cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,041 Documents
Perancangan Media Promosi Toko New Yap Yek Fauzan Aulia; Izan Qomarats
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang media promosi Toko Sepatu New Yap Yek melalui pendekatan audio visual mixed media yang menonjolkan nilai historis dan kualitas sepatu kulit handmade. Didirikan sejak 1928 di Kota Bukittinggi, New Yap Yek merupakan produsen sepatu lokal yang masih mempertahankan metode pembuatan manual. Perancangan ini meliputi media utama berupa video promosi berdurasi 90 detik, serta media pendukung seperti poster, banner, packaging, feed Instagram, dan merchandise. Hasil karya dirancang dengan identitas visual konsisten-menggunakan warna krem, merah, dan hitam, tipografi bergaya vintage, serta bahasa Indonesia ejaan lama. Video utama menggabungkan footage dokumenter, motion graphic, ilustrasi sepatu, serta footage sinematik model dan suasana alam, guna memperkuat storytelling. Media promosi ini tidak hanya menyampaikan informasi produk, tetapi juga membangun ikatan emosional melalui narasi sejarah dan pendekatan visual yang kuat.
Desain Media Informasi Tanaman Herbal Minangkabau Berbasis Buku Ilustrasi Dan Scrapbook Rabil Rian Ibrahim; Fadlul Rahaman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang media informasi edukatif berupa buku ilustrasi sebagai upaya pengenalan dan pelestarian tanaman herbal khas Minangkabau kepada generasi muda. Berdasarkan riset terhadap 100 siswa usia 15–18 tahun di Sumatera Barat, ditemukan bahwa 85% responden belum mengenal tanaman herbal di lingkungan mereka. Untuk menjawab tantangan ini, dilakukan proses perancangan melalui observasi, wawancara, analisis kebutuhan audiens, eksplorasi visual, sketsa awal, digitalisasi ilustrasi, dan pengolahan layout sesuai prinsip desain komunikasi visual. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi utama berjudul “Rahasia Alam Minangkabau: Warisan Herbal untuk Generasi Masa Depan”, dikembangkan dengan gaya scrapbook serta elemen interaktif seperti pop-up, QR code, dan ilustrasi naturalis. Media pendukung seperti poster, stiker, motion grafis, dan merchandise turut dirancang untuk memperluas jangkauan informasi. Diharapkan media ini mampu meningkatkan kesadaran kesehatan, memperkuat identitas budaya lokal, serta mendorong pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan alami.
Stereotype Terhadap Mahasiswa Laki-Laki Jurusan Seni Tari: Ditinjau Dari Sudut Pandang Mahasiswa Jurusan Seni Musik Isi Padangpanjang Juni Shara; Maulid Hariri Gani; Mutia Kahanna
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.586

Abstract

Stereotype berbasis gender masih menjadi persoalan yang kerap muncul dalam dunia pendidikan seni, termasuk di lingkungan Institut Seni Indonesia Padangpanjang. Mahasiswa laki-laki yang memilih jurusan seni tari sering kali mendapat pandangan miring atau anggapan negatif dari lingkungan sekitarnya. Hal ini mencerminkan adanya pelabelan sosial yang menganggap bahwa seni tari lebih cocok untuk perempuan. Skripsi ini berjudul “ Stereotype Terhadap Mahasiswa Laki-Laki Jurusan Seni Tari: Ditinjau Dari Sudut Pandang Mahasiswa Laki-Laki Seni Musik’’. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan latar belakang adanya stereotype terhadap mahasiswa laki-laki jurusan seni tari, serta mendeskripsikan dampak adanya stereotype terhadap mahasiswa laki-laki jurusan seni tari ISI Padangpanjang. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori labeling dari Becker. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan hal yang melatarbelakangi stereotype terhadap mahasiswa laki-laki seni tari karena kurangnya pemahaman tentang seni tari, faktor lingkungan, dan perbedaan perilaku. Dampak terjadinya stereotype terhadap mahasiswa laki-laki seni tari ISI Padangpanjang yaitu mengalami tekanan sosial, kehilangan rasa percaya diri, dan penyempitan identitas.
Uji Potensi Antipiretik Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmanni), Gandarusa (Justucia gandarussa), Ibuprofen dan Paracetamol Pada Model Hewan Uji Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus) Alya Salsabillah Manangin; Andini Amanah Saharudin; Nurilawati Dg Maroa; Andriyani Astuti Anwar; Fani Agusni Mansur; Adelia Widya Apriyanti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.587

Abstract

Demam merupakan respons fisiologis terhadap infeksi atau peradangan, ditandai dengan peningkatan suhu tubuh akibat pirogen endogen yang memicu produksi prostaglandin E2 (PGE2) di hipotalamus. Obat antipiretik seperti parasetamol dan ibuprofen bekerja dengan menghambat sintesis PGE2. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antipiretik antara parasetamol dan ibuprofen pada tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi demam menggunakan suspensi putih telur 5%. Metode penelitian eksperimental laboratorik ini menggunakan desain post-test only control group, dengan 15 ekor tikus dibagi dalam 3 kelompok (kontrol, parasetamol, ibuprofen). Data suhu tubuh diukur setiap 15 menit selama 60 menit pasca pemberian obat, dan dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dilanjutkan uji Tukey (p<0,05). Hasil menunjukkan bahwa parasetamol dan ibuprofen menurunkan suhu tubuh secara signifikan dibandingkan kontrol negatif. Penurunan suhu rata-rata pada kelompok parasetamol mencapai 4,86%, sementara pada ibuprofen sebesar 4,46%, dan pada infusa kayu manis Cinnamomum burmani sebesar 0,40%, sehingga pada infusa gandarusa Justucia gandarusa sebesar 0,03%Kesimpulan Parasetamol dan ibuprofen sama-sama efektif sebagai antipiretik, dengan hasil penurunan suhu yang sebanding. Penelitian ini mendukung penggunaan keduanya dalam manajemen demam, namun diperlukan studi lanjutan dengan pengamatan toksikologis dan biomolekuler. Gandarusa (Justicia gandarusa) memiliki efektivitas lebih efektif dibandingkan kayu manis. Kayu manis (Cinnamomum burmanii) antipiretik yang terlihat dari penurunan suhu tubuh, sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif terapi penurun demam yang alami dan aman.
Perancangan Identitas Visual Mida Collections Fauzan Hidayat
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.588

Abstract

Industri fashion di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap tren dan gaya hidup. Mida Collections, sebuah usaha lokal yang berdiri sejak 2010, menghadapi tantangan dalam membangun citra merek karena ketiadaan identitas visual yang profesional dan konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang ulang identitas visual Mida Collections dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner daring yang diikuti oleh 127 responden. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam desain identitas visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas visual yang baru, berupa logo dan penerapannya ke berbagai media promosi, dapat meningkatkan kesadaran dan citra merek. Diharapkan, perancangan ini memberikan kontribusi pada pengembangan identitas visual perusahaan di pasar lokal dan nasional.
Perancangan Webiste Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaan Minangkabau Sebagai Media Informasi Nadia Vedri; Ferry Fernando
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.589

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh besar terhadap penyebaran informasi, termasuk di sektor pariwisata dan pelestarian budaya. Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) merupakan lembaga yang menyimpan arsip sejarah dan budaya Minangkabau, namun masih terbatas dalam menjangkau masyarakat luas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang media informasi berbasis website untuk meningkatkan akses dan penyebaran informasi mengenai PDIKM. Proses perancangan menggunakan metode observasi lapangan, wawancara, dan kuisioner, serta pendekatan desain komunikasi visual dengan mengutamakan prinsip UI (User Interface) dan UX (User Experience). Desain visual mengangkat identitas budaya Minangkabau melalui penggunaan warna marawa (merah, kuning, hitam) serta visualisasi Rumah Gadang sebagai ikon budaya. Website dirancang agar interaktif, responsif, dan mudah diakses oleh semua kalangan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa website dapat menjadi media efektif dalam menyampaikan informasi sejarah dan budaya PDIKM secara luas. Selain itu, media pendukung seperti poster, brosur, dan merchandise juga dirancang sebagai bagian dari strategi promosi. Diharapkan media ini tidak hanya meningkatkan minat masyarakat dan wisatawan terhadap budaya Minangkabau, tetapi juga mendorong pelestariannya melalui pemanfaatan teknologi digital.
Perancangan Visual Identity Objek Wisata Pemandian Rumah Putiah Nagari Kapalo Hilalang Arjuna Tua
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.590

Abstract

Perancangan visual identity Pemandian Rumah Putiah dilakukan sebagai upaya membentuk citra yang kuat dan menggambarkan karakter alami serta nilai sejarah yang dimiliki objek wisata tersebut. Pemandian Rumah Putiah merupakan destinasi wisata alam yang berlokasi di Nagari Kapalo Hilalang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang memiliki potensi besar dalam menarik minat wisatawan karena kealamian suasana dan nilai historisnya. Proses perancangan dimulai dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola dan pengunjung, serta studi pustaka sebagai dasar pemahaman konteks. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode SWOT, 5W+1H, dan analisis target audiens untuk merumuskan strategi perancangan yang tepat. Hasil analisis tersebut dirangkum dalam creative direction yang menjadi acuan utama dalam proses pengembangan konsep visual. Proses kreatif meliputi penyusunan brainstorming, mind mapping, eksplorasi sketsa, hingga finalisasi logo dan elemen visual pendukung lainnya. Diharapkan, perancangan ini mampu memperkuat identitas visual Pemandian Rumah Putiah dan meningkatkan daya tariknya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di daerah tersebut.
Mitos Pada Masyarakat Minangkabau Dalam Fotografi Konseptual Jelfaruq Alfatah; Yuli Hendra Multi Albar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.591

Abstract

Mitos merupakan bagian dari tradisi lisan yang hidup dalam masyarakat Minangkabau dan berfungsi sebagai pedoman moral, sosial, serta spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai-nilai tersebut sering disampaikan melalui bentuk larangan yang bersifat simbolik dan sarat makna, seperti etika, agama, dan kesehatan. Namun, seiring perkembangan zaman, pemahaman terhadap makna larangan dalam mitos mulai memudar, terutama di kalangan generasi muda yang lebih rasional dan kurang terikat pada tradisi. Untuk menjembatani kesenjangan ini, pendekatan visual melalui fotografi konseptual digunakan sebagai media interpretasi dan rekonstruksi nilai-nilai budaya dalam mitos. Fotografi konseptual dinilai efektif dalam menyampaikan pesan simbolik karena dapat merepresentasikan makna melalui elemen visual yang kuat. Melalui karya ini, fotografi menjadi medium kreatif dan reflektif yang menghidupkan kembali kesadaran akan nilai-nilai budaya lokal, serta mengajak generasi masa kini untuk memahami kembali warisan tradisi yang sarat akan makna.
Fermentasi Tradisional Buah Nipah (Nypa fruticans) dan Uji Kandungan Etanol Secara Organoleptik dan Destilasi Andini; Ardi Mustakim
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.592

Abstract

Permasalahan dalam pemanfaatan buah nipah (Nypa fruticans) sebagai bahan baku bioetanol terletak pada rendahnya kadar gula alami yang dimilikinya, sehingga fermentasi alami sulit berlangsung optimal. Penelitian ini menawarkan solusi melalui fermentasi tradisional dengan penambahan ragi tape dan gula pasir untuk mendukung pembentukan etanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi buah nipah difermentasi secara sederhana dan menguji kandungan etanolnya melalui metode organoleptik dan destilasi. Proses fermentasi dilakukan selama tujuh hari dalam wadah tertutup tisu steril dan diamati setiap hari secara visual. Uji pembakaran menggunakan hasil destilasi dilakukan pada media tisu untuk mendeteksi senyawa mudah terbakar. Hasil menunjukkan adanya aroma khas alkohol dan nyala api bertahan selama ±20 detik pada tisu yang dibasahi cairan destilat. Ini mengindikasikan bahwa fermentasi menghasilkan etanol dengan estimasi kadar berkisar antara 1–3% volume per volume. Penelitian ini menunjukkan bahwa buah nipah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol melalui metode sederhana, meskipun kadar yang dihasilkan masih tergolong rendah dan membutuhkan optimasi lanjutan.
Gerakan Tari Indang Dalam Penciptaan Karya Fotografi Konseptual Khadar Isman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.593

Abstract

Tari Indang merupakan salah satu seni tari tradisional Minangkabau yang memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan nilai-nilai spiritual dan budaya masyarakat pesisir Sumatera Barat. Setiap gerakan dalam Tari Indang mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan nilai agama, sosial, budaya, serta filosofi kehidupan. Penelitian ini bertujuan menciptakan karya fotografi konseptual dengan memvisualisasikan dua puluh gerakan pokok Tari Indang ke dalam medium fotografi sebagai bentuk interpretasi makna gerak secara visual. Metode penciptaan karya menggunakan teknik rear curtain sync yang menggabungkan efek jejak gerakan (motion blur) dengan pembekuan pose akhir dalam satu bingkai foto. Pendekatan pencahayaan low key lighting dipilih untuk memperkuat suasana visual yang merefleksikan nilai spiritual dan kontemplatif dari setiap gerakan. Hasil karya disusun secara berurutan sesuai dengan tahapan gerakan Tari Indang, dipresentasikan dalam bentuk cetak berukuran besar untuk memberikan kesan estetika visual yang kuat. Karya ini diharapkan dapat menjadi alternatif pelestarian budaya melalui media fotografi konseptual, sekaligus memperkaya pemahaman masyarakat tentang makna mendalam yang terkandung dalam setiap gerakan Tari Indang.

Page 57 of 105 | Total Record : 1041