSP; proses, hasil dokumentasi, analisis dan refleksi berdasarkan wawancara guru tentang produk akhir SSP; (2) produk SSP IPA Terpadu layak digunakan dan memenuhi kriteria sebagai perangkat pembelajaran yang baik, dimana dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil dari validitas isi pada silabus sebesar 92,97%, RPP sebesar 95,54%, media serta materi LKS sebesar 93,75% dan 94,44%, lembar penilaian kognitif pretest dan posttest sebesar 0,85 dan 0,78, psikomotor I dan II masing-masing sebesar 1, dan afektif sebesar 0,90; (3) produk SSP IPA Terpadu efektif diterapkan oleh semua kategori sekolah, baik tinggi, sedang maupun rendah. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji thitung > ttabel , yakni thitung  untuk SMP N 2 Surakarta sebesar 7,9452; SMP N 15 Surakarta sebesar 2,7848, dan SMP Muhammadiyah 7 sebesar 2,4004.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DISERTAI VIDEO COMPACT DISK (VCD) DAN TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN Dewi, Agustin Kumala; Mulyani, Sri; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.717 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada materi Konsep Materi dan Perubahannya dengan menerapkan model pembelajaran TGT disertai VCD dan TTS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X TKR 2 SMK Muhammadiyah 2 Sragen tahun pelajaran 2013/2014. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, observasi, tes dan angket. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa: Penerapan model pembelajaran TGT disertai VCD dan TTS dapat meningkatkan minat siswa kelas X TKR  2 SMK Muhammadiyah 2 Sragen pada materi konsep materi dan perubahannya. Hal ini dapat dilihat dari minat siswa pada siklus I dan siklus II. Persentase minat belajar siswa pada siklus I  68,78% dan 75,05% pada siklus II. Penerapan model pembelajaran TGT disertai VCD dan TTS dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi konsep materi dan perubahannya. Dalam penelitian ini, prestasi belajar yang dimaksud adalah ketuntasan belajar dan prestasi afektif siswa. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa sebesar  34,38% dan pada siklus II persentase ketuntasan belajar siswa meningkat   90,62%. Pada aspek afektif, siswa yang mempunyai kategori tinggi sebesar  73,17% pada siklus I dan  78,33% pada siklus II.