cover
Contact Name
Junaedi
Contact Email
pkmstikesbbmmengabdi@gmail.com
Phone
+6285242046604
Journal Mail Official
pkmstikesbbmmengabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat 91412
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30470560     EISSN : 30325471     DOI : https://doi.org/10.56467/bbm
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Pendidikan, Sosial Humaniora, dan Kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun
Articles 68 Documents
Edukasi dan Training (E-Train) Juru Pemantau Jentik dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah di Kelurahan Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2024 Kadir, Nur Fadhilah; Ariani; Haerani
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.418

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Virus Dengue seperti A. rotumae, A. cooki dan lain-lain (Permatananda et al., 2023). Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang banyak menjangkiti penduduk yang hidup di daerah sub tropis dan tropis (Rinarto et al., 2023). Penyakit DBD termasuk dalam salah-satu penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Pada 26 Maret 2024 kasus demam berdarah dengue di Indonesia dilaporkan mencapai 53.131 kasus. Sementara itu, kasus kematian akibat demam berdarah dengue ini dilaporkan mencapai 404 orang. Kasus demam berdarah dengue kembali mengalami peningkatan pada pekan berikutnya sebanyak 60.296 kasus dengan angka kematian sebanyak 455 kasus. Kecamatan Madatte merupakan salah satu desa yang termasuk wilayah kerja Puskesmas Pekkabata, terbagi dalam enam dusun dan pada tiap dusun terdapat satu Posyandu. Dalam Pengabdian Masyarakat bersama Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, dilakukan pemberdayaan ibu-ibu PKK di Kecamatan Madatte dalam penanggulangan DBD, tim pengurus ibu-ibu PKK dan kader kesehatan menjadi Mitra yang dapat meneruskan pengetahuan mengenai cara memantau jentik-jentik nyamuk dan keterampilan 3 M plus kepada ibu-ibu yang berkumpul setiap bulan di Posyandu. Tujuan: Membantu Puskesmas dalam memberikan Edukasi dan Training (E-Train) Juru Pemantau Jentik Dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Di Desa Madatte Kelurahan Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2024 Metode: Penyuluhan Pengetahuan dan ketrampilan tentang penanggulangan DBD dengan mengendalikan vektor, mengedukasi juru pemantau jentik dan penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) akan diberikan melalui upaya promotif dan preventif pada PKM ini. Pengendalian vektor nyamuk DBD. Kedua metode pendekatan dilakukan mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dalam upaya promotif dan preventif pemberantasan DBD di desa Madatte serta memutus penularan DBD. Tim terdiri dari perwakilan dosen dan mahasiswa 2 jurusan. Persiapan setelah pertemuan Tim dan pengurusan ijin kepada Bappeda dan Dinas Kesehatan Polewali Mandar adalah sosialisasi kegiatan. Peserta sosialisasi kegiatan adalah perangkat desa, Masyarakat serta Kepala dan staf Puskesmas Madatte. Hasil: Masyarakat kini telah mahir dalam memantau jentik di setiap rumahnya. Tim Puskesmas dalam memberikan Edukasi dan Training (E-Train) Juru Pemantau Jentik Dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Di Desa Madatte Kelurahan Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2024 Kata Kunci: Juru Jemantik, DBD, Pengabdian Masyarakat
Edukasi Penggunaan Mobile JKN di RSUD Majene devina, Sitti Harma; Hilky Ofan; Sri Agusty Putri
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.443

Abstract

Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional atau disingkat Mobile JKN merupakan suatu inovasi dengan menciptakan sebuah aplikasi online yang dimanfaatkan bagi pelayanan JKN untuk kemudahan calon peserta atau peserta JKN-KIS. Inovasi ini dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat diunduh melalui aplikasi Mobile JKN di Google Playstore atau Apps Store pada smart Phone. Meningkatnya kecenderungan manusia terhadap tenologi informasi dan komunikasi (TIK) di era informasi ini sesungguhnya memiliki kaitan secara langsung dengan peningkatan tahap literasi komputer, literasi informasi, dan juga tingkat kesejahteraan masyarakat. Semua faktor tersebut satu sama lainnya saling melengkapi dan tidak bisa dipisahkan. Selain itu, minat membaca masyarakat juga semakin lebih tinggi sehingga memerlukan berbagai sumber yang mudah dan cepat diakses. Pada dasarnya harapan utamanya adalah dengan TIK dapat meningkatkan produktivitas kerja di kalangan masyarakat Indonesia saat ini dengan diiringi meningkat taraf pendidikan dan pendapatan masyarakat di masa depan (Munir, 2017). Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat dan cara menggunakan aplikasi JKN Mobile. Edukasi ini juga bertujuan agar masyarakat dapat menggunakan aplikasi JKN Mobile untuk memantau kesehatan dan mengakses layanan kesehatan online serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar berpartisipasi dalam program JKN. Metode yang digunakan adalah penyuluhan. Setelah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, diharapkan hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan penggunaan aplikasi Mobile JKN khususnya pada pasien di RSUD Majene. Melalui peningkatan penggunaan aplikasi ini dapat mempermudah dan mempercepat proses administrasi yang diperlukan. Kata Kunci: Edukasi, Mobile JKN
Pendampingan Kewirausahaan Digital bagi Jamaah dan Remaja Masjid Raudatusshahidin Lingkungan Tanangan Kelurahan Pangali Ali Kabupaten Majene Ruswanti, Reny; M. Ramli Sahur; Asma Ibrahim
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.445

Abstract

Abstrak Pendahuluan, Perkembangan teknologi informasi dan penetrasi internet di setiap daerah telah mendorong pertumbuhan pengguna internet di Indonesia. Menurut beberapa survei, saat ini pengguna internet di Indonesia mengalami pertumbuhan 51% dari total populasi. Tingginya pertumbuhan pengguna internet juga diimbangi dengan tingginya pemilik ponsel, yaitu sebesar 91% populasi Indonesia. Sedangkan pengguna smartphone berjumlah 47%. Penggunaan smartphone telah membuka kesempatan konsumen untuk terus mengakses internet dan aplikasi. Lewat smartphone juga, muncul peluang bagi penggunannya untuk membeli atau menjual produk dan jasa hanya dengan sentuhan layar telepon. Kehadiraan wirausaha digital berpotensi memunculkan perusahaan rintisan (start-up company) yang sering kali membuat terobosan-terobosan melalui teknologi disruptif (disruptive techonology). Kehadiran perusahaan jenis ini dirasakan sangat membantu konsumen, karena umumnya menawarkan solusi berupa kemudahan dan kenyaman dengan harga /tarif yang lebih murah. Kemunculan wirausaha digital di Indonesia tentunya akan menarik banyak aktivitas ekonomi yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sejak awal tahun 2000, teknologi informasi telah memasuki pasar utama dan dikembangkan lebih jauh menjadi apa yang disebut sebagai new wave technology adalah teknologi yang memungkinkan konektivitas dan interaktivitas antar individu dan kelompok (Kolter, 2011). New wave meliputi tiga kekuatan utama : computer dan telpon genggaman yang murah, internet yang murah, dan open source. Dalam era new wave, ekonomi yang dipertimbangkan tidak hanya pertumbuhan ekonomi, tingkat suku bunga, dan inflasi saja, melainkan factor ekonomi digital. Keberadaan ekonomi digital ditandai dengan semakin maraknya bisnis atau transaksi perdagangan yang memanfatkan internet sebagai medium komunikasi, kolaborasi dan kooperasi antaraperusahaan ataupun antaraindividu (Situmurang, 2011). Pemasaran merupakan salah satu aktivitas yang dapat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan perusahaan. Perusahaan digunakan dalam kegiatan pertukaran dan perdagangan. Digital marketing merupakan praktik marketing yang menggunakan saluran distribusi digital untuk mencapai konsumen dengan cara yang relevan, personal, dan cost-effective (Satyo, 2009). Aktivitas –aktivitas pemasaran akan dilakukan secara intensif menggunakan media computer, baik mulai dari penawaran produk, pembayaran, dan pengirimannya. Kata kunci: Internet, wirausaha digital, Smartphone
Pendampingan Internalisasi Nilai-Nilai Puasa pada Anak di Desa Rea Kecamatan Binuang : NILAI-NILAI PUASA PADA ANAK Sudir, Sudirman; Saifuddin; Mimit Pakasi; Taupik C; Nurul Amaliah Hasbi; Nurzamsinar; Siti Nurhafsah Jalil
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.447

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi anak-anak di Desa Rea, Kecamatan Binuang, dalam menginternalisasi nilai-nilai puasa sejak usia dini. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya perkembangan moral anak-anak, yang ditandai dengan perilaku seperti enggan ke masjid dan malas berpuasa. Metode yang digunakan adalah penyuluhan agama melalui pendekatan klasikal, bercerita, dan permainan edukatif yang dilaksanakan di masjid. Pendekatan ini dirancang agar anak lebih memahami makna spiritual dan sosial dari ibadah puasa secara menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta serta peningkatan pemahaman anak-anak tentang pentingnya nilai-nilai puasa. Kegiatan ini juga melibatkan peran orang tua sebagai teladan dalam praktik berpuasa. Dengan pendekatan edukatif dan interaktif, kegiatan ini mampu menanamkan nilai karakter seperti kesabaran, empati, dan kebaikan kepada anak-anak. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model pembinaan karakter religius di masyarakat.
Peningkatan Manajemen SDM di Industri Rumah Tangga bagi Masyarakat Umum di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene Sahur, Ramli; Sri Indira Hartawati
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendahuluan, Home Industry atau dikenal sebagai Industri Rumah Tangga merupakan usaha rumahan dengan sumber daya terbatas yang beralokasikan di rumah pemilik usaha. Industri rumah tangga memanfaatkan satu atau dua rumah untuk menjalankan operasional usahanya, sehingga produksi, pemasaran, juga administrasi dilakukan secara bersamaan. Industri rumah tangga kian populer dikalangan pengusaha kecil sebab biaya operasionalnya rendah dan lebih mudah memulai. Ciri-ciri dari Industri rumah tangga, di antaranya (1) Memiliki modal yang terbatas, (2) Tenaga kerjanya juga terbatas, (3) biasanya berasal dari anggota keluarga, (4) Pemilik usaha dapat merangkap sebagai karyawan, (5) Lokasi usaha menetap. Keberhasilan mencapai tujuan dan berjalannya operasional, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktornya. Meskipun home industry ini memiliki SDM yang terbatas, pengelolaan SDM harus dilakukan dengan efektif untuk membantu memastikan kelancaran operasional. Pemilik selaku manajer perlu memperhatikan berbagai aspek seperti meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Mengenai pengelolaan SDM di dalam industri rumah tangga ini, penulis telah mewawancarai salah satu pelaku Industri rumahan di kabupaten Majene untuk mengetahui bagaimana pengelolaan yang dilakukan oleh pemilik yang juga merangkap sebagai seorang manajer. Langkah pertama yang dilakukan pemilik dalam mengelola karyawan adalah menerapkan pemilihan selektif pada proses perekrutan. Sebagai seseorang yang mengelola industri rumahan, ia lebih senang merekrut seseorang yang sudah dikenalnya agar mendapat SDM yang memadai dan sesuai dengan harapan. Dalam Industri rumahan, penerapan ilmu manajemen biasanya disesuaikan dengan gaya kepemimpinan masing-masing pemilik. Seperti Industri pengolahan kelapa menjadi Minyak goreng yang penulis teliti, pemilik cenderung memakai pendekatan interpersonal serta melibatkan sisi emosional untuk memotivasi kinerja karyawan pada jalannya operasional. Ia ingin memberi rasa aman dan nyaman untuk setiap karyawannya, karena baginya lingkungan yang sehat dan harmonis tercipta dari mental SDM yang sehat pula. Untuk melihat perspektif yang berbeda, penulis juga mewawancarai dua karyawan untuk melihat kepuasan mereka pada gaya manajemen yang diterapkan atasannya. Sejauh ini, kedua karyawan tersebut merasa puas atas mendukungnya lingkungan kerja dan rasa aman yang diberikan. Kata kunci: Industri rumah tangga, Sumber daya manusia, Karyawan
Strategi Edukasi Pemahaman Bahaya Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Banggae 1 Kabupaten Majene Hairah, ST; Fira Musyawirah; Rahmania Ambarika
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.450

Abstract

Anemia adalah salah satu permasalahan dalam dunia kesehatan yang bisa meningkatkan kejadian kesakitan dan kematian. Ibu hamil yang menderita anemia bisa membahayakan kesehatan ibu dan anak pada 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu penyebab meningkatnya jumlah kejadian anemia pada ibu hamil adalah karena keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan dan kurangnya pendidikan ibu hamil tentang bahaya anemia pada ibu hamil (Subiyantin dan Revinel, 2022). Secara keseluruhan residensi ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi tentang bahaya anemia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Banggae I Kabupaten Majene. Pelatihan ini melibatkan beberapa ibu hamil yang hadir pada kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2024 di halaman Masjid Raudhatul Akhyar. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah metode ceramah, metode diskusi, sedangkan untuk konsep penentuan prioritas masalah menggunakan metode Fishbone (Diagram Tulang Ikan) dan Ultrasonografi (Urgency, Seriousness, dan Growth) serta mengevaluasi secara langsung pemahaman ibu hamil terhadap bahaya anemia. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan ibu hamil mengenai bahaya anemia pada kehamilan. Edukasi yang dilakukan cukup membantu masyarakat khususnya ibu hamil, karena dengan adanya kegiatan ini ibu hamil banyak mendapatkan penjelasan dan masukan mengenai bahaya anemia pada ibu hamil.
Pemberian Tablet Fe Disertai Dengan Penyuluhan Pentingnya Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Di Desa Pesuloang Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Tahun 2025 Ariani, Ariani; Arta, Sri Aryati; Ilham, Nur Anisafauziah; Haerani
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO mengatakan bahwa 40% wanita hamil berada dalam konsisi anemia. Menurut data dari Riskesdas pada tahun 2018, prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia yaitu sebesar 48,9% yang terdiri dari ibu hamil usia 15-24 sebesar 84,6%, ibu hamil usia 23-34 sebesar 33,7%, ibu hamil usia 35-44 sebesar 33,6% dan terakhir yaitu pada 45-54 sebesar 24%. Jika ditinjau melalui data yang ada maka terlihat adanya peningkatan yaitu sebesar 37,1% pada ibu hamil dengan anemia semenjak tahun 2013 (Kemenkes RI, 2018). Menurut Dinkes Propinsi Sulawesi Barat (2024) angka kejadian anemia yang terjadi pada ibu hamil di Sulawesi barat yaitu sebesar 41,7%. Adapun angka kejadian anemia pada ibu hamil di kabupaten Majene adalah sebesar 38% (Dinkes Kabupaten Majene , 2023). Prevalensi anemia yang tinggi berakibat negatif seperti gangguan dan hambatan pada pertumbuhan, baik sel tubuh maupun sel otak. Berkurangnya konsentrasi hemoglobin selama masa kehamilan mengakibatkan suplay oksigen keseluruh jaringan tubuh berkurang sehingga menimbulkan tanda dan gejala anemia seperti lemah, mengantuk, pusing, lelah, sakit kepala, nafsu makan turun, mual dan muntah, konsentrasi hilang dan nafas pendek (pada anemia yang parah) (Caroline, 2021). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia serta pemberian tablet Fe sebagai upaya pengobtan anemia. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan tentang anemia dan pemberian tablet Fe. Berdasarkan kegiatan terdapat 93,2% orang terkena anemia, program penanganan anemia sebesar 95%, sebagian besar pendidikan berada pada tingkat SMP sebesar 40,9%, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia sebesar 23,4. Dengan adanya pengetahuan yang meningkat di harapkan terdapat perubahan prilaku pada kesehatan terutama pada konsumsi tablet Fe dan pola makan yang baik
Penyuluhan Lansia Di Kecamatan Sendana Kabupaten Majene Arianggara, Andi Wilda; AGUSLIANI; Umar, Alfia Nurani
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Lansia (lanjut usia) merupakan suatu proses alamiah yang harus dilalui setiap individu. Lansia merupakan tahap akhir perkembangan dalam kehidupan manusia yang merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap individu dimana terjadi perubahan-perubahan fisiologis maupun psikososial dan berpotensi terhadap masalah kesehatan baik secara umum maupun kesehatan jiwa (Maryam et al., 2012). Lansia merupakan proses bertambah usia yang mengalami penurunan kemampuan jaringan tubuh untuk memperbaiki diri sehingga menimbulkan permasalahan psikologis, kemunduran fisik, mental, dan sosial ekonomi(Kusumawardani & Andanawarih, 2018).Kecemasan merupakan suatu perasaan dimana seseorang merasa tidak aman dan terancam atas suatu hal atau keadaan, Kecemasan menggambarkan keadaan khawatir, gelisah yang tak menentu, takut, tidak tentram, kadang-kadang disertai berbagai keluhan fisik. Kecemasan erat kaitannya dengan kondisi kesehatan seseorang, utamanya pada lansia. Sehingga diperlukan pendampingan dan edukasi kepada para penderita lansia yang diindikasikan memiliki gangguan kecemasan. Tujuan: Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia di Kecamatan Sendana Kabupaten Majene Metode: kegiatan ini adalah ceramah, dan pengukuran tingkat kecemasan di Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan pada partisipan yaitu lansia yang berjumlah 20 orang di . Hasil: Terdapat (55%) orang lansia yang memiliki tingkat kecemasan ringan. Pada penyuluhan ini menggambarkan bahwa lansia memang memiliki atau rentan mengalami gangguan kecemasan meski berada pada kategori ringan. Kesimpulan: Berdasarkan tujuan penyuluhan tentang Gambaran Tingkat Kecemasan pada Lansia di di Kecamatan Sendana Kabupaten Majene, dapat disimpulkan bahwa kecemasan pada lansia di posyandu tasikmadu tergolong dalam kategori ringan dimana presentase (55%) .
Edukasi Gizi Seimbang dan Skrining Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Suharli, Abdul Latif; Arfiani Busman
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.454

Abstract

Gizi anak usia sekolah dasar (SD) meliputi kebutuhan energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat. Kebutuhan gizi anak SD berbeda-beda tergantung usia dan aktivitas fisik yang dilakukan. Gizi seimbang merupakan susunan asupan seharihari yang jenis dan jumlah zat gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Gizi seimbang terdiri dari asupan yang cukup, cukup secara kualitas dan kuantitas dan mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh untuk menjaga Kesehatan dan pertumbuhan. Data mengenai kasus gizi anak sekolah dasar (SD) di Indonesia untuk tahun 2023-2025 menunjukkan bahwa masalah gizi seperti stunting, gizi kurang, dan obesitas masih menjadi isu yang signifikan. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi stunting pada anak balita di Indonesia sebesar 21,5%. Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 18% pada tahun 2025. Stunting merupakan masalah gizi yang serius, di mana anak-anak mengalami pertumbuhan yang terhambat. Data SKI 2023 juga menunjukkan prevalensi gizi kurang sekitar 7,4%. Selain stunting dan gizi kurang, masalah gizi lainnya yang perlu diwaspadai adalah obesitas atau kelebihan berat badan pada anak-anak. Anak-anak usia sekolah juga menghadapi masalah kekurangan zat gizi makro dan mikro, serta malnutrisi. Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene bekerjasama dengan SDN No.30 Kaida untuk memberikan edukasi kepada seluruh peserta didik. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan anak sebagai peserta didik agar hidup bersih dan sehat menjaga asupan gizi yang seimbang serta diharapkan berperan aktif mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan study pendahuluan untuk kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan membuat perencanaan, menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan. Hasil yang didapatkan adalah terlaksananya Pengabdian Masyarakat yaitu pemberian edukasi gizi seimbang dan skrining Kesehatan oleh tim Dosen STIKes Bina Bangsa Majene Bersama dengan Guru dan Pembina SDN No. 30 Kaida Kecamatan Pamboang.
Penerapan Senam Hamil Dalam Penguatan Edukasi Kesehatan Bagi Ibu Hamil di Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Tahun 2025 BUSMAN, ARFIANI; Fattah, Al Munawarah; Darwis, Nurfathyah
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.455

Abstract

Latara belakang : WHO merekomendasikan ibu hamil untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang minimal 150 menit per minggu selama masa kehamilan dan selama pasca persalinan. Salah satu bentuk aktivitas fisik selama masa kehamilan dapat dilakukan melalui senam hamil. Tujuan Meningkatkan kualitas pelayanan antenatal yang dilakukan melalui pemberian informasi dan mengajarkan senam hamil pada ibu hamil trimester III yang mengikuti kelas ibu hamil di Pustu Betteng Kecamatan Pamboang. Metode : Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebanyak dua kali pada Sabtu, 10 Mei 2025 dan Sabtu, 17 Mei 2025 bertempat di Pustu Betteng Kecamatan Pamboang. Pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan mengenai pentingnya penerapan senam hamil dalam masa kehamilan dengan menggunakan media power point serta dilakukan implementasi latihan senam hamil yang didampingi oleh bidan dan mahasiswi kebidanan yang telah mendapatkan pelatihan senam hamil sebelumnya. Hasil : Peserta berjumlah 15 orang ibu hamil trimester II dan III. Kegiatan pengabdian masyarakat dibagi menjadi tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Diharapkan kegiatan penerapan senam hamil ini terus berkesinambungan, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh setiap ibu hamil di rumah dengan pendampingan bidan. Sehingga, melalui penerapan senam hamil dapat mengoptimalkan kesehatan ibu dan janin, dan mempersiapkan persalinan normal yang aman.