cover
Contact Name
Intan Safiah
Contact Email
Editor.jimpgsd.eer@gmail.com
Phone
085260108474
Journal Mail Official
jimpgsd.eer@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Elementary Education Research
ISSN : -     EISSN : 29876028     DOI : 10.24815
Core Subject : Education,
Elementary Education Research (EER) is a journal of research results and literature review in the field of learning. a scientific journal published by Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Syiah Kuala. Has been published in 2016. JIM-EER contains scientific articles resulting from research and critical studies in the fields of Education, learning media, educational technology, and educational evaluation. The languages used in this journal are Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017" : 20 Documents clear
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENYIMAK DENGAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 26 BANDA ACEH Sukma, Aisyah; Bukhari., Bukhari; Darnius, Said
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7752

Abstract

Kemampuan pemahaman siswa terhadap menyimak dan berbicara masih tergolong rendah. Kurangnya kemampuan menyimak dan berbicara siswa SD ini harus segera diatasi, karena akan berakibat fatal untuk dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Adapun Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu adakah hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 26 Banda Aceh. Bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara. Hipotesis penelitiannya terdapat hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 26 Banda Aceh.Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Dilaksanakannya penelitian di SD Negeri 26 Banda Aceh dengan populasinya 29 siswa dan sampelnya 29 siswa. Menggunakan Instrumen tes berbentuk soal uraian dan tes lisan. Hasil tes kemudian dianalisis menggunakan tabel kategori kemampuan siswa. Pengujian hipotesis menggunakan uji statistik korelasi Product Moment.Hasil analisis data diperoleh diketahui menyimak siswa pada kategori baik dengan rata-rata 70,3 dan kemampuan berbicara pada kategori baik dengan rata-rata 69,6. Dari hasil analisis korelasi antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara diperoleh nilai korelasi r hitung sebesar 0,370 yang termasuk kriteria rendah dan diperoleh r tabel sebesar 0,367. Dengan demikian, r hitung lebih besar dari r tabel, maka dinyatakan ditolak dan dinyatakan diterima kebenarannya, artinya terdapat hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas SDN 26 Banda Aceh
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENYIMAK DENGAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 26 BANDA ACEH Sukma, Aisyah; Bukhari., Bukhari; Darnius, Said
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7750

Abstract

Kemampuan pemahaman siswa terhadap menyimak dan berbicara masih tergolong rendah. Kurangnya kemampuan menyimak dan berbicara siswa SD ini harus segera diatasi, karena akan berakibat fatal untuk dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Adapun Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu adakah hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 26 Banda Aceh. Bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara. Hipotesis penelitiannya terdapat hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 26 Banda Aceh.Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Dilaksanakannya penelitian di SD Negeri 26 Banda Aceh dengan populasinya 29 siswa dan sampelnya 29 siswa. Menggunakan Instrumen tes berbentuk soal uraian dan tes lisan. Hasil tes kemudian dianalisis menggunakan tabel kategori kemampuan siswa. Pengujian hipotesis menggunakan uji statistik korelasi Product Moment.Hasil analisis data diperoleh diketahui menyimak siswa pada kategori baik dengan rata-rata 70,3 dan kemampuan berbicara pada kategori baik dengan rata-rata 69,6. Dari hasil analisis korelasi antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara diperoleh nilai korelasi r hitung sebesar 0,370 yang termasuk kriteria rendah dan diperoleh r tabel sebesar 0,367. Dengan demikian, r hitung lebih besar dari r tabel, maka dinyatakan ditolak dan dinyatakan diterima kebenarannya, artinya terdapat hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas SDN 26 Banda Aceh
PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP PERKEMBANGAN KARAKTER ANAK PADA USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 20 KOTA BANDA ACEH dahlia, Ti; Safiah, Intan; Soedirman, Soedirman
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7748

Abstract

Di era gobalisasi ini kemajuan media informasi dan teknologi sudah dirasakan hampir seluruh masyarakat. Dengan terbukanya informasi, timbul kecendurungan untuk bebas melakukan apa saja. Oleh karena itu maka harus di waspadai agar tidak terpengaruh berbagai macam teknologi dan informasi karena dapat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Penelitian ini mengangkat masalah Apakah ada pengaruh Penggunaan handphone terhadap perkembangan karakter anak pada usia Sekolah Dasar di SDN 20 Kota Banda Aceh. Tujuandiadakan penelitian ini ialah untuk mencari tahu bagaimana pengaruh penggunaan handphone pada perkembangan karakter anak pada usia sekolah dasar di SDN 20 Kota Banda Aceh.Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 244 siswa. Sampel penelitiannya berjumlah 79 Siswa. Pengumpulan data dilakukandengan kuesioner (angket). Kuesioner (angket) dibagikan kepada siswa dengan menggunakan teknik Purposive samplingdengan kriteria kelas yang membawa handphone ke sekolah.Berdasarkandari hasil penelitian yang telah di lakukan maka di ketahui bahwa tingkat penggunaan handphone pada siswa SDN 20 Kota Banda aceh dalam katerogi Sedang. Dapat dilihat bahwa sebagian siswa telah membawa dan menggunakan Handphone disekolah yaitu dari jumlah 244 orang siswa kelas IV, V, dan VI ternyata ada 79 orang siswa diantaranya menggunakan handphone di sekolahHasil dari pengujian hipotesis dengan menggunakan Regresi linier sederhana di peroleh persamaan yaitu Y = 25.566 + 0,137X. Hasil terakhir diperoleh yaitu sebesar 1,594 sedangkan yaitu sebesar 3,97. Dengan demikian, maka dinyatakan diterima dan dinyatakan ditolak.Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan handphone terhadap perkembangan anak pada usia sekolah dasar di SDN 20 Kota Banda Aceh.
PENGGUNAAN MEDIA IT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA BARANG DAN JASA DI KELAS IV PADA SD NEGERI 12 BANDA ACEH Azmi, Siti Nur; Hajidin., Hajidin; Vitoria, Linda
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7745

Abstract

Teknologi mempunyai pengaruh penting terhadap perkembangan dan pertumbuhan masyarakat. Salah satu diantaranya sebagai media pembelajaran. Microsoft Powerpoint merupakan salah satu aplikasi yang dapat digunakan sebagai media IT dalam penyampaian materi pembelajaran guna meningkatkan pemahaman serta hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam proses pengambilan data dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif ini menggunakan subjek kepala sekolah dan wali kelas IVa, siswa/i yang terdiri dari 13 orang siswa dan 12orang siswi berjumlah 27 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa Penggunaan media IT mempunyai pengaruh positif dalam peningkatan hasil belajar. ini terlihat dari persen pelajar pada tes pertama sebesar 74.36 atau berkategori cukup, pada tes akhir manjadi 92.32 atau berkategori sangat baik dengan tingkat kesulitan soal yang berbeda dan lebih tinggi. Peningkatan terjadi pada siswa yang sebelumnya berkategori baik menjadi sangat baik sejumlah 12 siswa (63 %), kurang menjadi baik sejumlah 4 siswa (21 %), cukup menjadi sangat baik sejumlah 3 siswa (16 %), cukup menjadi baik tidak ada (0 %), kurang menjadi sangat baik tidak ada (0 %), dan kurang menjadi cukup tidak ada (0 %).
PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 10 BANDA ACEH Tusturi, Ryan; HR, Mahmud; Vitoria, Linda
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7740

Abstract

Peneltian ini bejudul Peran pendidik Mengatasi Kesulitan Belajar peserta di SD Negeri 10Banda Aceh. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Apa saja bentuk kesulitan belajar siswa di SD Negeri 10Banda Aceh, dan Bagaimanakah langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SD Negeri 10Banda Aceh. Penelitianini bermaksud Untuk mengambarkan jenis-jenis kesulitan belajar siswa di SD Negeri 10Banda Aceh, agar mengerti langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar peserta di SD Negeri 10Banda Aceh.Bentuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah enam orang guru kelas. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Siswa di SD Negeri 10 Banda Aceh mengalami berbagai kesulitan dalam belajar seperti sulit berkonsentrasi atau terfokus pada materi yang diajarkan, sulit menyampikan ide dan pendapatnya kepada orang lain, sulit berkomunikasi dengan baik, sulit menyelesaikan soal-soal yang sulit dimana siswa harus berpikir kritis dan sulit menyusun kata-kata dan kalimat secara sistematis dan menarik. Guru melakukan langkah-langkah untuk membasmi kerumitan belajar siswa, yaitu mengasihkan panduan dan perhatian kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar, menggunakan media pembelajaran, memberikan tugas dan latihan agar siswa mau belajar secara mandiri, mengarahkan siswa belajar dalam kelompok, menggunakan model pembelajaran yang menarik dan memberikan penghargaan kepada siswa sehingga siswa merasa senang dan termotivasi dalam belajar. Guru juga mengaitkan materi yang diajarkan dengan kehidupan sehari-hari di sekitar siswa agar siswa mudah memahami konsep yang diajarkan.
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 3 BANDA ACEH Faradilla, Riska; Fauzi., Fauzi; Vitoria, Linda
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7738

Abstract

Kemampuan berpikir kritis mengandung makna sebagai kesiapan dalam pengambilan keputusan yang penuh pertimbangan. Berpikir kritis meliputi kemampuan memberi penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberi penjelasan lanjut serta mengatur strategi dan taktik. Semua aspek tersebut merupakan aspek-aspek yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini mengangkat masalah adakah pengaruh yang signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari tahu adanya pengaruh yang signifikan keahlian berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh. Hipotesis penelitian yaitu ada pengaruh yang signifikan kemahiran berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Dengan jenis penelitian kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh yang berjumlah 90 siswa. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas Va yang berjumlah 30 orang.Pengelompokan bahan menggunakan angket/ kuesioner dengan skala Likert dan dokumentasi nilai hasil belajar kognitif matematika. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, dan uji linieritas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F hitung F tabel atau 10, 398 4,20, maka tolak Ho dan terima Ha, artinya terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SD NEGERI GAROT GEUCEU ACEH BESAR Sabrina, Ridha; Fauzi., Fauzi; M. Yamin., M. Yamin
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7736

Abstract

Keinginan/dorongan dan ketertarikan siswa dalam belajar merupakan salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan dalam belajar. Tinggi rendahnya keinginan dalam belajar tersebut bisa saja dipengaruhi oleh beberapa penyebab/faktor diantaranya harapan, kesanggupan, keadaan fisik, lingkungan, serta tata cara guru dalam membimbing siswa.Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab rendahnya motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika di kelas V SD Negeri Garot Geuceu Aceh Besar?. Dengan bertujuan untuk mendeskripsikanfaktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika di kelas V SD Negeri Garot Geuceu Aceh Besar. Menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yaitu deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket yang dibagikan kepada seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 22 orang, observasi kegiatan pengajar dan peserta didik dalam proses pembelajaran matematika dan wawancara peserta didik kelas V yang berjumlah 22 orang. Data diolah melalui analisis kualitatif.Temuan hasilnya dapat diketahui bahwa yang menjadi faktor-faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa pada proses pembelajaran matematika di kelas V SD Negeri Garot Geuceu Aceh Besar ada tiga, yaitu: (1) kemampuan siswa, (2) kondisi lingkungan siswa, dan (3) tata cara guru dalam membimbing siswa.
PENERAPAN DISIPLIN BELAJAR PADA SISWA DI SD NEGERI 08 BANDA ACEH Zulyana, Rahmi; Hajidin., Hajidin; HR, Mahmud
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7730

Abstract

Jika seseorang tunduk dan patuh pada peraturan yang berlaku, maka orang tersebut dapat dikatakan sudah disiplin. Hal ini merupakan kunci keberhasilan, karena dalam disiplin tumbuh sikap patuh saat belajar, tidak ada sifat menyerah dalam suatu kebenaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat cara penerapan disiplin belajar siswa Sekolah Dasar Negeri 08 Banda Aceh, untuk mengetahui faktor pendukung penerapan kedisiplinan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 08 Banda Aceh dan untuk melihat kendala dalam melakukan kedisiplinan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 08 Banda Aceh.Menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian deskriptif. Seluruh wali kelas menjadi sumber penelitian sebanyak 10 guru. Datanya dikumpulkan menggunakan observasi dan wawancara dan data tersebut dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Penelitian ini menjelaskan penerapan kedisiplinan dilakukan oleh guru dengan cara membiasakan siswa disiplin dalam belajar dan memberikan keteladanan bagi siswa. Guru mengarahkan siswa untuk tertib dalam belajar, mempersiapkan peralatan yangdibutuhkan dalam belajar, mengerjakan tugas tepat waktu, mengarahkan siswa berpakaian rapi dan sopan, mengarahkan siswa disiplin dalam menggunakan waktu dan tidak bermain-main saat jam belajar dansiswa tidak diperbolehkan keluar masuk kelas tanpa seizin guru. Terdapat beberapan faktor pendukung bagi guru dalam melakukan peningkatan kedisiplinan siswa yaitu adanya sikap siswa yang mau terbuka terhadap nasehat guru, tidak ada yangmemotivasi dalam hal belajar disiplin ketika berada dirumah dan kondisi lingkungan dan teman yang belum memberikancontoh yang baik bagi siswa lainnya terhadap arti tata tertib sekolah dengan baik.Simpulan penelitian ini adalah bahwa guru telah menerapkan kedisiplinan belajar pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 08 Banda Aceh. Sikap disiplin siswa dapat berkembang dengan baik karena adanya keteladanan yang ditunjukkan guru.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN INTENSI MENCONTEK SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 16 BANDA ACEH Fadhilah, Nurul; Ruslan., Ruslan; z., Sudirman
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7721

Abstract

Konsep diri pada setiap orang tidak sama. Konsep diri berperan penting dalam menentukan tindakan yang akan dilakukan ke depannya. Konsep diri seorang siswa merupakan gambaran dan penilaian terhadap diri siswa yang memegang peranan terhadap keinginan di masa yang akan datang. Konsep diri siswa meliputi cara pandang siswa terhadap keyakinan atas dirinya sendiri dalam usahanya meraih prestasi. Penelitian ini mengangkat masalah adakah hubungan negatif antara konsep diri dengan intensi mencontek pada siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan negatif antara konsep diri dengan intensi mencontek siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Banda Aceh. Hipotesis penelitian yaitu terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan intensi mencontek siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Banda Aceh.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa di Sekolah Dasar Negeri 16 Banda Aceh yang aktif pada tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 395 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh 195 siswa untuk menjadi sampel penelitan.Data dikumpulkan menggunakan angket/kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji hipotesis korelasi product moment pearson dengan bantuan komputer SPSS versi 22.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan intensi mencontek yang signifikan. Berdasarkan jawaban angket/kuesioner, maka hasil yang diperoleh yaitu antara variabel konsep diri dengan intensi mencontek memiliki hubungan sebesar -0,180 dengan nilai signifikansi sebesar 0,012. Dari penelitian ini dapat dikemukakan bahwa hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan intensi mencontek siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Banda Aceh (Ha) diterima.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA DI KELAS I SD NEGERI 27 KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH Nurmala., Nurmala; Bukhari., Bukhari; M. Yamin., M. Yamin
Elementary Education Research Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i3.7717

Abstract

Membaca salah satu aktivitas penting dalam pembelajaran di kelas awal. Apabila seorang siswa tidak mampu membaca, maka akan susah dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan menangkap informasi yang disajikan oleh guru untuk setiap mata pelajaran dan sumber belajar lainnya setiap harinya. Untuk itu diperlukan sekali peran guru dalam mengembangkan kemampuan membaca siswa di kelas I. Guru haruslah kreatif dalam mengajar, mampu merancang pembelajaran membaca dengan tepat dan bervariasi sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan usia anak. Dengan tujuannya untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran membaca di kelas I SD Negeri 27 Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitiannya adalah guru kelas I, siswa kelas I berjumlah 29 orang dan siswa yang mewakili kelas untuk diwawancarai berjumlah 4 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ketika pembelajaran membaca berlangsung guru sudah mengajar sesuai prinsip pembelajaran, serta menggunakan metode, teknik, dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Kondisi kelas sangatlah kondusif, siswa sangat aktif dalam melakukan permainan kartu huruf. bahkan ketika membacakan huruf-huruf, siswa sudah sangat menguasai pengucapan huruf-huruf dengan tepat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran membaca berjalan lancar dan tepat. Disarankan bagi guru untuk melakukan penilaian terhadap pembelajaran membaca di kelas I SD Negeri 27 Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh.

Page 1 of 2 | Total Record : 20