cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,041 Documents
Masjid Asasi Sebagai Objek Wisata Religi Di Kelurahan Sigando Kota Padang Panjang Iman Ashar Tanjung; Selvi Kasman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.574

Abstract

Penelitian ini membahas fungsi Masjid Asasi sebagai objek wisata religi di Kelurahan Sigando, Kota Padang Panjang. Masjid yang dibangun pada abad ke-17 ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol indentitas budaya dan religius masyarakat setempat. Seiring dengan penetapan Sigando sebagai Kampung Wisata dan Religi, Masjid Asasi mulai lebih sering di kunjungi oleh wisatawan yang ingin mengenal sejarah, arsitektur, dan nilai spiritual Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi masjid dalam konteks pariwisata religi serta mengetahui peran masyarakat dan peluang dalam pengembangannya. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme Malinowski dalam melihat fungsi masjid dalam memenuhi kebutuhan manusia dan keseimbangan sosial dalam 3 tingkat yaitu biologis, instrumental, dan integratif. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap fungsi baik dari segi spritual, sosial budaya dan wisata religi di Masjid Asasi telah berjalan secara informal melalui keterlibatan masyarakat. Dukungan sosial budaya masyarakat menjadi modal penting dalam pengembangan wisata religi di Kelurahan Sigando. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan wisata religi di Masjid Asasi memerlukan strategi kolaboratif yang memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola masjid sebagai objek wisata religi.
Tradisi Badulang Dalam Alek Perkawinan Di Kelurahan Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur Provinsi Sumatera Barat Rani Mardeswan; Maulid Hariri Gani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.575

Abstract

Penelitian ini berjudul Tradisi Badulang dalam Alek Perkawinan di Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Provinsi Sumatera Barat. Tradisi badulang merupakan prosesi simbolik dalam alek perkawinan masyarakat Minangkabau, khususnya di Kelurahan Tiakar. Badulang adalah kegiatan membawa dulang yang berisi aneka makanan ke rumah mempelai perempuan oleh pihak keluarga yang memiliki hubungan bako, sumando, dan kamanakan. Prosesi ini dipimpin oleh mamak kepala waris dan dijalankan oleh kaum perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pelaksanaan tradisi badulang serta mengungkap makna sosial, pelestarian budaya, dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Untuk mendukung penelitian, peneliti menggunakan teori interpretatif simbolik dari Clifford Geertz. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahap dalam prosesi badulang mulai dari persiapan dulang, jenis makanan, susunan dulang, hingga pihak pembawa dulang mengandung makna simbolik yang mencerminkan status sosial, relasi antar kerabat, dan harapan dalam kehidupan rumah tangga. Tradisi ini juga memperkuat solidaritas sosial serta menjadi sarana pelestarian nilai-nilai adat minangkabau dalam masyarakat Kelurahan Tiakar.
Hutaraja, Kampung Tenun Ulos Di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Dalam Fotografi Dokumenter Paulan Dion Manik; Benny Kurniadi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.576

Abstract

Karya Penulisan artikel ilmiah yang berjudul “Hutaraja Kampung Tenun Ulos di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan dalam Fotografi Dokumenter” dilandasi oleh urgensi untuk mendokumentasikan keberadaan para penenun ulos sebagai pelestari budaya Batak Toba. Menenun ulos bukan hanya kegiatan rutin, melainkan wujud warisan budaya yang mengandung nilai simbolik dan spiritual. Namun, tradisi ini mulai terancam akibat perkembangan zaman dan pergeseran sosial masyarakat. Melalui karya ini, penulis berusaha merekam proses menenun secara tradisional, alat-alat yang digunakan, serta kehidupan para pengrajin ulos yang masih bertahan, terutama sosok Ompung Valentina boru Situmorang sebagai tokoh sentral yang mewakili generasi penenun senior. Metode yang digunakan adalah pendekatan fotografi dokumenter dengan teknik photo story, yang bertujuan menyampaikan rangkaian visual secara naratif mengenai makna dan proses pembuatan ulos. Hasil karya ini terdiri dari 5 foto dokumenter yang membentuk satu kesatuan cerita. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai kontribusi dalam upaya pelestarian budaya serta media edukasi bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda agar lebih mengenal dan menghargai tradisi menenun ulos.
Evaluasi Aktivitas Anxiolitik Ekstrak Daun Jambu Bol (Psidium guajava) dan Obat Standar pada Uji Perilaku Hewan menggunakan metode Forced Swim Test FST Haryanto; Fadillah Randa; Nur Ilmi; Dewi Regina Putri; Ilin; Dwi Adrianti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian psikotropika dan bahan alami terhadap perilaku mencit jantan dalam uji Forced Swim Test (FST). Variabel yang diamati adalah durasi swimming dan floating sebagai indikator dari efek antiansietas. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2025 di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Universitas Muhammadiyah Makassar, dengan menggunakan 12 ekor mencit yang dibagi dalam enam kelompok perlakuan: NaCMC 0,5% (kontrol), Estazolam 1 mg, Alprazolam 1 mg, Doxylamine succinate , zolpidem 10 mg, dan ekstrak Psidium guajava5%. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik terhadap durasi swimming (p = 0,882) dan floating (p = 0,102), meskipun terdapat kecenderungan peningkatan aktivitas pada kelompok Psidium guajava5% dan penurunan perilaku pasif pada kelompok Estazolam 1 mg. Temuan ini mengindikasikan bahwa beberapa perlakuan memiliki potensi antiansietas yang memerlukan kajian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan terapi alternatif berbasis psikotropika alami yang lebih aman dan terjangkau.
Laporan Hasil Praktik Profesi Ners Asuhan Keperawatan Komunitas Di Kampung Bayur Rt 01, 02 Dan 03/Rw 04 Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuk Kota Tangerang Ahmad Sahrul Hilmi; Jeanita Fasya Melivia; Jihan Mutia; Khalishah R; Miftachul Indriani; M Ziyad Zulkarnaen; Nur Azizah; Nur Fitriyani; Nur Haliza; Putri Dewi Insani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.578

Abstract

Pendahuluan : Keperawatan komunitas merupakan bentuk layanan keperawatan profesional yang difokuskan pada masyarakat, dengan penekanan pada kelompok berisiko tinggi. Tujuannya adalah untuk mencapai tingkat kesehatan yang optimal melalui tindakan pencegahan penyakit dan promosi kesehatan. Layanan ini memastikan aksesibilitas terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan, serta melibatkan klien sebagai mitra aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi keperawatan. Sasaran layanan keperawatan komunitas mencakup seluruh lapisan masyarakat, termasuk individu, keluarga, serta kelompok rentan seperti mereka yang tinggal di daerah kumuh, terpencil, atau sulit dijangkau, juga kelompok khusus seperti bayi, balita, lansia, dan ibu hamil. Metode : wawancara terpimpin, pengumpulan angket, serta observasi terhadap masyarakat di Kp. Periuk RW. 04 Kel. Kesimpulan : Dari beberapa penyakit di Kp. Bayur RW 04 ada 3 diantaranya merupakan penyakit dengan jumlah penyakit tertinggi yaitu Hipertensi, Diabetes Mellitus, dan Gastritis. Diketahui bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kategori tidak baik sebelum dilakukan pendidikan kesehatan tentang Hipertensi, DM, Gastritis dan tingkat pengetahuan dengan kategori baik sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Pada keluarga di RW 04 setelah diberikan pendidikan kesehatan dan tindakan non-farmakologis. Saran : Diharapkan mahasiwa lebih meningkatkan keampuan dan menambah bekal tentang konsep komunitas, sehingga terdapat optimalisasi kinerja dalam melaksanakan Program Pendidikan Kesehatan Masyarakat (PPKM). Serta diperlukannya ke kompakan antar anggota kelompok.
Pengaruh Perbedaan Tinggi Dan Warna Sticky Traps Terhadap Indikator Serangan Hama Pada Terong (Solanum Melongena L.) Raffi Agustian; S.Syarief Fathillah; Sundari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan tinggi dan warna sticky traps terhadap indikator serangan hama pada tanaman terong. Penelitian ini dimulai bulan November 2024 sampai Januari 2025 bertempat di Waduk Panji Sukarame Jalan Selimpat, Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah tinggi sticky traps dengan 4 taraf perlakuan yang terdiri dari t1 (0 cm), t2 (30 cm), t3 (60 cm) dan t4 (90 cm). faktor kedua adalah warna sticky traps dengan 3 taraf perlakuan yang terdiri dari w1 (kuning), w2 (biru) dan w3 (putih). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tinggi sticky traps berpengaruh sangat nyata terhadap rata-rata jumlah hama terperangkap umur 14, 21, 28, 35, 42 dan 49 hari setelah tanam (HST) dan berpengaruh nyata terhadap parameter intensitas serangan. Hasil tertinggi rata-rata jumlah hama terperangkap terdapat pada minggu ke-5 pada perlakuan t1 (0 cm) yaitu 64,33 ekor; dan hasil tertinggi rata-rata instensitas serangan pada perlakuan t4 (90 cm) yaitu 77,91 % Perlakuan warna sticky traps berpengaruh berpengaruh sangat nyata terhadap rata-rata parameter jumlah hama terperangkap umur 14, 21, 28, 35, 42 dan 49 hari setelah tanam (HST) dan berpengaruh nyata terhadap parameter intensitas serangan. Hasil tertinggi rata-rata jumlah hama terperangkap terdapat pada perlakuan w1 (kuning) yaitu 55,42 ekor; dan hasil tertinggi rata-rata instensitas serangan pada perlakuan w3 (putih) yaitu 72,32 %.
Studi Perbandingan Efek Antikonvulsan Obat Antiepilepsi Sintetis dan Centella asiatica pada Model Kejang yang Diinduksi Strychnine pada Tikus Haryanto; Asmarani Ayuning Putri; Musdalifah; Nurul afivah Syan; Suci Rahmadani; Khairunnisa Tadjuddin; Agung Tri Satrio
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.580

Abstract

Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang ditandai oleh kejang berulang akibat aktivitas neuronal berlebih. Meskipun obat antiepilepsi sintetis seperti pregabalin, gabapentin, diazepam, dan fenitoin banyak digunakan, efek samping jangka panjang mendorong pencarian alternatif alami yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas antikonvulsan dari obat sintetis dan ekstrak herbal Centella asiatica (pegagan) menggunakan model kejang akibat striknin pada mencit jantan. Substansi uji diberikan secara oral selama tiga hari, diikuti injeksi striknin intraperitoneal. Parameter yang diamati adalah waktu onset kejang dan waktu hingga kematian (deadtime). Hasil menunjukkan semua perlakuan memiliki efek antikonvulsan dengan variasi efektivitas. Phenytoin menunjukkan waktu onset terlama (rata-rata 1560 detik), sedangkan diazepam memberikan onset cepat namun survival terpendek. Centella asiatica menunjukkan keseimbangan antara onset dan deadtime dengan nilai rata-rata 332 detik dan 127 detik secara berurutan. Analisis statistik (p > 0,05) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok, namun Centella asiatica memiliki rasio onset-deadtime yang optimal. Hasil ini mendukung potensinya sebagai alternatif alami yang menjanjikan untuk terapi epilepsi.
Perancangan Dramaturgi Pertunjukan Rumah Boneka Karya Henrik Ibsen Terjemahan Faiza Mardzoeki Dengan Gaya Realisme Nur Fauziatul Pisra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.581

Abstract

Perancangan dramaturgi pertunjukan Rumah Boneka karya Henrik Ibsen Terjemahan dan adaptasi Faiza Mardzoeki ke dalam sebuah rancangan pertunjukan bergaya realisme dan genre tragedi. Rancangan dramatik disusun sedemikian baiknya untuk membawa penonton atau pembaca seolah-olah menyaksikan suasana kehidupan nyata yakni sebuah keluarga yang tengah berusaha mempertahankan rumah tangganya akibat kurangnya komunikasi dan keterbukaan. Untuk mewujudkan hal tersebut dilakukannya perancangan struktur dari naskah Rumah Boneka karya Henrik Ibsen Terjemahan dan adaptasi Faiza Mardzoeki guna memperkuat tangga dramatik, serta merancang dramaturgi pertunjukan dari Rumah Boneka karya Henrik Ibsen Terjemahan dan adaptasi Faiza Mardzoeki dengan gaya realisme. Perancangan ini menggunakan metode proses kreatif dan analisis struktur dari Kernodle agar rancangan ini menjadi kokoh dan jelas. Realisme sebagai landasan dalam proses perancangan demi mewujudkan kehidupan nyata dari tokoh utama. Hasil dari perancangan ini menunjukan bahwa sebuah naskah yang memiliki 94 halaman dengan 3 babak dan 27 adegan di dalamnya. Tokoh utama yakni Tommy Herlambang. Perancangan ini menggunakan gaya realisme dan genre tragedi.
Analysis of the Implementation of Total Physical Response in Teaching English Listening Skills to Autism Students at SKH Negeri 01 Cilegon Afifah Nabilah; Yudi Juniardi; Rosmania Rima
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.582

Abstract

In recent years, the integration of children with autism into regular classrooms has garnered considerable attention, highlighting the need for effective educational practices tailored to their specific needs. This research aims to enhance English listening abilities in autistic children using the Total Physical Response (TPR) technique in the SMP-C grade at SKH Negeri 01 Cilegon. This research used a qualitative descriptive technique, utilizing observational and participant data to examine the implementation, advantages, and efficacy of Total Physical Response (TPR) in an inclusive classroom environment. The results indicate that Total Physical Response (TPR), which integrates physical activity with verbal guidance, significantly improves students' listening comprehension and memory. This approach is particularly beneficial for autistic learners who react well to tactile and visual stimuli. TPR activities, including gestures, visual aids, practical tasks, and objects, enhance classroom engagement and accommodate varied learning requirements. Students demonstrated enhanced knowledge, increased engagement, and elevated self-confidence, especially among those exhibiting greater collaboration. For students who exhibited reluctance or minimal responsiveness, supporting techniques such as repetition, explicit instructions, and positive reinforcement were crucial in enhancing their involvement. The study emphasizes the difficulties in accommodating diverse student reactions, highlighting the necessity for instructor adaptability, ingenuity, and perseverance. Notwithstanding these limitations, TPR has shown efficacy in enhancing listening abilities and fostering the physical, social, and emotional development of autistic adolescents. In conclusion, TPR provides a comprehensive, learner-centric methodology that enhances the accessibility, engagement, and significance of English language acquisition for children with autism.
Penerapan Metode CNN Dalam Mengklasifikasi Jenis Penyakit Pada Daun Mangga Menggunakan Arsitektur InceptionV3 Fiktor I. Tanesab; Cornelis Yudhistira Laatrehe; Morelo Alberto Wuarlela
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.583

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem klasifikasi penyakit pada daun mangga (Mangifera indica L.) menggunakan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) Inception V3. Dataset terdiri atas 4.000 citra daun mangga yang terbagi dalam delapan kelas penyakit (Antraknosa, Kanker Bakteri, Cutting Weevil, Die Back, Gall Midge, Sooty Mould, Embun Tepung) dan satu kelas sehat. Data dibagi menjadi subset pelatihan (70 %), validasi (15 %), dan pengujian (15 %). Proses preprocessing meliputi normalisasi piksel ke rentang [0,1] serta augmentasi data (rotasi, shear, zoom, dan horizontal flip). Model Inception V3 diimplementasikan dengan transfer learning, dimana lapisan awal dibekukan dan lapisan akhir di-fine-tune, dengan optimasi menggunakan Adam dan categorical_crossentropy. Hasil evaluasi pada data pengujian menunjukkan akurasi sebesar 99.34%, precision rata-rata 99.35%, recall rata-rata 99.33%, dan F1-score rata-rata 99.34%. Temuan ini mengindikasikan bahwa CNN Inception V3 sangat efektif untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit pada daun mangga. Disarankan dilakukan pengujian lebih lanjut menggunakan arsitektur lain seperti ResNet atau Efficient Net, serta pengembangan implementasi dalam bentuk aplikasi mobile/web untuk mendukung deteksi penyakit secara praktis di lapangan.

Page 56 of 105 | Total Record : 1041