cover
Contact Name
Abubakar
Contact Email
abubakar.bna54@mail.com
Phone
+6281360436675
Journal Mail Official
abubakar@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jln. Blang Beringin, Lr. Turi Utama, Desa Cot Mesjid Kota Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Ilmu
ISSN : 16934849     EISSN : 25492306     DOI : https://doi.org/10.32672/si.v24i2
Core Subject : Education,
Serambi Ilmu will published an orginil manuscript sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere. The scope of the fields contained in Serambi Ilmu Journal covers the following areas: • Educational; • Learning; • Instructional; • Curriculum; • Issues and Trends; • Teacher Education; • Education Policy; • Education Evaluation; • Administration Education; • The conceptual ideas education; • Study application of educational theory; • Education Books Reviews.
Articles 185 Documents
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY (STS) PADA MATERI POKOK LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI UPAYA PENINGKATANLIFE SKILL SISWA Jailani
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 19 No. 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v19i2.877

Abstract

Pendekatan Science Technology Society merupakan salah satu pendekatan yang menghubungkan antara pembelajaran sains dengan kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat yang ada di sekitar siswa, siswa dilatih untuk memadukan pemahamannya tentang dunia alam (sains) dengan dunia buatan manusia (teknologi) dan dunia sosial melalui pengalaman siswa sehari-hari.Dengan demikiandiharapkan terjadi peningkatan life skill siswa.penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahuiprestasi belajar dan aktifitas belajar siswadengan menerapkanpendekatan STS pada materi pokoklingkungan hidup di SMP se Aceh Besa, 2) Mengetahui tingkat kemampuan guru dalam menerapkan pendekatan STSdalam rangka meningkatkan prestasi belajarsiswa, khususnya pada materi pokoklingkungan hidup, 3) Mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan pendekatan STSpada pembelajaran materi pokoklingkungan hidup. Populasi penelitian ini adalah guru sains dan siswa di SMP se Aceh Besar. Sampel diambil 10 SMP, masing-masing sekolah diambil 2 orang guru dan 10 orang siswa. Instrumen pengumpulan data digunakan lembar observasi, angket, dan wawancara.Data dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus persentase dan analisis kualitatif secara narasi. Hasil analisis data dan temuan-temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Implementasi pendekatan STSdapat meningkatkan kualitas aktivitas siswa, dapat meningkatkan hasil belajar siswa,dapat meningkatkan kualitas literasi sains dan teknologi siswa dengan baik. Serta meningkatnya respon siswa dan guru.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MODIFIKASI LINGKUNGAN MIKRO PENYIMPANAN KACANG-KACANGAN PADA MASYARAKAT PENGELOLA INDUSTRI PANGAN MELALUI PENDIDIKAN PRAKTEK Lukmanul Hakim
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 19 No. 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v19i2.878

Abstract

UUD nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian berperan mendorong petani lebih berpartisipatif dalam kegiatan sosial. Interaksi sosial yang bersifat partisipatif akan berjalan dengan baik, apabila didukung oleh faktor lingkungan. Ketertarikan serangga pada kacang-kacangan (Fabaceae)dapat disebabkan warna atau kandungan kimia sebagai sumber makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganperilaku serangga Callosobruchus maculatus (Fab) dengan cahaya dan jenis kacang pada lingkungan mikro termodifikasi. Penelitiandilakukan di Gampong Cot Mesjid, Kota Banda Aceh dengan menggunakan Racangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 4 warna cahaya, yaitumerah, kuning, hijau dan putih. Faktor kedua3 jenis kacang, yaitu kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah.Hasil penelitian menunjukkan cahaya merah lebih disukai serangga uji. Pemilihan pada warna cahaya dipengaruhi oleh panjang gelombang dari masing-masing cahaya. Panjang gelombang cahaya merah antara 6,60 ± 0,30 ƛ (nm), cahaya kuning antara 5,40 ± 0,30 ƛ (nm), dan cahaya hijau antara 4.80 ± 0.30 ƛ (nm). Sedangkan cahaya putih merupakan gabungan beberapa cahaya menjadi satu cahaya yang tampak (polychromatic). Penempatan telur (oviposisi)tertinggi pada kacang kedelai.Oviposisi) telur pada permukaan biji dipengaruhi oleh warna, bau, dan kandungan esensial. Warna lampu yang tidak disukai serangga hama gudang adalah warna putih, sehingga warna tersebut dapat direkomendasikan untuk penerangan ruang penyimpanan dan untukmenghindari oviposisi telurCallosobruchus maculatus Fabricius pada permukaan biji kacang.
PERANAN PEDAMPING WILAYAH DALAM PENINGKATAN KETRAMPILAN KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI PEMBELAJARAN Zainuddin
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 19 No. 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v19i2.879

Abstract

Rendahnya kompetensi kepala sekolah dalam mengindentifikasi berbagai masalah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran merupakan suatu masalah. Faktor penyebabnya adalah kepala sekolah tidak pernah terlibat langsung dalam pembelajaran di kelas, rendahnya kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran, lemahnya kemampuan guru mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan tuntutan materi dan kebutuhan siswa, dan rendahnya kemampuan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menyenangkan siswa belajar. Jumlah kepala sekolah binaan adalah 13 orang kepala SD. Penelitian yang dilaksanakan selama 3 bulan sejak Januari – Maret 2018, dalam 2 siklus, dengan prosedure perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Memperoleh hasil meningkatnya ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran dengan melakukan pembinaan, pembekalan dan dorongan agar kepala sekolah rutin melaksanakan supervisi pembelajaran di sekolah. Melalui pendampingan dapat meningkatkan ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran. Usaha meningkatkan ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran memperoleh hasil yaitu pra siklus 1 nilai 65,45 pada katagori sedang (C), siklus 1 nilai 70,89 dengan katagori sedang (C), dan siklus 2 dengan nilai 80,08 dalam katagori baik (B).
UPAYA PENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI HIMPUNAN Nur Ainun
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 19 No. 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v19i2.880

Abstract

Tujuan umum penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengolahan data dianalisis dengan statistik kuantitatif. Pengolahan data peneliti menggunakan bantuan SPSS 16.0. Analisis statistik yang dilakukan berupa memberikan skor pretes dan postes, menghitung rataan dan standar deviasi, menguji normalitas dan uji homogenitas data pretes sebagai syarat Uji kesamaan rata-rata, menghitung N-Gain, melakukan uji perbedaan N-Gain, dan melakukan pengujian interaksi antara faktor pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Pelaksanaan penelitian dari bulan April s.d November 2018 di SMPN 1 Unggul Sukamakmur dan Kampus Universitas Serambi Mekkah. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: 1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran biasa (konvensional) berdasarkan keseluruhan siswa, 2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran Problem Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran biasa (konvensional) berdasarkan pengelompokkan siswa, dan 3) Terdapat interaksi antara penerapan pembelajaran dan pengelompokkan siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, dikarenakan kelompok memberikan hasil yang berbeda terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS MAHASISWANON-PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Ema Dauyah
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 19 No. 2 (2018): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v19i2.881

Abstract

The purpose of this study is to identify the factors that affect the students motivation of Non-English student’s of Teacher Training and Education Faculty (FKIP), Universitas Abulyatama. It also aims to evaluate which of the subfactor of motivation gives more impact towards thestudents learning. The study utilized the qualitative research methodby incorporating the questionnaire which consisted of 2 factors of intrinsic motivation and 3 factors of extrinsic motivation where each of sub factor consisted of 10 questions. The questionnaire was in the form of Likert Scale.The sample was 50 students from different major of FKIP that was chosen by using purposive random sampling. The data from the questionnaire was analysed by using statistical procedure and explained descriptively. The finding showed that the extrinsic motivation was more contributive towards thestudents’ motivation (39,66) compared to intrinsic factor (36,65). The result also showed that two sub factor of extrinsic motivation; quality of the lecturer and teaching learning (40,2) and the supporting learning facilities (39,6) were two dominant factors that can improve the students motivation.Thus, This result gives the the implication on what should be consider in the language learning especially in learning English. As such, the quality of the lecturer and the learning facilities should be improved as it will increase the students motivation in the language learning.
Konteks Penggunaan Bahasa Tabu Sebagai Pendidikan Etika Tutur dalam Masyarakat Pidie Junaidi
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 20 No. 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v20i1.882

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konteks penggunaan bahasa tabu dalam masyarakat Pidie. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan metode deskriptif-analitis. Data penelitian ini adalah bahasa tabu berbentuk lisan dalam masyarakat Pidie. Sumber data penelitian ini adalah informan, yaitu masyarakat yang menetap di kabupaten Pidie, berjumlah 15 orang yang berdomisili pada sebelas gampông dalam kecamatan yang ada di kabupaten Pidie. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur yang didukung oleh teknik pancingan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif dengan tahapan-tahapan, menyeleksi data, mendeskripsikan keseluruhan data, mengelompokkan data berdsarkan konteks penggunaannya, dan menganalisis data untuk ditarik simpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa konteks penggunaan bahasa tabu dalam masyarakat Pidie terjadi pada beberapa konteks, yang meliputi konteks (1) pembicara dan pendengar pembicaraan, (2) latar atau tempat pembicaraan, (3) waktu pembicaraan, (4) topik atau peristiwa yang dibicarakan, (5) suasana atau situasi pembicaraan, dan (6) tujuan atau maksud pembicaraan. Masyarakat Pidie kadang-kadang menggunakan bentuk eufemisme untuk menggantikan bahasa tabu kata-kata. Namun, tidak ada bentuk penyulihan kata apapun untuk menggantikan bahasa tabu sumpah serapah, selain penutur harus diam.
Pengaruh Metode Latihan Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kemampuan Teknik Lari 110 Gawang Putera Amirzan
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 20 No. 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v20i1.883

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan lari gawang atlet lari gawang Pengcab PASI Kabupaten Pidie Jaya. Motivasi berprestasi terbagi menjadi dua bagian yaitu tinggi dan rendah. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan Atletik Kabupaten Pidie Jaya. Metode eksperimen menggunakan desain treatment by level 2x2. Sampel terdiri dari 52 atlet dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing terdiri dari 13 sampel. Teknik analisis data adalah dua-arah analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji T-Tukey pada tingkat signifikan α = 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Secara keseluruhan, latihan pliometrik lebih baik pengaruhnya dari latihan sirkuit terhadap kemampuan teknik lari gawang pada kelompok atlet, (2) Terdapat interaksi antara metode latihan dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan teknik lari gawang. (3) kelompok motivasi berprestasi tinggi latihan pliometrik lebih baik dari latihan sirkuit terhadap kemampuan teknik lari gawang pada kelompok motivasi berprestasi tinggi, (4) kelompok motivasi berprestasi rendah tidak berpengaruh secara signifikan, latihan sirkuit lebih baik dari latihan pliometrik terhadap kemampuan lari gawang pada kelompok motivasi berprestasi rendah
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 Melalui Pendampingan Cut Helma
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 20 No. 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v20i1.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 melalui pendampingan di SMP binaan Kota Lhokseumawe tahun 2019. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah binaan yang ada di kota Lhokseumawe yang dilaksanakan mulai dari bulan Januari sampai dengan Mei 2019. Subjek penelitian adalah guru-guru yang yang menjadi binaan peneliti sebanyak 20 orang guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus teridiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian diperoleh dari wawancara dan observasi guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian diketahui bahwa Jika ditinjau dari seluruh kategori yang dinilai pada siklus pertama nilai rata-rata komponen penyusunan RPP adalah 68,64%. Sedangkan pada siklus kedua nilai rata-rata komponen penyusunan RPP 85,11%. Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus pertama adalah 16,47%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP kurikulum 2013 di SMP binaan Kota Lhokseumawe tahun 2019.
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GANGGUAN BAHASA DAN BICARA DI SLB-AB BUKESRA BANDA ACEH Yulsafli
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 20 No. 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v20i1.885

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Gangguan Bahasa dan Bicara di SLB-AB BUKESRA Banda Aceh”. Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsep asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan bahasa dan bicara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif,.Teknik pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif, data-data yang terkumpul direduksi dan menyusun berbagai katagori sesuai dengan tema dan tujuan penelitian, sehingga dapat menjawah permasalahan penelitian. Adapun yang menjadi hasil penelitian ini adalah pada umumnya, untuk anak yang normal dengan kita berbicara memakai bahasa sehari-hari, anak normal dapat mengerti, sedangkan untuk anak dengan gangguan bahasa dan bicara, kita harus mengeja apa yang ingin kita katakan padanya, juga kita harus menggunakan bahasa tubuh, agar ucapan kita dapat dimengerti olehnya, apabila tidak dimengerti juga, kami harus mengeja dan mengulangnya kembali. Yang pasti asuhannya berbeda dengan anak yang normal.
PENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI APLIKASI FUNGSI MELALUI METODE PENEMUAN TERBIMBING Imadiah
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 20 No. 1 (2019): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v20i1.886

Abstract

Salah satu keberhasilan dalam proses belajar mengajar adalah kemampuan guru dalam merancang PBM, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran. Guru juga harus mampu dalam memilih dan menerapkan metode yang sesuai dengan materi yang akan di ajarkan. Penelitian ini berdasarkan pada rumusan permasalahan: apakah prestasi belajar siswa kelas XI MIPA-1 SMA Negeri 14 Banda Aceh pada materi aplikasi turunan fungsi dapat ditingkatkan dengan penggunaan metode pembelajaran penemuan terbimbing? Tujuan dalam penelitian ini adalah:untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada materi aplikasi turunan fungsi dengan metode pembelajaran penemuan terbimbing di kelas XI MIPA-1 SMA Negeri 14 Banda Aceh. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA -1. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dengan perlakuan dua siklus. Analisis data dilakukan dengan diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi aplikasi turunan fungsi. Hal ini ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (53%) dan siklus II (87,5%).

Page 4 of 19 | Total Record : 185