cover
Contact Name
Junaedi
Contact Email
pkmstikesbbmmengabdi@gmail.com
Phone
+6285242046604
Journal Mail Official
pkmstikesbbmmengabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat 91412
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30470560     EISSN : 30325471     DOI : https://doi.org/10.56467/bbm
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Pendidikan, Sosial Humaniora, dan Kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun
Articles 68 Documents
IMPLEMENTASI PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB) MKJP DALAM MENINGKATKAN KESERTAAN BER-KB PASANGAN USIA SUBUR (PUS) Wulandari, Evi; HASMIDAR, HASMIDAR
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi nasional dalam pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas kesehatan reproduksi. Meskipun metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) terbukti efektif dan efisien dalam menurunkan angka kelahiran serta meningkatkan keberlangsungan penggunaan kontrasepsi, tingkat kesertaan MKJP di berbagai daerah, termasuk di wilayah kerja BKKBN Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelayanan KB MKJP guna meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemilihan kontrasepsi MKJP oleh pasangan usia subur (PUS). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, konseling individual, pemeriksaan kesehatan dasar pra-KB, serta pelayanan pemasangan kontrasepsi MKJP meliputi IUD dan implan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di wilayah kerja BKKBN Wonomulyo dengan melibatkan 30 PUS sebagai peserta intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai efektivitas dan keamanan MKJP serta peningkatan jumlah PUS yang memilih kontrasepsi MKJP setelah menerima edukasi dan konseling. Distribusi karakteristik PUS menggambarkan sebagian besar berada pada kelompok usia produktif 20–35 tahun, berpendidikan menengah, dan multipara. Luaran kegiatan berupa peningkatan cakupan penggunaan MKJP serta terbentuknya kader KB yang siap berperan dalam pendampingan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi terarah, konseling personal, serta pelayanan langsung mampu meningkatkan minat dan kesertaan PUS dalam menggunakan MKJP.
Oral Health Literacy Melalui Media Pembelajaran Video Animasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Pubertas Pada Pramuka Penggalang di SMP Negeri 1 Pamboang Kabupaten Majene Suharli, Abdul Latif; Rahmat, Rahmat
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai penerus bangsa yang berperan sangat penting bagi keberlangsungan hidup suatu negara dengan rentang usia berada pada usia 10 – 19 tahun yang memiliki kebutuhan yang kompleks dan multidimensional dengan jumlah 16% dari jumlah populasi atau sekitar 1,3 miliar. Berbagai perkembangan karakteristik seksual sekunder dan perubahan pertumbuhan pada tubuh secara signifikan baik pada remaja laki-laki maupun pada remaja perempuan dapat terjadi pada rentang usia ini, remaja sebagai anggota pramuka dari usia Siaga yaitu usia 7 – 10 tahun dan beranjak memasuki usia Penggalang yaitu usia 11 – 15 tahun. Pubertas merupakan proses perubahan biologis yang terjadi pada remaja yang beranjak dari masa kanak-kanak menuju dewasa awal yang mencakup perubahan fisik dan hormone yang dapat dilihat pada perubahan hormone estrogen dan testosterone. Upaya yang diberikan berupa bimbingan atau tuntunan kepada remaja tentang Pendidikan kesehatan yang meliputi seluruh aspek kesehatan pribadi baik secara fisik, mental dan sosial agar kepribadiannya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui strategi  edukasi  yang  efektif dan  menarik  dalam memberikan pemahaman dan edukasi seperti melalui  Oral Health Literacy (OHL) melalui pemberian video  animasi,  yang  efektif  untuk  menyajikan  informasi  secara  interaktif,  membantu remaja memahami keterbatasan mereka, dan membuat keputusan yang lebih bijak. Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene bekerjasama dengan SMP Negeri 1 Pamboang untuk memberikan edukasi kepada seluruh peserta didik. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemampuan peserta didik dalam mengenal perbedaan perkembangan fisik laki-laki dan perempuan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan study pendahuluan untuk kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan membuat perencanaan, menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan. Hasil yang didapatkan adalah terlaksananya Pengabdian Masyarakat yaitu pemberian edukasi berupa Oral Health Literacy (OHL) melalui media pembelajran video animasi oleh tim Dosen STIKes Bina Bangsa Majene Bersama dengan Guru dan Pembina SMP Negeri 1 Pamboang
MODEL EDUKASI GIZI DAN POLA ASUH SEHAT BAGI IBU PESISIR DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Nur Fadhilah; Rasmawati; Sri Aryati Artha
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama di wilayah pesisir Indonesia, termasuk di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi, pola makan tidak seimbang, dan praktik pengasuhan yang kurang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu pesisir melalui model edukasi gizi dan pola asuh sehat berbasis partisipatif dan potensi pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan 30 ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita. Metode yang digunakan meliputi survei awal, edukasi interaktif, demonstrasi pengolahan makanan bergizi berbahan lokal seperti ikan dan daun kelor, pendampingan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi ibu dari rata-rata 63,1 menjadi 84,5 dan peningkatan pengetahuan tentang pola asuh sehat dari 60,0 menjadi 81,1. Selain itu, 70% peserta mulai menerapkan menu bergizi di rumah, dan tingkat kehadiran di posyandu meningkat hingga 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis partisipatif dan kearifan lokal efektif dalam membangun kesadaran serta perubahan perilaku ibu pesisir terhadap pentingnya gizi dan pengasuhan anak. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa model edukasi gizi dan pola asuh sehat dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam pencegahan stunting di wilayah pesisir. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan program serupa di daerah lain, terutama yang memiliki potensi pangan lokal namun masih menghadapi permasalahan gizi anak. Kata Kunci : edukasi gizi, pola asuh sehat, stunting, ibu pesisir, Desa Laliko
Pemberdayaan Remaja Putri melalui Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Aktivitas jasmani di Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Tahun 2025 Uny, ASMUNI; Femi Febrianty
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri menghadapi berbagai tantangan kesehatan dalam mendukung pertumbuhan optimal. Kurangnya informasi yang akurat mengenai cara pemeliharaan kesehatan reproduksi dan pemenuhan aktivitas fisik akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) Memberikan informasi yang komprehensif dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi kepada remaja putri, (2) Memotivasi dan memfasilitasi partisipasi aktif remaja putri dalam berbagai bentuk aktivitas jasmani yang aman dan menyenangkan. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, pendampingan, dan tindak lanjut hasil. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa 88,3% peserta menyatakan kegiatan berjalan efektif dan 11,7 % menyatakan kegiatan berjalan cukup efektif baik dari materi yang disampaikan, penyelenggaraan, sarana yang disediakan dan kemampuan instruktur dalam memberikan materi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sosialisasi yang dilakukan efektif dalam peningkatkan pengetahuan, motivasi dan pemahaman peserta terhadap kesehatan reproduksi dan aktivitas jasmani yang aman serta mampu mengimplementasikannya pada kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Sekolah Dasar Di SD Negeri 8 Buttu Samang Rani, Haerani; ariani
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : PHBS di institusi pendidikan adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikan oleh peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Anak-anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh kurangnya kebersihan diri dan lingkungan. Kurangnya pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, jajan sembarangan, atau tidak menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dapat meningkatkan risiko penyakit menular seperti diare, cacingan, dan infeksi kulit. Melalui kegiatan promosi kesehatan dengan tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), diharapkan anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan diri serta membiasakan perilaku sehat sejak dini.Tujuan: Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik anak-anak sekolah dasar tentang perilaku hidup bersih dan sehat agar terbentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini Metode : Ceramah interaktif, Demonstrasi mencuci tangan menyikat gigi, Permainan edukatif dan kuis, Hasil : Rata- rata siswa yang mampu menjawab soal pre-tes yaitu ≥ 80 % dan pada soal post test Rata-rata ≥ 90% dari seluru siswa
PENGEMBANGAN POSYANDU HOLISTIK-INTEGRATIF DALAM PENCEGAHAN GANGGUAN PERTUMBUHAN BALITA Yulianah Sulaiman
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan pertumbuhan balita, seperti stunting dan gizi kurang, masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang membutuhkan pendekatan komprehensif di tingkat layanan dasar. Posyandu Holistik-Integratif merupakan model pelayanan yang menggabungkan aspek kesehatan, gizi, stimulasi tumbuh kembang, dan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kapasitas kader Posyandu dalam pemantauan pertumbuhan dan stimulasi perkembangan balita melalui penerapan konsep Posyandu Holistik-Integratif. Metode pelaksanaan meliputi studi pendahuluan, edukasi, pelatihan antropometri, simulasi stimulasi tumbuh kembang, konseling gizi individual, dan evaluasi pre–post test. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Sartika II wilayah kerja Puskesmas Wonomulyo dengan total peserta 25 balita beserta ibu serta kader Posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dan ibu balita, peningkatan keterampilan kader dalam pengukuran antropometri, serta meningkatnya kemampuan ibu dalam memberikan stimulasi perkembangan sesuai usia. Selain itu, hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar balita memiliki status perkembangan sesuai usia, meskipun ditemukan beberapa balita dengan risiko stunting dan gizi kurang. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat implementasi Posyandu Holistik-Integratif sebagai upaya preventif dalam pencegahan gangguan pertumbuhan balita di tingkat komunitas
Edukasi Dan Pemeriksaan Kesehatan Terpadu Sebagai Strategi Promotif-Preventif Dalam Menurunkan Risiko Penyakit Tidak Menular BUSMAN, ARFIANI; Darwis, Nurfathyah
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan terpadu. Kegiatan dilaksanakan di Desa Campalagian dengan melibatkan 66 peserta dewasa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan mengenai pola hidup sehat, deteksi dini PTM, serta pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat, dan golongan darah. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya faktor risiko PTM pada masyarakat, yaitu 50% peserta mengalami hipertensi, 74,2% memiliki kadar kolesterol di atas normal, 56,1% mengalami hiperurisemia, serta 47% memiliki kadar gula darah di atas nilai normal. Evaluasi melalui pre-test dan post-test memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan PTM dan deteksi dini. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat serta menjadi strategi promotif-preventif yang dapat membantu mengurangi risiko PTM melalui edukasi dan pemeriksaan rutin berbasis komunitas
Gizi Ceria, Ibu Bahagia: Edukasi Gizi dan Demontrasi PMT Berbasis Pangan Lokal Wahdaniyah; Andryani May Syahputri; Reski Amalia; Risnawati; Mursida; Eka Vera Loga
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap ibu dan janin, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya asupan zat gizi, khususnya zat besi, menjadi faktor utama terjadinya anemia pada masa kehamilan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta wanita usia subur dalam pencegahan anemia melalui edukasi gizi dan demonstrasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan ceramah dan diskusi interaktif, demonstrasi memasak PMT berbahan tempe, ikan tuna, dan daun kelor, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan praktik peserta setelah edukasi diberikan. Peserta juga menunjukkan partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan demonstrasi. Kesimpulannya, edukasi gizi yang dipadukan dengan demonstrasi PMT berbasis pangan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterampilan ibu hamil untuk mencegah anemia serta mendukung kesehatan ibu dan janin secara berkelanjutan. Program ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan kader dan puskesmas setempat.