cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6285330686593
Journal Mail Official
agus_arif@iapi-indonesia.org
Editorial Address
Gedung LKPP Lt 8 Jl Rasuna Said Komp. Rasuna Epicentrum Lot 11B Jaksel 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengadaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28295714     DOI : https://doi.org/10.59034/jpi.v2i1
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Pengadaan Indonesia fokus pada penelitian, analisis, dan pengembangan dalam bidang pengadaan barang/jasa. Fokus utama dari jurnal ini adalah untuk menyajikan temuan-temuan terkini, inovasi, dan praktik terbaik yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan. Artikel yang diterbitkan akan mencakup studi tentang berbagai aspek pengadaan, termasuk kebijakan, metode, teknologi, dan tantangan yang dihadapi oleh organisasi dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa.
Articles 39 Documents
Standar Etalase Event Organizer Pada Katalog Elektronik Sastyo Aji Darmawan
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i1.31

Abstract

Pada tahun 2023, jumlah produk tayang dan transaksi di katalog elektronik meningkat pesat jika dibandingkan tahun 2022. Prestasi ini patut diapresiasi oleh banyak pihak yang turut mempercepat penyerapan anggaran belanja Pemerintah melalui agenda peningkatan jumlah produk tayang dan nilai belanja melalui katalog elektronik. Pengadaan barang/jasa melalui katalog elektronik diasumsikan memenuhi prinsip keterbukaan. Sementara itu perlu kajian lebih mendalam untuk memastikan prinsip efisien, transparan, bersaing, adil dan akuntabel juga telah diterapkan. Sebab, regulasi telah menyederhanakan prosedur penayangan produk di dalam katalog. Di tambah lagi, dengan dibuka seluas-luasnya keran pengelolaan katalog sektoral dan lokal, potensi penyelenggaraan katalog yang tidak sesuai dengan prinsip pengadaan seolah terakselerasi seperti yang terjadi pada etalase jasa Event Organizer (EO). Berdasarkan hasil penelusuran, etalase jasa EO saat ini belum memenuhi kriteria standar atau dapat distandarkan sesuai yang disyaratkan dalam Pasal 3 Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Toko Daring dan Katalog Elektronik Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Peningkatan Telaah Pada Katalog Elektronik Lokal Dengan Pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Weldy, Lazuardy
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i1.33

Abstract

Dalam perkembangan pengadaan barang dan jasa mulai berkembang digitasliasi. E-purchasing adalah tata cara pembelian barang/jasa melalui sistem katalog elektronik. E-katalog adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang tertentu dari berbagai penyedia barang/jasa pemerintah. Dasar Penyelenggaraan Katalog Elektronik yaitu Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Perubahan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 mengenai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan penggunaan PDN dan Produk UMK dan Koperasi, Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2021, tentang Toko Daring dan Katalog Elektronik Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Keputusan Kepala LKPP Nomor 43 Tahun 2022, tentang penetapan Persetujuan Pengelolaan Katalog Elektronik Lokal, Keputusan Kepala LKPP Nomor 122 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Katalog Elektronik. Penelitian ini bertujuan membuat standar operasional prosedur (SOP) Telaah pada katalog elektronik lokal. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah in-depth interview dan studi literatur.
Penyusunan Strategi 9 (Sembilan) Langkah Melakukan Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa Pada Tahap Perencanaan Pengadaan Rakhman, Agus Arif
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i1.34

Abstract

Studi ini mengusulkan sebuah konsep metodologis yang non-partisipatif untuk mengidentifikasi kebutuhan pengadaan barang/jasa dalam tahapan perencanaan. Dengan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini murni berbasis pada tinjauan literatur akademis tanpa melibatkan responden ataupun partisipasi subjektif. Kerangka kerja yang dikembangkan mencakup sembilan langkah kritikal yang memfasilitasi pemahaman mendalam tentang dinamika pasar dan regulasi pengadaan. Pertama, penelitian ini mendefinisikan dan mengidentifikasi beragam alternatif jenis dan tipe barang/jasa yang tersedia di pasar saat ini. Langkah kedua, mengklasifikasikan spesifikasi teknis barang/jasa dari kualitas terendah hingga tertinggi. Langkah ketiga, mengestimasi rentang harga berdasarkan jenis, tipe, dan spesifikasi yang teridentifikasi. Keempat, memformulasikan rekomendasi kebutuhan dan spesifikasi yang optimal. Selanjutnya, kelima, evaluasi ketersediaan barang/jasa di pasar Indonesia dilakukan, diikuti oleh identifikasi pelaku usaha lokal melalui katalog e-Purchasing LKPP sebagai langkah keenam. Langkah ketujuh menetapkan prioritas penggunaan barang/jasa yang mengutamakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) atau Produk Dalam Negeri (PDN) atas produk impor. Kedelapan, mengevaluasi kondisi eksisting barang/jasa di organisasi. Terakhir, langkah kesembilan mengidentifikasi aspek keberlanjutan pengadaan dari sudut pandang sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa penerapan metodologi non-partisipatif berbasis literatur dalam sembilan langkah strategis ini memungkinkan instansi pemerintah untuk lebih efisien dan efektif dalam menentukan kebutuhan pengadaan, sekaligus meningkatkan integritas dan transparansi proses pengadaan.
Dampak Peningkatan Belanja Produk Dalam Negeri pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi Pertumbuhan Industri Mikro dan Kecil Sumarsono, Sonny; Nugroho, Kusnanto
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i1.35

Abstract

Pengeluaran Pemerintah (Government Expenditure) yang salah satunya dilakukan melalui pengadaan barang/jasa, dalam konsep ekonomi makro terutama aliran Keynesian merupakan kebijakan fiskal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditopang dari pertumbuhan industri nasional, Pemerintah mengimplementasikan Program Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sebagai upaya untuk melindungi sekaligus memberdayakan industri nasional termasuk Industri Mikro dan Kecil. Belanja pengadaan barang/jasa yang dikhususkan untuk menyediakan Produk Dalam Negeri diharapkan memberikan multiplier effect untuk pertumbuhan ekonomi terutama bagi Industri Mikro dan Kecil yang banyak menyerap tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi dampak Belanja Produk Dalam Negeri yang dilakukan oleh Pemerintah bagi pertumbuhan usaha Industri Mikro dan Kecil. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan metode deskriptif dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Belanja Produk Dalam Negeri memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan Industri Mikro dan Kecil terutama dalam meningkatkan Kapasitas Produksi.
Building Up Inclusive Procurement Ecosystems through Digital Transformation Gunawan, Edy; Mutaqin, Muhammad Iqbal
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi Oktober 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i2.50

Abstract

This paper delves into the design and implementation of digital transformation within the Procurement Unit of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia (UKPBJ Kemenkeu). The study underscores the pivotal role of digital transformation in enhancing efficiency, effectiveness, transparency, accountability, collaboration, and sustainability in the procurement processes of goods and services. The transformation is anchored on four main pillars: changes in work patterns and governance, simplification of business processes, development of empowered human resources, and the implementation of a data-driven approach. These pillars are actualized through five interrelated initiatives that have led to eleven synergistic innovations. The paper concludes that these innovations ensure the effectiveness and efficiency of the digital transformation of procurement, providing sustainable positive impacts for the organization and all stakeholders involved in the procurement of goods and services.
Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang Jasa sebagai Penentu Daya Saing Produk Indonesia Dharmayanti, Indrani Dharmayanti; Rakhmasari, Aster Aryati
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi Oktober 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualifikasi dan kompetensi Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang dan Jasa (SDM PBJ), serta merumuskan strategi dan kebijakan yang dapat diambil untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi SDM PBJ. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi kajian literatur, FGD (Focus Group Discussion), analisis pemangku kepentingan, analisis Faktor Internal dan Faktor Eksternal, dilanjutkan dengan analisis SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats) dan alternatif kebijakan. Strategi pengembangan dirumuskan dengan menggunakan matriks QSPM, dan peyusunan program kerja dengan menggunakan metode analisa Blue Ocean Strategy. Strategi tersebut meliputi penyusunan rencana, aturan/kebijakan dan program/roadmap pengembangan SDM PBJ, penguatan kerjasama pemangku kepentingan terkait dalam pengembangan SDM, kaji ulang standar kompetensi kerja bidang PBJ, penyusunan dan pelaksanaan program pelatihan berbasis kompetensi, meningkatan sosialisasi dan promosi program pelatihan ke perusahaan swasta (khususnya industri), memperkuat infrastruktur pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi profesi, serta penguatan eksistensi Asosiasi Profesi Bidang PBJ, juga program monitoring/pengawasan, evaluasi dan pengembangan program penguatan SDM. Strategi tersebut selanjutnya dipetakan dalam program kerja selama empat tahun kedepan. Harapannya dengan berbagai strategi dan program kerja, pengembangan kualifikasi dan kompetensi SDM PBJ dapat ditingkatkan dalam rangka mendukung peningkatan efisiensi produksi dan daya saing produk Indonesia.
Analisis Pangsa Pasar dan Peluang Pengembangan Katalog Elektronik Pemerintah Versi 6 Dalam Era Transformasi E-Commerce Indonesia Rakhman, Agus Arif
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi Oktober 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i2.52

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh perkembangan sektor e-commerce terhadap pengembangan e-Katalog Pemerintah versi 6, dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis data mengenai pangsa pasar platform e-commerce utama di Indonesia dan tren transaksi digital yang berkembang. Selain itu, pendekatan kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi peluang integrasi sistem pembayaran digital dalam e-Katalog. Hasil analisis menunjukkan bahwa dominasi platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia memberikan indikasi adanya potensi besar untuk mempercepat pengadaan barang/jasa pemerintah melalui e-Katalog. Sistem pembayaran digital yang semakin efisien juga ditemukan dapat mendukung kelancaran transaksi dan mengurangi biaya operasional. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-Katalog versi 6 dapat meningkatkan efisiensi proses pengadaan publik, dengan memanfaatkan infrastruktur digital yang telah ada dalam sektor e-commerce. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk memperkuat infrastruktur digital, menyederhanakan proses adopsi teknologi, dan memperkuat kemampuan pengelola e-Katalog guna memastikan keberhasilan implementasi sistem ini dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.
Tinjauan Sistematik Tentang Pengaruh Digitalisasi Pengadaan Terhadap Efisiensi dan Transparansi di Sektor Publik Indonesia Rakhman, Agus Arif
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi Oktober 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i2.53

Abstract

Transformasi digital dalam pengadaan sektor publik Indonesia merupakan inisiatif strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien dan transparan. Penelitian ini menganalisis secara sistematis dampak digitalisasi terhadap efisiensi dan transparansi sistem pengadaan publik Indonesia melalui systematic literature review terhadap 127 artikel yang dipublikasikan dalam periode 2010-2024. Metodologi penelitian mengadopsi protokol PRISMA dengan framework analisis multi-dimensi yang mengintegrasikan aspek teknologi, organisasi, dan konteks. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga temuan utama: (1) peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, mencakup akselerasi waktu proses (40.5%), optimalisasi biaya (35.2%), dan produktivitas staff (42.8%); (2) penguatan transparansi sistem (60%) dan akuntabilitas melalui peningkatan audit trail (95%); (3) kontribusi terukur terhadap SDGs, khususnya SDG 9 melalui pengembangan infrastruktur digital (65.4%) dan akses teknologi (71.2%), serta SDG 16 melalui penguatan efisiensi institusional (55%) dan transparansi (62%). Penelitian menghasilkan tiga novelty: framework implementasi kontekstual yang mengakomodasi karakteristik unik Indonesia, metodologi assessment hibrid yang mengintegrasikan pendekatan kuantitatif-kualitatif, dan model optimalisasi berkelanjutan yang adaptif terhadap variasi kesiapan digital antar daerah. Temuan ini menyediakan landasan ilmiah untuk pengembangan kebijakan dan praktik digitalisasi pengadaan yang berkelanjutan di sektor publik Indonesia, dengan implikasi signifikan bagi pencapaian tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan berkelanjutan.
Analisis Implementasi Manajemen Pengadaan Rantai Pasok Material Konstruksi pada Rehabilitasi Jaringan Irigasi Kadubeureum Melalui Swakelola Wibawa Mukti, Aditya; Pradipta, Yanto; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v4i1.54

Abstract

Manajemen Rantai Pasok (MRP) adalah disiplin ilmu manajemen yang mapan dan banyak diterapkan di sektor bisnis untuk mencapai keunggulan kompetitif. Namun, penerapannya di sektor nirlaba dan pemerintah seringkali kurang berkembang. Dengan mengacu pada praktik sektor bisnis, MRP dapat menjadi tolok ukur untuk meningkatkan efisiensi di sektor pemerintah, khususnya dalam mengelola rantai pasok material konstruksi untuk proyek rehabilitasi jaringan irigasi sederhana. Studi ini menganalisis proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Kadubeureum dengan membandingkan dua metode pelaksanaan: jasa konstruksi oleh penyedia dan swakelola berbasis masyarakat. Indikator kinerja utama meliputi efisiensi biaya, tingkat komponen dalam negeri (TKDN), dan waktu penyelesaian proyek. Metode penulisan ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan studi kasus pada proyek Rehabilitasi Jaringan irigasi Kadubeureum. Data yang digunakan terdiri dari informasi mengenai pelaksanaan proyek yang telah berkontrak pada Bidang Sumber Daya Air, meliputi dokumen kontrak, laporan pelaksanaan proyek, Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) dan kebijakan pemerintah terkait serta di analisa menggunakan Ms. Excel dan Ms. Project. Hasil Penulisan menunjukan nilai kontrak Penyedia adalah Rp178.300.000,00 dan nilai kontrak Swakelola adalah Rp122.165.423,90, terdapat penghematan dengan metode Swakelola sebesar Rp56.134.576,10 (31,48%). Penghapusan margin keuntungan penyedia jasa dan pengadaan material langsung menjadi faktor utama efisiensi biaya ini. TKDN Penyedia adalah 83,74% dan TKDN Swakelola adalah 97,67%, terdapat peningkatan TKDN dengan metode Swakelola sebesar 13,92%. Tingginya TKDN pada metode Swakelola mencerminkan penggunaan bahan lokal yang lebih dominan. Waktu pelaksanaan pekerjaan Penyedia adalah 90 hari kalender dan waktu pelaksanaan pekerjaan Swakelola adalah 30 Hari Kalender, Swakelola juga memungkinkan pengurangan waktu pelaksanaan hingga 60 Hari Kalender (66,67%).
Manajemen Pengadaan Konsultan Pengawas pada Proyek Pembangunan PMJ Land Tower Firdaus, Muhamad Firdaus; Butar Butar, Sopar; Silaen, Josua R.; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v4i1.56

Abstract

Manajemen pengadaan konsultan pengawas merupakan salah satu komponen penting dalam memastikan kesuksesan proyek konstruksi berskala besar seperti PMJ Land Tower di Jakarta. Artikel ini membahas secara mendalam proses pengadaan konsultan pengawas, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi kinerja tergantung dari kontrak yang diberikan oleh pemberi tugas kepada konsultan pengawas. Studi kasus proyek PMJ Land Tower menunjukkan berbagai tantangan, termasuk koordinasi antara pemberi tugas, konsultan pengawas, dan kontraktor, serta memberikan solusi berbasis manajemen proyek yang terintegrasi. Hasil analisis menyoroti pentingnya strategi manajemen pengadaan yang sistematis untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pengendalian risiko. Kata Kunci: manajemen pengadaan, konsultan pengawas, proyek konstruksi, evaluasi kinerja, PMJ Land Tower.

Page 3 of 4 | Total Record : 39