cover
Contact Name
Heti Triwahyuni
Contact Email
triwahyuniheti@umkuningan.ac.id
Phone
+6285222239351
Journal Mail Official
triwahyuniheti@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Jln. R.A Moertasiah Soepomo No 28B Kabupaten Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda
ISSN : 2443194X     EISSN : 25482106     DOI : https://doi.org/10.33222/jaladri
Jaladri adalah jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Universitas Muhammadiyah Kuningan pada tahun 2015, dengan ISSN 2443-194X (print) dan ISSN: 2548-2106 (online). Untuk menjawab tantangan zaman Jaladri hadir juga dalam bentuk jurnal digital elektronik pada tahun 2016, di awali dengan mengajukan ISSN online yang bersetatus on progres, dan meningkatkan kualitas tulisan yang akan diterbitkan dengan menggandeng mitra bestari internal dan eksternal sehingga tulisan yang terpublish merupakan tulisan yang layak dan terukur dengan bidang keilmuan dan sesuai dengan etika publikasi. Pada Jaladri online juga menampung hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, aplikasi, teori, kritik, dibidang bahasa dan sastra yang belum dipublikasikan di jurnal lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Analisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel Sunda Rasiah Nu Goreng Patut Nuraisyah Rahmawati
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.3887

Abstract

A novel is a form of literary work that has intrinsic and extrinsic elements. Rasiah Nu Goreng Patut is one of the phenomenal folk tales circulating in Sundanese society, this story is also known as the Karnadi Bandar Bangkong story. So far there has been no research that has discussed the intrinsic and extrinsic elements of the novel Rasiah Nu Goreng Patut completely. The method used is descriptive qualitative with literature review analysis and reduction techniques. In this analysis, intrinsic elements of the novel were found; synopsis, theme, line/plot, characters and characterization, setting, point of view, and message. Extrinsic elements found; the author's background, community background, and the values ​​contained. It can be concluded that the novel ultimately becomes entertainment that conveys many life lessons.
Keistimewaan Budaya Sunda Ngujuban Pada Masyarakat Kecamatan Maja Andriyani, Nuri
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.3973

Abstract

The Sundanese cultural tradition of Ngujuban is an activity to honor or bring forth ancestors. There are offerings like food offerings, drinks, market snacks, flowers, cigarettes and prayers. Aims to honor and remember the ancestors, as well as ensuring safety and prosperity for them in the afterlife. This culture contains morals that can be applied in everyday life. This research method uses a qualitative method reinforced by descriptive interviews with several sources from Maja District. The results of this research show that the specialty of Sundanese Ngujuban culture lies in its implementation, namely one day before holidays and celebrations, where karuhun or ancestors come to visit their respective families. There are lessons that can be applied in the form of (1) Educational Values; (2) Religious Values; (3) Social Values; (4) Spiritual Values; and (5) Cultural Values. By discussing Sundanese Ngujuban culture, it is hoped that the Indonesian people, especially Sundanese people who do not yet know about this culture, can become aware of it and use it as learning material regarding the diversity that exists in Sundanese society and that it is widely known and also useful for other communities.
Studi Sosiolinguistik pada Nadhoman Terjemah Kitab Syu’abul Iman Karya KH. A Wahab Muhsin Basajan, abdul rahman
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.4112

Abstract

Sociolinguistic studies are part of modern linguistic studies which cover all linguistic phenomena and their communities. This study can explain word preferences or language structures that differentiate one literary work from another based on the relationship between individuals, populations, periodization and people's lifestyle patterns. The source of sociolingistics research is all types of communication that use language, both spoken and written in all varieties of languages ​​in the world. This research aims to describe sociolinguistic relationships and traces of their application in Nadhoman's "Translation of Syu'abul Iman". The data used in this research are all aspects of perspective studies which include figurative sentences in the form of symbols, images, figurative language or figures of speech, as well as diction or choice of words as well as expressions in the form of loanwords, theme idioms, diction, language style, imagination and messages that describe the influence sociological and linguistic aspects of the translation of the book Syu'abul Iman by KH.A Wahab Muhsin in the form of a translation of the book Syu'abul Iman which was compiled in 1967. Researchers indicate that there are linguistic values ​​related to the situation and social relations in it. To prove this, the author analyzes it using descriptive qualitative methods. The data collection technique in this research is a reading-note technique. The technique is carried out by reading, taking notes for analysis based on the perspective study. The research results obtained prove that sociolinguistics is very influential on the building blocks of the translation of the book Syu'abul Iman.Keywords: Sociolinguistics, Sundanese Nazhoman, Translation.
Konstruksi Kecantikan dalam Novel Midah Si Manis Bergigi Emas dan Cantik Itu Luka Farida Maesaroh
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.4201

Abstract

Cantik Itu Luka dan Midah Si Manis Bergigi Emas dan Cantik Itu Luka merupakan novel yang mengambil perempuan sebagai tokoh utamanya. Novel Midah Si Manis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer dan Novel Cantik Luka karya Eka Kurniawan merupakan dua karya besar yang mendapatkan berbagai penghargaan. Bertema pada perjuangan perempuan, kedua novel ini memaknai cantik yang dikonstruksikan melalui tokoh-tokoh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi kecantikan dalam novel Midah Si Manis Bergigi Emas dan novel Cantik Itu Luka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sastra bandingan, khususnya untuk mendapatkan persamaan atau perbedaan dalam kedua novel tersebut. Teori konstruksi kecantikan dengan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud digunakan untuk memperoleh pemaknaan kecantikan dari kepribadian tokoh perempuan. Hasil analisis dari kedua novel mengkonstruksikan kecantikan bukan hanya soal cantik dari dalam ataupun luar, juga sebagai pandangan bahwa cantik itu bisa membawa kemalangan dan malapetaka. Perbandingan tentang kecantikan yang muncul dari novel Midah Si Manis Bergigi Emas memfokuskan kecantikan pada satu kepribadian tokoh yang menjadi pusat dari alur ceritanya, yaitu Midah. Novel Cantik Itu Luka direkonstruksi oleh beberapa tokoh perempuan seperti Dewi Ayu, Cantik, Alamanda, dan Aneu dengan beragam stigma yang didapatkannya.
Nilai Kepemimpinan dalam Novel Tri Tangtu di Bumi Karangan Yoseph Iskandar Esya Endah Latifah; Alam, Fajar Sukma Nur
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.4221

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan isi novel Tri Tangtu di Bumi karangan Yoseph Iskandar. Selain itu penelitian ini akan membahas nilai kepemimpinan yang mengacu pada kearifan lokal Sunda, tepatnya pada naskah Siksa Kandang Karesian. Adapun nilai kepemimpinan tersebut diantaranya, adalah: 1) parigeuing; 2) dasa pasanta; 3) pangimbuhing twah; 4) opat larangan. Sebelum mendeskripsikan nilai kepemimpinan, peneliti akan mendeskripsikan struktur dengan teori yang dikemukakan oleh Robert Stanton, yang mengacu pada tema, fakta cerita, dan sarana sastra. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Untuk mendukung jalannya penelitian, peneliti menggunakan kartu data sebagai instrument pendukung. Maka dari itu peneliti akan mengumpulkan data kemudian mengolah data tersebut untuk kemudian didéskripsikan.
Analisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel Kabandang Ku Kuda Lumping Karya Ahmad Bakri Irma Beni Wahyuningsih, Siti Ghina Syarifah Arbaniah
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.4222

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan dalam menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tema, alur, penokohan, sudut pandang, amanat, latar, gaya bahasa, biografi pengarang, hidup pengarang dalam masyarakat, serta nilai-nilai yang terkandung dalam novel Kabandang ku Kuda Lumping karya Ahmad Bakri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa yang paling berperan dalam penelitian ini adalah adalah nilai moral dalam unsur ekstrinsik novel, dimana nilai moral yang tercantum dalam novel yaitu mengenai beberapa kenalakan yang dilakukan Jang Udin sebagai tokoh utama dalam cerita.
Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Bentang Hariring Karya Dian Hendryana Siti Farihah, Yulia; Heti Triwahyuni
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 2 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i2.4233

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, struktur, dan nilai moral yang ada pada novel Béntang Hariring karya Dian Hendrayana dengan analisis struktur dan nilai moral. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik telaah pustaka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kartu data. Hasil dari penelitian ini adalah pertama adalah struktur cerita yang ada dalam novel. Tema dalam novel ini adalah mengenai perjuangan; alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur campuran; pelaku dalam novel ini berjumlah 10 pelaku. Dari 10 pelaku tersebut ada 1 pelaku utama yaitu Nia, 1 pelaku kedua yang mendampingi pelaku utama, dan 8 pelaku tambahan; latar yang terdapat dalam novel ini meliputi 14 gambaran waktu, 13 latar tempat, dan 12 latar suasana. Kedua, nilai moral yang terdapat dalam novel tersebut ada 18 meliputi 7 ajen moral manusia terhadap Tuhan, 5 moral manusa terhadap diri pribadinya, 5 moral manusia terhadap manusia lain, 1 moral manusia terhadap alam dan 1 moral manusia terhadap waktu. Luaran dari penelitian ini adalah menghasilkan artikel yang dipublikasikan di jurnal nasional.
Polah Ucap Direktif dan Ekspresif dalam Novel Si Kabayan Ngalalana Karya M.O Koesman: Analisis Pragmatik -, SINTA
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 11 No 1 (2025): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v11i1.4327

Abstract

Permasalahan bahasa sebagai alat komunikasi menjadi hal yang sangat krusial hal ini berkenaan dengan adanya informasi yang disampaikan pembicara kepada pendengar tidak memberikan makna apapun sehingga terjadilah misskomunikasi. Adanya permasalahan bahasa dalam bentuk tulisan menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk kalimat direktif dan ekspresif yang terdapat pada novel Si Kabayan Ngalalana karya M.O Koesman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam novel Si Kabayan Ngalalana karya M.O Koesman terdapat 120 kalimat ekspresif dan direktif. Dibagi kedalam 88 kalimat direktif, serta 32 kalimat ekspresif Penelitian ini dapat bermanfaat sebagai penerapan teori tindak tutur yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai Filosofis dalam Réak dan Bénjang Lugay Pusaka di Kampung Cijambé Kurniasih, Nia; Ruhaliah
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 11 No 1 (2025): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v11i1.4458

Abstract

Artikel ini membahas tradisi Réak dan Bénjang Lugay Pusaka di kampung CiJambé. Tujuan penelitian ini mengkaji nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam kesenian tradisional Réak dan Bénjang Lugay Pusaka di Kampung Cijambé. Kesenian ini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi budaya, tetapi juga sarana pelestarian kearifan lokal dan spiritualitas masyarakat setempat. Melalui pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur, penelitian ini mengungkap bahwa Réak dan Bénjang memiliki nilai-nilai filosofis yang mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Kesenian ini juga menjadi media pendidikan moral, penguatan identitas budaya, serta pengikat solidaritas komunitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelestarian budaya tradisional sekaligus memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dalam bidang antropologi dan filsafat budaya.
Tradisi Ngubur Bali di Desa Cikalong, Kecamatan Pajawan Kidul, Kabupaten Kuningan Rahmawati, Ira; Ruhaliah; Rohaedi, Edi
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 11 No 1 (2025): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v11i1.4461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada leluhur dan sebagai bentuk rasa syukur atas segala berkah yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dapat disimpulkan bahwa tradisi ngubur bali di Desa Cikalong, Kecamatan Pajawan Kidul, Kabupaten Kuningan, merupakan upacara adat yang memiliki makna spiritual mendalam bagi masyarakat setempat. Proses upacara ini melibatkan berbagai ritual, mulai dari persiapan sesajen hingga pemakaman dengan penuh doa dan harapan agar bayi mendapatkan kedamaian. Selain sebagai ritual keagamaan, Ngubur Bali juga berfungsi sebagai pengikat sosial yang mempererat tali persaudaraan antarwarga desa. Dalam pelaksanaannya, tradisi ini memperlihatkan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi kehilangan dan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. Dengan demikian, tradisi ini tidak hanya sebagai pemakaman fisik, tetapi juga sebagai sarana spiritual dan sosial yang memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Cikalong.