cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER TUTORING DILENGKAPI LINGKARAN HIDROKARBON UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON SISWA KELAS X-6 SMA N 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Fadhilah, Nur; Haryono, Haryono; Utomo, Suryadi Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.797 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar kimia pada materi hidrokarbon dengan menerapkan model pembelajaran Peer Tutoringdilengkapi media lingkaran hidrokarbon.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Subjek penelitian adalah siswa kelas X-6 SMA Negeri 3 Boyolali yang berjumlah 34 siswa.Sumber data berasal dari guru dan siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes (kognitif) dan non tes (angket afektif dan rasa ingin tahu).Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Peer Tutoring dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa berkategori tinggi dari 70,59% pada siklus Imenjadi 73,53% pada siklus II. Melalui model pembelajaran yang sama, prestasi belajar aspek kognitif maupun afektif juga mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan oleh penerapan model pembelajaran Peer Tutoring dan media lingkaran hidrokarbon pada tindakan tiap siklus berbeda. Pada prestasi belajarkognitif meningkat dari 29,41% pada siklus I menjadi 64,71% siklus II dan aspek afektif meningkat dari 55,88% pada siklus I menjadi 76,47% pada siklus II.Kata Kunci: Peer Tutoring, Media Lingkaran Hidrokarbon, Rasa Ingin Tahu, Prestasi Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CPS DISERTAI JURNAL SISWA (DIARY BOOK) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PRESTASI SISWA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SEMESTER II SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 Khotimah, Nurul; Yamtinah, Sri; Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.43 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) disertai Jurnal Siswa (Diary Book) pada materi pokok kelarutan dan hail kali kelarutan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Pada setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 2 semester II SMA Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Sumber data berasal dari siswa dan guru. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (angket, observasi, dan wawancara). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 76,67% dan pada siklus II meningkat menjadi 90%.Peningkatan prestasi belajar untuk aspek pengetahuan pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 63,33% dan pada siklus II meningkat menjadi 86,67%, pada aspek sikap pada siklus I ketercapaiannya sebesar 80% dan pada siklus II meningkat menjadi 93,33%. Sedangkan untuk aspek keterampilan hanya dilakukan pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran model pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) disertai Jurnal Siswa (Diary Book) dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI MIA 2 semester II SMA Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.
STUDI KOMPARASI TIPE STAD DAN TGT PADA MATERI KOLOID DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN 2011/2012 Setiawati, Nurina Tulus; Ashadi, .; Nugroho C. S., Agung
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.57 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh pembelajaran kimia menggunakan metode TGT dan STAD terhadap prestasi belajar siswa aspek kognitif dan afektif, pengaruh kemampuan memori tinggi dan rendah siswa terhadap prestasi belajar siswa aspek kognitif dan afektif, dan interaksi antara metode TGT dan STAD dengan kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar siswa aspek kognitif dan afektif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes untuk prestasi kognitif dan kemampuan memori, sedangkan teknik nontes untuk prestasi afektif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh metode TGT dan STAD terhadap prestasi belajar kognitif siswa dan tidak terdapat pengaruh metode TGT dan STAD terhadap prestasi afektif siswa, terdapat pengaruh kemampuan memori siswa tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa, dan tidak ada interaksi antara model pembelajaran kooperatif metode TGT dan STAD dengan  kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI MEDIA PETA KONSEP PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA KELAS XI IPA SMA BATIK 1 SURAKARTA Pratiwi, Yesi; Mulyani, Sri; Ashadi, Ashadi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.191 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa dengan menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. subyek penelitian adalah siswa Kelas XI IPA 2 SMA Batik 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil tes kognitif, dan afektif dimana pada siklus I diperoleh hasil secara berturut-turut yaitu 55,56%; dan 75,90% dan pada siklus II secara berturut-turut yaitu 83,33%; dan 77,62%. Sedangkan peningkatan interaksi sosial siswa dimana pada siklus I diperoleh 76,32% dan pada siklus II diperoleh 81,56%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament(TGT) dapat  meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI IPA 2 SMA Batik 1 Surakarta.
PENERAPAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DISERTAI MEDIA TEKATEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMORI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI SISTEM KOLOID KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Septianingrum, Resti; Utami, Budi; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.026 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memori siswa dan prestasi belajar siswa pada materi sistem koloid. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan memori dan prestasi belajar siswa pada materi sistem koloid. Peningkatan kemampuan memori dapat dilihat pada siklus I diperoleh 41,67% dan pada siklus II diperoleh 69,44%. Sedangkan peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil tes kognitif, afektif dan psikomotor dimana pada siklus I diperoleh hasil secara berturut-turut yaitu 33,33%; 71,49% dan 69,44% dan pada siklus II hasil tes kognitif 72,22%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan kemampuan memori dan prestasi belajar pada sistem koloid siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Karanganyar. Kata Kunci: Numbered Heads Together (NHT), penelitian tindakan kelas, teka teki silang, kemampuan memori, dan prestasi belajar
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (POKOK BAHASAN SISTEM PERIODIK UNSUR KELAS X SEMESTER GASAL SMA) Fajrin, Hans Fithria; Utomo, Suryadi Budi; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.424 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar siswa pada penerapan model pembelajaran tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan tipe Teams Games Tournament  (TGT)  pada materi pokok Sistem Periodik Unsur; (2) perbedaan kemampuan analisis tinggi dan kemampuan analisis rendah  siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Periodik Unsur; dan (3) interaksi metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT dengan kemampuan analisis siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Periodik Unsur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA-1 yang dikenai model STAD dan kelas XI MIA-6 yang dikenai model TGT yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar aspek pengetahuan siswa pada penerapan model pembelajaran STAD dan TGT pada pokok bahasan sistem periodik unsur, akan tetapi tidak terdapat perbedaan prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan siswa. (2) Terdapat perbedaan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan siswa, di mana siswa dengan kemampuan analisis tinggi memiliki prestasi lebih baik daripada siswa dengan kemampuan analisis rendah, dilihat dari rataan prestasi siswa dengan kemampuan analisis tinggi dan rendah berturut-turut adalah 2,86 dan 2,57, akan tetapi tidak terdapat perbedaan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan siswa. (3) Tidak terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran STAD dan TGT dengan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa pada pokok bahasan sistem periodik unsur.
PROFIL PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KIMIA PRODUKTIF, KUALITAS PRODUK, DAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI SEMESTER 1 KOMPETENSI KEAHLIAN KIMIA INDUSTRI SMK N 2 SUKOHARJO TAHUN 2012 / 2013 Sutikno, Andri; Dwi Ariani, Sri Retno; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.754 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Profil pembelajaran kimia produktif kelas XI Kompetensi Keahlian Kimia Industri semester 1 SMK N 2 Sukoharjo ditinjau dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian hasil belajar, (2) Kualitas produk yang dihasilkan dari pembelajaran kimia produktif kelas XI Kompetensi Keahlian Kimia Industri semester I SMK N 2 Sukoharjo, (3) Minat berwirausaha siswa kelas XI Kompetensi Keahlian Kimia Industri semester I SMK N 2 Sukoharjo setelah mendapatkan pembelajaran kimia produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian survei. Teknik pengampilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Profil pembelajaran kimia produktif  SMK N 2 Sukoharjo menunjukan proses pembelajaran telah berjalan dengan baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi. (2) Siswa kelas XI Kompetensi Keahlian Kimia Industri SMK N 2 Sukoharjo sudah mampu memproduksi produk-produk yang berkualitas baik dan mampu bersaing dengan produk sejenis yang telah beredar di masyarakat. (3) Siswa di kelas XI Kompetensi Keahlian Kimia Industri semester 1 SMK N 2 Sukohario mempunyai minat wirausaha yang besar, dibuktikan dengan 15,38% siswa mempunyai minat yang tinggi dan 84,62% siswa memiliki minat berwirausaha yang sangat tinggi.Kata Kunci: Pembelajaran Kimia Produktif, Kualitas Produk, Minat Berwirausaha. 
PENERAPAN METODE DRILL AND PRACTICE DILENGKAPI MODUL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI IPA 5 SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 Nugroho, Seno Adhi; Redjeki, Tri; Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.081 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa melalui metode drill and practice dilengkapi dengan modul pada materi pokok hidrolisis garam siswa kelas XI IPA 5 semester genap SMA N 7 surakarta, tahun pelajaran 2012/2013. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskripstif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 5 dengan jumlah 25 siswa. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes kognitif (aspek kognitif), observasi (keaktifan dan psikomotorik), dan angket (afektif dan keaktifan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode drillandpractice dilengkapi modul. Hal ini dilihat dari hasil penelitian antara siklus I dengan siklus II. Dari segi keaktifannya, metode ini mampu meningkatkan keaktifan siswa, pada siklus I 52.80% meningkat menjadi 64.83% pada siklus II. Prestasi belajar siswa mencakup aspek kognitif naik dari 40 % saat pra siklus menjadi 54 % saat siklus I dan 80 % siklus II. Untuk aspek afektif juga mengalami kenaikan yaitu dari 74.65% pada siklus I menjadi 80,3% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran drill and practice dilengkapi modul dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam kelas XI IPA 5  SMA Negeri 7 Surakarta.Kata Kunci: Metode Drill and Practice, Modul, Prestasi, Keaktifan, Hidrolisis garam
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE DAN LEARNING CYCLE 5-E DISERTAI MEDIA CROSSWORD PUZZLE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Nurhayati, Fitri; Redjeki, Tri; Utami, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.705 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kimia menggunakan metode Drill and Practice disertai media Crossword Puzzle dibanding Learning Cycle 5E disertai media Crossword Puzzle pada materi pokok Hidrokarbon kelas X semester genap SMA Negeri Kebakkramat tahun pelajaran 2012/2013 dan untuk mengetahui sejauh mana ketuntasan belajar siswa ditinjau dari pemahaman terhadap setiap sub bab materi Hidrokarbon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, sampel terdiri dari 2 kelas, data prestasi belajar kognitif menggunakan tes, prestasi belajar aspek afektif menggunakan angket, uji hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Drill and Practice disertai media Crossword Puzzle lebih efektif dibanding Learning Cycle 5E disertai media Crossword Puzzle pada materi pokok Hidrokarbon. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t-pihak kanan dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji t-pihak kanan prestasi belajar aspek kognitif diperoleh thitung=-2,033 < t­tabel=1,663, dan untuk prestasi belajar aspek afektif diperoleh thitung=-1,703 < t­tabel=1,663. Ketuntasan belajar ditinjau dari pemahaman terhadap setiap sub bab Hidrokarbon pada kelas eksperimen I adalah 81,667%; 71,667%; 66,389%; 65%, kelas eksperimen II adalah 78,611%; 70,556%; 64,44%; 61,944%. Kata Kunci: Drill and Practice, Learning Cycle 5E, crossword puzzle, prestasi belajar, hidrokarbon
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DISERTAI PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK TERMOKIMIA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Rahmah, Bening Alfiatur; Saputro, Agung Nugroho Catur; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.264 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi pokok Termokimia dengan menerapkan pendekatan CTL disertai praktikum. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI TKR I SMK Muhammadiyah 2 Sragen tahun pelajaran 2013/2014. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, observasi, tes dan angket. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa: Penerapan pendekatan CTL disertai ptaktikum dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas XI TKR  1 SMK Muhammadiyah 2 Sragen pada materi termokimia. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas siswa pada siklus I dan siklus II. Persentase siswa yang aktif pada siklus I  72,1% dan 78,1% pada siklus II. Penerapan pendekatan pemebelajaran CTL disertai praktikum dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi termokimia. Dalam penelitian ini, prestasi belajar yang dimaksud adalah ketuntasan belajar dan prestasi afektif siswa. Pada silus I persentase ketuntasan belajar siswa sebesar  31,2% dan pada siklus II persentase ketuntasan belajar siswa meningkat   84,4%. Pada aspek afektif, siswa yang mempunyai kategori tinggi sebesar  62,5% pada siklus I dan  78,1% pada siklus II. Sedangkan capaian aspek psikomotor sebesar  87,5% 

Page 8 of 27 | Total Record : 267